News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tegas, Komnas HAM Sebut Ucapan Fadli Zon Soal Tidak Ada Pemerkosaan di Kerusuhan Mei 1998 Tidak Tepat

Komnas HAM bantah ucapan Menteri Kebudayaan Fadli Zon yang menyebut tidak ada pemerkosaan massal dalam Kerusuhan Mei 1998.
Senin, 16 Juni 2025 - 21:37 WIB
Anis Hidayah
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Komnas HAM bantah ucapan Menteri Kebudayaan Fadli Zon yang menyebut tidak ada pemerkosaan massal dalam Kerusuhan Mei 1998.

Ketua Komnas HAM Anis Hidayah menyebut, ucapan Fadli Zon itu sangat tidak tepat, sebab kerusuhan tersebut telah diakui oleh pemerintah. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tidak tepat, karena peristiwa kerusuhan Mei 1998 telah diakui oleh Pemerintah dan sebagian korban dan keluarga korban telah mendapatkan layanan," kata Anis dalam keterangannya, Senin (16/6/2025). 

Anis menjelaskan, bahwa bantahan ini bukan tanpa alasan. Pasalnya, pada tahun 2003, Komnas HAM sendiri membentuk Tim Ad Hoc Penyelidikan Pelanggaran HAM yang Berat Peristiwa Kerusuhan 13-15 Mei 1998.

Fadli Zon
Fadli Zon
Sumber :
  • IDN Times

 

Tim Ad Hoc bekerja berdasarkan UU Nomor 26 Tahun 2000 tentang Pengadilan HAM. Tim Ad Hoc telah menyelesaikanpenyelidikan pada September 2003. 

"Berdasarkan hasil penyelidikan Komnas HAM, Peristiwa Kerusuhan 13-15 Mei 1998 dinyatakan sebagai Pelanggaran HAM yang Berat yaitu Kejahatan terhadap Kemanusiaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal Pasal 9 Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2000 tentang Pengadilan HAM," jelasnya. 

Adapun bentuk-bentuk tindakan dalam Kejahatan terhadap Kemanusiaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 UU Nomor 26 Tahun 2000 dalam Peristiwa Kerusuhan 13-15 Mei 1998 yaitu, pembunuhan, perampasan kemerdekaan, penyiksaan, perkosaan atau bentuk-bentuk kekerasan seksual lain yang setara, dan persekusi.

Sementara itu, pada 19 September 2003, Komnas HAM melalui Surat Nomor: 197/TUA/IX/2003 telah menyerahkan hasil penyelidikan pelanggaran HAM yang berat Peristiwa Kerusuhan 13-15 Mei 1998 kepada Jaksa Agung selaku Penyidik.

Selanjutnya, pada 2022 pemerintah mengeluarkan Keppres Nomor 17 Tahun 2022 tentang Pembentukan Tim Penyelesaian Non-Yudisial Pelanggaran HAM yang Berat (Tim PPHAM). 

Tanggal 11 Januari 2023 setelah menerima Laporan Akhir Tim PPHAM, Presiden mengakui Peristiwa Kerusuhan 13-15 Mei 1998 dan 11 peristiwa lainnya sebagai pelanggaran HAM yang berat.

Sementara pada 15 Maret 2023 Presiden mengeluarkan Inpres Nomor 2 Tahun 2023 tentang Pelaksanaan Rekomendasi Penyelesaian Non-Yudisial Pelanggaran HAM yang Berat. 

"Selanjutnya pada 11 Desember 2023 keluarga korban Peristiwa Kerusuhan 13-15 Mei 1998 mendapatkan layanan dari Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta," ucap Anis. 

Sebelumnya, Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, mengungkapkan kasus pemerkosaan massal tahun 1998 tidak terbukti. Peristiwa itu, menurut dia, hanya berdasarkan rumor.

"Ada pemerkosaan massal, betul enggak ada pemerkosaan massal? Pemerkosaan massal kata siapa itu? Enggak pernah ada proof-nya. Itu adalah cerita. Kalau ada tunjukkan, ada enggak di dalam buku sejarah itu? Enggak ada," kata Fadli Zon, saat wawancara bersama jurnalis senior Uni Lubis, dikutip Jumat (13/6/2025).

Menurut Fadli Zon rumor-rumor seperti itu tidak akan menyelesaikan persoalan yang ada.

"Saya sendiri pernah membantah itu dan mereka tidak bisa buktikan. Maksud saya adalah sejarah yang kita buat ini adalah sejarah yang kita buat ini adalah sejarah yang bisa mempersatukan bangsa kita," ungkap Fadli Zon. (aha/muu)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews


 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bukan Kendaraan Politik Individu, Bahlil Sebut Golkar Lahir untuk Menjawab Tuntutan Bangsa

Bukan Kendaraan Politik Individu, Bahlil Sebut Golkar Lahir untuk Menjawab Tuntutan Bangsa

Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, meluruskan pemahaman mengenai esensi dasar berdirinya Partai Golkar. 
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Dikabarkan Bakal Didemo Mahasiswa dan Masyarakat Hari Ini

Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Dikabarkan Bakal Didemo Mahasiswa dan Masyarakat Hari Ini

Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, dikabarkan akan menghadapi aksi demonstrasi mahasiswa dan masyarakat pada Rabu (21/10/2026), menyusul sorotan Karhutla.
Empat Agenda Perubahan Prabowo-Gibran Dinilai Jadi Kunci Kemandirian Bangsa

Empat Agenda Perubahan Prabowo-Gibran Dinilai Jadi Kunci Kemandirian Bangsa

BEM PTNU Se-Nusantara secara terbuka memberikan apresiasi atas empat agenda perubahan yang dijalankan oleh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. 
Punya Waktu Lebih Saat Wisata ke Yogyakarta? Destinasi di Sekitar Kota Ini Bisa Jadi Pilihan

Punya Waktu Lebih Saat Wisata ke Yogyakarta? Destinasi di Sekitar Kota Ini Bisa Jadi Pilihan

Wisata Yogyakarta tak hanya berpusat di Malioboro. Kawasan Sleman hingga Magelang menawarkan peluang perjalanan lintas destinasi dan pilihan akomodasi yang.
Mantan Petarung UFC Ini Ngaku 'Menunggu Kontrak' untuk Duel Lawan Jake Paul

Mantan Petarung UFC Ini Ngaku 'Menunggu Kontrak' untuk Duel Lawan Jake Paul

Mantan petarung UFC Darren Till mengisyaratkan kesiapannya untuk berduel dengan Jake Paul setelah mengaku masih menunggu kontrak pertarungan. Tantangan itu.
Tingkatkan Produktivitas, Petani Swadaya Kaltim Dilatih Praktik Budidaya Sawit Berstandar Industri

Tingkatkan Produktivitas, Petani Swadaya Kaltim Dilatih Praktik Budidaya Sawit Berstandar Industri

Guna menjawab tantangan teknis dalam budidaya kelapa sawit, Petani swadaya Kaltim dilatih praktik budidaya sawit berstandar industri

Trending

Kepala BNPPDT Jenderal TNI Maruli Dorong Prioritas Program Ekonomi Konkret di Wilayah Perbatasan

Kepala BNPPDT Jenderal TNI Maruli Dorong Prioritas Program Ekonomi Konkret di Wilayah Perbatasan

Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil (BNPPDT), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, menekankan pentingnya eksekusi program ekonomi yang nyata dan solutif bagi masyarakat di wilayah perbatasan. 
Demi Konten Horor, Lima Sahabat Terobos Hotel Terlarang! Ini Sinopsis Film Lingsir Wengi: Motel Malioboro

Demi Konten Horor, Lima Sahabat Terobos Hotel Terlarang! Ini Sinopsis Film Lingsir Wengi: Motel Malioboro

Lingsir Wengi: Motel Malioboro mengangkat kisah lima sahabat yang mengejar popularitas lewat konten horor hingga terjebak dalam teror hotel tua. Simak sinopsis dan daya
Potret Polina Matveeva, Atlet Voli Cantik Rusia Setinggi 194 cm yang Dijuluki Bak Boneka

Potret Polina Matveeva, Atlet Voli Cantik Rusia Setinggi 194 cm yang Dijuluki Bak Boneka

Potret atlet voli cantik asal Rusia, Polina Matveeva, mencuri perhatian berkat paras menawan dan postur tubuh menjulang setinggi 194 cm. Setter berusia 24 tahun
Stok BBM Nasional Masih Aman, Begini Kata Bahlil

Stok BBM Nasional Masih Aman, Begini Kata Bahlil

Bahlil Lahadalia memastikan stok BBM nasional aman. Pemerintah menambah armada dan menargetkan stok Bali 15 hari.
Idola Khabib Nurmagomedov, Cain Velasquez Dikabarkan Segera Comeback usai 7 Tahun Absen

Idola Khabib Nurmagomedov, Cain Velasquez Dikabarkan Segera Comeback usai 7 Tahun Absen

Kabar comeback legenda UFC Cain Velasquez kembali mencuat setelah tujuh tahun absen dari oktagon. Pelatih Khabib Nurmagomedov, Javier Mendez, mengungkapkan.
Dendam Kesumat Gegara Rokok Jadi Motif Anak di Brebes Mutilasi Ayah Kandung Saat Tidur Pulas

Dendam Kesumat Gegara Rokok Jadi Motif Anak di Brebes Mutilasi Ayah Kandung Saat Tidur Pulas

Kasus pembunuhan dan mutilasi sadis yang dilakukan oleh seorang anak berinisial HS (24) terhadap ayah kandungnya, WS (48), akhirnya terungkap ke permukaan. 
Punya Waktu Lebih Saat Wisata ke Yogyakarta? Destinasi di Sekitar Kota Ini Bisa Jadi Pilihan

Punya Waktu Lebih Saat Wisata ke Yogyakarta? Destinasi di Sekitar Kota Ini Bisa Jadi Pilihan

Wisata Yogyakarta tak hanya berpusat di Malioboro. Kawasan Sleman hingga Magelang menawarkan peluang perjalanan lintas destinasi dan pilihan akomodasi yang.
Selengkapnya

Viral