News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Usai Ngaku Sebagai Gay, TikToker Awbimax yang Kritik Pemerintah Ungkap Respons Mengejutkan Orangtua: It's Fin3, Itu Cuma...

Nama TikToker Awbimax kembali menjadi sorotan. Bukan karena kritik pemerintah, kali ini karena pengakuannya tentang orientasi seksualnya.
Kamis, 22 Mei 2025 - 08:45 WIB
TikToker Awbimax atau Bima Yudho Saputro
Sumber :
  • Instagram @awbimax

Jakarta, tvOnenews.com - Nama TikToker Awbimax kembali menjadi sorotan. Bukan karena kritik pemerintah, kali ini karena pengakuannya tentang orientasi seksualnya.

Pemilik nama lengkap Bima Yudho Saputro itu baru-baru ini mengejutkan netizen lantaran mengaku sebagai seorang gay.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diketahui, akun @awbimax semoat viral karena mengkritik pemerintah Provinsi Lampung soal jalan rusak.

Hal tersebut bermula kala Bima mengunggah video saat dirinya di sebuah club malam.

Salah satu followersnya bertanya mengapa club yang didatangi oleh Bima tidak terlihat ada wanita.

Bima pun menjawab pertanyaan itu dan berujung mengakui bahwa dirinya seorang gay dan club yang didatanginya itu adalag club khusus gay.

“So I'm gay. Ini terjadi karena kontroversi video," kata Bima dalam akun media sosialnya.

Ia juga menjelaskan alasannya tidak melakukan klarifikasi tentang hal tersebut.

“The reason why gw ga mau bikin video untuk mengklarifikasi. So, I'm gay," sambungnya.

Usai pengakuannya itu, kini tiap kali Bima mengunggah foto atau video, ia selalu mendapatkan komentar mengenai orientasi seksualnya.

"Gak mungkin, boro-boro lurus lagi," ujar Bima.

Dalam pernyataannya, Bima juga menyebut bahwa gay bukanlah seperti pekerjaan yang bisa berubah-ubah.

“Being gay it’s not a carrier, it’s not a job. Lo kira ini sebuah pekerjaan yang ‘oke hari ini jobdesk lo jadi gay, bulan depan jadi straight, enggak mungkin," tegas Bima.

"And I think it's pretty natural, karena di Indonesia kayak ini tuh sebuah penyakit dibilangnya," sambungnya.

Banyaknya komentar yang mengaitkan tentang respins orangtua, Bima menyebut bahwa keluarganya sudah mengetahui hal tersebut.

“Aku komunikasi dengan mamah, ayah, dan keluarga, it's fine. Ini cuman perjalanan hidup aja bagi mereka. Walaupun mereka tidak mendukung karena muslim," ungkapnya.

Sebelumnya, Bima Yudho Saputro mengkritik pemerintah Lampung. Tak sekali, ia juga mengunggah video lain berjudul Kenapa 'Lampung Gak Maju-maju Part 2'.

Video tersebut diunggah Bima melalui akun tiktok miliknya.

Dalam video itu, Bima menjelaskan bahwa Lampung itu merupakan provinsi yang berseberangan langsung dengan Pulau Jawa dan hanya dibatasi Selat Sunda. Lampung itu gerbangnya Sumatera. Ada beberapa alasan kenapa Lampung tidak maju maju.

"Alasan yang pertama adalah masyarakat di Lampung itu masih banyak yang terkotak-kotak  dengan suku dan agama. Jadi, Lampung itu ada tiga suku yang dominan yaitu suku Lampung, suku Jawa dan suku Bali," jelasnya.

Kedua, Lampung memiliki banyak SDM unggul tapi tidak menetap di Lampung, sehingga menjadikan Lampung dipimpin oleh orang-orang yang kurang kompeten. 

Ia menyebut banyak orang-orang pintar yang lahir di Lampung, justru tidak memajukan Lampung. Bahkan, memajukan provinsi lain hingga ke luar negeri.

"Ada beberapa menteri dari Lampung seperti Sri Mulyani, Erick Thohir dan Menteri pertanian. Lampung itu nggak kekurangan orang pinter, tapi sayangnya orang-orang pinter yang asli dari Lampung. Asal dari Lampung yang born and raised malah keluar dari Lampung dan memajukan daerah lain atau malah keluar ke negara lain," bebernya.

Ketiga, kurangnya apresiasi dari pemerintah bagi siswa berprestasi. Salah satu contoh yang sedang viral, kata Bima, keluhan atlet di Pesawaran yang menagih hadiah yang awalnya dijanjikan Rp3 miliar malah disunat jadi Rp1,4 miliar. 

"Ada masalah atlet yang dana kemenangannya atau hadiah juaranya itu tidak sesuai apa yang dibicarakan sebelumnya. Itu membuktikan bahwa kurangnya apresiasi yang ada di Provinsi Lampung," tutur Bima.

Keempat, permasalahan yang tidak tuntas dan terjadi berulang-ulang seperti korupsi, kolusi dan nepotisme, masalah infrastruktur jalan yang tidak selesai dan kecurangan di sektor pendidikan.

"Pembangunan jalan yang dari dulu bolong-bolong dan harus dicicil. Apa sih lo nyicil kpr atau apa. Mohon maaf, katanya dananya banyak. Kayanya kaya nih provinsi, gimana masalah jalan infrastruktur aja nggak kelar-kelar dari dulu," ucapnya.

"Itu juga masalah seleksi penerimaan siswa juga selalu ada masalah, selalu terdengar ada sogok menyogok. Dari sistem pendidikannya dan fondasi pendidikannya aja udah terjadi kecurangan., gimana mau maju?" timpalnya.

Kelima, pemerintah yang bobrok dan anti kritik. Hal ini, menurut Bima dibuktikan dengan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi yang menonaktifkan kolom komentar akun instagramnya.

"Gubernurnya sendiri yang menonaktifkan sosial medianya terutama di Instagram. Tidak menerima masukan dari masyarakatnya. Padahal sekarang banyak masyarakat gen Z yang lebih suka mengungkapkan uneg-unegnya itu di sosial media kak," ungkapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Malah, lanjut Bima, Wakil Gubernurnya itu the last time video gue yang viral. Dia malah fokus tentang kalimat konotasi tentang 'Dajjal itu. "Jadi gue menyayangkan sikap mereka. Seolah-olah disini tuh gua bermusuhan dengan pemerintah. Padahal gue peduli dan ingin Lampung itu juga maju gitu. Tapi malah bahas Dajjal, bahas-bahas agama, suku dan lain-lain," kata Bima.

Bima menyayangkan respon dari Pemprov Lampung yang membuatnya seolah-olah anti pemerintah, padahal kritik yang disampaikannya berasal dari kepedulian dan harapan Lampung bisa lebih baik. 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Wamendagri Akhmad Wiyagus Ungkap IKAPTK Harus Jadi Kekuatan Moral dan Benteng Ketahanan Nasional

Wamendagri Akhmad Wiyagus Ungkap IKAPTK Harus Jadi Kekuatan Moral dan Benteng Ketahanan Nasional

Wakil Menteri Dalam Negeri, Akhmad Wiyagus menekankan pentingnya peran Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) sebagai pilar moral dalam sistem birokrasi Indonesia. 
Cegah Kejahatan Jalanan, Polda Sulsel Libatkan 1.500 Warga-Ojol Perkuat Kamtibmas

Cegah Kejahatan Jalanan, Polda Sulsel Libatkan 1.500 Warga-Ojol Perkuat Kamtibmas

Kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat diharapkan semakin kuat sehingga sistem keamanan berbasis masyarakat dapat berjalan optimal dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif di Sulawesi Selatan
Berkaca dari Negara China, Bekasi Siap Berinovasi Mengolah Sampah jadi Listrik

Berkaca dari Negara China, Bekasi Siap Berinovasi Mengolah Sampah jadi Listrik

Kabar gembira untuk warga Bekasi nih, karena tidak lama lagi bisa punya listrik dari hasil olahan sampah. Berikut penjelasannya.
Evaluasi Menyeluruh Latsarmil Kemhan: Porsi Latihan Fisik Kini Sesuaikan Kondisi Peserta Koperasi Merah Putih

Evaluasi Menyeluruh Latsarmil Kemhan: Porsi Latihan Fisik Kini Sesuaikan Kondisi Peserta Koperasi Merah Putih

Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin menginstruksikan dilakukannya peninjauan ulang secara menyeluruh terhadap program latihan dasar kemiliteran (latsarmil) bagi para calon manajer Koperasi Merah Putih. 
Persib Bandung Pinjamkan Wonderkid Zulkifli Lukmansyah Untuk Dapatkan Menit Bermain

Persib Bandung Pinjamkan Wonderkid Zulkifli Lukmansyah Untuk Dapatkan Menit Bermain

Persib sepakat untuk melepas Zulkifli Lukmansyah dengan status pinjaman di awal musim 2026/2027. ia diharapkan bisa menimba ilmu selama dipinjamkan ke klub lain
Pengurus DPW dan DPD PAN DKI Jakarta Dilantik, Eko Patrio Kepada Gubernur Pramono: Titip Anak-Anak Pak

Pengurus DPW dan DPD PAN DKI Jakarta Dilantik, Eko Patrio Kepada Gubernur Pramono: Titip Anak-Anak Pak

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan alias Zulhas melantik pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) DKI Jakarta periode 2024-2029.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral