News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kejagung Berkomitmen Cetak Jaksa Berkarakter, Ajak Seluruh Bidang Tingkatkan Etos Kerja

Kejaksaan Agung (Kejagung) RI berkomitmen untuk terus mencetak jaksa berkarakter.
Selasa, 29 April 2025 - 09:13 WIB
Kejagung Berkomitmen Cetak Jaksa Berkarakter, Ajak Seluruh Bidang Tingkatkan Etos Kerja
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Kejaksaan Agung (Kejagung) RI berkomitmen untuk terus mencetak jaksa berkarakter.

Kejagung melalui Jaksa Agung Muda Pembinaan Bambang Sugeng Rukmono membuka Pendidikan dan Pelatihan Pembentukan Jaksa (PPPJ) Angkatan LXXXII (82) Gelombang I Tahun 2025 pada Kamis (24/4/2025) lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terkait pendidikan dan pelatihan tersebut, dalam keterangannya, Jaksa Agung RI ST. Burhanuddin mengajak seluruh bidang dan badan agar terus memperbaiki diri dengan introspeksi secara korektif, meningkatkan etos kerja, mempercepat pembangunan SDM dalam menegakkan keadilan serta mengoptimalisasi penyerapan anggaran dengan cermat dan efektif.

“Mari tetap merawat dan memperkuat soliditas Kejaksaan, menjaga marwah institusi dan meningkatkan pelayanan bagi masyarakat yang kuat secara hukum dan bermartabat secara moral,” ungkapnya dikutip pada Selasa (29/4/2025). 

tvonenews

Sementara itu, Kepala Badan Diklat Kejaksaan RI Leonard Eben Ezer Simanjuntak menyampaikan PPPJ tahun ini diikuti 355 peserta yang terdiri atas 233 laki-laki, 117 perempuan serta 5 peserta partisipan dari unsur TNI (Oditur Militer) yang berasal dari Mabes TNI, TNI AL dan TNI AU.

Dengan mengusung tema Transformasi Jaksa yang Berkeadilan, Humanis, Akuntabel dan Modern menuju Indonesia Emas, program ini bertujuan mencetak jaksa-jaksa muda yang berintegritas tinggi, profesional serta adaptif terhadap perubahan zaman.

Leonard mengatakan pelatihan ESQ yang menjadi bagian dari kurikulum PPPJ memiliki peran penting dalam membentuk karakter unggul peserta. 

Melalui integrasi kecerdasan intelektual (IQ), emosional (EQ) dan spiritual (SQ), pelatihan ini berfokus pada pengembangan nilai, sistem dan kepemimpinan (value, system, leadership) para calon jaksa.

"Transformasi dimulai dari pengetahuan, keterampilan dan sikap. Itulah fondasi membangun Jaksa Generasi Emas 2045," katanya.

Sementara itu, Pendiri ESQ Corp Ary Ginanjar Agustian memberikan inspirasi dan motivasi kepada para calon jaksa dalam program pelatihan di Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan Agung RI.

Dalam kesempatan tersebut, Ary Ginanjar memperkenalkan konsep penting tentang tiga tipe jaksa: Jaksa Strong Why, Jaksa Big Why dan Jaksa Grand Why.

Menurut Ary, Jaksa Strong Why adalah mereka yang berorientasi pada materi. Sementara itu, Jaksa Big Why lebih berfokus pada pencapaian jabatan. 

Namun, jaksa yang ideal untuk masa depan Indonesia adalah Jaksa Grand Why atau jaksa yang mengabdi sepenuh hati kepada Tuhan, bangsa dan negara.

"Jaksa Grand Why adalah jaksa berhati emas yang menegakkan hukum bukan semata karena jabatan atau imbalan, tetapi karena panggilan luhur untuk mewujudkan keadilan sejati bagi Indonesia," ungkap Ary di hadapan para calon jaksa.

Konsep ini sejalan dengan visi Kejaksaan Agung RI dalam menyiapkan Jaksa Indonesia Emas 2045—generasi jaksa yang tak hanya kompeten, tetapi juga berintegritas tinggi, tulus, jujur dan konsisten dalam mengabdikan diri kepada bangsa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ary menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepercayaan dan kolaborasi yang diberikan ini.

Ia menyatakan kekagumannya atas komitmen Kejaksaan Agung dalam membentuk jaksa-jaksa berkualitas, bukan hanya dari sisi kemampuan teknis, tetapi juga dalam hal visi dan moralitas luhur. (awy/nsi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Wiljan Pluim Bongkar Alasan Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Simpan Paspor Ganda, Ternyata Cuma Demi Uang

Wiljan Pluim Bongkar Alasan Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Simpan Paspor Ganda, Ternyata Cuma Demi Uang

Wiljan Pluim mengungkap alasan pemain naturalisasi Timnas Indonesia diduga mempertahankan paspor ganda. Ia menyinggung kontrak besar di klub
Kadin Tolak Wacana Penahanan Restitusi Pajak, Dunia Usaha Butuh Kepastian di Tengah Tekanan Global

Kadin Tolak Wacana Penahanan Restitusi Pajak, Dunia Usaha Butuh Kepastian di Tengah Tekanan Global

Waketum Kadin Indonesia Bidang Perindustrian Saleh Husin menegaskan, pelaku usaha membutuhkan kepastian kebijakan, bukan tambahan ketidakpastian yang berpotensi mengganggu iklim investasi.
Mendagri Tito dan Jajaran Lengkap Ikuti Rapat Kerja Pemerintah

Mendagri Tito dan Jajaran Lengkap Ikuti Rapat Kerja Pemerintah

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian menghadiri Rapat Kerja Pemerintah yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (8/4/2026).
Jepang jadi Andalan, Menaker Genjot Pengiriman WNI Lewat Program Magang

Jepang jadi Andalan, Menaker Genjot Pengiriman WNI Lewat Program Magang

Menteri Ketenagakerjaan RI, Yassierli, mengungkapkan bahwa pengiriman peserta magang ke luar negeri terus ditingkatkan, Jepang masih menjadi tujuan dominan.
Ambisi Hijau Agung Sedayu Group: Sulap Hutan Lindung Banten Jadi Wisata Ramah Lingkungan Tanpa Rusak Alam?

Ambisi Hijau Agung Sedayu Group: Sulap Hutan Lindung Banten Jadi Wisata Ramah Lingkungan Tanpa Rusak Alam?

Agung Sedayu Group kembangkan hutan lindung Banten jadi wisata hijau. Fokus pada rehabilitasi mangrove, fasilitas publik, dan infrastruktur.
Pluim Blak-blakan Bongkar Fakta Mengejutkan di Tengah Kasus Dean James, Sebut Ada Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Pegang Paspor Ganda

Pluim Blak-blakan Bongkar Fakta Mengejutkan di Tengah Kasus Dean James, Sebut Ada Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Pegang Paspor Ganda

Wiljan Pluim mengungkap dugaan sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia masih menyimpan paspor Belanda, di tengah polemik status Dean James.

Trending

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Kondisi Timnas Indonesia yang diprediksi akan tanpa kekuatan penuh di Piala AFF 2026, dinilai oleh media Vietnam sebagai angin segar bagi skuad Kim Sang-sik.
Hector Souto Harus Terima Fakta Pahit Jelang Timnas Futsal Indonesia Hadapi Vietnam di Semifinal Piala AFF 2026

Hector Souto Harus Terima Fakta Pahit Jelang Timnas Futsal Indonesia Hadapi Vietnam di Semifinal Piala AFF 2026

Rekor pertemuan menjadi sorotan utama jelang duel Timnas Futsal Indonesia asuhan Hector Souto kontra Vietnam pada babak semifinal Piala AFF Futsal 2026.
Selengkapnya

Viral