News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

UGM Buka Suara Soal Sosok Mahasiswa S2 yang Tewas Bersimbah Darah di Kamar Kosnya

Universitas Gadjah Mada (UGM) buka suara terkait temuan korban tewas inisial MN dalam kondisi bersimbah darah di dalam kamar kosnya pada Selasa (22/4/2025).
Rabu, 23 April 2025 - 19:13 WIB
Proses evakuasi jasad MN (30), mahasiswa UGM yang ditemukan tewas di dalam kamar kosnya di Sleman, DI Yogyakarta, Selasa (22/4/2025).
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Sleman, tvOnenews.com - Universitas Gadjah Mada (UGM) buka suara terkait temuan korban tewas inisial MN dalam kondisi bersimbah darah di dalam kamar kosnya pada Selasa (22/4/2025).

UGM membenarkan pria usia 30 tahun tersebut merupakan mahasiswa pascasarjana di Fakultas Biologi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Akan tetapi, warga Semarang, Jawa Tengah itu telah dinyatakan lulus jenjang S2 pada 2021 lalu.

"Benar, almarhum adalah alumni kita. Data dari Fakultas Biologi, yang bersangkutan sudah lulus S2 tahun 2021," kata Sekretaris UGM Andi Sandi, saat ditemui usai media gathering di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK), Rabu (23/4/2025).

Lokasi kos ditemukannya mahasiswa pascasarjana UGM dalam keadaan tewas
Lokasi kos ditemukannya mahasiswa pascasarjana UGM dalam keadaan tewas
Sumber :
  • Tangkapan layar tvOne

 

Hingga saat ini, Sandi mengaku belum melihat ada relasi kembali antara korban dengan UGM. Sebelumnya, korban disebut-sebut sedang melanjutkan kuliah S3 dan sembari mengajar. 

Hanya saja, lokasi korban mengajar belum diketahui. Begitu pula dengan keterlibatan korban dalam kegiatan riset atau sejenisnya dengan UGM.

"Dari informasi yang kami kumpulkan dan data dari Fakultas Biologi, tidak ada hubungan kerja dengan almarhum. Juga S3-nya belum ada data masuk di Fakultas Biologi," ucap Sandi.

Diberitakan sebelumnya, jasad MN ditemukan di dalam kamar kosnya wilayah Manggung, Kalurahan Caturtunggal, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta, Selasa (22/4/2025). 

Temuan mayat ini sempat menggegerkan warga sekitar dan penghuni kos lainnya.

Kasatreskrim Polresta Sleman, AKP Riski Adrian menuturkan, jasad pria berusia 30 tahun tersebut diketahui dari laporan penghuni kos lainnya yang mencium bau busuk di salah satu kamar kos. Selanjutnya, kemunculan bau tak sedap itu dilaporkan ke pemilik kos.

"Dari keterangan saksi, Sabtu kemarin sudah mulai tercium aroma busuk. Mungkin saksi menilai bau apa tapi semakin bertambahnya hari (bau) semakin menyengat. Itu yang membuat kecurigaan saksi dan membuat laporan ke pemilik kos. Setelah dilakukan pengecekan oleh pemilik kos, ditemukan korban sudah dalam kondisi tergeletak dan bersimbah darah," tuturnya saat ditemui di lokasi.

Dari dasar tersebut, lanjut Riski, pemilik kos melaporkan kepada pihak kepolisian. 

Selanjutnya, tim identifikasi dari Satreskrim Polresta Sleman dan Ditreskrimum Polda DIY serta dibantu oleh dokter forensik RS Bhayangkara mendatangi lokasi kejadian guna pemeriksaan awal sebelum akhirnya korban dibawa ke RS Bhayangkara.

Ditanya soal temuan luka dan penyebab kematian korban, Riski mengaku belum bisa menyampaikan karena masih menunggu proses otopsi di RS Bhayangkara.

"Tim masih bekerja. Terkait masalah luka dan penyebab (kematian) nanti dari hasil tim forensik," ucapnya.

Kendati demikian, polisi telah menyita beberapa barang yang dianggap berkaitan dengan penyebab kematian korban. 

Akan tetapi, jenis barangnya belum bisa disampaikan secara detail. Selain itu, polisi juga telah mengambil rekaman kamera CCTV di sekitar lokasi kejadian.

"Tadi, rekaman CCTV sudah diambil dari beberapa titik," pungkasnya. (scp/muu)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PAN Buka Suara soal Jokowi Mulai Safari Politik ke Daerah

PAN Buka Suara soal Jokowi Mulai Safari Politik ke Daerah

Partai Amanat Nasional (PAN) menanggapi soal upaya Presiden ke-7 RI Jokowi yang kembali melakukan safari politik ke sejumlah daerah.
Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Inter Milan terus bergerak membenahi skuad jelang musim 2026/2027. Fokus utama Nerazzurri pada bursa transfer musim panas kali ini adalah memperkuat pertahanan.
Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri perfilman Indonesia mulai memasuki fase baru seiring munculnya teknologi blockchain dan kecerdasan buatan (AI) dalam ekosistem hiburan digital.
Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Sebelum ini mantan istri Taufik Hidayat menceritakan sifat mantan suami ke KDM. Polda Jabar pun mengungkapkan.
Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Banyak pihak yang sama sekali tidak menyangka bahkan kecewa berat melihat Korea Selatan tampil melempem di babak penyisihan grup Piala Dunia 2026 ini. Mengapa?
PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, menyinggung soal partainya kerap dikaitkan dengan singkatan Partai Artis Nasional.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral