News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sempat Viral, Akhirnya Pelaku Penganiayaan Dokter Koas di Palembang Divonis 2 Tahun Penjara

Terdakwa Fadillah alias Datuk terbukti salah lakukan aniaya dokter koas Muhammad Luthfi Hadhyan. Pelaku divonis 2 tahun penjara. Simak informasi selengkapnya.
Kamis, 8 Mei 2025 - 16:03 WIB
Terdakwa Fadillah alias Datuk divonis 2 tahun penjara.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Muhammad Pebrian

Palembang, tvOnenews.com - Terdakwa Fadillah alias Datuk terbukti bersalah melakukan penganiayaan dokter koas Muhammad Luthfi Hadhyan.

Fadillah alias Datuk divonis 2 tahun penjara. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Putusan tersebut dibacakan langsung oleh majelis hakim yang diketuai hakim Corry Oktarina SH MH, di PN Palembang, Kamis (8/5/2025). 

Dalam amar putusannya mengadili dan menyatakan bahwa terdakwa Fadilla alias Datuk, terbukti secara sah dan menyakinkan melakukan tindak pidana penganiayaan, dengan menerapkan pasal 351 KUHP, sebagaimana dakwaan subsider jaksa penuntut umum. 

"Menjatuhkan pidana penjara terhadap terdakwa selama 2 tahun," tegas Hakim 

Adapun barang bukti yang ditetapkan yakni berupa flashdisk berisi rekaman CCTV kejadian penganiayaan, hasil visum korban, dan pakaian yang dikenakan terdakwa.

Hal-hal yang memberatkan terdakwa tidak pernah melakukan perdamaian dengan korban.

"Sementara itu hal-hal yang meringankan bahwa terdakwa mengakumengaku bersalah atas perbuatannya dan terdakwa berterus terang dalam persidangan serta terdakwa belum pernah dihukum," tutur hakim 

Usai mendengarkan putusan majelis hakim, terdakwa melalui kuasa hukumnya dan jaksa penuntut umum kompak menyatakan pikir-pikir atas vonis tersebut. 

Diberitakan sebelumnya terdakwa Fadillah alias Datuk atas kasus penganiayaan dokter koas Muhammad Luthfi Hadhyan, dituntut 4 tahun penjara oleh JPU Kejati Sumsel, di PN Palembang, Selasa (25/3/2025). 

JPU menilai perbuatan Datuk terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana kasus penganiayaan dengan menerapkan pasal 351 KUHP.

"Meminta supaya majelis hakim untuk menjatuhi hukuman terhadap terdakwa Fadila alias Datuk dengan pidana penjara selama 4 tahun penjara," tegas JPU Kejati Rini Purnamawati melalui jaksa pengganti M Anugrah Agung Saputra Faizal saat membacakan tuntutan.

Adapun barang bukti yang ditetapkan yakni berupa flashdisk berisi rekaman CCTV kejadian penganiayaan, hasil visum korban, dan pakaian yang dikenakan terdakwa.

Diketahui kasus yang cukup viral pada bulan Desember 2024 lalu, yang mana video keributan di sebuah kafe di Jalan Demang Lebar Daun tersebar di media sosial.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tersangka Fadilla merupakan sopir pribadi Sri Meilina, ibu dari Lady, dokter koas yang berselisih paham dengan korban M Luthfi.

Penganiayaan itu dipicu rasa kesal tersangka terhadap korban, saat membahas jadwal jaga koas Lady yang diatur oleh korban Lutfi.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polda Metro Segera Umumkan Tersangka Kasus Korupsi dan TPPU dalam Waktu Dekat

Polda Metro Segera Umumkan Tersangka Kasus Korupsi dan TPPU dalam Waktu Dekat

Polda Metro Jaya dan Tim Kortastipidkor Polri menegaskan bahwa pihaknya akan segera mengumumkan tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi dan TPPU
Mubes Serikat Karyawan Bank Jakarta Dorong Penguatan Tata Kelola dan Pengembangan SDM

Mubes Serikat Karyawan Bank Jakarta Dorong Penguatan Tata Kelola dan Pengembangan SDM

Serikat Karyawan Bank Jakarta melalui Musyawarah Besar menyampaikan rekomendasi strategis untuk memperkuat tata kelola perusahaan, serta peningkatan kinerja
PKB Targetkan Tanam Sejuta Pohon Jelang Harlah ke-28

PKB Targetkan Tanam Sejuta Pohon Jelang Harlah ke-28

Sekretaris Jenderal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Hasanuddin Wahid atau Cak Udin menginstruksikan untuk melakukan penanaman pohon menjelang Harlah PKB ke-28.
Polisi Periksa 15 Saksi Terkait Pengusutan Kasus Dugaan Korupsi dan TPPU: Sekuriti di Sentul- Pegawai Kafe di Jaksel

Polisi Periksa 15 Saksi Terkait Pengusutan Kasus Dugaan Korupsi dan TPPU: Sekuriti di Sentul- Pegawai Kafe di Jaksel

Tim Kortastipidkor Polri dan Polda Metro Jaya telah menggeledah 13 lokasi yang terletak di Jakarta hingga Sentul, dalam rangka pengusutan kasus dugaan TPPU yang melibatkan PT PLN (Persero), PT Asabri (Persero) dan PT Krakatau Steel. 
Polisi Beberkan Hasil Penggeladahan Terkait Kasus TPPU Diantaranya Lokasi Kediaman Jampidsus

Polisi Beberkan Hasil Penggeladahan Terkait Kasus TPPU Diantaranya Lokasi Kediaman Jampidsus

Kortas Tipidkor Polri dan Polda Metro Jaya merilis hasil sejumlah penggeladah belasan lokasi diduga masuk dalam pusaran kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang melibatkan PT PLN (Persero), PT Asabri (Persero) dan PT Krakatau Steel.
Polda Metro Jaya Jelaskan Hasil Penggeledahan Rumah di Sentul: Sita 74 Kilogram Emas Batangan-Dua Bingkai Foto Keluarga

Polda Metro Jaya Jelaskan Hasil Penggeledahan Rumah di Sentul: Sita 74 Kilogram Emas Batangan-Dua Bingkai Foto Keluarga

Polda Metro Jaya mengungkap hasil penggeledahan sejumlah lokasi, dalam rangka pengusutan kasus dugaan tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang melibatkan PT PLN (Persero), PT Asabri (Persero) dan PT Krakatau Steel. 

Trending

Ditangkap di Samarinda, Polisi Akhirnya Bekuk Tiga Tersangka Penyerangan Anggota Polri Katingan

Ditangkap di Samarinda, Polisi Akhirnya Bekuk Tiga Tersangka Penyerangan Anggota Polri Katingan

Jajaran Direktorat Tindak Pidana Narkoba Polri di Samarinda, Kalimantan Timur menangkap tiga orang tersangka penyerangan anggota Kepolisian Resor Katingan, Kalimantan Tengah
Siapa Anak Rachmat Gobel? Putrinya Seorang Seniman, Putranya Pimpin Bisnis Gobel Group

Siapa Anak Rachmat Gobel? Putrinya Seorang Seniman, Putranya Pimpin Bisnis Gobel Group

Siapa anak Rachmat Gobel? Anggota DPR RI sekaligus bos Panasonic Indonesia, putranya seorang seniman dan putranya pimpin bisnis Gobel Group.
Tiga Bandar Narkoba yang Bunuh Tiga Polisi di Katingan Ditangkap, Polisi Sita Barang Bukti Mandau

Tiga Bandar Narkoba yang Bunuh Tiga Polisi di Katingan Ditangkap, Polisi Sita Barang Bukti Mandau

Kelly menerangkan, ketiganya juga melakukan perlawanan terhadap pihak kepolisian, saat dilakukan penangkapan. Sehingga pihaknya memberikan tindakan tegas dan terukur.
3 Shio yang Kebanjiran Rezeki pada 11 Juli 2026, Siapa Saja?

3 Shio yang Kebanjiran Rezeki pada 11 Juli 2026, Siapa Saja?

3 shio yang kebanjiran rezeki pada 11 Juli 2026 sudah terungkap! Cek ramalan keuangan dan angka hoki 12 shio Sabtu besok, siapa yang paling beruntung di akhir pekan ini?
Timnas Indonesia Day Hari Ini! Jadwal Garuda Pertiwi vs Timor Leste di Piala AFF Wanita 2026 Sore Nanti: Asa Jaga Gelar

Timnas Indonesia Day Hari Ini! Jadwal Garuda Pertiwi vs Timor Leste di Piala AFF Wanita 2026 Sore Nanti: Asa Jaga Gelar

Timnas Putri Indonesia memulai perjuangan di Piala AFF Wanita 2026 hari ini, Jumat (10/7/2026). Garuda Pertiwi akan hadapi Timor Leste pada laga pembuka Grup B.
Ramalan Zodiak 11 Juli 2026: Scorpio Paling Cuan, Cancer Disarankan Refleksi

Ramalan Zodiak 11 Juli 2026: Scorpio Paling Cuan, Cancer Disarankan Refleksi

Ramalan zodiak keuangan 11 Juli 2026 hadir lengkap dengan angka keberuntungan! Scorpio diprediksi paling cuan dan Cancer disarankan refleksi di Sabtu besok.
Piala AFF 2026, John Herdman: Kami Tak Gentar sama Vietnam

Piala AFF 2026, John Herdman: Kami Tak Gentar sama Vietnam

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menegaskan skuad Garuda tidak gentar menghadapi Vietnam pada ajang Piala AFF 2026.
Selengkapnya

Viral