GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ukuran Rumah Subsidi Makin Sempit, Komisi V DPR Minta Pemerintah Kaji Ulang

Rencana pemerintah merevisi aturan mengenai luas minimal tanah rumah subsidi, dari 60 meter persegi menjadi hanya 25 meter persegi, menuai kritik dari berbagai pihak.
Selasa, 3 Juni 2025 - 13:50 WIB
ILUSTRASI - Rumah kosong
Sumber :
  • Wirestock-Freepik

Jakarta, tvOnenews.com - Rencana pemerintah merevisi aturan mengenai luas minimal tanah rumah subsidi, dari 60 meter persegi menjadi hanya 25 meter persegi, menuai kritik dari berbagai pihak.

Menanggapi ini, Wakil Ketua Komisi V DPR RI Syaiful Huda menilai pemerintah harus tetap mempertimbangkan kelayakan hunian bersubsidi. Dia khawatir jika ukuran rumah subsidi semakin sempit.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami mendukung penuh upaya pemerintah dalam menyediakan rumah subsidi bagi masyarakat yang membutuhkan. Namun, kami khawatir jika luas tanah rumah subsidi diperkecil secara signifikan, kelayakan hunian akan terabaikan,” kata Huda kepada wartawan, Selasa (3/6/2025).

Menurutnya, standar minimal 60 meter persegi saat ini sudah tepat untuk memastikan kenyamanan dan ruang gerak yang memadai. Untuk itu, dia meminta pemerintah mengkaji ulang kebijakan tersebut.

tvonenews

“Jika luasnya dikurangi, tujuan kita untuk menyediakan rumah subsidi yang layak huni bisa jadi tidak tercapai. Kami meminta agar draf pengajuan revisi ini dikaji ulang dengan seksama,” jelas Huda.

Politisi PKB ini mengakui bahwa saat ini masyarakat, khususnya kalangan menengah ke bawah, mengalami kesulitan untuk membeli rumah karena harga yang semakin mahal.

Rumah subsidi ini diharapkan menjadi solusi untuk mengatasi masalah ini. Namun, dia menekankan penyediaan rumah hunian harus sejalan dengan kualitas dan kenyamanan.

“Luas minimal 25 meter persegi akan sangat membatasi ruang gerak. Rumah seharusnya menjadi tempat yang nyaman bagi keluarga untuk beraktivitas sehari-hari, sehingga dapat meningkatkan produktivitas,” jelas Huda.

Lebih lanjut, Huda mengingatkan pemerintah untuk tidak hanya fokus pada target jumlah penyediaan rumah bersubsidi. Namun harus tetap memperhatikan aspek kualitas dan kelayakan.

“Jangan sampai rumah yang dibangun dengan ukuran tidak layak justru ditinggalkan dan menjadi bangunan kosong yang terbengkalai,” ungkapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, dia meminta pemerintah harus memperhatikan standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang merekomendasikan luas minimal rumah sederhana untuk keluarga dengan empat anggota adalah 36 meter persegi.

“Jadi jangan hanya fokus bangun rumah subsidi tapi tidak memperhatikan aspek kesehatan dan kenyamanan,” tandas Huda. (saa/nsi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Detik-detik Mencekam Pemain Persib Bandung Selamat dari Amukan Suporter PSM di Stadion BJ Habibie

Detik-detik Mencekam Pemain Persib Bandung Selamat dari Amukan Suporter PSM di Stadion BJ Habibie

Beredar kabar terkait detik-detik mencekam pemain Persib Bandung selamat dari amukan supporter PSM Makassar di Stadion BJ Habibie, Parepare, pada Minggu (17/5).
Nova Arianto Bahagia, 1 Diaspora di Liga Australia Bikin Sensasi dan Bawa Kabar Baik Jelang Gabung Timnas Indonesia Buat Piala AFF U-19 2026

Nova Arianto Bahagia, 1 Diaspora di Liga Australia Bikin Sensasi dan Bawa Kabar Baik Jelang Gabung Timnas Indonesia Buat Piala AFF U-19 2026

Pelatih Timnas Indonesia U-19, Nova Arianto, dapat kabar menggembirakan jelang Piala AFF U-19 2026. Salah satu pemain diaspora yang dipanggil tampil impresif.
Purbaya Bela Pernyataan Prabowo soal Orang Desa Tak Pakai Dolar: Cuma Buat Hibur Rakyat

Purbaya Bela Pernyataan Prabowo soal Orang Desa Tak Pakai Dolar: Cuma Buat Hibur Rakyat

Purbaya menegaskan, Prabowo menyampaikan kalimat "orang desa tidak pakai dolar" itu dalam suasana pertemuan dengan masyarakat daerah dan bertujuan memberi semangat agar tidak panik.
Jose Mourinho Menuju Kata Sepakat Gabung Real Madrid

Jose Mourinho Menuju Kata Sepakat Gabung Real Madrid

Real Madrid dilaporkan telah mencapai kesepakatan dengan Jose Mourinho.
Ambil Posisi Penting di Industri Fintech, Kepemimpinan Perempuan Dinilai Mampu Dorong Ekonomi Berkelanjutan

Ambil Posisi Penting di Industri Fintech, Kepemimpinan Perempuan Dinilai Mampu Dorong Ekonomi Berkelanjutan

Pemain industri fintech kini juga tak mau ketinggalan dalam ekosistem ekonomi yang inklusif dan berorientasi pada empati melalui penguatan peran perempuan di level kepemimpinan.
Dolar AS Menggila, Purbaya hingga Perry Warjiyo Dipanggil Prabowo ke Istana Saat Rupiah Tembus Rp17.645

Dolar AS Menggila, Purbaya hingga Perry Warjiyo Dipanggil Prabowo ke Istana Saat Rupiah Tembus Rp17.645

Rupiah terus tertekan hingga Rp17.645 per dolar AS. Menkeu Purbaya, Airlangga, dan Gubernur BI Perry Warjiyo mendatangi Istana sore ini.

Trending

Terpopuler Kemarin: Sherly Tjoanda Kirim 100 Ekor Sapi, KDM Minta Ubah Pandangan soal Situs Sunda, Sikap Tegas SMAN 1 Pontianak

Terpopuler Kemarin: Sherly Tjoanda Kirim 100 Ekor Sapi, KDM Minta Ubah Pandangan soal Situs Sunda, Sikap Tegas SMAN 1 Pontianak

Terpopuler kemarin: Sherly Tjoanda kirim 100 ekor sapi, KDM minta ubah pandangan soal situs Sunda, hingga reaksi warganet atas sikap tegas SMAN 1 Pontianak.
Melanie Subono Sentil Sikap Dewan Juri LCC Kalbar yang Enggan Minta Maaf: Anak Kecil Aja Tahu, Bukan Urusan Instansi

Melanie Subono Sentil Sikap Dewan Juri LCC Kalbar yang Enggan Minta Maaf: Anak Kecil Aja Tahu, Bukan Urusan Instansi

MPR RI memberikan pernyataan untuk menanggapi desakan publik kepada dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) di Kalimantan Barat untuk memberikan permintaan maaf.
KDM Tiba-Tiba Minta Maaf ke Warga Jawa Barat usai Puncak Kirab Mahkota Binokasih di Bandung: Saya Mohon Maaf

KDM Tiba-Tiba Minta Maaf ke Warga Jawa Barat usai Puncak Kirab Mahkota Binokasih di Bandung: Saya Mohon Maaf

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) tiba-tiba minta maaf ke warga Jawa Barat usai puncak Kirab Mahkota Binokasih di Kota Bandung. Ada apa?
Trend Terpopuler: Pengakuan Josepha Alexandra Dipanggil ke Istana, hingga Cerita Sherly Tjoanda Jatuh Cinta Pada Benny Laos

Trend Terpopuler: Pengakuan Josepha Alexandra Dipanggil ke Istana, hingga Cerita Sherly Tjoanda Jatuh Cinta Pada Benny Laos

pengakuan siswi SMAN 1 Pontianak setelah dipanggil ke Istana. kisah Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda pertama kali jatuh cinta dengan mendiang Benny Laos
News Terpopuler: Klien Wedding Jadi Korban Shindy Lutfiana MC LCC Kalbar, hingga Josepha Alexandra Mendapat Ancaman

News Terpopuler: Klien Wedding Jadi Korban Shindy Lutfiana MC LCC Kalbar, hingga Josepha Alexandra Mendapat Ancaman

Pemilik WO pernah kecewa dengan sikap Shindy Lutfiana, MC Lomba Cerdas Cermat di Kalimantan Barat. Kondisi Josepha Alexandra setelah diduga mendapat ancaman
Dedi Mulyadi Kaget Tiba-tiba Didatangi Pendeta dan Akademisi Papua, KDM: Saya Gubernur Jabar, Bukan Menteri

Dedi Mulyadi Kaget Tiba-tiba Didatangi Pendeta dan Akademisi Papua, KDM: Saya Gubernur Jabar, Bukan Menteri

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi kaget karena tiba-tiba didatangi pendeta dan akademisi dari Papua. Dedi Mulyadi heran padahal dirinya bukan menteri, hanya gubernur
Shindy Lutfiana Angkat Bicara Usai Diserang Netizen Imbas Lomba Cerdas Cermat Kalbar: DM-nya Bawa-bawa Fisik dan Anak

Shindy Lutfiana Angkat Bicara Usai Diserang Netizen Imbas Lomba Cerdas Cermat Kalbar: DM-nya Bawa-bawa Fisik dan Anak

Buntut polemik Lomba Cerdas Cermat yang digelar di Kalimantan Barat masih menjadi perhatian publik. Pernyataan yang dilontarkan MC dinilai memperkeruh suasana
Selengkapnya

Viral