Sunan Kalijaga Beberkan Alasan Utama Hercules Minta Maaf ke Sutiyoso
- istimewa
Jakarta, tvOnenews.com - Â Akhir-akhir ini Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Baru (Grib) Jaya, Hercules jadi sorotan. Pasalnya, ia melontarkan kritikan pedas terhadap mantan Gubernur DKI Jakarta, Sutiyoso.
Namun, selang beberapa hari Hercules lontarkan kritikan pedas, ia malah minta maaf kepada Sutiyoso.
Dalam permintaan maafnya, dia juga menyampaikan maafnya kepada anak dan cucu Sutiyoso, hingga menyinggung pasukan elite TNI Angkatan Darat, Komando Pasukan Khusus (Kopassus).
"Saya minta maaf kepada Pak Sutiyoso, minta maaf sebesar-besarnya kepada Pak Sutiyoso, kepada anak, cucu dan keluarga semua."
"Karena Pak Sutiyoso dari Komando Pasukan Khusus (Kopassus) baret merah."
"Saya sangat hormat dan sangat kagum kepada beliau."
"Atas kesalahan saya kemarin, saya mengucap itu, saya minta maaf sebesar-besarnya sampai ke cucu-cucu aku minta maaf," kata Hercules.
Sontak, tindakan Hercules meminta maaf kepada Sutiyoso pun menuai sorotan publik dan alasan Hercules minta maaf jadi pertanyaan publik.
Dalam hal ini, Pengacara yang dampingi Hercules, dan juga kader Gerindra, Sunan Kalijaga mengonfirmasi, bahwa pernyataan maaf direkam usai pengajian dan santunan anak yatim di kediaman Hercules di bilangan Jakarta Barat, Kamis (1/5/2025).
Dia juga sampaikan, cerita di balik perubahan sikap Hercules yang awalnya geram, kini melunak ke Sutiyoso.
Menurutnya, Hercules sosok yang baik, namun emosinya mudah naik turun.
Ia menganggap pernyataan keras Hercules terhadap Sutiyoso hanya spontanitas terpancing isu ormas yang sedang dalam sorotan.
"Beliau itu memang orangnya ceplas-ceplos. Tap perlu diketahui beliau orang baik, orang bijaksana, orang dermawan," kata Sunan melalui sambungan telepon.
"Moody juga sih kalau dibilang ya, saya tahu sedikit banyak karakter, saya tahu apa yang membuat dia tertawa, tersinggung, marah."
"Mungkin saja pada saat ditanya sama teman-teman media, ada hal yang membuat dia, itu tadi saya bilang, akhirnya ceplas-ceplos saja," lanjut paparnya.
Namun kemarahan Hercules segera mereda tatkala teringat Sutiyoso yang pernah menjadi Wadanjen Kopassus.
Hercules menceritakan kepada Sunan pengalamannya menjadi tenaga bantuan operasional (TBO) bersama Kopassus saat operasi di Timor Timur tahun 1970-an.
Load more