News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Terima Dituding Peras BMKG Rp5 Miliar, GRIB Jaya dengan Tegas Katakan Jajarannya Tak Pernah Sebut...

Tim Hukum dan Advokasi GRIB Jaya buka suara soal tudingan pemerasan Rp5 miliar ke Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait pendudukan lahan.
Sabtu, 24 Mei 2025 - 06:28 WIB
Kolase Kantor BMKG dan Ketua Umum GRIB Jaya Hercules
Sumber :
  • Tim Kolase tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - Tim Hukum dan Advokasi GRIB Jaya buka suara soal tudingan pemerasan Rp5 miliar terhadap Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait pendudukan lahan.

Ketua Tim Hukum dan Advokasi GRIB Jaya, Wilson Colling membantah ormas yang dipimpin Hercules Rosario de Marshall minta Rp5 miliar kepada BMKG.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Rp5 miliar tidak berdiri sendiri, dan tidak pernah ada," kata Wilson dikutip dari YouTube GRIB TV, Sabtu (24/5/2025).

"Kami selaku pengacara selama ini kami tidak pernah berhubungan dengan mereka (BMKG), tentang tawar menawar itu," tambahnya.

Lahan BMKG
Lahan BMKG
Sumber :
  • IST

 

"Ya, kalau memangnya ada Rp5 miliar ya, kenapa dia tidak klarifikasi sebelum dia menaikkan berita?" katanya.

Tim Hukum dan Advokasi GRIB Jaya mengaku kaget dengan pemberitaan sejumlah media yang dinilai tendensius tanpa meminta konfirmasi kepada pihak GRIB Jaya.

"Kasus ini kan sudah 2 tahun, kenapa baru sekarang momentum dia gunakan?" katanya.

Hal yang sama disampaikan Anggota Tim Hukum dan Advokasi GRIB Jaya Hika T Putra.

Menurutnya, pihaknya sudah meminta klarifikasi kepada seluruh jajaran DPP GRIB Jaya terkait angka RP5 miliar.

"Hasil dari konfirmasi kami, tidak pernah ada yang menyebutkan angka dan tidak pernah ada yang bertanya tentang angka. Tiba-tiba di media itu muncul sebutan angka, dan itu pun sampai Rp5 miliar," ungkapnya.

Menurutnya, pihak GRIB bisa membuktikan hal itu, bahwa tidak ada pihaknya yang menyebut angka Rp5 miliar.

Pengakuan BMKG Diminta Rp5 Miliar oleh Anak Buah Hercules 

BMKG melaporkan kasus dugaan pendudukan lahan milik negara secara sepihak oleh kelompok organisasi kemasyarakatan (ormas) GRIB Jaya kepada Polda Metro Jaya.

Laporan tersebut disampaikan melalui surat bernomor e.T/PL.04.00/001/KB/V/2025 yang memuat permohonan bantuan pengamanan terhadap aset tanah milik BMKG seluas 127.780 meter persegi di Kelurahan Pondok Betung, Kota Tangerang Selatan, Banten.

Hal itu diungkap langsung oleh Plt. Kepala Biro Hukum, Humas, dan Kerja Sama BMKG Akhmad Taufan Maulana di Jakarta, Selasa (21/5/2025).

"BMKG memohon bantuan pihak berwenang untuk melakukan penertiban terhadap Ormas GRIB Jaya yang tanpa hak menduduki dan memanfaatkan aset tanah negara milik BMKG," katanya. 

BMKG memastikan lahan tersebut sah milik negara berdasarkan Sertifikat Hak Pakai (SHP) No./Pondok Betung Tahun 2003, yang sebelumnya tercatat sebagai SHP No. 0005/Pondok Betung. 

Kepemilikan tersebut telah dikuatkan oleh sejumlah putusan pengadilan berkekuatan hukum tetap, termasuk Putusan Mahkamah Agung RI No. 396 PK/Pdt/2000 tanggal 8 Januari 2007.

Taufan juga menyebutkan bahwa Ketua PN Tangerang telah menyatakan bahwa berbagai putusan hukum tersebut saling menguatkan, sehingga tidak diperlukan lagi proses eksekusi. 

Namun, menurutnya, pihak ormas menolak penjelasan hukum yang disampaikan, dan bahkan dalam salah satu pertemuan, pimpinan ormas menuntut ganti rugi sebesar Rp5 miliar sebagai syarat menghentikan pendudukan. (muu)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews


 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Warga Jabar Siap-Siap, Dedi Mulyadi Bakal Bangun 24 Sekolah Lagi, Begini Rencana Besarnya

Warga Jabar Siap-Siap, Dedi Mulyadi Bakal Bangun 24 Sekolah Lagi, Begini Rencana Besarnya

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) mengungkapkan arah pembangunan saat ini tidak hanya terfokus pada infrastruktur jalan, tetapi juga fasilitas pendidikan.
Kabar Terbaru Proses Naturalisasi Jordy Wehrmann Terungkap, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni?

Kabar Terbaru Proses Naturalisasi Jordy Wehrmann Terungkap, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni?

Jordy Wehrmann ungkap proses naturalisasinya. Gelandang Madura United berdarah Indonesia itu mengaku siap bela Garuda kapan saja dipanggil.
Geger Penganiayaan Tokoh Agama Usia 70 Tahun di Tasikmalaya, Pelaku Oknum Ormas Serahkan Diri ke Polisi

Geger Penganiayaan Tokoh Agama Usia 70 Tahun di Tasikmalaya, Pelaku Oknum Ormas Serahkan Diri ke Polisi

Pelarian terduga pelaku penganiayaan terhadap seorang tokoh agama di Kecamatan Cikatomas, Kabupaten Tasikmalaya, akhirnya berakhir. 
Dedi Mulyadi Dipaksa Beli Tanah oleh Ibu yang Diuber Rentenir, Tegas Tolak dan Beri Pesan Menohok

Dedi Mulyadi Dipaksa Beli Tanah oleh Ibu yang Diuber Rentenir, Tegas Tolak dan Beri Pesan Menohok

​​​​​​​Dedi Mulyadi dipaksa beli tanah oleh ibu paruh baya yang diuber rentenir. Ia menolak tegas dan hanya bersedia membantu urusan kesehatan, bukan utang.
Klasemen Meledak! Manchester City Hajar Arsenal, Liga Inggris Jadi Neraka

Klasemen Meledak! Manchester City Hajar Arsenal, Liga Inggris Jadi Neraka

Arsenal masih bertahan di puncak klasemen Liga Inggris 2025/26, tetapi posisi mereka makin terancam setelah keunggulan atas Manchester City menipis menjadi tiga poin usai pekan ke-33.
Terkuak, Dendam Lama di Jakarta Jadi Motif Aksi Penikaman Ketua DPD Golkar Maluku Tenggara Nus Kei

Terkuak, Dendam Lama di Jakarta Jadi Motif Aksi Penikaman Ketua DPD Golkar Maluku Tenggara Nus Kei

Kurang dari 120 menit setelah insiden yang menewaskan Ketua DPD II Golkar Maluku Tenggara, Agrapinus Rumatora alias Nus Kei, polisi dapat membekuk para pelaku. 

Trending

Ini Usulan Hukuman dari Dedi Mulyadi untuk Pelajar Purwakarta yang Acungkan Jari Tengah ke Guru: Bukan Diskors

Ini Usulan Hukuman dari Dedi Mulyadi untuk Pelajar Purwakarta yang Acungkan Jari Tengah ke Guru: Bukan Diskors

Aksi tidak terpuji dilakukan oleh oknum pelajar di Purwakarta yang kedapatan mengacungkan jari tengah kepada gurunya di sekolah. Dedi Mulyadi selaku Gubernur -
Klasemen Meledak! Manchester City Hajar Arsenal, Liga Inggris Jadi Neraka

Klasemen Meledak! Manchester City Hajar Arsenal, Liga Inggris Jadi Neraka

Arsenal masih bertahan di puncak klasemen Liga Inggris 2025/26, tetapi posisi mereka makin terancam setelah keunggulan atas Manchester City menipis menjadi tiga poin usai pekan ke-33.
Dedi Mulyadi Sebut Warga Jawa Barat Bisa Berobat Gratis Asalkan Penuhi Syarat Ini

Dedi Mulyadi Sebut Warga Jawa Barat Bisa Berobat Gratis Asalkan Penuhi Syarat Ini

​​​​​​​Dedi Mulyadi sebut warga Jawa Barat bisa berobat gratis lewat KIS. Ia jelaskan syarat penerima dan bantu warga yang butuh biaya operasi anaknya.
Final Four Proliga 2026: Jakarta LavAni Sapu Bersih, Erwin Rusni Bilang Begini..

Final Four Proliga 2026: Jakarta LavAni Sapu Bersih, Erwin Rusni Bilang Begini..

Jakarta LavAni menaklukkan Jakarta Bhayangkara Presisi dengan skor 3-1 (25-20, 25-15, 18-25, 25-22) di laga terakhir Final Four Proliga 2026.
Dedi Mulyadi Gerebek Truk Overload 1,7 Ton, Tegas Akan Tegur Perusahaan Pengangkut

Dedi Mulyadi Gerebek Truk Overload 1,7 Ton, Tegas Akan Tegur Perusahaan Pengangkut

​​​​​​​Dedi Mulyadi gerebek truk overload 1,7 ton dan ungkap dugaan galian ilegal. Ia juga menegaskan akan menegur perusahaan pengangkut yang terlibat.
Ditahan Vietnam, Kurniawan Beberkan Masalah Serius Timnas Indonesia U-17

Ditahan Vietnam, Kurniawan Beberkan Masalah Serius Timnas Indonesia U-17

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, blak-blakan soal kegagalan skuad Garuda Muda ke semifinal Piala AFF 2026.
Terkuak, Dendam Lama di Jakarta Jadi Motif Aksi Penikaman Ketua DPD Golkar Maluku Tenggara Nus Kei

Terkuak, Dendam Lama di Jakarta Jadi Motif Aksi Penikaman Ketua DPD Golkar Maluku Tenggara Nus Kei

Kurang dari 120 menit setelah insiden yang menewaskan Ketua DPD II Golkar Maluku Tenggara, Agrapinus Rumatora alias Nus Kei, polisi dapat membekuk para pelaku. 
Selengkapnya

Viral