GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Anggaran Command Center Bawaslu Dipertanyakan

Sejumlah kelompok mengatasnamakan "Gerakan Bebaskan Bawaslu Dari Masalah Korupsi" menggelar unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Agung dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Kamis (12/6/2025).
Jumat, 13 Juni 2025 - 15:10 WIB
unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Agung dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)
Sumber :
  • IST

Jakarta, tvOnenews.com - Sejumlah kelompok mengatasnamakan "Gerakan Bebaskan Bawaslu Dari Masalah Korupsi" menggelar unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Agung dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Kamis (12/6/2025). Unjuk rasa ini terkait dugaan anggaran command center bawaslu RI tahun 2024 yang merupakan hasil dari temuan BPK RI, diduga merugikan negara sekitar Rp11 Miliar. 

"Dengan hormat dan kesadaran penuh sebagai warga negara yang menjunjung tinggi nilai-nilai keadilan serta kedaulatan masyarakat. Terkait laporan bahwa anggaran command center Bawaslu RI tahun 2024 sebanyak Rp 339 miliar yang merupakan hasil dari temuan dan kerugian negara dari BPK RI sebesar Rp11 M yang terindikasi ada permainan antara tim BPK dan KPA dan PPK bawaslu RI," kata Iqbal Fidia dalam orasinnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Iqbal, command center yang sekarang bertempat di lantai 5 gedung utama Bawaslu, diduga tidak sesuai dan pemanfaatan 
penggunaan nya tidak dalam tahapan Pemilu yang sudah lewat dengan jumlah nominal pengadaan yang sangat pantastis sekitar Rp 339 miliar.

Dia juga menegaskan, anggaran sebesar Rp715 miliar yang sangat besar, diduga
pemanfaatanny yang tidak sesuai, dan pemakaian anggaran untuk renovasi kantor gedung A dan B sebesar Rp 659 miliar, serta hasil temuan BPK RI sebesar Rp1,14 miliar yang juga 
diduga tidak sepadan dengan hasil renovasi gedung tersebut. 

"Patut diduga adanya indikasi permainan antara tim BPK RI bersama KPA dan PPK bawaslu RI. Karena ditemukan hanya digunakan untuk melakukan perenovasian kantor, tidak ada  pembangunan kantor," tegasnya. 

Untuk itu, pihaknya mendesak aparat penegak hukum (APH), baik KPK dan Kejagung untuk segera mengusut anggaran comand center Bawaslu RI tahun 2024 atas temuan BPK RI tersebut. 

"Meminta KPK dan Kejagung untuk segera memeriksa comand Center Bawaslu RI yang ada sekarang bertempat di bawaslu RI di lantai 5 gedung utama tidak sesuai dengan jumlah nominal pengadaan sebesar Rp 339 miliar," ungkapnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia juga mendesak APH untuk manggil dan memeriksa seluruh pihak yang diduga terlibat dalam kasus Command Center ini.

"Mendesak KPK RI untuk segera membentuk tim guna mengaudit anggaran renovasi sebesar Rp 715 M lebih dengan pemakaian anggaran untuk renovasi kantor gedung A dan B sebesar Rp659 M dan temuan BPK RI sebesar Rp1,14 M (indikasi ada permainan antara tim BPK RI dengan KPA dan PPK Bawaslu RI) karena hanya renovasi kantor tidak ada pembangunan baru," tandasnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bicara soal Hasil Pertandingan Persib Vs Persija, Dedi Mulyadi: Yang Menang Jangan Perlihatkan Kejumawaan, yang Kalah Jangan Berkecil Hati

Bicara soal Hasil Pertandingan Persib Vs Persija, Dedi Mulyadi: Yang Menang Jangan Perlihatkan Kejumawaan, yang Kalah Jangan Berkecil Hati

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bicara soal hasil pertandingan Persib Vs Persija yang digelar pada Minggu (10/5/2026). 
PSSI Tenangkan John Herdman Jelang Timnas Indonesia Hadapi Qatar dan Jepang di Piala Asia 2027: Santai Saja

PSSI Tenangkan John Herdman Jelang Timnas Indonesia Hadapi Qatar dan Jepang di Piala Asia 2027: Santai Saja

Exco PSSI, Arya Sinulingga, menyebut hasil drawing Piala Asia 2027 yang mempertemukan Timnas Indonesia dengan Jepang justru menjadi hal yang menggairahkan.
Sesak Hati Ayah Korban tahu Kasus Kiai Ashari, Masukkan 4 Anaknya ke Ponpes Ndolo Kusumo Bermodal Rasa Kepercayaan

Sesak Hati Ayah Korban tahu Kasus Kiai Ashari, Masukkan 4 Anaknya ke Ponpes Ndolo Kusumo Bermodal Rasa Kepercayaan

Kasus dugaan pelecehan seksual kini sudah ditangani kepolisian. Kiai Ashari sudah ditetapkan sebagai tersangka.
Harga Emas Antam Hari Ini 12 Mei 2026 Meroket Rp40.000, Buyback Ikut Melesat

Harga Emas Antam Hari Ini 12 Mei 2026 Meroket Rp40.000, Buyback Ikut Melesat

Harga emas Antam hari ini 12 Mei 2026 meroket Rp40.000. Harga emas Antam berada di angka Rp2.859.000 per gram.
Reaksi PSSI usai Timnas Indonesia Terundi Bareng Jepang dan Qatar di Fase Grup Piala Asia 2027

Reaksi PSSI usai Timnas Indonesia Terundi Bareng Jepang dan Qatar di Fase Grup Piala Asia 2027

Anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga, menunjukkan keyakinannya terhadap peluang Timnas Indonesia di Piala Asia 2027 meski satu grup bareng Jepang dan Qatar.
Pengajar Mengaji di Surabaya Diduga Cabuli 7 Santri Anak, Polisi Tetapkan Tersangka

Pengajar Mengaji di Surabaya Diduga Cabuli 7 Santri Anak, Polisi Tetapkan Tersangka

Unit PPA Polrestabes Surabaya menetapkan tersangka berinisial MZ (22) terkait dugaan tindak pidana kekerasan seksual terhadap tujuh orang anak didiknya.

Trending

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Begini reaksi kapten Red Sparks Yeum Hye-seon setelah sahabatnya Megawati Hangestri memilih gabung Hillstate sekaligus gagal bermain setim lagi musim depan.
Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin ternyata sempat menghubungi Megawati Hangestri terlebih dahulu sebelum akhirnya Mega berlabuh ke Hyundai Hillstate musim depan.
Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea mendapat sorotan besar dari media Korea. Mereka menyebut perekrutan Megatron sebagai sebuah jackpot bagi klub.
Dedi Mulyadi Rencanakan Buat Jalan Provinsi Berbayar di Jabar, Sebagai Pengganti Pajak Kendaraan

Dedi Mulyadi Rencanakan Buat Jalan Provinsi Berbayar di Jabar, Sebagai Pengganti Pajak Kendaraan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengungkapkan rencana untuk mengganti Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahunan dengan sistem jalan berbayar pada setiap ruas jalan milik provinsi.
News Terpopuler: Modus Pesan Tengah Malam Kiai Cabul Ponpes Pati, hingga Doktrin Ashari Pada Santriwati

News Terpopuler: Modus Pesan Tengah Malam Kiai Cabul Ponpes Pati, hingga Doktrin Ashari Pada Santriwati

Modus pesan oknum Kiai, Ashari pengasuh ponpes di Pati saat tengah malam. Doktrin diberikan tersangka kasus dugaan pencabulan untuk melancarkan aksi bejatnya
Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp dibongkar kuasa hukum korban, Ali Yusron, begini isi chat Kiai Ashari ketika minta ditemani tidur oleh santriwati di malam hari.
Saksi Ceritakan Awal Mula Didirikan Ponpes Ndholo Kusumo oleh Kiai Ashari: Belum Ada Kejanggalan tapi Gerak-geriknya Mencurigakan

Saksi Ceritakan Awal Mula Didirikan Ponpes Ndholo Kusumo oleh Kiai Ashari: Belum Ada Kejanggalan tapi Gerak-geriknya Mencurigakan

Pak Di, saksi yang lebih dari 10 tahun bekerja dengan Kiai Ashari menceritakan awal mula didirikannya Ponpes Ndholo Kusumo Pati sebelum ramai kasus pencabulan.
Selengkapnya

Viral