News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral Akun Grup Facebook "Fantasi Sedarah" Berisi Gambar dan Cerita Pengalaman Menyimpang, Polisi Bergerak Selidiki

Polisi berkoordinasi dengan Komdigi menyelidiki soal viral akun grup Facebook “Fantasi Sedarah”.
Jumat, 16 Mei 2025 - 17:06 WIB
Grup Facebook Fantasi Sedarah
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Dunia media sosial Facebook digemparkan dengan adanya akun grup “Fantasi Sedarah”.

Diketahui grup ini memuat konten asusila anak yang diduga dilakukan oleh keluarga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Informasi mengenai grup Fantasi Sedarah juga disebarkan dalam media sosial X, akun @philosoposaurus, yang diunggah pada Rabu (14/5/2025) sekitar pukul 19.57 WIB.

“Entah kegilaan apa yang dialami oleh orang-orang dalam group ini. Bayangkan institusi keluarga yang seharusnya menjadi bagian paling pertama dan utama dalam menjamin rasa aman, justru malah menjadi tempatnya predator seksual. Kepada siapa lagi kita bisa percaya?,” tulis keterangan dalam akun.

tvonenews

Kemudian terlihat salah satu unggahan gambar dalam akun tersebut seseorang yang identitasnya disembunyikan (anonymous participant) menceritakan dirinya melakukan pelecehan seksual terhadap anaknya yang belum berusia satu tahun saat istrinya pergi ke pasar.

Terkait hal ini, Kepala Sub Bidang Penerangan Masyarakat Polda Metro Jaya AKBP Reonald Simanjuntak mengatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Digital untuk melakukan penyelidikan terhadap akun tersebut.

“Jadi kami sudah berkoordinasi dengan Direktorat Siber Polda Metro Jaya dan kalau rekan-rekan juga lihat di Instagram Kominfo (Komdigi) juga dan ada jawaban dari Humas Mabes Polri di situ jadi sudah pasti Direktorat Siber Polda Metro Jaya akan menyelidiki dan mendalami tentang akun Facebook tersebut,” jelas Reonald, kepada wartawan, pada Jumat (16/5/2025).

Reonald memastikan bahwa pihaknya akan mengusut tuntas terkait dugaan penyimpangan yang ada dalam akun Facebook tersebut.

“Sekali lagi, akan menyelidiki dan mendalami segala sesuatu yang ada di akun Facebook tersebut,” tegasnya.

Komdigi mengambil langkah tegas memblokir enam grup Facebook yang memuat konten menyimpang dan membahayakan anak di ruang digital. 

Langkah itu dilakukan usai menerima laporan masyarakat dan melakukan koordinasi langsung dengan pihak Meta. 

Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Komdigi Alexander Sabar menegaskan bahwa tindakan ini merupakan bagian dari komitmen negara dalam melindungi anak-anak dari konten yang berpotensi merusak mental dan emosional mereka. 

“Kami langsung berkoordinasi dengan Meta untuk melakukan pemblokiran atas grup komunitas tersebut. Grup ini tergolong pada penyebaran paham yang bertentangan dengan norma yang berlaku di masyarakat,” jelas Alexander di Kantor Kementerian Komdigi, Jakarta Pusat, Jumat (16/5/2025). 

Menurut Alexander, isi dari grup yang diblokir itu bukan sekadar melanggar norma, tapi juga mengandung pelanggaran serius terhadap hak-hak anak.

“Grup itu memuat konten fantasi dewasa anggota komunitas terhadap keluarga kandung khususnya kepada anak di bawah umur,” tegasnya. 

Komdigi mengapresiasi langkah cepat dari Meta dalam menindaklanjuti permintaan pemutusan akses. 

Kolaborasi antara pemerintah dan penyelenggara platform dinilai sangat penting dalam menjaga keamanan digital terutama bagi generasi muda. 

Pemutusan akses tersebut merupakan implementasi dari Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak (PP Tunas) yang mengatur kewajiban setiap platform digital untuk memastikan lingkungan digital yang aman bagi anak. 

“Sehingga peran platform digital dalam memoderasi konten di ruang digital menjadi sangat krusial dalam memberikan perlindungan,” kata Alexander. 

Komdigi juga berkomitmen memperkuat pengawasan dan kerja sama lintas sektor untuk menciptakan ruang digital nasional yang bersih dan berpihak pada kepentingan anak. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, Alexander menekankan bahwa peran serta masyarakat tetap menjadi faktor utama dalam menjaga ruang digital yang sehat.

“Kami mengimbau agar masyarakat turut menjaga ruang digital yang aman dan terpercaya dan turut serta memberikan pengawasan atas konten manapun atau aktivitas digital yang membahayakan masa depan anak kita. Segera laporkan konten dan aktivitas digital negatif melalui kanal aduankonten.id,” ungkapnya. (ars/nsi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

7 Komik dan Manhwa Hits yang Bikin Ketagihan

7 Komik dan Manhwa Hits yang Bikin Ketagihan

Namun, dengan ribuan judul yang ada, memilih awal mula untuk baca manga dan baca komik bisa membingungkan Anda.
Di Hadapan Media Belanda, Tim Geypens Blak-blakan soal 'Paspoortgate': Bisakah Saya Kembali Jadi Warga Negara Belanda?

Di Hadapan Media Belanda, Tim Geypens Blak-blakan soal 'Paspoortgate': Bisakah Saya Kembali Jadi Warga Negara Belanda?

Tim Geypens akhirnya buka suara soal paspoortgate di media Belanda. Kini ia kembali bermain dan hadapi dilema kewarganegaraan.
Final Four Proliga 2026: Pelatih Garuda Jaya Ungkap Dua Faktor Kekalahan Timnya dari Samator Surabaya

Final Four Proliga 2026: Pelatih Garuda Jaya Ungkap Dua Faktor Kekalahan Timnya dari Samator Surabaya

Pelatih Jakarta Garuda Jaya, Nur Widayanto, menilai timnya sebenarnya mampu memberikan perlawanan seimbang saat menghadapi Samator Surabaya pada lanjutan Final Proliga 2026.
6 Shio yang Akan Dihampiri Keberuntungan pada 12 April 2026, Sambut Hari Bahagia

6 Shio yang Akan Dihampiri Keberuntungan pada 12 April 2026, Sambut Hari Bahagia

Ramalan shio 12 April 2026 mengungkap ada beberapa shio yang akan mendapatkan keberuntungan serta kemakmuran. Cek dalam artikel ini apakah shio kamu termasuk!
Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Kena OTT KPK, Deretan Tanah dan Mobil Mewah Senilai Rp18 Miliar Bikin Salfok

Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Kena OTT KPK, Deretan Tanah dan Mobil Mewah Senilai Rp18 Miliar Bikin Salfok

Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto membenarkan Gatut Sunu Wibowo termasuk pihak yang dibawa dalam OTT.
Viral Dua Wanita di Lebak Banten Mengambil Sumpah dengan Menginjak Al-Quran

Viral Dua Wanita di Lebak Banten Mengambil Sumpah dengan Menginjak Al-Quran

Viral di media sosial seorang wanita di Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, Banten diduga melakukan penistaan agama dengan menginjak Al Quran.

Trending

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April yang menjadi laga perdana di putaran kedua dengan menyuguhkan dua pertandingan dari sektor putri dan putra .
Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Tensi tinggi menyelimuti gelaran ASEAN Futsal Championship 2026 jelang laga semifinal yang mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan Vietnam. Menariknya ...
Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Wiljan Pluim bercerita bahwa pihak klub dan PSSI sempat mendesaknya beralih status jadi WNI karena syarat tinggal selama 5 tahun di Indonesia sudah terpenuhi.
Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dedi Mulyadi dan Krisantus Kurniawan jadi sorotan usai pernyataan viral. Intip data LHKPN terbaru dan rincian aset keduanya.
Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Berbeda dengan Piala AFF, FIFA ASEAN Cup yang dijadwalkan berlangsung pada September dan Oktober 2026, menawarkan keuntungan strategis yang sulit diabaikan.
Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Mantan Presiden Jokowi lontarkan respons menohok ke Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla terkait pernyataan JK soal meminta Jokowi untuk menunjukkan
Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Nasib kurang beruntung tengah dialami kiper utama Timnas Indonesia Maarten Paes. Meski kini bermain untuk raksasa Eredivisie Ajax Amsterdam Paes justru menjadi
Selengkapnya

Viral