News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bisnis Hiburan Makin Tertekan, Asphija Minta Keadilan dalam Penyusunan Ranperda KTR

Asphija keberatan dan menolak usulan tempat hiburan malam di Jakarta seperti bar, klub malam, kafe, dan karaoke masuk dalam kawasan tanpa rokok (KTR).
Rabu, 14 Mei 2025 - 09:33 WIB
Bisnis Hiburan Makin Tertekan, Asosiasi Minta Keadilan dalam Penyusunan Ranperda KTR
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Asosiasi Pengusaha Hiburan Jakarta (Asphija) keberatan dan menolak usulan tempat hiburan malam di Jakarta seperti bar, klub malam, kafe, dan karaoke masuk dalam kawasan yang bebas asap rokok atau kawasan tanpa rokok (KTR).  

“Kami berharap anggota dewan legislatif dalam menyusun kebijakan ini benar-benar objektif dan melihat dari segala sudut pandang.  Sesuai dengan undang-undang, bukan pelarangan total, melainkan pembatasan dan disertai dengan penyediaan tempat khusus merokok (TKM). Yang mana TKM ini sudah disediakan dan diterapkan di berbagai tempat hiburan. Pelaku usaha tempat hiburan adalah pihak yang sangat concern untuk memberikan keamanan dan kenyamanan bagi konsumen,” tegas Hana Suryani, Ketua Umum Asphija saat dikonfirmasi melalui sambungan seluler.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diketahui pada bulan April 2025, DPRD Provinsi DKI Jakarta telah resmi membentuk Panitia Khusus (Pansus) Kawasan Tanpa Rokok (KTR) dan mengusulkan pelarangan merokok di berbagai tempat hiburan malam. 

Hana menyayangkan, dalam penyusunan regulasi, segmen industri hiburan malam masih dikonotasikan sebagai sesuatu yang negatif. 

Padahal segmen industri ini dikenai pajak yang tinggi dan memberikan sumbangsih pendapatan asli daerah (PAD) yang signifikan. 

“Industri hiburan malam adalah bagian yang tidak terpisahkan dari sektor pariwisata. Legalitasnya jelas. Izinnya ketat. Pengenaan pajaknya tinggi, tarif minimal 40% hingga maksimal 75%. Kami mohon dalam penyusunan peraturan ini jangan sepihak. Jangan lupakan juga bahwa sektor hiburan malam menjadi tumpuan hidup bagi  80.000 pekerja sektor informal,” paparnya.

Sebagai pihak yang terdampak langsung dengan rencana aturan ini, Asphija mempertanyakan hasil kajian dalam penyusunan Ranperda KTR tersebut. 

Apalagi DPRD DKI Jakarta mengemukakan akan merampungkan Ranperda KTR ini dalam waktu dua bulan. 

“Kami mohon dalam menyusun aturan, kajiannya harus jelas. Apakah naskah akademiknya sudah mengkaji pembagian cluster industri hiburan malam. Kemudian, bagaimana dengan observasi atas penerapan di lapangan. Pelaku usaha di industri ini sudah banyak yang tiarap. Sejak dari pandemi COVID, belum bisa bangkit. Ditambah situasi ekonomi saat ini yang semakin memberatkan mereka. Tolong jangan semakin dibebani dengan larangan seperti ini. Sama saja dengan upaya membunuh, menghilangkan industri hiburan malam,” jelas Hana.

Asphija, lanjutnya, menunggu pembuat kebijakan untuk mengundang pihaknya agar dapat berdiskusi membahas Ranperda KTR ini secara komprehensif. 

“Sebagai pihak terdampak, kami punya hak hidup, punya posisi yang sama di mata hukum. Usaha kami legal, punya izin yang jelas, bermanfaat dan berkontribusi bagi masyarakat. Rancangan peraturan ini harus lah benar-benar adil, berimbang, dan menjunjung tinggi transparansi. Sebagai pihak yang terdampak, kami harus dilibatkan,” tegas Hana. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di tengah ketidakpastian kondisi ekonomi global, ketika para pemimpin negara menjemput bola, mencari pembiayaan dari luar negeri, Hana berharap langkah yang sama juga dilakukan oleh para pemimpin di dalam negeri. 

“Bagaimana bisa survive ekonominya jika industri dalam negerinya dibunuh dengan peraturan yang tidak adil. Harusnya pengambil kebijakan dapat memberikan solusi yang jelas agar industri ini dapat terus bertumbuh,” tutup Hana. (aag) 
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Buntut Viralnya Sidak Ombudsman di Lapas Cibinong, Menimipas: Ini Kesempatan Sangat Baik untuk Lakukan Penertiban

Buntut Viralnya Sidak Ombudsman di Lapas Cibinong, Menimipas: Ini Kesempatan Sangat Baik untuk Lakukan Penertiban

Buntut viralnya sidak Ombudsman RI di Lapas Cibinong di media sosial, telah komentar liar netizen. Namun, menyikapi hal ini, Menimipas Agus Andrianto mengatakan
Ramalan Asmara 27 September 2026: 5 Zodiak Ini Ada yang Dibuat Melayang dan Gigit Jari

Ramalan Asmara 27 September 2026: 5 Zodiak Ini Ada yang Dibuat Melayang dan Gigit Jari

Tiga zodiak diprediksi bakal menikmati momen penuh kehangatan, sementara dua zodiak lainnya harus ekstra sabar menghadapi badai gesekan ego pada 27 September.
Kadin Indonesia Bakal Luncurkan Satgas Protein, Ciptakan Lapangan Kerja hingga Dukung Target Pertumbuhan Ekonomi

Kadin Indonesia Bakal Luncurkan Satgas Protein, Ciptakan Lapangan Kerja hingga Dukung Target Pertumbuhan Ekonomi

Ketum Kadin Anindya Bakrie menegaskan bahwa Satgas Protein akan diarahkan untuk menciptakan lapangan kerja, stabilitas pasokan, peningkatan pendapatan, serta kemandirian protein nasional.
Sentil Netizen, Akun Instagram Resmi Putri Candrawathi Sebut Ferdy Sambo Tak Ikut Nikmati Lapas Mewah: Dosa Loh Kalian

Sentil Netizen, Akun Instagram Resmi Putri Candrawathi Sebut Ferdy Sambo Tak Ikut Nikmati Lapas Mewah: Dosa Loh Kalian

Di antara sekian banyak asumsi, nama Ferdy Sambo mendadak menjadi sasaran utama perbincangan netizen medsos karena diduga ikut menikmati fasilitas lapas mewah.
Pelatih Fisik Persib Beri Kabar Terbaru 3 Pemain Cedera, Ada Kabar Baik dari Sandy Walsh dan Gakuto Notsuda

Pelatih Fisik Persib Beri Kabar Terbaru 3 Pemain Cedera, Ada Kabar Baik dari Sandy Walsh dan Gakuto Notsuda

Persib masih memantau kondisi Sandy Walsh, Gakuto Notsuda, dan Danijel Loncar. Ketiganya belum dijamin tampil setelah jeda internasional usai.
Karangan Bunga dari Jokowi Hiasi Rumah Duka Guruh Soekarnoputra

Karangan Bunga dari Jokowi Hiasi Rumah Duka Guruh Soekarnoputra

Saat tiba di rumah duka, karangan bunga langsung diletakkan di halaman berdampingan dengan papan bunga yang diberikan Presiden RI Prabowo Subianto berwarna biru terang.

Trending

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Berikut jejak kasus Indra Kesuma alias Indra Kenz, mulai dari dilaporkan 8 korban ke polisi atas kasus investasi bodong aplikasi Binomo hingga bebas bersyarat.
Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Video Viral Momen Tiga Kakak Beradik Panik Berteriak Melawan Maut dari Dalam Rumah saat Diterjang Banjir Bandang Solok

Video Viral Momen Tiga Kakak Beradik Panik Berteriak Melawan Maut dari Dalam Rumah saat Diterjang Banjir Bandang Solok

Video peristiwa tradis dialami tiga kakak beradik saat panik berteriak ketika rumah diterjang banjir bandang di Solok, Sumatera Barat, viral di media sosial.
Selengkapnya

Viral