GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tegas! Komisi XI DPR RI Sebut Pentingnya Pemberantasan Rokok Ilegal

Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun menegaskan pentingnya pemberantasan rokok ilegal di Indonesia, karena jika tidak diatasi dapat merusak penerimaan negara dari cukai
Kamis, 17 April 2025 - 13:22 WIB
Ilustrasi merokok
Sumber :
  • iStockPhoto

Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun menegaskan pentingnya pemberantasan rokok ilegal di Indonesia, karena jika tidak diatasi dapat merusak penerimaan negara dari cukai.

"Rokok ilegal merupakan tantangan serius yang harus segera diatasi oleh Bea Cukai. Rokok ilegal jelas merusak penerimaan negara," ujar Misbakhun dalam keterangannya di Jakarta, mengutip Antara pada Kamis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut dia, rokok ilegal muncul karena tingginya tarif cukai dan aturan harga jual eceran (HJE) yang menekan kelas rokok tertentu, sehingga mendorong praktik ilegal.

Dengan demikian, tambahnya, persoalan rokok ilegal tidak bisa dianggap sepele karena banyak pelaku yang tidak bertanggung jawab memanipulasi klasifikasi produk bahkan ada yang menjual rokok polos tanpa pita cukai.

Ia menegaskan fenomena ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut, dan tidak boleh mengabaikan akar masalahnya, apalagi cukai adalah tulang punggung penerimaan negara dengan kontribusi lebih dari Rp200 triliun tiap tahun.

Oleh karena itu, dikatakannya, pengawasan dan kebijakan yang adil sangat diperlukan agar sektor ini tetap sehat dan berkelanjutan.

Misbakhun juga menegaskan pentingnya kolaborasi lintas pemerintah, pelaku industri, dan seluruh pemangku kepentingan untuk duduk bersama mencari solusi.

Para pelaku rokok ilegal, menurut dia, perlu dibina agar tertib, karena bagaimanapun juga mereka turut menyerap tenaga kerja dan menyediakan alat produksi tembakau.

"Jika tidak disertai dengan kebijakan yang adil, maka industri kecil akan semakin terdesak dan berpotensi masuk dalam kategori ilegal. Ini tentu tidak kita harapkan," katanya.

Sebelumnya saat mendampingi Komisi XI DPR RI melakukan kunjungan ke Kudus, Jawa Tengah, Selasa (15/04) Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, Askolani menyebutkan dari data Kementerian Keuangan, dugaan pelanggaran rokok ilegal sepanjang tahun 2024 ditemukan bahwa rokok polos (tanpa pita cukai) menempati posisi teratas sebesar 95,44 persen, disusul palsu sebesar 1,95 persen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian, salah peruntukan (saltuk) 1,13 persen, bekas 0,51 persen, dan salah personalisasi (salson) 0,37 persen dengan potensi kerugian negara diperkirakan Rp97,81 triliun.

Anggota Komisi XI DPR Muhidin Mohamad Said menyatakan kekhawatirannya terhadap penurunan pendapatan industri rokok nasional yang terus terjadi dari tahun ke tahun.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pamer Paspor Inggis Anak, LPDP Imbau Dwi Sasetyaningtyas untuk Lebih Bijak Gunakan Media Sosial

Pamer Paspor Inggis Anak, LPDP Imbau Dwi Sasetyaningtyas untuk Lebih Bijak Gunakan Media Sosial

LPDP angkat bicara soal konflik Dwi Sasetyaningtyas yang viral di media sosial setelah ungkap rasa bangganya lantaran sang anak bukan seorang WNI. Seperti apa?
Bukan Orang Sembarangan, Ini Sosok Dwi Sasetyaningtyas Alumni LPDP yang Viral Singgung Anaknya Bukan WNI

Bukan Orang Sembarangan, Ini Sosok Dwi Sasetyaningtyas Alumni LPDP yang Viral Singgung Anaknya Bukan WNI

Jagat media sosial heboh usai viralnya sebuah video yang melihatkan alumni penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Dwi Sasetyaningtyas atau Tyas.
LPDP Ungkap Fakta Mengejutkan Arya Iwantoro, Suami Dwi Sasetyaningtyas yang Viral Baru-baru ini

LPDP Ungkap Fakta Mengejutkan Arya Iwantoro, Suami Dwi Sasetyaningtyas yang Viral Baru-baru ini

Belakangan ini viral video alumni penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), Dwi Sasetyaningtyas yang menyinggung soal status WNI anaknya.
Thom Haye Gigit Jari, Timnas Indonesia Sudah Dekati Gelandang Jerman Berdarah Surabaya Rp43 Miliar

Thom Haye Gigit Jari, Timnas Indonesia Sudah Dekati Gelandang Jerman Berdarah Surabaya Rp43 Miliar

Performa impresif Laurin Ulrich di kompetisi Jerman kembali memantik spekulasi soal peluangnya membela Timnas Indonesia. Thom Haye gigit jari soal posisinya?
Sadis, Anggota Brimob di Maluku Diduga Aniaya Siswa MTsN Hingga Tewas Bersimbah Darah, DPR RI Sebut Arogansi Aparat

Sadis, Anggota Brimob di Maluku Diduga Aniaya Siswa MTsN Hingga Tewas Bersimbah Darah, DPR RI Sebut Arogansi Aparat

Viral di media sosial terkait tewasnya seorang siswa MTsN di Maluku Tenggara (Malra) bernama Arianto Tawakal (14) dengan kondisi kepala bersimbah darah.
Ada Kabar Gembira, 6 Shio Ini Akan Dapat Rezeki Nomplok Pada 21 Februari 2026: Monyet dan Babi Bersiap

Ada Kabar Gembira, 6 Shio Ini Akan Dapat Rezeki Nomplok Pada 21 Februari 2026: Monyet dan Babi Bersiap

Ramalan shio 21 Februari 2026 membawa kabar gembira. Enam shio jni diprediksi akan mendapat rezeki nomplok dan peluang finansial besar. Simak selengkapnya!

Trending

PSSI Gigit Jari, Pemain yang Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia Ini Jadi Pembelian Terbaik Sepanjang Sejarah Klub Inggris

PSSI Gigit Jari, Pemain yang Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia Ini Jadi Pembelian Terbaik Sepanjang Sejarah Klub Inggris

PSSI berpotensi menyesal setelah Pascal Struijk menolak naturalisasi untuk perkuat Timnas Indonesia. Bek Leeds United itu kini jadi transfer terbaik klubnya.
Setelah Viral Bilang 'Cukup Saya WNI, Anak Jangan', Penerima LPDP Ungkap Permintaan Maaf

Setelah Viral Bilang 'Cukup Saya WNI, Anak Jangan', Penerima LPDP Ungkap Permintaan Maaf

Dwi Sasetyaningtyas, konten kreator yang viral setelah bilang, "cukup saya saja yang WNI, anak-anak saya jangan" ungkap permintaan maafnya pada masyarakat.
Penilaian Shin Tae-yong untuk Pelatih Anyar Timnas Indonesia John Herdman

Penilaian Shin Tae-yong untuk Pelatih Anyar Timnas Indonesia John Herdman

Mantan pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong menyambut positif penunjukan John Herdman sebagai pelatih baru skuad Garuda. Menurut Shin Tae-yong, John Herdman -
Thom Haye Gigit Jari, Timnas Indonesia Sudah Dekati Gelandang Jerman Berdarah Surabaya Rp43 Miliar

Thom Haye Gigit Jari, Timnas Indonesia Sudah Dekati Gelandang Jerman Berdarah Surabaya Rp43 Miliar

Performa impresif Laurin Ulrich di kompetisi Jerman kembali memantik spekulasi soal peluangnya membela Timnas Indonesia. Thom Haye gigit jari soal posisinya?
Ramalan Zodiak Hari Ini, 21 Februari 2026: Gemini Jangan Abaikan Masalah Kesehatan!

Ramalan Zodiak Hari Ini, 21 Februari 2026: Gemini Jangan Abaikan Masalah Kesehatan!

Simak 12 ramalan zodiak hari ini, 21 Februari 2026, untuk Aries hingga Pisces. Simak prediksi lengkap seputar cinta, karier, dan keuangan kamu di bawah ini!
Pendapat Shin Tae-yong soal Banyak Pemain Timnas Indonesia yang Kini Main di Liga Indonesia

Pendapat Shin Tae-yong soal Banyak Pemain Timnas Indonesia yang Kini Main di Liga Indonesia

Mantan pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong angkat bicara terkait fenomena kembalinya sejumlah pemain naturalisasi ke kompetisi domestik Super League. Shin -
Jadwal Proliga 2026, 21 Februari: Berpeluang Akhiri Kekalahan Beruntun, Jakarta Garuda Jaya Hadapi Surabaya Samator Hari Ini

Jadwal Proliga 2026, 21 Februari: Berpeluang Akhiri Kekalahan Beruntun, Jakarta Garuda Jaya Hadapi Surabaya Samator Hari Ini

Jadwal Proliga 2026 Sabtu 21 Februari, hari ketiga seri ke-7 yang menyajikan dule dari sektor putra antara Jakarta Garuda Jaya menghadapi Surabaya Samator.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT