GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hendropriyono Ceritakan Cara Jepang atasi Yakuza Perlu Ditiru Polri untuk Berantas Premanisme, Kalau soal Hercules Itu Kecil

Soal Hercules yang baru-baru ini berseteru dengan Gatot Nurmantyo, Hendropriyono punya pendapat menarik. Mantan Kepala BIN itu cerita soal penanganan Yakuza di Jepang
Selasa, 6 Mei 2025 - 16:57 WIB
Hendropriyono Ceritakan Cara Jepang atasi Yakuza Perlu Ditiru Polri untuk Berantas Premanisme, Kalau soal Hercules Itu Kecil
Sumber :
  • Tangkapan layar

tvOnenews.com - Mantan Kepala BIN Hendropriyono mengusulkan Polri meniru cara Jepang mengatasi Yakuza untuk berantas premanisme. Adapun soal Hercules yang baru-baru ini berseteru dengan Gatot Nurmantyo, Hendropriyono punya pendapat menarik.

Indonesia tengah dilanda darurat premanisme, media asing South China Morning Post (SCMP) bahkan secara gamblang memberitakan aksi preman yang mengganggu perusahaan mobil listrik China dan Vietnam di Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Indonesia’s EV revolution held hostage by ‘preman’ gangster problem (Revolusi EV Indonesia disandera masalah gangster ‘preman’),” tulis SCMP dalam judul artikel mereka.

“Para penegak hukum bayangan ini, yang telah lama menjadi momok bagi pedagang kaki lima dan usaha kecil, kini dituduh mengganggu pabrik senilai US$1 miliar milik produsen kendaraan listrik asal Tiongkok, BYD,” tambah mereka.

Ketegangan Hercules dan Mantan Panglima TNI, Gatot Nurmantyo.
Ketegangan Hercules dan Mantan Panglima TNI, Gatot Nurmantyo.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / Antara

 

Dalam beberapa hari terakhir nama Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya Hercules juga mencuat di tengah perseteruannya dengan para purnawirawan TNI.

Hercules dengan blak-blakan menyebut Sutiyoso “sudah bau tanah” dan hendaknya tidak berbicara soal pemakzulan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka.

"Pak Sutiyoso itu sudahlah enggak usah nyinggung-nyinggung ormas (Organisasi masyarakat), kalau saya bilang bahasa saya mulutnya sudah bau tanah," kata Hercules.

Pernyataan tersebut lantas memantik amarah mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo.

“Saya sudah dua bulan lebih puasa bicara, tapi begitu soal Hercules, ini kurang ajar nih orang. Tidak tahu diri. Dia merasa paling hebat,” ujar Gatot dengan nada tinggi.

Gatot tidak hanya mengecam pernyataan Hercules sebagai tidak sopan dan tidak tahu etika, tapi juga menyinggung masa lalu Hercules sebagai mantan TBO (Tenaga Bantuan Operasi) yang bisa masuk ke Jakarta karena bantuan para purnawirawan juga.

“Ingat, kau dulu TBO. Kau bisa ke Jakarta pakai apa? Sudah purnawirawan juga yang bawa kau ke sini. Kok ngomong seenaknya? Tidak sopan,” tegasnya.

Hercules pun merespons pernyataan Gatot dengan menegaskan bahwa ia bukan lagi preman. Kini acara kegiatan keislaman dan sosial rutin digelar di rumahnya.

ilustrasi yakuza, anggota Yamaguchi-gumi saat menghadiri pemakaman pada 1980
ilustrasi yakuza, anggota Yamaguchi-gumi saat menghadiri pemakaman pada 1980
Sumber :
  • AP

 

Menanggapi kegaduhan soal ormas dan premanisme ini mantan Kepala BIN Hendropriyono menyampaikan pendapatnya bahwa Indonesia hendaknya bisa meniru Jepang.

“Pada tahun 90an Jepang mengalami hal yang sama terhadap Yakuza. Penyelesaiannya yang pertama, selalu hadirnya pemerintah,” kata Hendropriyono dalam siniar bersama Prof. Rhenald Kasali, dikutip Selasa (6/6/2025). 

Pasalnya kalau pemerintah tidak hadir akan ada situasi seperti zaman perang yang melahirkan banyak jagoan-jagoan perang. Lalu bagaimana cara pemerintah Jepang hadir?

“Akhirnya mereka (Jepang) punya regulasi khusus terhadap Yakuza. Tidak bisa dalam KUHP atau KUHAP perdata, tapi premanisme ini diatur dalam sesuatu yang khusus,” jelas Hendropriyono. 

Sebab tanggung jawabnya menyangkut bukan hanya pemerintah tapi juga masyarakat. Masyarakat diimbau untuk tidak memanfaatkan ormas dan harus menolaknya. 

“Maka harus ada payung hukumnya, masyarakat bisa langsung lapor ke polisi. Jepang juga dulu gitu ada polisi khusus untuk menangani preman,” ungkap mertua Andika Perkasa itu.

Kolase foto AM Hendropriyono dan Hercules, mantan preman Tanah Abang.
Kolase foto AM Hendropriyono dan Hercules, mantan preman Tanah Abang.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / Tangkapan layar YouTube Rhenald Kasali / Julio Tri Saputra tvOnenews.com

 

Adapun soal Hercules, Hendropriyono tak segan menyebutnya sebagai korban konspirasi Amerika yang saat itu mengompori Indonesia menyerang Timor Leste.

“Hercules dan para prajurit kita adalah korban dari konspirasi global yang nyuruh kita ke Tim-tim dulu siapa? Amerika,” terang Hendropriyono. 

Walaupun kemudian Hercules dianggap “berulah”, Hendropriyono meminta agar jangan dibunuh karakternya, tapi diarahkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Karena Hercules ini dulu kita percaya memegang kunci gudang senjata dan peluru,” kata pria berusia 79 tahun itu.

“Saya bukan membela ya, saya tetap anti premanisme, tapi kita kan punya hati nurani. Soal ini kan kecil sebenarnya,” imbuhnya.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

4 Alasan John Herdman Wajib Panggil Ezra Walian ke Timnas Indonesia, Statistiknya Bikin Ole Romeny Minder?

4 Alasan John Herdman Wajib Panggil Ezra Walian ke Timnas Indonesia, Statistiknya Bikin Ole Romeny Minder?

Ezra Walian tampil impresif bersama Persik Kediri. Empat alasan kuat membuat John Herdman layak memanggilnya ke Timnas Indonesia, bahkan statistiknya ungguli Ole Romeny.
TNI Selesaikan Jembatan Armco di Tapanuli Selatan Penghubung Antarlingkunan

TNI Selesaikan Jembatan Armco di Tapanuli Selatan Penghubung Antarlingkunan

Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Alam Kodam I/Bukit Barisan menyelesaikan perbaikan jembatan Armco di Kecamatan Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapanuli Selatan
Gegara Ngantuk, Pengemudi Mobil Tabrak Pagar Rumah Wapres RI Jusuf Kalla di Kebayoran Baru

Gegara Ngantuk, Pengemudi Mobil Tabrak Pagar Rumah Wapres RI Jusuf Kalla di Kebayoran Baru

Seorang pengemudi mobil berinisial HP (34) menabrak pagar rumah Jusuf Kalla, Rabu (18/2/2026) dini hari. Diduga kecelakaan itu terjadi karena ia mengantuk.
Kabar Duka! Ibunda Wali Kota Bandung Muhammad Farhan Meninggal Dunia di Bogor

Kabar Duka! Ibunda Wali Kota Bandung Muhammad Farhan Meninggal Dunia di Bogor

Nani Rubiyani, ibunda Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan meninggal dunia di Kota Bogor, Jawa Barat pada Selasa, 17 Februari 2026, sekitar pukul 22.58 WIB.
Besok, AKBP Didik Putra Kuncoro Bakal Jalani Sidang Kode Etik Soal Penyalahgunaan Narkotika, Terancam Penjara Seumur Hidup

Besok, AKBP Didik Putra Kuncoro Bakal Jalani Sidang Kode Etik Soal Penyalahgunaan Narkotika, Terancam Penjara Seumur Hidup

Kapolres Bima Kota nonaktif, AKBP Didik Putra Kuncoro akan menjalani sidang kode etik kasus penyalahgunaan narkotika sabu dan psikotropika Kamis (19/2/2026).
Shayne Pattynama Kirim Peringatan kepada Persib Bandung Jelang Persija Jakarta Comeback ke JIS

Shayne Pattynama Kirim Peringatan kepada Persib Bandung Jelang Persija Jakarta Comeback ke JIS

Shayne Pattynama siap untuk menyulitkan Persib Bandung jelang laga lanjutan Super League 2025-2026. Dia bertekad untuk membantu Persija Jakarta mengalahkan PSM Makassar.

Trending

Kabar Gembira untuk John Herdman, Gelandang Norwegia Berdarah Batak ini Berpeluang Bela Timnas Indonesia

Kabar Gembira untuk John Herdman, Gelandang Norwegia Berdarah Batak ini Berpeluang Bela Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali mendapat potensi tambahan amunisi dari Eropa. Sosok gelandang Norwegia berdarah Batak, Samuel Silalahi, layak masuk radar John Herdman.
Lahir dan Tumbuh Besar di Jakarta, Bek Jerman Didikan Xabi Alonso Ini Bisa Main untuk Timnas Indonesia Tanpa Naturalisasi

Lahir dan Tumbuh Besar di Jakarta, Bek Jerman Didikan Xabi Alonso Ini Bisa Main untuk Timnas Indonesia Tanpa Naturalisasi

Tidak perlu lagi pakai naturalisasi, pemain kelahiran Jakarta yang kedua orang tuanya asli Jerman ini bisa langsung dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia.
Jadwal Siaran Langsung Proliga 2026 Seri Bogor: Megawati Hangestri Tak Main, Bandung BJB Tandamata Jalani Laga Hidup Mati Demi Final Four

Jadwal Siaran Langsung Proliga 2026 Seri Bogor: Megawati Hangestri Tak Main, Bandung BJB Tandamata Jalani Laga Hidup Mati Demi Final Four

Jadwal siaran langsung Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk Bandung BJB Tandamata yang akan menjalani laga hidup mati, sedangkan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Pelatih Klub Belanda Sampai Terkagum-kagum, Striker Berdarah Depok Ini Layak Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia

Pelatih Klub Belanda Sampai Terkagum-kagum, Striker Berdarah Depok Ini Layak Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia

Striker muda berdarah Depok ini layak dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia. Bahkan pelatih asal Belanda sampai terkagum-kagum dengan kemampuan pemain ini.
Klasemen Proliga 2026 Jelang Seri Bogor: Megawati Hangestri Cs Tak Tersentuh, Persaingan Tim Putri Makin Panas!

Klasemen Proliga 2026 Jelang Seri Bogor: Megawati Hangestri Cs Tak Tersentuh, Persaingan Tim Putri Makin Panas!

Klasemen Proliga 2026 jelang Seri Bogor, di mana Megawati Hangestri dan kawan-kawan berhasil membawa Jakarta Pertamina Enduro tak tersentuh di puncak dan persaingan tim putri makin ketat.
Detail Kontrak Joao Felix di Al Nassr Bikin Chelsea Ketiban Durian Runtuh, Kok Bisa?

Detail Kontrak Joao Felix di Al Nassr Bikin Chelsea Ketiban Durian Runtuh, Kok Bisa?

Status kontrak Joao Felix dengan Al Nassr sedang menjadi perbincangan. Salah seorang junalis Arab Saudi membongkar detail kontrak pemain Portugal tersebut.
Nyaman Tinggal Bareng Ruben Onsu, Kata Betrand Peto saat Serumah dengan Sarwendah: Lebih Banyak Sendiri

Nyaman Tinggal Bareng Ruben Onsu, Kata Betrand Peto saat Serumah dengan Sarwendah: Lebih Banyak Sendiri

Betrand Peto ungkap perbandingan saat dirinya tinggal dengan Sarwendah dan Ruben Onsu. Seperti apa? Simak informasi selengkapnya dalam artikel di bawah ini!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT