Warga Jabar Siap-Siap, Dedi Mulyadi Bakal Bangun 24 Sekolah Lagi, Begini Rencana Besarnya
- jabarprov.go.id
Jakarta, tvOnenews.com - Akses pendidikan di wilayah Kabupaten Bogor kini semakin luas. Hal ini ditandai dengan langkah Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), yang meresmikan Unit Sekolah Baru (USB) SMAN 3 Jonggol pada Kamis (16/4).
Kehadiran sekolah ini menjadi bukti nyata keseriusan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam memprioritaskan sektor pendidikan bagi warganya.
Dalam sambutannya, Dedi Mulyadi mengungkapkan bahwa arah pembangunan di Jawa Barat saat ini tidak hanya terfokus pada infrastruktur jalan, tetapi juga pada fasilitas pencetak generasi bangsa.
"Jadi, di era sekarang terjadi lonjakan pembangunan di bidang pendidikan, bukan jalan saja," tegas Dedi Mulyadi.
Ia juga memaparkan transparansi sumber dana pembangunan tersebut. Menurutnya, fasilitas pendidikan yang megah ini dibiayai langsung dari kantong pendapatan daerah, mulai dari pajak kendaraan bermotor, pajak daerah lainnya, hingga hasil penghematan atau efisiensi belanja pemerintah.
Keberhasilan di Jonggol ini hanyalah satu dari rangkaian panjang proyek pendidikan di Jawa Barat.
Menengok ke belakang, pada tahun 2025 lalu, Pemprov Jabar telah sukses mendirikan 12 unit sekolah baru dengan kucuran dana mencapai Rp102,6 miliar dari APBD 2024.
Ambisi Pemprov Jabar tak berhenti di situ. Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jabar, Purwanto, yang turut hadir mendampingi Gubernur, membocorkan target ambisius untuk tahun 2026.
Sebanyak 24 sekolah baru direncanakan akan dibangun merata di berbagai kota dan kabupaten se-Jawa Barat.
“Tahun ini, Pemprov Jabar kembali mengalokasikan anggaran sebesar Rp112,5 miliar untuk pembangunan 24 unit sekolah baru. Pembangunan ini diproyeksikan menambah daya tampung sekitar 5.000 peserta didik, dengan pemanfaatan fasilitas yang direncanakan mulai tahun 2027,” ujar Purwanto.
Proyek besar di tahun 2026 tersebut direncanakan mencakup berbagai jenjang pendidikan, meliputi 17 SMA negeri, 4 SMK negeri, dan 3 SLB negeri, yang diharapkan dapat menjawab tantangan kebutuhan ruang kelas di Jawa Barat di masa depan. (dpi)
Load more