News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Warga Jaktim Datangi Pos Polisi lalu Melapor Jadi Korban Hipnotis Hingga Rugi Belasan Juta Rupiah, Begini Modus Pelaku

Warga Duren Sawit, Jakarta Timur, Maria Magdalena (54) diduga menjadi korban hipnotis hingga mengalami kerugian mencapai belasan juta rupiah.
Senin, 14 April 2025 - 15:48 WIB
Warga Malaka Sari, Duren Sawit, Maria Magdalena (54) jadi korban hipnotis di kawasan Pasar Perumnas Klender, Jakarta Timur, Senin (14/4).
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Warga Duren Sawit, Jakarta Timur, Maria Magdalena (54) diduga menjadi korban hipnotis hingga mengalami kerugian mencapai belasan juta rupiah.

Maria mengatakan, dirinya kehilangan sejumlah perhiasan emas mulai dari cincin dan kalung dengan total kerugian mencapai Rp15 juta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya lagi mau belanja untuk kebutuhan anak saya sekolah beli buku tulis di Pasar Perumnas Klender, ada laki-laki tanya alamat ke saya, wajahnya seperti warga keturunan, lalu saya tak sadar diajak masuk ke dalam mobil. Total kerugian banyak, sekitar Rp15 juta," kata Maria kepada wartawan di Pospol Pondok Kopi, Jakarta Timur, Senin (14/4).

Maria menjelaskan, pelaku bermasker yang berpura-pura menanyakan alamat secara perlahan bersama seorang rekannya menggiring dirinya masuk ke dalam mobil silver.

Ternyata, di dalam mobil itu terdapat dua pria lain dan membawa korban berkeliling di sekitar pasar.

"Ada satu orang yang bilang 'ayo ikut sama saya, itu naik mobil', saya sambil digiring, lalu masuk ke dalam mobil. Terus dia bilang 'bu jangan takut, saya orang BCA, ada kartu ID di leher, lalu dia ajak muter-muter saya pas ke pasar," ujar Maria.

Lebih lanjut, Maria menyebut salah satu pria yang duduk bersebelahan dengannya juga meminta perhiasan dengan langsung melepaskan perhiasan korban secara perlahan, mulai dari kalung, cincin, gelang dan anting.

"Salah satu laki-laki meminta perhiasan saya dan melepaskannya, saya seperti nurut aja mereka bilang jangan takut. Jadi, dia ngambil pelan-pelan, sambil ngajak ngobrol gitu," ujar Maria.

Pelaku juga memberikan amplop ke korban berisi mata uang asing sambil disampaikan uang tersebut bisa untuk membeli perhiasan lagi.

"Dia bilang 'bu, saya minta perhiasannya, nanti ibu bisa beli lagi, kalo mau ke bank, saya antar nanti'," ujar Maria.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Korban, kemudian diturunkan tidak jauh dari Pasar Perumnas Klender. Korban lalu menangis diantar ojek daring ke Pospol Pondok Kopi untuk membuat laporan.

Sementara, amplop berisi mata uang asing yang diberikan pelaku kepada korban setelah dibuka di Pospol Pondok Kopi ternyata berisi mata uang korea 5.000 won yang jika dikurskan ke rupiah hanya senilai Rp57.000.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tangis Ibunda Pecah Saat Pidato Pratama Arhan di Wisuda: Pak Sekarang Saya Sudah Jadi Sarjana, tapi Bapak Gak Bisa Menyaksikan

Tangis Ibunda Pecah Saat Pidato Pratama Arhan di Wisuda: Pak Sekarang Saya Sudah Jadi Sarjana, tapi Bapak Gak Bisa Menyaksikan

Di tengah kebanggaan menyandang gelar sarjana, Pratama Arhan menyampaikan pesan menyentuh untuk sang ayah yang telah tiada. Tangis Ibunda pecah
Respons Mengejutkan Jose Mourinho Usai Dikaitkan dengan Real Madrid: Fokus di Benfica Dulu, Ke Depannya Tak Ada yang Tahu

Respons Mengejutkan Jose Mourinho Usai Dikaitkan dengan Real Madrid: Fokus di Benfica Dulu, Ke Depannya Tak Ada yang Tahu

Spekulasi mengenai masa depan Jose Mourinho menjadi sorotan setelah namanya dikaitkan dengan klub Real Madrid. Namun, pelatih Portugal itu beri respons tegas.
Berapa Harta Kekayaan Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat yang 'Hobi' Bagi-bagi Duit hingga Ngonten Bareng Warga?

Berapa Harta Kekayaan Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat yang 'Hobi' Bagi-bagi Duit hingga Ngonten Bareng Warga?

Anda mungkin salah satu yang penasaran, dari mana asal pundi-pundi rupiah Dedi Mulyadi yang hobi mengenakan iket kepala khas Jabar itu. Berikut penjelasannya.
Bareskrim Polri Tetapkan Eks Kapolres Bima Kota Sebagai Tersangka TPPU

Bareskrim Polri Tetapkan Eks Kapolres Bima Kota Sebagai Tersangka TPPU

Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri resmi menetapkan Eks Kapolres Bima Kota, Didik Putra Kuncoro hingga bandar narkoba Boy sebagai tersangka dalam kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang berasal dari kasus narkoba.
Tinju Dunia: Anthony Joshua Diperingatkan Tak Boleh Remehkan Kristian Prenga, Gara-Gara Hal Ini

Tinju Dunia: Anthony Joshua Diperingatkan Tak Boleh Remehkan Kristian Prenga, Gara-Gara Hal Ini

Mantan juara dunia kelas berat, Anthony Joshua, mendapat peringatan serius jelang duel comeback melawan Kristian Prenga yang dijadwalkan berlangsung di Riyadh, Arab Saudi, pada 25 Juli 2026.
Jay Idzes Bakal Dilatih Legenda AC Milan, Media Italia Sebut Sassuolo Segera Perkenalkan Pelatih Baru untuk Musim Depan

Jay Idzes Bakal Dilatih Legenda AC Milan, Media Italia Sebut Sassuolo Segera Perkenalkan Pelatih Baru untuk Musim Depan

Sassuolo mulai menyusun langkah strategis jelang musim baru dengan mempertimbangkan perubahan di kursi pelatih. Nama Ignazio Abate mencuat sebagai kandidat.

Trending

Mendiktisaintek Pastikan Tidak Ada Rencana Penutupan Program Studi: Bukan Ditutup, tapi Diperbarui

Mendiktisaintek Pastikan Tidak Ada Rencana Penutupan Program Studi: Bukan Ditutup, tapi Diperbarui

Pernyataan itu disampaikan Brian merespons isu penutupan sejumlah program studi yang dinilai tak sejalan dengan perkembangan industri.
Pengakuan Masinis KA Argo Bromo Anggrek sesaat setelah Keretanya Tertabrak KRL di Bekasi Timur: Sinyal Tiba-Tiba Merah

Pengakuan Masinis KA Argo Bromo Anggrek sesaat setelah Keretanya Tertabrak KRL di Bekasi Timur: Sinyal Tiba-Tiba Merah

Masinis KA Argo Bromo Anggrek Nofiandri sempat buka suara sesaat setelah insiden kecelakaan maut yang melibatkan keretanya dengan KRL Commuter Line di Bekasi -
Jadwal Megawati Hangestri Usai Proliga 2026: Megatron Siap Turun Gunung Lagi di Ajang Internasional

Jadwal Megawati Hangestri Usai Proliga 2026: Megatron Siap Turun Gunung Lagi di Ajang Internasional

Menilik jadwal Megawati Hangestri setelah tampil di Proliga 2026. Atlet yang akrab disapa Megatron itu akan kembali turun gunung untuk membela Timnas Voli Putri Indonesia.
Sudah Ada di ASEAN, PSSI Bisa Naturalisasi Kilat Eks Timnas Belanda untuk Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Sudah Ada di ASEAN, PSSI Bisa Naturalisasi Kilat Eks Timnas Belanda untuk Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

PSSI bisa menambah amunisi baru lewat naturalisasi cepat eks Timnas Belanda untuk Piala AFF 2026 saat sejumlah pemain abroad Timnas Indonesia berpotensi absen.
Presiden FIFA Gianni Infantino Tiba-tiba Bertemu dengan Erick Thohir, Bahas Playoff Darurat Piala Dunia 2026 untuk Timnas Indonesia?

Presiden FIFA Gianni Infantino Tiba-tiba Bertemu dengan Erick Thohir, Bahas Playoff Darurat Piala Dunia 2026 untuk Timnas Indonesia?

Pertemuan Gianni Infantino dan Erick Thohir di tengah isu playoff darurat Piala Dunia 2026 memunculkan sinyal baru, FIFA bahas masa depan Timnas Indonesia.
Kabar Buruk untuk Suporter Timnas Indonesia, Tim U-17 Asuhan Kurniawan Dwi Yulianto Kalah Lagi Jelang Piala Asia U-17 2026

Kabar Buruk untuk Suporter Timnas Indonesia, Tim U-17 Asuhan Kurniawan Dwi Yulianto Kalah Lagi Jelang Piala Asia U-17 2026

Suporter Timnas Indonesia menerima kabar buruk menjelang pagelaran Piala Asia U-17 2026. Sebab, tim U-17 asuhan Kurniawan Dwi Yulianto kembali meraih hasil minor.
Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026: Fajar Alfian Menangis, Tim Putra Indonesia Gagal Lolos ke Perempat Final

Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026: Fajar Alfian Menangis, Tim Putra Indonesia Gagal Lolos ke Perempat Final

Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026, di mana tim putra dan putri bulu tangkis Indonesia meraih hasil berbeda di ajang bergengsi ini.
Selengkapnya

Viral