News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jadi Samsak dalam Kasus Lahan Sengketa BMKG, GRIB Jaya Panggil Prabowo: Harusnya Kalau Mengaku Presiden Rakyat Kecil…

Ormas pimpinan Hercules, GRIB Jaya dilaporkan BMKG karena menduduki lahan yang diklaim sebagai milik negara. Terkait hal ini, ormas tersebut tak tinggal diam.
Senin, 26 Mei 2025 - 07:13 WIB
Ketua Tim Hukum dan Advokasi GRIB Jaya, Wilson Colling
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube GRIB TV

Jakarta, tvOnenews.com - Ormas pimpinan Hercules, GRIB Jaya kini tengah menjadi ‘samsak’ dalam kasus lahan sengketa Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). 

Sabtu (24/5/2025) lalu, posko GRIB Jaya di lahan sengketa di Tangerang Selatan digusur habis oleh aparat atas laporan BMKG. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

BMKG sebelumnya melaporkan GRIB Jaya ke polisi karena menduduki lahan yang diklaim sebagai milik negara. 

Namun, di saat yang sama pihak GRIB Jaya memberikan pembelaan. 

Ormas pimpinan Hercules ini mengatakan bahwa lahan yang mereka duduki adalah milik warga dan keberadaan GRIB Jaya atas permintaan keluarga ahli waris pemilik tanah. 

“Dia (ahli waris) yang menyuruh menjaga, karena pada tahun 2022 itu mereka (BMKG) menggunakan tentara (untuk menggusur),” kata Ketua Tim Hukum dan Advokasi GRIB Jaya Wilson Colling, dalam tayangan YouTube GRIB Jaya, dikutip Senin (26/5/2025). 

Menurutnya, cara yang dilakukan BMKG membawa tentara untuk menggusur rakyat kecil adalah langkah yang tidak manusiawi. 

Sebab, kata dia, penggusuran yang terjadi dilakukan secara liar dan ilegal tanpa ada surat eksekusi lahan yang resmi. 

Sebelumnya pihak ahli waris menjelaskan bahwa pihak BMKG memang sudah mengajukan Peninjauan Kembali (PK) terkait kepemilikan lahan di tahun 2007. 

Saat itu, lembaga negara tersebut memenangkan PK. Namun, belum mendapatkan surat eksekusi sampai sekitar tahun 2022. 

Pada tahun 2022, menurut para ahli waris dan GRIB Jaya tentara dan alat berat tiba-tiba datang menggusur masyarakat di lahan sengketa itu. 

Kini, aparat kembali datang dan benar-benar meratakan usaha warga yang terletak di atas lokasi tersebut. 

Wilson menilai bahkan negara sudah berlaku seperti preman karena menginjak-injak rakyat kecil. 

Sebab, surat yang digunakan sebagai dasar penggusuruan dinilai tidak sah karena tidak dibuat oleh pengadilan. 

“Saat ini mereka juga lebih preman. Bagaimana dengan suratnya orang pribadi bisa dijadikan tanah orang. Itulah bobrok hukum kita,” tegas Wilson. 

Terkait hal ini, ormas pimpinan Hercules tersebut memanggil Presiden Prabowo Subianto

Selama ini, Prabowo selalu menyebut dirinya sebagai presiden rakyat kecil dan buruh. Sekaranglah saatnya untuk membuktikan omongan tersebut. 

“Kalau Presiden Prabowo mengatakan bahwa dia presidennya rakyat miskin, saat ini harus dia sampaikan. Ini momentum,” katanya. 

Dirinya juga mengingatkan kepada para aparat bahwa selama ini mereka bekerja dibayar masyarakat. 

Oleh karenanya, jangan sampai aparat malah menginjak-injak rakyat kecil yang mestinya dilindungi. 

“Presiden sudah mengatakan aparat penegakan hukum TNI Polri seragam, sepatu, pangkatmu adalah uang rakyat. Jangan intimidasi rakyat!,” tuturnya. (iwh)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dituduh Janjikan Lamborghini, Rey Bicara Jujur Penyebab Skandal Nikah Siri Sesama Jenis dengan Intan di Malang

Dituduh Janjikan Lamborghini, Rey Bicara Jujur Penyebab Skandal Nikah Siri Sesama Jenis dengan Intan di Malang

Rey menyikapi skandal nikah siri sesama perempuan dengan Intan Anggraeni (28) di Malang. Tepis dugaan penipuan, pemalsuan dokumen, belikan mobil Lamborghini.
Terpopuler Timnas Indonesia: Jay Idzes dan Kevin Diks Dapat Izin FIFA, Percuma Garuda Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam

Terpopuler Timnas Indonesia: Jay Idzes dan Kevin Diks Dapat Izin FIFA, Percuma Garuda Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam

Dinamika Timnas Indonesia belakangan ini benar-benar menyita perhatian publik. Berikut rangkuman kabar terpopuler yang sedang membentuk wajah baru Skuad Garuda.
Hasil Final Four Proliga 2026: Surabaya Samator Akhiri Dua Kekalahan Beruntun Setelah Hajar Jakarta Garuda Jaya

Hasil Final Four Proliga 2026: Surabaya Samator Akhiri Dua Kekalahan Beruntun Setelah Hajar Jakarta Garuda Jaya

Hasil Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April, yang menghadirkan laga penutup dari seri kedua di Kota Solo antara Surabaya Samator vs Jakarta Garuda Jaya .
Respons Joko Widodo Usai Jusuf Kalla Laporkan Rismon, Siap Buka Ijazah di Pengadilan

Respons Joko Widodo Usai Jusuf Kalla Laporkan Rismon, Siap Buka Ijazah di Pengadilan

Joko Widodo siap buka ijazah asli di pengadilan usai polemik panjang. Respons Jokowi muncul setelah Jusuf Kalla laporkan dugaan hoaks.
Ramalan Keuangan Shio 11 April 2026: Monyet Ada Pengeluaran Lebih, Babi Dapat Rezeki Tak Terduga

Ramalan Keuangan Shio 11 April 2026: Monyet Ada Pengeluaran Lebih, Babi Dapat Rezeki Tak Terduga

Ramalan keuangan shio, 11 April 2026. Beberapa shio diprediksi mendapat rezeki tak terduga, sementara lainnya perlu lebih berhati-hati dalam mengelola uang.
Menkeu Purbaya Pertimbangkan Beri Insentif Baru Motor Listrik: Sedang Saya Hitung

Menkeu Purbaya Pertimbangkan Beri Insentif Baru Motor Listrik: Sedang Saya Hitung

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa buka peluang kebijakan baru berupa insentif fiskal untuk pembelian motor listrik dalam waktu dekat. Begini penjelasannya.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dinilai lebih unggul dari Thailand dan Vietnam, namun masih menghadapi kendala skuad jelang Piala Asia 2027 dan sulit bersaing di level Asia.
Oknum Kepsek SMK di Brebes Ditangkap, Gudang Sekolah Jadi Tempat Oplos Tabung Gas

Oknum Kepsek SMK di Brebes Ditangkap, Gudang Sekolah Jadi Tempat Oplos Tabung Gas

Kapolres Brebes AKBP Lilik Ardhiansyah mengatakan, bahwa hasil penyelidikan, tersangka sudah melakukan pengoplosan tabung gas sejak bulan Februari yang lalu.
Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April yang akan menyajikan dua laga dari sektor putri dan putra pada hari kedua seri Solo.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Timnas Indonesia U-17 Bernuansa Eropa, Kurniawan Dwi Yulianto Bakal Terapkan Ilmu dari Liga Italia di Piala AFF 2026

Timnas Indonesia U-17 Bernuansa Eropa, Kurniawan Dwi Yulianto Bakal Terapkan Ilmu dari Liga Italia di Piala AFF 2026

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, bertekad bawa sentuhan baru ke dalam tim yang ia tangani. Ia mengaku ingin terapkan pengalaman dan ilmu.
Selengkapnya

Viral