News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Demokrat Bongkar Kelemahan PAD DKI: Target Terlalu Rendah Tapi Ketergantungan Tinggi

Fraksi Partai Demokrat DPRD DKI Jakarta menilai kinerja PAD tahun anggaran 2024 patut diapresiasi, namun soroti banyaknya potensi yang belum dimanfaatkan..
Senin, 16 Juni 2025 - 18:16 WIB
Ketua Fraksi Partai Demokrat, Ali Muhammad Johan
Sumber :
  • dok. Demokrat

Jakarta, tvOnenews.com - Fraksi Partai Demokrat DPRD DKI Jakarta menilai kinerja Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun anggaran 2024 patut diapresiasi, namun menyoroti banyaknya potensi yang belum dimanfaatkan secara maksimal. 

Mereka pun mendesak Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk melakukan diversifikasi sumber pendapatan guna memperkuat struktur fiskal daerah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini dikatakan saat menyampaikan pandangan fraksi terhadap Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2024.

“Pemprov DKI harus lebih kreatif menggali potensi penerimaan baru, bukan hanya bergantung pada sektor properti dan otomotif yang rentan fluktuasi pasar,” tegas Ketua Fraksi Partai Demokrat, Ali Muhammad Johan, usai Rapat Paripurna DPRD DKI Jakarta, Senin (17/6/2025).

Ali mengungkapkan, kontribusi PAD terhadap total pendapatan daerah tercatat sebesar 69,5 persen, dengan realisasi mencapai Rp50,74 triliun dari target Rp50,45 triliun. 

Pajak daerah menjadi penyumbang terbesar, yakni Rp44,45 triliun atau 60,93 persen dari total pendapatan daerah yang mencapai Rp72,95 triliun.

Namun, Ali menyoroti bahwa dominasi penerimaan masih sangat bergantung pada lima jenis pajak utama-PKB, BBNKB, PBBKB, PBBP2, dan BPHTB-yang menyumbang Rp34,2 triliun atau 46,89 persen dari total pendapatan daerah. 

Menurutnya, ini mencerminkan kelemahan struktural yang dapat menjadi risiko saat pasar kendaraan dan properti melemah, seperti yang terjadi pada 2024.

Untuk itu, Demokrat mengusulkan empat langkah strategis guna memperluas sumber pendapatan:

1. Monetisasi Aset Daerah tanpa menjual aset, dengan memanfaatkan aset fisik dan non-fisik yang belum produktif menjadi sumber pendapatan berulang.

2. Perluasan Basis Pajak Digital, agar sektor ekonomi digital turut memberi kontribusi signifikan bagi daerah.

3. Optimalisasi Kinerja BUMD, melalui efisiensi dan inovasi agar menghasilkan dividen yang lebih besar.

4. Modernisasi Sistem Parkir, dengan pembentukan BUMD khusus perparkiran dan penerapan sistem pembayaran online dan real-time.

Ali juga mengkritisi target pendapatan yang dinilai terlalu rendah. Hal ini terlihat dari realisasi yang melampaui target di sejumlah jenis pajak seperti PKB, BBNKB, PBBKB, Pajak Reklame, dan PBJT. 

“Realisasi ini menandakan target terlalu rendah dan melemahkan insentif OPD untuk menggali potensi sesungguhnya,” ucapnya.

Ia pun meminta kejelasan atas temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI terkait kekurangan pemungutan dan salah hitung pada beberapa jenis pajak, seperti reklame, alat berat, air tanah, dan PBJT. 

“Kita harus tahu kenapa hal ini bisa terjadi. Harus ada langkah korektif dari pemda,” tegasnya.

Sementara itu, retribusi daerah tercatat mencapai Rp713,72 miliar atau 110,18 persen dari target. 

Namun, Ali mengingatkan agar capaian tersebut tidak menipu, sebab beberapa target ditetapkan terlalu rendah sejak awal.

“Beberapa retribusi usaha bahkan melampaui 150 persen, seperti pemakaian kekayaan daerah yang mencapai 171 persen. Tapi di sisi lain, capaian retribusi pasar grosir dan pertokoan hanya 37,58 persen,” ujarnya.

Sebagai solusi, Demokrat mendorong digitalisasi retribusi untuk menutup celah kebocoran, evaluasi menyeluruh terhadap OPD yang gagal memenuhi target, kajian penerapan Electronic Road Pricing (ERP) di kawasan padat kendaraan, penyesuaian tarif Lokbin dan Loksem, serta penguatan retribusi dari sektor perizinan komersial.

“Kami tidak sekadar mengapresiasi capaian angka, tetapi juga menuntut langkah strategis dan struktural agar pendapatan daerah semakin kuat dan berkelanjutan,” pungkas Ali. (agr/muu)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tak Perlu Takut Badan Terlalu Kurus saat Puasa Ramadhan, Ini Solusi Sehat dan Proporsional ala dr. Zaidul Akbar

Tak Perlu Takut Badan Terlalu Kurus saat Puasa Ramadhan, Ini Solusi Sehat dan Proporsional ala dr. Zaidul Akbar

Tak perlu takut badan terlalu kurus saat puasa Ramadhan, ini solusi sehat dan tubuh proporsional ala dr. Zaidul Akbar.
Pramono Anung Bakal Minta Pengadaan Truk Sampah Listrik di Jakarta

Pramono Anung Bakal Minta Pengadaan Truk Sampah Listrik di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan akan mengajukan pengadaan truk listrik untuk mengangkut sampah di Jakarta.
Upaya Jaksa Bongkar Siasat Kasus Laptop Chromebook Dinilai Dapat Patahkan Dalih Nadiem Makarim

Upaya Jaksa Bongkar Siasat Kasus Laptop Chromebook Dinilai Dapat Patahkan Dalih Nadiem Makarim

Langkah Kejaksaan Agung (Kejagung) dalam upaya membongkar sepenuhnya kasus korupsi pengadaab laptop Chromebook dengan terdakwa Nadiem Makarim menuai respons positif.
Cole Palmer Sentil Keras Rumor ke Manchester United di Tengah Performa Apik Chelsea

Cole Palmer Sentil Keras Rumor ke Manchester United di Tengah Performa Apik Chelsea

Gelandang serang Chelsea, Cole Palmer, akhirnya angkat bicara untuk menepis rumor yang mengaitkan dirinya dengan Manchester United.
Cole Palmer Sentil Keras Rumor ke Manchester United di Tengah Performa Apik Chelsea

Cole Palmer Sentil Keras Rumor ke Manchester United di Tengah Performa Apik Chelsea

Gelandang serang Chelsea, Cole Palmer, akhirnya angkat bicara untuk menepis rumor yang mengaitkan dirinya dengan Manchester United.
Upaya Penguatan, Kemenperin Sambangi Pelaku Industri Drone di Yogyakarta

Upaya Penguatan, Kemenperin Sambangi Pelaku Industri Drone di Yogyakarta

Kementeriaan Perindustrian (Kemenperin) terus melakukan pemetaan Industri Kecil dan Menengah (IKM) drone di kawasan Yogyakarta, Jawa Tengah dengan melakukan kunjungan ke Frogs Indonesia.

Trending

Rekam Jejak Mohan Hazian, Pendiri Thanksinsomnia yang Kini Terseret Dugaan Skandal Pelecehan Seksual

Rekam Jejak Mohan Hazian, Pendiri Thanksinsomnia yang Kini Terseret Dugaan Skandal Pelecehan Seksual

Dilansir dari berbagai sumber, termasuk laman resmi Thanksinsomnia dan kanal YouTube CONNX, Mohan Hazian lahir di Lampung pada 4 Februari 1990. Selain berprofes
Stadion Teladan Jadi Kunci, Sumatera Utara Dekati Status Tuan Rumah Piala AFF U-17 dan U-19

Stadion Teladan Jadi Kunci, Sumatera Utara Dekati Status Tuan Rumah Piala AFF U-17 dan U-19

Anggota Komite Eksekutif PSSI Arya Sinulingga menyebutkan Sumatera Utara (Sumut) berpeluang menjadi tuan rumah Piala AFF U-17 dan U-19 tahun ini.
Prediksi Bojan Hodak untuk Laga Persib vs Ratchaburi FC

Prediksi Bojan Hodak untuk Laga Persib vs Ratchaburi FC

Persib Bandung bakal menghadapi ujian berat saat melawat ke markas Ratchaburi FC pada leg pertama babak 16 besar AFC Champions League Two. Duel antara Maung ...
Kabar Bahagia untuk John Herdman, Pemain Keturunan yang Cetak Hattrick di Arsenal Ingin Bela Timnas Indonesia

Kabar Bahagia untuk John Herdman, Pemain Keturunan yang Cetak Hattrick di Arsenal Ingin Bela Timnas Indonesia

Peluang Timnas Indonesia mendapatkan tambahan amunisi muda berbakat kembali terbuka. Wonderkid Arsenal, Demiane Agustien, akhirnya masuk radar John Herdman?
Ternyata Ini Alasan Semangat Puasa di Bulan Ramadhan, Menu Bukanya bukan Kolak ataupun Gorengan

Ternyata Ini Alasan Semangat Puasa di Bulan Ramadhan, Menu Bukanya bukan Kolak ataupun Gorengan

Anjuran puasa ramadhan mungkin jarang dipahami. Namun dibalik tahan lapar dan hausnya, tubuh menjadi sehat.
Tekankan Filosofi “Give Back to The Community”, Hotel Bintang Lima di Sleman Gandeng Fakultas Peternakan UGM Bangun Ekosistem Peternakan Ayam Mandiri

Tekankan Filosofi “Give Back to The Community”, Hotel Bintang Lima di Sleman Gandeng Fakultas Peternakan UGM Bangun Ekosistem Peternakan Ayam Mandiri

Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (UGM) digandeng oleh salah satu hotel bintang lima di Sleman dalam membangun ekosistem peternakan ayam mandiri.
Momentum Emas Mengejar Rezeki Berkah, Ini 5 Peluang Bisnis di Bulan Ramadhan

Momentum Emas Mengejar Rezeki Berkah, Ini 5 Peluang Bisnis di Bulan Ramadhan

Ramadhan dapat menjadi momentum emas untuk mengejar rezeki berkah, berikut 5 peluang bisnis yang bisa dilakukan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT