GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Peringati Idul Adha, Enam gunungan Grebeg Besar Diarak dari Keraton Yogyakarta

Sebanyak enam gunungan hasil bumi diarak ratusan prajurit Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat dalam prosesi Hajad Dalem Grebeg Besar memperingati Idul Adha
Minggu, 8 Juni 2025 - 02:00 WIB
Peringati Idul Adha, Enam gunungan Grebeg Besar Diarak dari Keraton Yogyakarta
Sumber :
  • istimewa - antaranews

Yogyakarta, tvOnenews.com - Sebanyak enam gunungan hasil bumi diarak ratusan prajurit Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat dalam prosesi Hajad Dalem Grebeg Besar memperingati Idul Adha Tahun Je 1958/2025, Sabtu (7/6/2025).

Gunungan-gunungan tersebut diberangkatkan dari Bangsal Pancaniti, Keraton Yogyakarta, lalu diarak melewati Regol Brajanala, Sitihinggil Lor, dan Pagelaran menuju halaman Masjid Gedhe Kauman

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di lokasi itu, sebagian gunungan didoakan dan langsung dibagikan kepada masyarakat.

Tiga gunungan lainnya didistribusikan ke Pura Pakualaman, Ndalem Mangkubumen dan Kompleks Kepatihan.

"Grebeg bukan sekadar perayaan, tetapi manifestasi filosofi masyarakat Yogyakarta yang menjunjung keteraturan, hormat pada pemimpin, dan syukur atas berkah," ujar Penghageng Kawedanan Hageng Kridhomardowo Keraton Yogyakarta KPH Notonegoro.

Dalam prosesi pembagian gunungan ke Kompleks Kepatihan, pada tahun ini prosesi diwarnai dengan kembalinya tradisi "Nyadhong" yang selaras dengan tata cara pada masa Sri Sultan Hamengku Buwono VII.

Sesuai tradisi itu, Pelaksana harian (Plh) Sekretaris Daerah (Sekda) DIY Tri Saktiyana menjemput langsung gunungan dari keraton, kemudian dibawa ke Kompleks Kepatihan dengan kawalan Bregada Bugis.

"Dari Kepatihan yang datang ke keraton untuk 'nyadhong' atau meminta gunungan, lalu dibawa pulang dan dibagikan," ujar Notonegoro.

Selain di Kepatihan, pembagian gunungan juga berlangsung di Masjid Gedhe Kauman, Pura Pakualaman, dan Ndalem Mangkubumen.

Sebanyak 10 bregada prajurit Keraton Yogyakarta turut mengawal jalannya prosesi, yakni Wirabraja, Dhaeng, Patangpuluh, Jagakarya, Prawiratama, Ketanggung, Mantrijero, Nyutra, Bugis, dan Surakarsa.

Bregada Bugis secara khusus mengawal jalur distribusi hingga ke titik akhir di Kepatihan, sementara dua bregada dari Pura Pakualaman, yaitu Dragunder dan Plangkir mengawal prosesi menuju Pura Pakualaman.

Dalam prosesi kali ini, Keraton juga menampilkan rekonstruksi kehadiran prajurit putri Langenastra. Mereka tampil menari tayungan menuruni tangga Sitihinggil di belakang barisan Mantrijero saat lampah macak. 

Atraksi tersebut sebagai wujud menghidupkan kembali tradisi lama dari era kepemimpinan Sri Sultan Hamengku Buwono VII.

"Tata cara ini mengacu pada pranatan adat lama untuk menjaga kesakralan dan kelancaran prosesi," ujar Ketua Pelaksana Grebeg Besar 2025, KRT Kusumanegara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selama rangkaian prosesi Grebeg Besar, kawasan Keraton Yogyakarta diberlakukan sebagai zona larangan terbang (no fly zone) dari permukaan tanah hingga 150 meter. Ketentuan ini dimaksudkan untuk menjaga kelancaran serta memberikan penghormatan terhadap jalannya Hajad Dalem tersebut.

Berkaitan peringatan Idul Adha di lingkungan Keraton, jam operasional wisata Kedhaton ditutup selama dua hari, yakni Jumat (6/6) dan Sabtu (7/6). Sementara itu, wisata Tamansari dan Wahanarata hanya ditutup pada Jumat (6/6). (ant/aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rupiah Anjlok Rp17.600 per Dolar AS, Purbaya Minta Publik Jangan Panik: Ekonomi Justru Tumbuh 5,6 Persen

Rupiah Anjlok Rp17.600 per Dolar AS, Purbaya Minta Publik Jangan Panik: Ekonomi Justru Tumbuh 5,6 Persen

Purbaya menyebut pelemahan rupiah saat ini tidak mencerminkan rapuhnya ekonomi domestik. Ia memastikan kondisi fiskal pemerintah tetap sehat dan APBN terkendali.
Manchester United Terima Kabar Bahagia Jelang Bursa Transfer, Satu Pemain Incaran Masuk Daftar Jual

Manchester United Terima Kabar Bahagia Jelang Bursa Transfer, Satu Pemain Incaran Masuk Daftar Jual

Manchester United tampaknya menerima kabar bahagia menjelang bursa transfer musim panas. Sebab, satu pemain yang mereka incar kabarnya kini masuk daftar jual dari klubnya.
Padahal Sudah Resmi Gabung Hyundai Hillstate, Ternyata Ini Alasan Megawati Hangestri Tak Kunjung Berangkat ke Korea

Padahal Sudah Resmi Gabung Hyundai Hillstate, Ternyata Ini Alasan Megawati Hangestri Tak Kunjung Berangkat ke Korea

Meski sudah resmi gabung Hyundai Hillstate, Megawati Hangestri ternyata belum bisa berangkat ke Korea Selatan. Agen Megatron akhirnya bongkar alasan sebenarnya.
TRENDING: Kabar Bahagia Sherly Tjoanda Siapkan 100 Sapi, hingga Dedi Mulyadi Minta Situs Sejarah Tak Dikaitkan Klenik

TRENDING: Kabar Bahagia Sherly Tjoanda Siapkan 100 Sapi, hingga Dedi Mulyadi Minta Situs Sejarah Tak Dikaitkan Klenik

Beragam kabar dari kepala daerah kembali menjadi perhatian publik dan ramai diperbincangkan di media sosial. Mulai dari Sherly Tjoanda hingga Dedi Mulyadi.
IHSG Ditutup Ambles 1,85 Persen usai Sempat Anjlok Hampir 5 Persen, BEI Minta Investor Tak Panik

IHSG Ditutup Ambles 1,85 Persen usai Sempat Anjlok Hampir 5 Persen, BEI Minta Investor Tak Panik

IHSG ditutup melemah 1,85 persen setelah sempat anjlok hampir 5 persen. BEI meminta investor tetap tenang dan mengatur strategi investasi.
Ole Romeny Habiskan Waktu Liburan di Lombok Jelang Pemanggilan Timnas Indonesia, Berbaur Bersama Anak-anak

Ole Romeny Habiskan Waktu Liburan di Lombok Jelang Pemanggilan Timnas Indonesia, Berbaur Bersama Anak-anak

Ole Romeny menyelesaikan debutnya bersama klub asal Inggris, Oxford United. Sayangnya, Oxford United gagal bertahan di Championship dengan terdegradasi ke kasta ketiga Liga Inggris, League One. 

Trending

Terpopuler Kemarin: Sherly Tjoanda Kirim 100 Ekor Sapi, KDM Minta Ubah Pandangan soal Situs Sunda, Sikap Tegas SMAN 1 Pontianak

Terpopuler Kemarin: Sherly Tjoanda Kirim 100 Ekor Sapi, KDM Minta Ubah Pandangan soal Situs Sunda, Sikap Tegas SMAN 1 Pontianak

Terpopuler kemarin: Sherly Tjoanda kirim 100 ekor sapi, KDM minta ubah pandangan soal situs Sunda, hingga reaksi warganet atas sikap tegas SMAN 1 Pontianak.
Melanie Subono Sentil Sikap Dewan Juri LCC Kalbar yang Enggan Minta Maaf: Anak Kecil Aja Tahu, Bukan Urusan Instansi

Melanie Subono Sentil Sikap Dewan Juri LCC Kalbar yang Enggan Minta Maaf: Anak Kecil Aja Tahu, Bukan Urusan Instansi

MPR RI memberikan pernyataan untuk menanggapi desakan publik kepada dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) di Kalimantan Barat untuk memberikan permintaan maaf.
KDM Tiba-Tiba Minta Maaf ke Warga Jawa Barat usai Puncak Kirab Mahkota Binokasih di Bandung: Saya Mohon Maaf

KDM Tiba-Tiba Minta Maaf ke Warga Jawa Barat usai Puncak Kirab Mahkota Binokasih di Bandung: Saya Mohon Maaf

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) tiba-tiba minta maaf ke warga Jawa Barat usai puncak Kirab Mahkota Binokasih di Kota Bandung. Ada apa?
Trend Terpopuler: Pengakuan Josepha Alexandra Dipanggil ke Istana, hingga Cerita Sherly Tjoanda Jatuh Cinta Pada Benny Laos

Trend Terpopuler: Pengakuan Josepha Alexandra Dipanggil ke Istana, hingga Cerita Sherly Tjoanda Jatuh Cinta Pada Benny Laos

pengakuan siswi SMAN 1 Pontianak setelah dipanggil ke Istana. kisah Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda pertama kali jatuh cinta dengan mendiang Benny Laos
Bukan Klenik, Ini Penjelasan Ilmiah Ahli BRIN Soal Mahkota Binokasih yang Baru Selesai Dikirab Dedi Mulyadi

Bukan Klenik, Ini Penjelasan Ilmiah Ahli BRIN Soal Mahkota Binokasih yang Baru Selesai Dikirab Dedi Mulyadi

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi baru saja selesai melakukan puncak acara kirab budaya milangkala tatar sunda mahkota binokasih pada Sabtu (16/5/2026) Bandung -
Selain Kirim 100 ekor Sapi di Berbagai Wilayah, Sherly Tjoanda juga Buka Harga Pangan Murah

Selain Kirim 100 ekor Sapi di Berbagai Wilayah, Sherly Tjoanda juga Buka Harga Pangan Murah

Kabar baik untuk warga Maluku, karena Sherly Tjoanda ingin meningkatkan ekonomi warganya dan berbagi daging sapi
News Terpopuler: Klien Wedding Jadi Korban Shindy Lutfiana MC LCC Kalbar, hingga Josepha Alexandra Mendapat Ancaman

News Terpopuler: Klien Wedding Jadi Korban Shindy Lutfiana MC LCC Kalbar, hingga Josepha Alexandra Mendapat Ancaman

Pemilik WO pernah kecewa dengan sikap Shindy Lutfiana, MC Lomba Cerdas Cermat di Kalimantan Barat. Kondisi Josepha Alexandra setelah diduga mendapat ancaman
Selengkapnya

Viral