News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menteri Karding Edukasi PMI Ilegal yang Dideportasi Malaysia

Menteri P2MI Abdul Kadir Karding memberikan pengarahan kepada 196 pekerja migran ilegal Indonesia yang dideportasi dari Malaysia melalui Pelabuhan Dumai
Minggu, 1 Juni 2025 - 07:44 WIB
Menteri Karding Edukasi PMI Ilegal yang Dideportasi Malaysia
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Abdul Kadir Karding memberikan pengarahan kepada 196 pekerja migran ilegal Indonesia yang dideportasi dari Malaysia melalui Pelabuhan Dumai, Riau, pada Sabtu (31/5).

Ratusan WNI tersebut dideportasi oleh otoritas Malaysia karena berangkat kerja secara non prosedural, melebihi masa izin tinggal (overstay), sakit, hingga tersandung masalah hukum, demikian keterangan tertulis Kementerian P2MI.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam kunjungannya yang ditemani oleh Gubernur Riau Abdul Wahid, Menteri Karding mengingatkan pentingnya berangkat kerja ke luar negeri secara prosedural atau legal.

“Kenapa kejadian ini menimpa saudara-saudara ini, itu karena saudara-saudara waktu itu berangkatnya bekerja tidak melalui prosedur yang ada,” kata Karding kepada para pekerja migran ilegal, mengutip Antara.

Ia menjelaskan bahwa pemangkasan prosedur berangkat kerja ke luar negeri secara prosedural saat ini sudah dilakukan. 

Dengan demikian, calon pekerja migran Indonesia bisa cepat berangkat ke luar negeri secara aman agar terhindar dari jalan pintas lewat calo yang dapat membahayakan diri.

“Contohnya yang benar itu gini, ada PT, ada kontrak kerja, ada visa kerja, ada izin orang tua atau wali,” lanjutnya.

Dia pun mengimbau agar para calon pekerja migran tidak mudah percaya informasi yang banyak beredar di media sosial mengenai lowongan pekerjaan di luar negeri dengan iming-iming gaji besar.

Karding meminta masyarakat Indonesia yang tertarik kerja di luar negeri untuk mengakses media sosial atau situs resmi Kementerian P2MI yang memfasilitasi lowongan kerja di luar negeri secara legal.

“Untuk prosedur, silakan mendatangi kantor-kantor pelayanan pekerja migran Indonesia di kabupaten atau kantor-kantor BP3MI di tingkat wilayah atau langsung telepon ke kantor pusat atau ke Dinas Tenaga Kerja yang ada,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih lanjut, Karding meminta para pekerja migran yang dideportasi untuk membantu pemerintah menyosialiasikan informasi ke keluarga atau teman terdekat untuk berangkat bekerja ke luar negeri secara legal supaya aman dan terlindungi.

“Tolong keluarganya yang di kampung, yang mau berangkat bekerja ke luar negeri, dikasih tahu, wajib lewat prosedural. Bantu pemerintah supaya tidak kejadian sama dengan kalian,” imbaunya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir sama Respons Orang Tua Habibi, Bantuan Berobat dan Operasi Gratis Ditolak

Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir sama Respons Orang Tua Habibi, Bantuan Berobat dan Operasi Gratis Ditolak

Viral anak usia 12 tahun jualan somay dan batagor jadi tulang punggung keluarga. Dedi Mulyadi beri bantuan, yaitu sekolah ditanggung dan biaya pengobatan orang tua
Lifter Indonesia Luluk Diana Tri Wijayana Raih Perunggu Asian Games 2026, Baru Debut Langsung Naik Podium

Lifter Indonesia Luluk Diana Tri Wijayana Raih Perunggu Asian Games 2026, Baru Debut Langsung Naik Podium

Lifter muda Indonesia, Luluk Diana Tri Wijayana, mengawali penampilan perdananya di Asian Games 2026 dengan meraih medali perunggu. Atlet angkat besi tersebut turun di nomor 49 kg putri, dan membukukan total angkatan 191 kilogram di Nagoya City Trade and Industry Center, Rabu (23/9/2026).
Mengenal Do Su-been, Pewaris Nomor 8 Megawati Hangestri di Red Sparks

Mengenal Do Su-been, Pewaris Nomor 8 Megawati Hangestri di Red Sparks

Nomor punggung 8 yang identik dengan Megawati Hangestri di Red Sparks kini memiliki pemilik baru. Setelah sempat dikosongkan selama satu musim di V-League.
Cristiano Ronaldo Semprot Media Portugal: Mereka Coba Membunuh Saya

Cristiano Ronaldo Semprot Media Portugal: Mereka Coba Membunuh Saya

Cristiano Ronaldo mengkritisi media-media yang mencoba untuk menjatuhkannya. Dia mengatakan bahwa mereka telah mencoba untuk membunuhnya.
Menutup PGTC 2026, Pertamina Tegaskan Peran Generasi Muda dalam Mendorong Masa Depan Energi

Menutup PGTC 2026, Pertamina Tegaskan Peran Generasi Muda dalam Mendorong Masa Depan Energi

PT Pertamina (Persero) resmi menutup rangkaian program Pertamina Goes to Campus (PGTC) 2026 pada 23 September 2026 di Auditorium MyPertamina, Universitas Pertamina, Jakarta, setelah digelar selama lebih dari 4 bulan sejak kick-off pada 21 Mei 2026 lalu di Institut Teknologi Bandung (ITB).
Pertama Kali Berlatih dengan Megawati Hangestri, Pemain Hyundai Hillstate Tak Habis Pikir dengan Hal Ini

Pertama Kali Berlatih dengan Megawati Hangestri, Pemain Hyundai Hillstate Tak Habis Pikir dengan Hal Ini

Pertama kali berlatih dengan Megawati Hangestri, Kim Hee-jin mengungkap hal yang membuatnya terkesan. Simak proses adaptasi Mega di Hyundai Hillstate.

Trending

Lupakan Megawati Hangestri, Red Sparks Sambut Musim Baru dengan Trio Bukilic, Yeum Hye-seon dan Zhong Hui

Lupakan Megawati Hangestri, Red Sparks Sambut Musim Baru dengan Trio Bukilic, Yeum Hye-seon dan Zhong Hui

Move on dari Megawati Hangestri, Red Sparks sambut musim baru V-League dengan trio Yeum Hye-seon, Vanja Bukilic dan Zhong Hui yang belum lama gelar photo shoot.
Fakta Terbaru Savanna Azzahra yang Ngaku Calon Suaminya Selingkuh dengan Sang Kakak: Ternyata Rekayasa AI

Fakta Terbaru Savanna Azzahra yang Ngaku Calon Suaminya Selingkuh dengan Sang Kakak: Ternyata Rekayasa AI

Kisah Savanna Azzahra, gadis yang curhat di TikTok kalau calon suaminya selingkuh dengan sang kakak hingga hamil tiga bulan ternyata merupakan rekayasa dari AI.
4 Fakta Terbaru dari Video Mesum A Day in My Life yang Viral di Media Sosial

4 Fakta Terbaru dari Video Mesum A Day in My Life yang Viral di Media Sosial

Media sosial dihebohkan dengan video berjudul A Day in My Life. Ternyata ada beberapa fakta yang baru disampaikan pihak Kepolisian.
Polisi Minta Video Mesum Berkedok "A Day in My Life" Tidak Disebarluaskan Lagi

Polisi Minta Video Mesum Berkedok "A Day in My Life" Tidak Disebarluaskan Lagi

Pihak kepolisian meminta agar video mesum berkedok “A Day in My Life” tidak disebarluaskan lagi.
Tim Indonesia Berpotensi Panen Emas Hari Ini, Skuad Merah Putih Tampil di 14 Final Asian Games 2026

Tim Indonesia Berpotensi Panen Emas Hari Ini, Skuad Merah Putih Tampil di 14 Final Asian Games 2026

Kontingen Indonesia berpotensi meraup banyak medali termasuk emas hari ini, Kamis (24/9/2026). Pasalnya sejumlah atlet Merah Putih akan tampil di 14 final di Asian Games 2026.
Volimania Korea Ngamuk, Rival Megawati Hangestri Jadi Korban 'Kejahatan' Jepang di Asian Games 2026

Volimania Korea Ngamuk, Rival Megawati Hangestri Jadi Korban 'Kejahatan' Jepang di Asian Games 2026

Volimania Korea Selatan belum lama ini dibuat geram karena salah satu atletnya, Kang So-hwi menjadi korban 'kejahatan' Jepang di Asian Games 2026. Rival Megawati Hangestri tersebut menjadi bahan olok-olokan di tayangan pertandingan.
Polisi Ungkap Hubungan Singkat Dua Pemeran Video Mesum "A Day in My Life", dari Media Sosial Lanjut ke Pertemuan

Polisi Ungkap Hubungan Singkat Dua Pemeran Video Mesum "A Day in My Life", dari Media Sosial Lanjut ke Pertemuan

Polres Bogor mengungkap hubungan singkat dua pemeran video mesum “A Day in My Life” yang saat ini sedang viral di jagat maya. Dari perkenalan di media sosial, keduanya melanjutkan pertemuan.
Selengkapnya

Viral