GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kemarin Puji Setinggi Langit, Kini Eks Kabareskrim Polri ini Peringatkan Hercules untuk Awasi Anggotanya: Dalangnya Adalah Pemimpinnya

Konflik panas Hercules dan sejumlah Purnawirawan TNI hingga kini tak kunjung usai. eks Kabareskrim Polri, Komjen Pol (Purn) Susno Duadji ikut menanggapi persoalan ini
Selasa, 27 Mei 2025 - 19:43 WIB
Ketua Umum GRIB Jaya, Hercules
Sumber :
  • Tim tvOnenews - Julio Trisaputra

tvOnenews.com - Nama pemimpin organisasi kemasyarakatan (Ormas) GRIB Jaya, Hercules semakin santer dibicarakan.

Konflik panas Hercules dan sejumlah Purnawirawan TNI hingga kini tak kunjung usai. Berawal dari ucapan Ketua Umum GRIB Jaya yang menyebut mantan Gubernur DKI Jakarta, Sutiyoso dengan sebutan ‘bau tanah’.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pernyataan ini sempat membuat sejumlah Purnawirawan TNI geram, seperti mantan Panglima TNI, Gatot Nurmantyo dan eks Kopassus, Yayat Sudrajat.

Hercules
Hercules
Sumber :
  • YouTube

 

Mendengar konflik tersebut, eks Kabareskrim Polri, Komjen Pol (Purn) Susno Duadji ikut menanggapi persoalan ini. 

Sebelumnya, Hercules secara terang-terangan menyebut bahwa Hercules merupakan sosok yang berjasa terutama dalam membina kelompok masyarakat yang selama ini terpinggirkan.

“Bang Hercules dia itu berjasa. Dia sudah kumpulkan orang-orang bermasalah, yang harus diatasi oleh negara,” ungkap Eks Kabareskrim Polri, Susno Duadji.

“Berterima kasihlah pada Hercules, sudah dikumpulkan orang yang kurang kasih sayang dari orang tua, maka masalahnya ormas-ormas keagamaan atau Kementerian Agama yang turun tangan,” lanjutnya.

Semenjak konflik muncul, ormas GRIB Jaya yang dipimpin oleh Hercules kini telah dikuliti habis oleh publik. Satu per satu kasus yang melibatkan anggota GRIB Jaya terbongkar oleh pihak kepolisian. 

Komjen Pol (Purn) Susno Duadji menyoroti para anggota ormas yang nakal. 

Dirinya menilai bahwa ormas-ormas yang kini tengah dibicarakan publik disebabkan adanya anggota yang menyalahgunakan fungsi ormas tersebut.

“Ada yang menyalahgunakan untuk kepentingan kriminal. Bukan ormasnya ya, tapi orangnya,” ungkap Susno Duadji pada tayangan YouTube Nusantara TV.

Banyak praktik yang ditemui di masyarakat, seperti anggota ormas yang bermain politik, kemudian pada kasus sebelumnya seperti meminta tunjangan lebaran, bahkan ikut campur dalam penegakan hukum atau memihak yang bersengketa.

Semua aktivitas ormas diawasi oleh Kesbangpol (Badan Kesatuan Bangsa dan Politik) yang bertugas menjaga persatuan, kesatuan, dan keutuhan bangsa, serta memfasilitasi dialog antara kelompok masyarakat. 

Lembaga ini akan menyurati dan memberikan teguran kepada pimpinan ormas yang menyimpang. 
 
“Kalau ada ormas yang menyimpang harus disurati, ditegur pimpinan ormasnya. Anggota anda sudah menyeleweng dari anggaran dasar dan anggaran rumah tangga,” ujarnya.

Kolase Hercules dan Susno Duadji eks Kabareskrim Polri
Kolase Hercules dan Susno Duadji eks Kabareskrim Polri
Sumber :
  • Karina/tvOnenews

 

Pasalnya, Susno mengatakan bila aktivitas menyimpang tersebut tercantum pada anggaran dasar dan anggaran rumah tangga. Maka ormas tersebut tidak akan mendapatkan izin.

Kemudian, bila seseorang sudah melanggar hukum, maka bukan ormasnya yang mendapatkan harus ditindak tegas, tetapi pelaku atau anggota ormas tersebut. 

Susno juga mengingatkan kepada Polri agar dapat menindak tegas kepada anggota yang melanggar hukum sesuai dengan hukum yang berlaku.

“Kedua, manakala sudah melanggar hukum, bukan ormasnya yang melanggar hukum, tapi orangnya. Dan Polri sebagai penegak hukum harus cepat menindak sesuai dengan pelanggarannya. Proses secara hukum dan ajukan ke pengadilan,” tegas Susno Duadji. 

Lantas, bagaimana dengan pemimpinnya? 

Susno Duadji mengungkapkan sebagai pemimpin harus dapat bertanggung jawab atas aktivitas yang dilakukan anggotanya. 

Terlebih bila perbuatan melanggar hukum itu diketahui dan atas persetujuan dari pemimpinnya.

“Apalagi kalau misalnya anggota ormas yang melakukan pemerasan, atau perbuatan-perbuatan yang melanggar hukum atas persetujuan atau atas perintah dari pemimpinnya. Maka yang ditindak itu pelaku lapangannya tapi dalangnya adalah pimpinannya,” jelas mantan Kabareskrim Polri itu. 

Mantan Kabareskrim Polri Susno Duadji.
Mantan Kabareskrim Polri Susno Duadji.
Sumber :
  • Dok tvOnenews.com

 

Untuk menuntaskan ormas yang melanggar hukum, hal ini menjadi tugas penyidik agar dapat menindak tegas bagi anggota ormas yang meresahkan masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Penyidik harus bisa buktikan sejauh mana keterlibatan dari pimpinan ormas. Kalau dia terlibat, jangan takut, negara tidak boleh kalah,” tegasnya.

“Polisi jangan takut sama urusan-urusan yang seperti orang yang mencantolkan ke politik, tetapi kacamatanya adalah hukum. Manakala melanggar hukum, maka lakukanlah tindakan,” pungkasnya. (kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mengenal Tjiam Si, Ritual Mengintip Nasib Masa Depan Bagi Warga Tionghoa

Mengenal Tjiam Si, Ritual Mengintip Nasib Masa Depan Bagi Warga Tionghoa

Tjiam Si namanya, ritual tradisional untuk mengintip nasib masa depan. Ritual ini dilakukan warga Tionghoa ketika bersembahyang di kelenteng atau vihara.
Kagum Lihat Perubahan Marc Marquez di Ducati, Jorge Lorenzo: Ini Versi Paling Berbahaya

Kagum Lihat Perubahan Marc Marquez di Ducati, Jorge Lorenzo: Ini Versi Paling Berbahaya

Perubahan gaya balap Marc Marquez bersama Ducati tak luput dari sorotan mantan rival sengitnya, Jorge Lorenzo. 
Ramalan Zodiak Besok, 19 Februari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Zodiak Besok, 19 Februari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan zodiak besok, 19 Februari 2026 untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Simak prediksi cinta, karier, dan keuangan hari ini.
Akui Terima Ancaman Kematian Gegara Drama Derby d'Italia, Bastoni Langsung Minta Maaf

Akui Terima Ancaman Kematian Gegara Drama Derby d'Italia, Bastoni Langsung Minta Maaf

Bek Inter Milan, Alessandro Bastoni, akhirnya buka suara terkait kontroversi kartu merah Pierre Kalulu dalam Derby d’Italia melawan Juventus akhir pekan lalu.
Fenomena Warga Nunggu Angpao di Petak Sembilan Glodok Warnai Imlek 2026

Fenomena Warga Nunggu Angpao di Petak Sembilan Glodok Warnai Imlek 2026

Puluhan warga dari berbagai usia duduk berjejer di sepanjang Jalan Kemenangan, kawasan Petak Sembilan Pecinan Glodok, Jakarta Barat, Selasa (17/2/2026).
Badan Ideal Setelah Sebulan Berpuasa, Lakukan Satu Hal Ini: Tips dari dr Zaidul Akbar

Badan Ideal Setelah Sebulan Berpuasa, Lakukan Satu Hal Ini: Tips dari dr Zaidul Akbar

Lakukan tips ini agar berat badan jadi ideal setelah sebulan puasa Ramadhan, tips dari dr Zaidul Akbar.

Trending

Comeback-nya Ronaldo Sukses Pecahkan Rekor Baru dalam Sejarah Liga Pro Saudi, Apa Itu?

Comeback-nya Ronaldo Sukses Pecahkan Rekor Baru dalam Sejarah Liga Pro Saudi, Apa Itu?

Berkat gol di laga melawan Al Fateh tersebut, Ronaldo resmi memecahkan rekor terbaru dalam sejarah sepak bola Arab Saudi. Apa itu?
Jangan Makan 2 Bahan Ini saat Sahur dan Berbuka! dr Zaidul Akbar Sebut Biang Kerok Masalah Kesehatan

Jangan Makan 2 Bahan Ini saat Sahur dan Berbuka! dr Zaidul Akbar Sebut Biang Kerok Masalah Kesehatan

Jangan makan dua bahan ini saat sahur dan berbuka, dr Zaidul Akbar sebut biang kerok masalah kesehatan. Bahan apa saja yang dimaksud?
Momen Panas di Terowongan: Luciano Spalletti Jadi 'Penyelamat' Juventus

Momen Panas di Terowongan: Luciano Spalletti Jadi 'Penyelamat' Juventus

Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, tidak termasuk dalam daftar perwakilan klub yang dijatuhi sanksi setelah Derby d’Italia kontra Inter Milan akhir pekan lalu
Jelang Lawan Como, Pulisic Diragukan! Pelatih Milan Allegri Justru Soroti Tajam Inter

Jelang Lawan Como, Pulisic Diragukan! Pelatih Milan Allegri Justru Soroti Tajam Inter

Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, mengungkapkan Christian Pulisic masih diragukan tampil saat Rossoneri menghadapi Como dalam lanjutan Liga Italia, Rabu (18/2/2026).
Ditanya Terkait Perbedaan Awal Puasa Ramadan 1447 H Berbeda, Menag: Jadikanlah Perbedaan Konfigurasi Indah

Ditanya Terkait Perbedaan Awal Puasa Ramadan 1447 H Berbeda, Menag: Jadikanlah Perbedaan Konfigurasi Indah

Pemerintah menetapkan awal puasa atau 1 Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi jatuh pada Kamis (19/2/2026). Namun, sebagian menetapkan awal puasa tidak sama
Kabar Baik untuk Arsenal! Riccardo Calafiori Pulih Jelang Lawan Wolves di Liga Inggris

Kabar Baik untuk Arsenal! Riccardo Calafiori Pulih Jelang Lawan Wolves di Liga Inggris

Bek Arsenal Riccardo Calafiori dipastikan siap tampil menghadapi Wolverhampton Wanderers pada laga lanjutan Liga Inggris, Kamis (19/2/2026)
Simak Alasan Pemerintah Menetapkan Ramadhan 2026 pada Kamis 19 Februari

Simak Alasan Pemerintah Menetapkan Ramadhan 2026 pada Kamis 19 Februari

Berikut ini penjelasan, alasan penetapan ramadhan 2026 di Indonesia berbeda antara Muhadi dan NU.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT