News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dokter Kandungan 'Cabul' di Garut Disebut Pernah Paksa Keluarkan ASI dari Payudara Pasien, Korbannya Tak Cuma Satu

Media sosial dibuat geger gara-gara sebuah video viral menunjukkan seorang dokter kandungan sedang melakukan USG sambil meraba dada pasiennya. Terungkap...
Selasa, 15 April 2025 - 14:34 WIB
Viral Video Dokter Kandungan di Garut USG Sambil Raba Dada Pasien, Korban Satu Persatu Mulai Beri Pengakuan
Sumber :
  • Instagram @ppdsgram

Jakarta, tvOnenews.com - Viral di media sosial seorang dokter kandungan di Garut diduga lakukan pelecehan seksual terhadap pasiennya dengan modus melakukan USG.

Di dalam video viral yang beredar itu, nampak satu tangan dokter kandungan tersebut sedang menggunakan alat USG di bagian perut korban.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, satu tangan lainnya nampak masuk ke baju korban bagian payudaranya dan meraba-raba.

Viral Video Dokter Kandungan di Garut USG Sambil Raba Dada Pasien, Korban Satu Persatu Mulai Beri Pengakuan
Viral Video Dokter Kandungan di Garut USG Sambil Raba Dada Pasien, Korban Satu Persatu Mulai Beri Pengakuan
Sumber :
  • Instagram @ppdsgram

 

Pasien tersebut nampak menahan tangan sang dokter, namun ia tidak peduli dan masih meraba-raba payudara korban.

Video viral itu nampak merupakan sebuah rekaman CCTV yang terjadi di dalam klinik sang dokter di Garut.

Aksi itu semakin viral setelah di Dokter Mirza Mangku Anom dengan akun Instagram @drg.mirza membagikan video tersebut.

Setelah dibagikan Dokter Mirza, tak disangka muncul banyak kesaksian dari beberapa orang yang pernah datang ke dokter kandungan tersebut.

Salah satunya mengaku dilecehkan sampai dicoba keluar air ASI-nya.

"Kampung halamanku di Garut dok... Izin pernah dengar dari saudaraku ada temennya cerita juga dok, kalau kenalannya lagi hamil besar periksa ke dr obgyn itu, nanya ASI-nya udah keluar apa belum. Katanya sampai coba dikeluarin dari PD (payudara) pasien," tulis salah satu kesaksian.

Ia kemudian melanjutkan bahwa sebenarnya di Garut dokter cabul itu sudah ramai dibicarakan.

Namun, entah kenapa sampai saat ini aksinya masih terus terjadi bahkan hingga viral.

"Udah rame dia di Garut, dok, tapi entah kenapa masih ada prakteknya di klinik kecil. Semoga segera diusut," tulis kesaksian tersebut.

Sementara itu, terungkap korban pelecehan dokter kandungan tersebut sudah banyak.

Salah satu pengakuan datang dari seorang korban pada tahun 2023. Saat itu, ia datang ke klinik dokter tersebut tanpa didampingi suami.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah selesai pemeriksaan, dokter tersebut mengirimkan pesan melalui WA dan mengajak jalan keluar dangan dalih cek gratis.

Tak hanya itu, dokter tersebut selalu melecehkannya ketika pemeriksaan dengan menggerayangi payudaranya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tak Terima Pelatihnya Dihujat, Erling Haaland Blak-blakan Usai Norwegia Dibantai Prancis di Piala Dunia 2026

Tak Terima Pelatihnya Dihujat, Erling Haaland Blak-blakan Usai Norwegia Dibantai Prancis di Piala Dunia 2026

Kekalahan Norwegia dari Prancis pada laga Grup I Piala Dunia 2026 memicu kritik terhadap sang pelatih. Erling Haaland akhirnya buka suara soal keputusan itu.
Gubernur Pramono Anung Sebut Parpol di Jakarta Harus Utamakan Kepentingan Warga di Atas Golongan

Gubernur Pramono Anung Sebut Parpol di Jakarta Harus Utamakan Kepentingan Warga di Atas Golongan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo meminta seluruh partai politik di ibu kota untuk menanggalkan kepentingan pribadi maupun kelompok demi kesejahteraan masyarakat. 
5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

Psikolog forensik, Reza Indragiri berbagi 5 dimensi jika risk assessment diterapkan dalam kasus penyekapan dan penganiayaan dilakukan Taufik Hidayat pada YTR.
Detik-detik Lansia Terseret Ombak di Pantai Anyer, Evakuasi Berlangsung Dramatis!

Detik-detik Lansia Terseret Ombak di Pantai Anyer, Evakuasi Berlangsung Dramatis!

Seorang wisatawan lanjut usia (lansia) asal Kota Serang nyaris menjadi korban kecelakaan laut setelah terseret ombak saat berenang di Pantai Elpukara, kawasan wisata Anyer.
Bakom Ungkap Pesan Utama Pidato-Pidato Presiden Prabowo: Pemerintah dan Masyarakat Harus Jadi Satu Tim yang Solid

Bakom Ungkap Pesan Utama Pidato-Pidato Presiden Prabowo: Pemerintah dan Masyarakat Harus Jadi Satu Tim yang Solid

Sinergi antara penyelenggara negara dan warga negara menjadi sorotan utama dalam arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto. 
PAN Buka Suara soal Jokowi Mulai Safari Politik ke Daerah

PAN Buka Suara soal Jokowi Mulai Safari Politik ke Daerah

Partai Amanat Nasional (PAN) menanggapi soal upaya Presiden ke-7 RI Jokowi yang kembali melakukan safari politik ke sejumlah daerah.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral