News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Respons Berkelas Akademisi dan Pemuka Adat Aceh soal Sengketa 4 Pulau: Ini Harga Diri

Dr. Iswadi melihat bahwa keputusan sepihak Mendagri berisiko besar merusak kepercayaan masyarakat Aceh terhadap pemerintah pusat.
Minggu, 15 Juni 2025 - 17:09 WIB
Sengketa 4 Pulau
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Keputusan pemerintah soal kepindahan empat pulau dari Provinsi Aceh ke Sumatera Utara (Sumut) telah memicu polemik nasional.

Langkah ini langsung menuai protes keras dari masyarakat Aceh, para tokoh adat, aktivis, hingga kalangan akademisi. Salah satunya adalah Dr. Iswadi, M.Pd., akademisi dan tokoh pendidikan nasional asal Aceh, yang menilai keputusan itu bukan hanya cacat secara administratif, tetapi juga mencederai kesepakatan damai yang dituangkan dalam Memorandum of Understanding (MoU) Helsinki tahun 2005.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Dr. Iswadi, MoU Helsinki merupakan tonggak penting dalam sejarah perdamaian Aceh dan pemerintah pusat. Salah satu klausul penting dalam MoU tersebut adalah penegasan bahwa batas wilayah Aceh adalah sebagaimana yang berlaku pada 1 Juli 1956.

“Empat pulau yang saat ini dialihkan ke Sumut, secara historis dan administratif termasuk dalam wilayah Aceh Singkil sejak sebelum Indonesia merdeka. Ini bukan hanya soal administrasi, tapi juga soal harga diri dan komitmen negara terhadap perdamaian,” tegasnya.

Dr. Iswadi melihat bahwa keputusan sepihak Mendagri berisiko besar merusak kepercayaan masyarakat Aceh terhadap pemerintah pusat.

Ketika wilayah yang telah lama menjadi bagian Aceh dipindahkan tanpa konsultasi atau persetujuan rakyatnya, maka yang terjadi bukan hanya kekeliruan administratif, tapi pelanggaran terhadap semangat rekonsiliasi nasional. “Ini bukan hanya soal garis di peta, tapi soal makna dan keadilan,” katanya.

Lebih jauh, ia menilai bahwa pemindahan wilayah ini bisa menjadi sumber ketegangan sosial-politik di masa depan. Masyarakat Aceh merasa wilayahnya dicaplok, sementara masyarakat Sumut pun bisa menjadi pihak yang dirugikan bila nantinya ada konflik klaim wilayah.

“Ini berpotensi menjadi konflik horizontal jika tidak segera diselesaikan dengan kepala dingin dan semangat kebangsaan,” ujar Iswadi.

Sebagai bentuk penolakan, masyarakat Aceh Singkil telah membentuk Aliansi Gerakan Aceh Menggugat Mendagri (AGAMM). Mereka menuntut agar keputusan Mendagri dicabut dan keempat pulau tersebut dikembalikan ke dalam administrasi Aceh. Aksi-aksi protes damai dan pelaporan resmi ke lembaga legislatif pun mulai dilakukan.

Dr. Iswadi menyarankan agar Presiden Prabowo Subianto segera turun tangan untuk menyelesaikan sengketa ini. Ia menegaskan bahwa hanya dengan keberanian politik di level tertinggi, persoalan batas wilayah yang menyangkut aspek historis dan legal ini bisa dituntaskan secara adil.

“Presiden harus segera meninjau ulang keputusan ini. Jangan biarkan semangat perdamaian Aceh dikorbankan oleh kepentingan jangka pendek,” katanya.

Dr. Iswadi menyarankan agar Presiden Prabowo Subianto segera turun tangan untuk menyelesaikan sengketa ini. Ia menegaskan bahwa hanya dengan keberanian politik di level tertinggi, persoalan batas wilayah yang menyangkut aspek historis dan legal ini bisa dituntaskan secara adil.

“Presiden harus segera meninjau ulang keputusan ini. Jangan biarkan semangat perdamaian Aceh dikorbankan oleh kepentingan jangka pendek,” katanya.

Menurutnya, dialog terbuka antara pemerintah pusat, Pemerintah Aceh, DPR Aceh, dan masyarakat setempat sangat penting dilakukan dalam waktu dekat. Ia juga menyarankan pembentukan tim independen yang terdiri dari ahli sejarah, geografi, dan hukum tata negara untuk mengevaluasi kembali dasar pengambilan keputusan Mendagri tersebut.

Lebih lanjut, Dr. Iswadi yang juga merupakan alumni Program Doktoral Manajemen Pendidikan Universitas Negeri Jakarta, menekankan bahwa stabilitas sosial dan politik di Sumatera sangat bergantung pada keadilan. Jika keadilan dikesampingkan, maka bibit-bibit konflik akan tumbuh.

“Keadilan bukan sekadar slogan. Ia harus diwujudkan dalam kebijakan yang berpihak pada kebenaran historis dan konstitusional,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa MoU Helsinki bukan hanya sekadar kesepakatan teknokratis antara pemerintah pusat dan Gerakan Aceh Merdeka (GAM), melainkan simbol dari kesediaan kedua pihak untuk menanggalkan konflik dan memilih perdamaian.

Maka, segala bentuk kebijakan yang menyimpang dari substansi MoU berpotensi merusak fondasi damai yang telah dibangun dengan susah payah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya berharap Presiden Prabowo bisa melihat ini sebagai momentum untuk menunjukkan komitmen terhadap keutuhan bangsa, dengan tidak mengabaikan hak-hak Aceh yang telah disepakati secara sah. Jangan sampai masyarakat Aceh merasa tidak didengar lagi oleh pusat,” tutup Dr. Iswadi.

Sebagai informasi, polemik kepemilikan Pulau Lipan, Pulau Panjang, Pulau Mangkir Besar, dan Pulau Mangkir Kecil muncul setelah terbitnya Keputusan Menteri Dalam Negeri (Kepmendagri) Nomor 300.2.2-2138 Tahun 2025 yang menyatakan empat pulau tersebut adalah bagian dari Sumatera Utara. (ebs)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kasus Cibiran Pasien BPJS Viral, FKKMK UGM Siapkan Sanksi Bagi Dokter PPDS Elda Putri Jika Terbukti Melanggar

Kasus Cibiran Pasien BPJS Viral, FKKMK UGM Siapkan Sanksi Bagi Dokter PPDS Elda Putri Jika Terbukti Melanggar

Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (FKKMK) Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta buka suara terkait viralnya unggahan di media sosial yang diduga dibuat oleh dokter peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Elda Putri Rahardini yang dinilai mencibir pasien peserta BPJS Kesehatan. 
Harga Pangan Hari Ini 6 Agustus 2026: Cabai Rawit Rp59.150 per Kilogram hingga Telur Ayam Ras Rp29.550 per Kilogram

Harga Pangan Hari Ini 6 Agustus 2026: Cabai Rawit Rp59.150 per Kilogram hingga Telur Ayam Ras Rp29.550 per Kilogram

PIHPS Nasional yang dikelola Bank Indonesia mencatat harga pangan hari ini 6 Agustus 2026. 
Sejarah Kelam Timnas Indonesia Bisa Terulang di Piala AFF 2026, Singapura Kembali Jadi Penentu Tiket Semifinal Garuda

Sejarah Kelam Timnas Indonesia Bisa Terulang di Piala AFF 2026, Singapura Kembali Jadi Penentu Tiket Semifinal Garuda

Timnas Indonesia kembali dihadapkan pada situasi yang mengingatkan publik sepak bola Tanah Air pada salah satu momen paling menyakitkan dalam sejarah Piala AFF.
Bukan TKD, Purbaya Salurkan Bantuan Pusat Rp 20,5 Triliun Bantu Keuangan Daerah

Bukan TKD, Purbaya Salurkan Bantuan Pusat Rp 20,5 Triliun Bantu Keuangan Daerah

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, bakal menyalurkan bantuan pemerintah pusat Rp 20,5 triliun pada pekan depan, untuk menjaga stabilitas fiskal pemerintah daerah.
Jadwal Siaran Langsung Singapura Vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Garuda Jalani Laga Hidup-Mati

Jadwal Siaran Langsung Singapura Vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Garuda Jalani Laga Hidup-Mati

Timnas Indonesia akan menjalani laga hidup dan mati melawan Singapura di laga pamungkas Grup A Piala AFF 2026. Berikut jadwal siaran langsung Piala AFF 2026 yang mempertemukan skuad Garuda vs The Lions.
Pratama Arhan Soroti Adaptasi Persija, Igor Tolic Beri Pengakuan Mengejutkan

Pratama Arhan Soroti Adaptasi Persija, Igor Tolic Beri Pengakuan Mengejutkan

Bek Persija Pratama Arhan menilai hasil tersebut harus menjadi bahan evaluasi, sedangkan pelatih Persib Igor Tolic mengakui timnya sempat berada dalam tekanan sepanjang pertandingan.

Trending

Kronologi Kebakaran Gedung Lima Lantai di Cikini, Sempat Coba Dipadamkan Pakai APAR

Kronologi Kebakaran Gedung Lima Lantai di Cikini, Sempat Coba Dipadamkan Pakai APAR

Kobaran api melanda sebuah bangunan berlantai lima yang berlokasi di Jalan Cikini Raya Nomor 89, Menteng, Jakarta Pusat pada Rabu (5/8) sore. 
Viral Sales Rokok Jadi Korban Pencurian di Jakarta Barat, Sejumlah Slop Rokok dan Uang Setoran Raib

Viral Sales Rokok Jadi Korban Pencurian di Jakarta Barat, Sejumlah Slop Rokok dan Uang Setoran Raib

Viral di media sosial video rekaman CCTV yang memperlihatkan sales rokok menjadi korban pencurian di Cengkareng, Jakarta Barat. Sejumlah slop rokok dan uang tunai raib.
Resmi Cerai dari Wardatina Mawa, Apa Kabar Hubungan Asmara Insanul Fahmi dengan Inara Rusli?

Resmi Cerai dari Wardatina Mawa, Apa Kabar Hubungan Asmara Insanul Fahmi dengan Inara Rusli?

Berakhirnya rumah tangga pasangan tersebut langsung memunculkan pertanyaan baru di tengah publik, yakni mengenai kelanjutan hubungan Insanul Fahmi dengan Inara Rusli.
Uang Rizky Billar, Lesti Kejora Hingga Anak Ditilep Sampai Rp3,1 Miliar, Pelaku Disebut Orang Terdekat

Uang Rizky Billar, Lesti Kejora Hingga Anak Ditilep Sampai Rp3,1 Miliar, Pelaku Disebut Orang Terdekat

Rizky Billar mengungkap pengalaman yang disebutnya sebagai salah satu pukulan paling menyakitkan yang datang dari lingkungan terdekat.
Kabar soal Kopilot Jadi "Kurir" Ekstasi Dibahas dalam Rapat Kabinet Malaysia

Kabar soal Kopilot Jadi "Kurir" Ekstasi Dibahas dalam Rapat Kabinet Malaysia

Kabar soal kopilot Malaysia berinisial MS menjadi “kurir” ekstasi dibahas dalam rapat kabinet pemerintahan Malaysia.
Tiga Fakta Terungkapnya Mayat Termutilasi Dalam Karung Depok, Korban dan Pelaku Berkenalan di Media Sosial

Tiga Fakta Terungkapnya Mayat Termutilasi Dalam Karung Depok, Korban dan Pelaku Berkenalan di Media Sosial

Subdit Resmob Polda Metro Jaya akhirnya berhasil mengungkap kasus penemuan mayat termutilasi yang terbungkus di dalam karung di kawasan Tanah Merah, Kelurahan Pancoran Mas, Kota Depok.
Waspada Modus Baru: Dikira Jaga Keamanan, Hansip Gadungan di Cakung Tertangkap Basah Curi Motor

Waspada Modus Baru: Dikira Jaga Keamanan, Hansip Gadungan di Cakung Tertangkap Basah Curi Motor

Seorang pria berinisial Z harus berurusan dengan pihak kepolisian setelah aksi pencurian sepeda motornya di kawasan Tipar Cakung Barat, Jakarta Timur, terbongkar. 
Selengkapnya

Viral