GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hari Asma Sedunia: Jadi Momentum Tingkatkan Kesadaran Pentingnya Jaga Kesehatan Paru-paru di Acara Medical Check Up Gratis

Salah satu penyakit gangguan pernapasan kronis, Asma menjadi penyakit paling umum di dunia yang menyerang ratusan juta orang lintas usia dan negara.
Minggu, 11 Mei 2025 - 11:07 WIB
Peringatan Hari Asma Sedunia: Pemeriksaan Kesehatan Gratis
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Salah satu penyakit gangguan pernapasan kronis, Asma menjadi penyakit paling umum di dunia yang menyerang ratusan juta orang lintas usia dan negara. 

Meskipun tergolong penyakit yang bisa dikendalikan, kenyataannya tak semua penderita asma memiliki akses terhadap pengobatan yang memadai.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), pada tahun 2019, lebih dari 262 juta orang di seluruh dunia menderita asma, dan lebih dari 460.000 orang meninggal akibat penyakit ini.

Atas hal tersebut, Hari Asma Sedunia diperingati setiap tahun sebagai momentum meningkatkan kesadaran global tentang pentingnya penanganan Asma secara tepat, berkelanjutan, dan merata. 

Tahun ini, Hari Asma Sedunia jatuh pada Selasa 6 Mei 2025. Tema yang diangkat di Hari Asma Sedunia 2025 adalah "Asma Education Empowers" atau "Edukasi Asma Memberdayakan". 

Memperingati Hari Asma Sedunia dapat digunakan dengan berbagai macam kegiatan seperti seminar kesehatan hingga cek kesehatan yang dilakukan Holywings Peduli.

Dalam acara tersebut menghadirkan pembicara yakni dr. Anindita Mustika Dewi dari RS Siloam Semarang, Jawa tengah.

Dalam seminar ini, dr. Anindita membahas gejala awal penyakit asma, risiko komplikasi, dan cara penangan yang tepat, seperti penggunaan obat obatan yang tepat, menjaga pola makan sehat dan berolahraga. 

“Pengobatan asma bertujuan untuk meredakan gejala, mencegah serangan kambuh, dan meminimalkan risiko jangka panjang. Pengobatan asma biasanya melibatkan penggunaan obat-obatan seperti inhaler, nebulizer, dan obat minum, serta penanganan yang disesuaikan dengan kondisi pasien,” kaya Anindita dalam pemaparannya.

Selain seminar kesehatan, ada juga pemeriksaan kesehatan gratis untuk warga sekitar sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran akan pentingnya deteksi dini kesehatan. 

Dipimpin oleh Andrew Susanto, acara ini mengundang warga untuk memeriksa kondisi kesehatan mereka sekaligus mendapatkan edukasi wawasan serba serbi mengenai asma.

Pemeriksaan kesehatan untuk 50 lansia ini disediakan mencakup cek gula darah, tekanan darah, kolesterol, dan asam urat. 

Selain pemeriksaan, warga dapat berkonsultasi langsung dengan dokter untuk mendapatkan pemahaman lebih lanjut tentang hasil cek kesehatan mereka.

“Kami ingin kegiatan ini bisa memotivasi masyarakat agar lebih aware dalam menjaga kesehatan. Ini adalah komitmen kami untuk mendukung kesehatan masyarakat sekitar Helen's Night Mart Semarang," ungkap Andrew Susanto.

Cek kesehatan dan seminar kesehatan ini dirasakan manfaatnya oleh warga kelurahan Tegalsari, semarang seperti Sutarmi. 

Ibu berusia 55 tahun ini mengaku sangat bersyukur karena dapat menambah wawasan mengenai kesehatan paru paru serta dapat pemeriksaan darah lengkap gratis.

"Sebelumya saya gak tau apa apa tentang asma, akhirnya setelah denger dokter seminar saya jadi tau, dan untuk pengecekan kesehatan saya Sangat terbantu karena tidak mengeluarkan biaya. Selama ini saya nggak tahu, akhirnya tahu kalau kolesterol tinggi. Saya harus kurangi makanan jeroan, gorengan yang berminyak minyak," ujar Sutarmi.

Tak hanya itu, acara ini juga berisikan hiburan berupa lomba lomba yang bertajuk 'Pesta Rakyat' yang diperuntukkan bagi 100 orang warga lainnya yang datang.

Lomba pertama yakni games lempar bola berhadiah handphone dan sembako.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dilanjutkan dengan perlombaan estafet pingpong, dimana kelompok peserta mengoper pingpong ke peserta lainnya hingga sampai di peserta terakhir.

Acara diakhiri dengan perlombaan karaoke. Bagi kelompok peserta yang paling menarik dalam bernyanyi yang menjadi juaranya.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Nyaris Dua Dekade Perempuan Malaysia Hidup Susah Usai Nikah dengan Pria WNI di Lombok: Cerai, Jadi Tukang Sapu, Anak Tidak Lanjutkan Sekolah hingga Mantan Suami Menikah Lagi

Nyaris Dua Dekade Perempuan Malaysia Hidup Susah Usai Nikah dengan Pria WNI di Lombok: Cerai, Jadi Tukang Sapu, Anak Tidak Lanjutkan Sekolah hingga Mantan Suami Menikah Lagi

Kisah perempuan Malaysia hidup susah selama nyaris dua dekade, tepatnya 18 tahun, usai menikah dengan pria warga Indonesia (WNI) di Lombok menjadi viral.
Jadwal Tes Pramusim MotoGP 2026 Pekan Ini: Percobaan Terakhir Marc Marquez Cs Jelang Seri Pembuka di Thailand

Jadwal Tes Pramusim MotoGP 2026 Pekan Ini: Percobaan Terakhir Marc Marquez Cs Jelang Seri Pembuka di Thailand

Jadwal tes pramusim MotoGP 2026, di mana pekan ini akan menjadi percobaan terakhir Marc Marquez dan kawan-kawan sebelum tampil di seri pembuka kelas premier.
Keamanan Siber dan AI Dinilai Jdi Fondasi Strategis Pertahanan Stabilitas Geopolitik

Keamanan Siber dan AI Dinilai Jdi Fondasi Strategis Pertahanan Stabilitas Geopolitik

Reisinger menyoroti bahwa benua tersebut kini menempatkan keamanan siber sebagai fondasi strategis dalam mempertahankan stabilitas geopolitik.
Profil Ronald Koeman Jr: Kiper Belanda dan Anak Pelatih Tim Nasional yang Kabarnya Diminati Persib Bandung

Profil Ronald Koeman Jr: Kiper Belanda dan Anak Pelatih Tim Nasional yang Kabarnya Diminati Persib Bandung

Ronald Koeman Jr kabarnya masuk dalam radar Persib Bandung. Penjaga gawang asal Belanda itu merupakan anak legenda sepak bola Belanda, Ronald Koeman.
Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Masa depan pemain pinjaman AC Milan, Samuel Chukwueze menjadi bahan pembicaraan jelang bursa transfer musim panas.
Red Sparks Apes Bertubi-tubi Setelah Ditinggal Megawati Hangestri: Ko Hee-jin Terancam Dipecat Usai Catat 23 Kekalahan

Red Sparks Apes Bertubi-tubi Setelah Ditinggal Megawati Hangestri: Ko Hee-jin Terancam Dipecat Usai Catat 23 Kekalahan

Nasib malang menimpa Red Sparks di musim ini. Setelah Megawati Hangestri pergi, kondisi tim semakin kacau. 23 kekalahan hingga Ko Hee-jin terancam dipecat.

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Buntut Kecelakaan Tewaskan Tiga Orang, Jalur Maut  Akses Tanggul Rawagabus Ditutup Permanen

Buntut Kecelakaan Tewaskan Tiga Orang, Jalur Maut Akses Tanggul Rawagabus Ditutup Permanen

Akses jalur alternatif menurun dari Jalan Lingkar Interchange Tanjungpura ke jalan raya Tanggul Rawagabus akhirnya ditutup permanen
Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Masa depan pemain pinjaman AC Milan, Samuel Chukwueze menjadi bahan pembicaraan jelang bursa transfer musim panas.
5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

Ramalan Tahun Kuda Api 2026 menyebut lima shio berpotensi cuan besar. Simak daftar shio paling hoki secara finansial menurut VN Express.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Pimpinan Ponpes di Jepara Diduga Cabuli Santriwati 25 Kali, Kuasa Hukum Korban Beberkan Modusnya

Pimpinan Ponpes di Jepara Diduga Cabuli Santriwati 25 Kali, Kuasa Hukum Korban Beberkan Modusnya

Ironis, pimpinan pondok pesantren (ponpes), Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, diduga cabuli santriwatinya berusia 19 tahun 25 kali. Hal ini diungkap kuasa hukum
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT