GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jadi Tukang Cuci Celana Dalam, Masa Lalu Hercules Dikuliti Dewan Kopral Purnawirawan Asal Sumut: Sikap Tidak Senonohnya...

Masa lalu Ketum GRIB, Hercules kembali dibongkar oleh sosok yang mengenalnya, kali ini adalah Dewan Kopral Purnawirawan asal Sumut
Selasa, 13 Mei 2025 - 10:54 WIB
Sosok preman legendaris, Rosario de Marshall atau yang akrab disapa Hercules
Sumber :
  • Kolase Tvonenews.com/Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Masa lalu Ketum GRIB, Hercules kembali dibongkar oleh sosok yang mengenalnya, kali ini adalah Dewan Kopral Purnawirawan asal Sumut.

Diketahui, Hercules menjadi perbincangan setelah pernyataan kontroversinya. Mantan preman Tanah Abang itu dikecam setelah menyebut purnawirawan TNI Sutiyoso bau tanah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Atas hal tersebut, ia mendapatkan ultimatum untuk meminta maaf kepada Sutiyoso.

"Kami spontanitas karena kami sebagai prajurit Sapta Marga dan sumpah prajurit, kami pegang teguh sampai akhir hayat kami supaya Hercules meminta maaf kepada jenderal kami," kata salah satu kopral purnawirawan TNI, Hermanto.

Ia juga berharap agar Presiden Prabowo Subianto ikut bertindak atas apa yang dilakukan oleh Hercules.

"Supaya bapak Presiden mendengarkan keluhan kami prajurit yang di bawah ini, bahwasanya perlakuan sikap Hercules tidak senonohnya, kami para purnawirawan menyikapi bahwa tindakan yang senonoh kepada jenderal kami," lanjutnya.

Hermanto yang mewakili para kopral purnawirawan di Sumatera Utara membacakan ultimatum secara terbuka untuk pentolan GRIB itu. 

"Kami Dewan Kopral Purnawirawan Sumatera Utara terhadap sikap tercela Hercules Rosario de Marshall kepada aparat Jenderal TNI, Medan 8 mei 2025."

"Bahwa kami Dewan Kopral Purnawirawan Sumatera Utara yang menyampaikan sikap dan tanggapan terhadap Hercules Rosario de Marshall atas sikap dan perkataan yang sangat arogan dan menghina Jenderal Purnawirawan, Try Sutrisno, Jenderal Purnawirawan Sutiyoso, dan Jenderal Purnawirawan, Gatot Nurmantyo," tegasnya.

"Bahwa Jenderal Purnawirawan Try Sutrisno, Jenderal Purnawairwan Sutiyoso dan Jenderal Purnawirawan Gatot Nurmantyo adalah orang-orang yang terhormat dan berjasa untuk Republik Indonesia," sambung Hermanto. 

Selain itu, Hermanto juga tampak mengungkit masa lalu Hercules saat berada di masa konflik di Timor Timur (Timtim). 

"Sementara kau adalah mantan TBO. Kami sudah berulang kali berjuang di Timor Timur,  jadi kami tahu bahwa kau adalah seorang TBO yang tugasnya hanya mencuci celana dalam."

"Kami sangat kecam keras sikap dan perilaku tercela Hercules yang dianggap tidak menghargai, melakukan penghinaan terhadap purnawirawan. Tidak menerima Jenderal Sutiyoso dihina sudah bau tanah oleh kau Hercules, karena kau juga sudah bau tanah," ungkap Hermanto.

"Kami Dewan Kopral Purnawirawan dan masyarakat Sumatera Utara bukan ayam sayur. Sebelum tembakan salvo diledakkan, kami akan tetap mempertahankan Republik Indonesia sampai titik darah penghabisan, boleh kiranya kau Hercules jangan kau coba menghina jenderal kami sebagai panutan. Kami menuntut agar kau Hercules meminta maaf secara terbuka, di media televisi, media cetak, media online," tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, Ketua Umum Ormas Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB), Hercules terlibat perseturuan dengan Sutiyoso dan Gatot Nurmantyo.

Hercules sempat tersinggung oleh kata-kata mantan Gubernur DKI Jakarta, Sutiyoso yang bicara soal ormas dan premanisme.

Kemudian, Hercules memulai perseteruan dengan Sutiyoso dengan menyebutnya ‘bau tanah’, hingga segera dipanggil yang maha kuasa.

“Kayak Pak Sutiyoso, ngapain? Pak Sutiyoso itu sudah lah, enggak usah nyinggung-nyinggung ormas. Sudahlah, kalau saya bilang, mulutnya sudah bau tanah. Nggak usah nyinggung-nyinggung kita,” ungkap Hercules. 

Meski begitu, Hercules telah meminta maaf secara terbuka kepada Sutiyoso atas perkataannya.

Berbeda dengan Gatot Nurmantyo, Hercules mengaku heran dengan purnawirawan TNI tersebut. 

Gatot Nurmantyo secara terang-terangan menyebut Hercules sebagai preman berbaju ormas.

Pimpinan GRIB Jaya itu menyoroti sikap Gatot yang terus menerus menyerangnya.

“Saudara Gatot Nurmantyo, saya tidak takut sama Anda. Saya tidak menghargai Anda. Pak Sutiyoso kayaknya diam-diam saja. Pak Gatot kok kayak kebakaran jenggot,” ujar Hercules pada tayangan YouTube GRIB TV.

Padahal sejak awal, Hercules mengaku sama sekali tidak menyebut nama mantan Panglima TNI itu.

Meskipun demikian, masih ada sosok yang membela sosok Hercules yaitu Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Tahun 2001-2004, AM Hendropriyono.

Tak tanggung-tanggung, Hendropriyono pasang badan membela pria bernama lengkap Rosario de Marshal itu.

Alih-alih menyebutnya sebagai mantan preman Tanah Abang, Hendropriyono justru terang-terangan menyebut Hercules memiliki jasa yang cukup besar untuk bangsa Indonesia. 

Hendropriyono membeberkan peran penting Hercules dalam perang Timor Timur. Kala itu Hercules ditugaskan sebagai Tenaga Bantuan Operasi (TBO) di Timor Timur bersama para tentara TNI.

Menurutnya, Hercules adalah seorang anak bangsa yang juga memiliki jasa terhadap bangsa Indonesia.

"Dia dulu juga sebagai TBO (Tenaga Bantuan Operasi), kemudian partisan, itu ikut bahu-membahu bersama kita melaksanakan tugas negara. Waktu itu di Timor Timur yang sekarang menjadi Timor Leste," ujar Hendropriyono dikutip dari YouTube Kilat Media, pada Minggu (4/5/2025).

Bahkan, menurutnya saat konflik pecah sehingga Timor Leste menjadi negara merdeka, banyak orang yang berganti kewarganegaraan, namun Hercules memilih tetap setia kepada Republik Indonesia.

"Di medan pertempuran, itu tercatat banyak juga jasa dia yang sampai kakinya buntung, dia kan orang berkaki buntung satu, tangannya juga satu, matanya juga satu," katanya.

Hendropriyono menilai Hercules tidak akan berada dalam dunia kekerasan atau menjadi preman jika tidak terpaksa demi mempertahakan hidupanya.

"Kalau dia bisa milih, dia tidak akan menjadi preman. Tapi dia menjadi preman karena tidak ada orang yang mau terima dia kerja dengan kaki buntung, tangan buntung dan mata satu (yang sehat). Mungkin tidak ada jalan lain kecuali jalan preman. Itu kan yang harus kita lihat," ujar Hendropriyono.

Namun, Hendropriyono juga menyarankan agar Hercules harus bisa memperbaiki diri dan memperbaiki organisasinya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hendropriyono menilai sikap Hercules yang seperti ini sebenarnya tidak lepas dari kondisi sosial masyarakat yang terjadi di sekitarnya.

"Kita ajarkan bagaimana caranya merubah diri. Dia juga kan sudah minta maaf ya kalau saya enggak keliru. Saya rasa dia harus memperbaiki diri dan kita juga berkaca diri mengapa hal ini bisa terjadi. Kembali ke kita saja," pungkasnya. (aag/ree)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kenan Yildiz Terancam Absen Tiga Bulan, Juventus Bakal Terjun Lagi ke Bursa Transfer?

Kenan Yildiz Terancam Absen Tiga Bulan, Juventus Bakal Terjun Lagi ke Bursa Transfer?

Juventus berpotensi kehilangan Kenan Yildiz selama tiga bulan ke depan. Hal ini bisa membuat mereka mencari penyerang baru lagi pada bursa transfer musim panas.
PLN Pasok Listrik dan Jaringan Wi-Fi di Arena Muktamar ke-35 NU Jombang

PLN Pasok Listrik dan Jaringan Wi-Fi di Arena Muktamar ke-35 NU Jombang

Jelang perhelatan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU), persiapan sarana dan prasarana di lokasi utama Tambakberas, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, terus dimatangkan.
Ruben Onsu Jadi Tersangka, 2 Sahabat Ungkap Sifat Aslinya yang Tak Diketahui Publik

Ruben Onsu Jadi Tersangka, 2 Sahabat Ungkap Sifat Aslinya yang Tak Diketahui Publik

Ruben Onsu Jadi Tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan. Dua sahabat, Aditya Gumay dan Nanda Persada, ungkap sifat asli Ruben.
Pesawat Cassa Tergelincir di Runway Bandara Sultan Hasanuddin

Pesawat Cassa Tergelincir di Runway Bandara Sultan Hasanuddin

Pesawat Cassa tergelincir di runway Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Maros, Sulawesi Selatan, pada Selasa (25/8/2026) pukul 11.25 WITA.
Bikin Syok! Ramalan Keuangan Shio Naga 26 Agustus 2026: Banjir Cuan Melimpah atau Malah Apes Aset Melayang?

Bikin Syok! Ramalan Keuangan Shio Naga 26 Agustus 2026: Banjir Cuan Melimpah atau Malah Apes Aset Melayang?

Apakah Shio Naga sanggup melipatgandakan saldo rekening secara drastis atau terjebak dalam pusaran keputusan emosional yang menguras kekayaan? Ini ramalannya.
Geger Bocah 5 Tahun Tak Sengaja Telan Emas Batangan 50 Gram

Geger Bocah 5 Tahun Tak Sengaja Telan Emas Batangan 50 Gram

Seorang bocah perempuan berusia lima tahun di China justru nekat menelan sebatang emas murni seberat 50 gram dengan panjang 4,5 sentimeter. Dilansir dari South

Trending

Profil Kim Seung Yoon, Aktris Korea Calon Istri Jang Dong Yoon yang Debut di The Tale of Nokdu

Profil Kim Seung Yoon, Aktris Korea Calon Istri Jang Dong Yoon yang Debut di The Tale of Nokdu

Profil Kim Seung Yoon, aktris Korea calon istri Jang Dong Yoon, debut di drama The Tale of Nokdu.
6 Drama dan 7 Film yang Dibintangi Kim Seung Yoon, Aktris Korea yang Akan Menikah dengan Jang Dong Yoon

6 Drama dan 7 Film yang Dibintangi Kim Seung Yoon, Aktris Korea yang Akan Menikah dengan Jang Dong Yoon

Berikut daftar 6 drama dan 7 film yang dibintangi Kim Seung Yoon, aktris Korea yang akan menikah dengan Jang Dong Yoon.
Hitung-hitungan Timnas Voli Putri Indonesia Lolos ke Perempat Final AVC Women's Continental 2026

Hitung-hitungan Timnas Voli Putri Indonesia Lolos ke Perempat Final AVC Women's Continental 2026

Menilik hitung-hitungan peluang Timnas Voli Putri Indonesia untuk lolos ke perempat final AVC Women's Continental 2026. Garuda Pertiwi masih memiliki asa untuk lolos ke babak selanjutnya meski sebelumnya kalah telak dari Thailand.
Stigma "Gotham City" Disebut-sebut Melekat dengan Jakarta Barat, Begini Respons Wali Kota

Stigma "Gotham City" Disebut-sebut Melekat dengan Jakarta Barat, Begini Respons Wali Kota

Stigma "Gotham City" disebut-sebut melekat dengan Jakarta Barat karena dinilai tidak aman seperti kota fiksi yang penuh kejahatan di DC Comics.
Duel Sesama Perwira Polisi di Palangka Raya, Kanit Reskrim Dicopot Usai Kasat Lantas Masuk RS

Duel Sesama Perwira Polisi di Palangka Raya, Kanit Reskrim Dicopot Usai Kasat Lantas Masuk RS

Seorang perwira polisi berinisial EB harus rela kehilangan jabatannya sebagai Kepala Unit Reserse Kriminal (Kanit Reskrim) Polsek Pahandut. 
Bukan Cuma Soal Profit, Ini Tantangan Baru yang Dihadapi Trader di Pasar yang Makin Cepat

Bukan Cuma Soal Profit, Ini Tantangan Baru yang Dihadapi Trader di Pasar yang Makin Cepat

Di balik keputusan seorang trader, terdapat ekosistem yang mencakup informasi, teknologi, eksekusi, hingga komunitas yang ikut memengaruhi cara mengambil keputusan.
Cekikan Ekonomi Amerika ke Iran Makin Kencang, Ini Lima Sektor Baru yang Terkena Sanksi

Cekikan Ekonomi Amerika ke Iran Makin Kencang, Ini Lima Sektor Baru yang Terkena Sanksi

Sanksi baru Amerika Serikat terhadap Iran berfokus pada lima sektor utama ekonomi negara tersebut, seperti penerbangan, pelayaran, teknologi, emas, dan aset digital, kata Menteri Keuangan AS Scott Bessent pada Senin (24/8).
Selengkapnya

Viral