GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Komisi XII DPR Minta Pemerintah Batasi IUP PT GAG di Raja Ampat sampai Tahun Tertentu

Wakil Ketua Komisi XII DPR RI Sugeng Suparwoto meminta pemerintah membatasi Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT GAG di Raja Ampat, Papua Barat Daya
Rabu, 11 Juni 2025 - 10:37 WIB
Wakil Ketua Komisi XII DPR RI, Sugeng Suparwoto.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Syifa Aulia

Jakarta, tvOnenews.com - Wakil Ketua Komisi XII DPR RI Sugeng Suparwoto meminta pemerintah membatasi Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT GAG di Raja Ampat, Papua Barat Daya.

Hal ini merespons terkait polemik tambang nikel di wilayah Raja Ampat yang menuai kritik masyarakat. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seperti diketahui, hanya PT GAG yang IUP-nya tidak dicabut oleh pemerintah. Menurut Sugeng, pemerintah perlu membatasi izin operasional atau produksinya hanya sampai tahun tertentu.

“Sementara itu untuk PT GAG, yang dikelola dengan baik oleh PT. Antam, batasi saja ‘waktu atau periode izin operasi produksinya’. Sampai tahun tertentu tidak lagi diperpanjang alias ditutup,” kata Sugeng saat dihubungi tvOnenews.com, dikutip Rabu (11/6/2025).

“Sampai ambang batas maksimum penyangga alam wiayah usaha pertambangan,” sambungnya.

Dia mengatakan hal ini dilakukan agar kegiatan pertambangan tersebut tidak merusak kawasan Raja Ampat yang masuk sebagai kawasan Geopark yang diakui UNESCO.

“Sehingga belum sampai merusak lingkungan dan mencemari kawasan Raja Ampat,” ujar Sugeng.

Sebagai informasi, Presiden RI Prabowo Subianto resmi mencabut IUP empat perusahaan tambang yang beroperasi di kawasan Raja Ampat.

Empat perusahaan itu di antaranya PT Kawei Sejahtera Mining, PT Anugerah Surya Pratama, PT Mulia Raymond Perkasa, dan PT Nurham.

Hal ini disampaikan oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi saat konferensi pers di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (10/6/2025).

"Kemarin Bapak Presiden memimpin rapat terbatas salah satunya membahas izin usaha pertambangan di Kabupaten Raja Ampat ini,” kata Prasetyo.

“Dan atas petunjuk Bapak Presiden, beliau memutuskan bahwa pemerintah akan mencabut izin usaha pertambangan untuk empat perusahaan di Kabupaten Raja Ampat," lanjutnya.

Sementara, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menjelaskan tiga alasan pemerintah mencabut IUP empat perusahaan itu yakni karena kerusakan lingkungan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kedua, karena penambangan masuk kawasan Geopark. Ketiga, atas pertimbangan masukan dari pemerintah daerah setempat, masyarakat setempat, dan aktivis lingkungan.

“Sekalipun memang perdebatan yang akan terjadi adalah izin-izin ini diberikan sebelum kita tetapkan sebagai kawasan geopark,” tandas Bahlil dalam kesempatan yang sama. (saa/ree)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Video Nenek Bertongkat Masuk Rumah Warga Tanpa Izin di Jatinegara Viral, Identitasnya Belum Diketahui

Video Nenek Bertongkat Masuk Rumah Warga Tanpa Izin di Jatinegara Viral, Identitasnya Belum Diketahui

Video nenek bertongkat masuk ke rumah warga tanpa izin di Jatinegara, Jakarta Timur, viral di media sosial.
Diremehkan hingga Dibully Habis-habisan, Bojan Hodak Prediksi Beckham Putra akan Cetak Gol di Laga Timnas Indonesia Vs Saint Kitts and Nevis

Diremehkan hingga Dibully Habis-habisan, Bojan Hodak Prediksi Beckham Putra akan Cetak Gol di Laga Timnas Indonesia Vs Saint Kitts and Nevis

Bojan Hodak pasang badan usai Beckham Putra dibully netizen. Pelatih Persib itu prediksi Beckham bakal cetak gol di laga Timnas Indonesia vs Saint Kitts & Nevis
Elektrifikasi Ojol Jadi Kunci Hemat Subsidi BBM, Potensi Penghematan Capai Rp15 Triliun

Elektrifikasi Ojol Jadi Kunci Hemat Subsidi BBM, Potensi Penghematan Capai Rp15 Triliun

Elektrifikasi ojol dinilai mampu hemat subsidi BBM hingga Rp15 triliun per tahun, dorong efisiensi APBN dan tingkatkan kesejahteraan pengemudi.
Unair Resmi Umumkan 68 Kandidat Golden Ticket 2026 Menjadi Ksatria Airlangga

Unair Resmi Umumkan 68 Kandidat Golden Ticket 2026 Menjadi Ksatria Airlangga

Demi menjaga objektivitas seleksi, UNAIR menerapkan sistem pemetaan kuadran. Metode ini mengombinasikan capaian akademik dan prestasi non-akademik.
Bicara Pakai Bahasa, Akun Media Sosial Resmi FIFA Tak Sabar Nantikan Duel Timnas Indonesia vs Saint Kitts and Nevis

Bicara Pakai Bahasa, Akun Media Sosial Resmi FIFA Tak Sabar Nantikan Duel Timnas Indonesia vs Saint Kitts and Nevis

Pakai bahasa untuk berinteraksi dengan suporter Garuda, media sosial resmi FIFA ikut ramaikan laga FIFA Series antara Timnas Indonesia vs Saint Kitts and Nevis.
Letjen TNI Yudi Mundur dari Jabatan Kabais, Sorotan Tanggung Jawab Moral di Tengah Kasus Penyiraman Air Keras Andrie KontraS

Letjen TNI Yudi Mundur dari Jabatan Kabais, Sorotan Tanggung Jawab Moral di Tengah Kasus Penyiraman Air Keras Andrie KontraS

Letjen TNI Yudi mundur dari jabatan Kabais TNI usai kasus air keras, sorotan tanggung jawab moral dan integritas kepemimpinan di tengah publik.

Trending

FIFA Beri Restu! 4 Pemain Keturunan yang Sudah Dihubungi PSSI Ini Berpeluang Dinaturalisasi dan Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026

FIFA Beri Restu! 4 Pemain Keturunan yang Sudah Dihubungi PSSI Ini Berpeluang Dinaturalisasi dan Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026

PSSI dikabarkan telah menghubungi 4 pemain keturunan yang sudah mendapat restu FIFA untuk dinaturalisasi. Mereka berpotensi memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026.
Timnas Indonesia Main Nanti Malam! Ini Jadwal dan Jam Pertandingan FIFA Series 2026 Skuad Garuda vs Saint Kitts and Nevis

Timnas Indonesia Main Nanti Malam! Ini Jadwal dan Jam Pertandingan FIFA Series 2026 Skuad Garuda vs Saint Kitts and Nevis

Timnas Indonesia akan melakoni laga FIFA Series 2026 menghadapi Saint Kitts and Nevis pada Jumat (27/03/2026) malam ini. Skuad Garuda pun membidik kemenangan.
Pelatih Bulgaria Blak-blakan soal 'Level' Timnas Indonesia, Sebut Skuad Garuda Lebih Kuat Era Tanpa Naturalisasi

Pelatih Bulgaria Blak-blakan soal 'Level' Timnas Indonesia, Sebut Skuad Garuda Lebih Kuat Era Tanpa Naturalisasi

Komentar mengejutkan datang dari pelatih Bulgaria, Aleksandar Dimitrov, jelang keikutsertaan timnya di FIFA Series. Skuad Garuda lebih kuat tanpa naturalisasi.
Postingan Lebaran Megawati Hangestri Diserbu Fans Red Sparks, Megatron Diminta 'Mudik' ke Korea

Postingan Lebaran Megawati Hangestri Diserbu Fans Red Sparks, Megatron Diminta 'Mudik' ke Korea

Penggemar Red Sparks serentak serbu postingan terbaru Instagram Megawati Hangestri yang mengunggah momen lebaran bersama keluarganya di Jember, Jawa Timur.
Terima Kasih Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert! Kini Timnas Indonesia Era John Herdman Punya Fondasi Tangguh Jelang FIFA Series 2026

Terima Kasih Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert! Kini Timnas Indonesia Era John Herdman Punya Fondasi Tangguh Jelang FIFA Series 2026

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, secara khusus menyoroti peran Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert, dalam membentuk wajah permainan skuad Garuda saat ini.
Jurnalis Belanda Murka Bukan Main usai Kasus Paspor Dean James Mencuat, Blak-blakan Bongkar Borok Naturalisasi Timnas Indonesia yang Rugikan Pemain

Jurnalis Belanda Murka Bukan Main usai Kasus Paspor Dean James Mencuat, Blak-blakan Bongkar Borok Naturalisasi Timnas Indonesia yang Rugikan Pemain

Jurnalis Belanda kritik keras proyek naturalisasi Timnas Indonesia usai polemik paspor Dean James & Nathan Tjoe-A-On di Eredivisie. Mees Hilgers ikut terseret!
Timnas Indonesia Untung Besar! FIFA Siapkan Hadiah Spesial Jika Kalahkan Saint Kitts and Nevis, Garuda Berpeluang Kian Melejit

Timnas Indonesia Untung Besar! FIFA Siapkan Hadiah Spesial Jika Kalahkan Saint Kitts and Nevis, Garuda Berpeluang Kian Melejit

Timnas Indonesia berpeluang meraih tambahan poin penting dari FIFA jika mampu menumbangkan Saint Kitts and Nevis pada pertandingan FIFA Series 2025 malam ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT