GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bukan Mengusir, Ucu Kambing Justru Lindungi Hercules dari Amukan Massa di Tanah Abang Atas Perintah Jenderal Kopassus Ini...

Tokoh Betawi, Ucu Kambing ternyata tidak mengusir Hercules dari Tanah Abang, justru melindunginya dari amukan massa kerusuhan atas perintah Jenderal Kopassus...
Kamis, 15 Mei 2025 - 16:16 WIB
Tokoh Betawi, Ucu Kambing dan Ketua umum GRIB Jaya, Hercules Rosario Marshal.
Sumber :
  • Kolase Tim tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - Tokoh Betawi, Muhammad Yusuf Muhi atau lebih dikenal Ucu Kambing tengah jadi sorotan karena sosoknya yang kerap dikaitkan dengan Hercules Rosario Marshal.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sejumlah media massa, Ucu Kambing kerap disebut sebagai sosok jagoan Betawi yang mengusir Hercules dan anak buahnya dari wilayah Tanah Abang, Jakarta Pusat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, baru-baru ini informasi tersebut dibantah anak sulung Ucu Kambing, yakni Bang Cathu.

Bang Cathu menjelaskan bahwa pada 1990an, ayahnya pada awalnya sebenarnya tidak mengetahui secara pasti kapan Hercules dan anak buahnya datang serta menetap di Tanah Abang.

Menurut Cathu, ayahnya memang tidak pernah mempermasalahkan pendatang yang ingin tinggal dan mencari rezeki di Tanah Abang. Ucu Kambing baru akan marah jika warga lokal Tanah Abang diganggung kenyamanannya oleh para pendatang tersebut.

Hercules, kata Cathu, bukan penguasa Tanah Abang. Ketua umum GRIB Jaya itu disebutnya hanya kerap beraktivitas di sebuah area kecil di Tanah Abang yang disebut "Bongkaran".

"Hercules masuk ke Tanah Abang itu bukan di Tanah Abangnya, di bongkaran, di dekat rel itu, ada lahan kereta api Indonesia, tempat bongkar truk-truk lah bongkar muat gitu. Kalau malamnya di situ jadi dunia malam lah, nah di situlah Hercules menetap sampai kalau ada apa-apa gitu warga masyarakat enggak mau ikut campur, ada pembunuhan di situ, ada perkelahian selagi bahasanya pendatang itu enggak bikin rusuh, babeh (Ucu Kambing) mah terima-terima aja gitu," kata Cathu dikutip dari tayangan Youtube Jelajah Malam yang tayang pada 12 Mei 2025.

Seiring berjalannya waktu, lanjut Cathu, aktivitas Hercules dan anak buahnya di area "Bongkaran" itu makin meluas. Anak buah Hercules pun saat itu juga sudah mulai membuat rusuh, onar, dan mengganggu kenyamanan warga lokal setempat.

Selanjutnya, warga mengadakan gerakan melawan kelompok Hercules. Warga setempat juga sempat mengadukan permasalahan tersebut kepada Ucu Kambing.

Hingga pada akhirnya warga berinisiatif untuk bersiap melawan kelompok Hercules yang sudah meresahkan. Amarah warga makin memuncak seusai mendengar kabar bahwa ada salah satu masjid yang hendak dibakar kelompok Hercules.

"Ada kabar kan bahwa Kampung Jatibaru itu ada masjid dibakar sama orang-orang Hercules, anak-anak Tanah Abang tuh standby, kita enggak enggak nyerang. Nah, dari grup Hercules yang menyisir, provokasi lah pakai motor gebar-geber gitu kan pakai motor trail. Nah, di situlah mulai kepancing warga, akhirnya terjadilah bentrokan yang banyak korban dari pihak Hercules. Bentrokannya ada korban jiwa," ujar Cathu.


Tokoh Betawi, Ucu Kambing dan Hercules. (Foto: Kolase Tim tvOnenews)

Cathu pun menegaskan bahwa ayahnya sama sekali tidak memimpin bentrokan warga Tanah Abang dengan kelompok Hercules. Bentrokan itu terjadi atas inisiatif warga dan terprovokasi ulah kelompok Hercules.

Adapun, kata Cathu, bentrokan itu banyak memakan korban jiwa dan aparat penegak hukum pun kewalahan menangani bentrokan tersebut.

Ucu Kambing Dipanggil Prabowo Subianto

Dalam suasana genting di tengah bentrokan tersebut, Ucu Kambing tiba-tiba dipanggol Danjen Kopassus saat itu, Mayor Jenderal TNI, Prabowo Subianto.

Cathu menjelaskan, Prabowo meminta Ucu Kambing untuk menyelamatkan dan melindungi Hercules dari amukan massa Tanah Abang.

"Pak Prabowo minta supaya Hercules diselamatkan gitu, kata babeh apa salahnya kita menyelamatkan nyawa gitu kan. Setelah dapat perintah dari Pak Prabowo, (Ucu Kambing) langsung menjaga bahwa Hercules urusan saya kata babeh jangan ada yang sentuh kalau ada yang sentuh urusannya sama saya, langsung masyarakat nurut, siaplah satu komando gitu," ujar Cathu. 

"Kejadiannya justru babeh ini ngejaga ngejaga bukannya babeh yang merangin justru babeh yang lindungin Hercules. Nah, tapi prinsipnya itu, babeh itu mendukung program pemerintah TNI dan POLRI dan perintah TNI siap aja babeh orangnya gitu," tambahnya.

Cathu pun menegaskan bahwa ayahnya sama sekali tidak pernah memandang suku, ras, atau agama yang ingin tinggal di Tanah Abang. Ucu Kambing, kata Cathu, justru mengajak seluruh elemen masyarakat untuk sama-sama memajukan Tanah Abang. (dpi)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Wamentan Beberkan Kondisi Terkini Petani di Tengah Dolar AS Menguat

Wamentan Beberkan Kondisi Terkini Petani di Tengah Dolar AS Menguat

Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono beberkan kondisi terkini petani di tengah dolar AS menguat dan lemahnya nilai tukar rupiah. Kata Wamentan, kondisi
Jurnalis Italia Sebut Negosiasi Persib dan Bojan Hodak Gagal, Singgung Soal Masalah Pribadi

Jurnalis Italia Sebut Negosiasi Persib dan Bojan Hodak Gagal, Singgung Soal Masalah Pribadi

Bojan Hodak sempat memberi kabar bahwa akan ada pertemuan dia dengan jajaran manajemen Persib termasuk Direktur PT Persib Bandung Bermartabat, Glenn Sugita pada Senin (25/5/2026). 
Gubernur Khofifah Berdialog dengan Pedagang Pasar Banjarejo Bojonegoro, Pastikan Harga Bahan Pokok Stabil dan Stok Aman

Gubernur Khofifah Berdialog dengan Pedagang Pasar Banjarejo Bojonegoro, Pastikan Harga Bahan Pokok Stabil dan Stok Aman

Gubernur Khofifah berdialog dengan pedagang di Pasar Banjarejo Kabupaten Bojonegoro.
Rencana Induk Pascabencana Sumatera Rampung, 11.512 Program Pemulihan Masuk Skala Prioritas hingga 2028

Rencana Induk Pascabencana Sumatera Rampung, 11.512 Program Pemulihan Masuk Skala Prioritas hingga 2028

Kasatgas PRR Tito Karnavian imenegaskan, Rencana Induk yang selesai dibahas ini menjadi pedoman utama dalam proses menuju pemulihan permanen pascabencana.
Detik-detik Kericuhan Massa di Lapas Nerkotika Bolangi Sulsel, KPLP: Fasilitas Kantor Dirusak

Detik-detik Kericuhan Massa di Lapas Nerkotika Bolangi Sulsel, KPLP: Fasilitas Kantor Dirusak

Beredar video detik-detik kericuhan massa di Lapas Nerkotika Bolangi Sulsel, beredar di media sosial. Sontak, hal ini menyedot perhatian publik hingga menuai
Pemerintah Siapkan Rp100 Triliun, Mendagri Pastikan Pemulihan Pascabencana Sumatera Masuk Tahap Pemulihan

Pemerintah Siapkan Rp100 Triliun, Mendagri Pastikan Pemulihan Pascabencana Sumatera Masuk Tahap Pemulihan

Mendagri sekaligus Kasatgas PRR Tito Karnavian menjelaskan, penanganan pascabencana dilakukan melalui tiga tahapan, yakni tanggap darurat, masa transisi, dan pemulihan permanen.

Trending

Tak Lagi Pikirkan Red Sparks, Megawati Hangestri Kini Fokus Bidik Gelar Juara Bersama Hyundai Hillstate

Tak Lagi Pikirkan Red Sparks, Megawati Hangestri Kini Fokus Bidik Gelar Juara Bersama Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri resmi bergabung dengan Hyundai Hillstate untuk V-League 2026/2027. Tinggalkan Red Sparks, Megatron kini membidik gelar juara.
5 Fakta Kasus Pembunuhan di Simpang Yasmin Bogor, Hubungan Korban dan Pelaku hingga Curhatan Korban Sebelum Tewas

5 Fakta Kasus Pembunuhan di Simpang Yasmin Bogor, Hubungan Korban dan Pelaku hingga Curhatan Korban Sebelum Tewas

Publik dikejutkan dengan sebuah penemuan jasad wanita yang terjatuh dari Tol BORR, Simpang Yasmin, Bogor pada Sabtu (23/5/2026). Berikut 5 fakta selengkapnya
Luhut Yakin Indonesia Tak Akan Collape Walau Rupiah Melemah dan IHSG Tertekan

Luhut Yakin Indonesia Tak Akan Collape Walau Rupiah Melemah dan IHSG Tertekan

Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan yakin Indonesia tak akan collape walau rupiah melemah terhadap dolar AS hingga IHSG yang tertekan
AFC Akui Timnas Indonesia Jadi Tim Asia Pertama di Piala Dunia

AFC Akui Timnas Indonesia Jadi Tim Asia Pertama di Piala Dunia

Sekitar dua pekan lagi sejarah baru akan tercipta di dunia dengan kehadiran 48 tim di Piala Dunia 2026. Sembilan tim asal Asia pun ikut meramaikan gelaran itu.
Belum Selesai Euforia Hattrick Juara Super League, Persib Bandung Langsung Diterpa Kabar Buruk dari Media Prancis

Belum Selesai Euforia Hattrick Juara Super League, Persib Bandung Langsung Diterpa Kabar Buruk dari Media Prancis

Singgung Layvin Kurzawa, media Prancis tiba-tiba membuka diskusi terkat status eks PSG tersebut bersama Persib Bandung yang akan berakhir pada akhir musim.
News Terpopuler: Detik-detik Polisi Kejar Pelaku Pembunuhan Wanita di Bogor, hingga Gaya Dedi Mulyadi Rayakan Persib Juara

News Terpopuler: Detik-detik Polisi Kejar Pelaku Pembunuhan Wanita di Bogor, hingga Gaya Dedi Mulyadi Rayakan Persib Juara

Pengejaran polisi terhadap pelaku pembunuhan wanita di Bogor. Gaya Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi merayakan kemenangan Persib Bandung jadi sorotan publik.
Pria yang Kakinya Putus di Tambora Bukan Korban Begal, tapi Kecelakaan Tunggal

Pria yang Kakinya Putus di Tambora Bukan Korban Begal, tapi Kecelakaan Tunggal

Sebelumnya viral di media sosial Threads soal pria yang kakinya terputus pada bagian pergelangan. 
Selengkapnya

Viral