GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rayakan HUT ke-74 Tahun, IBI Pecahkan Rekor MURI Skrining dan Edukasi Pencegahan Anemia Pada Ibu dan Anak

Ikatan Bidan Indonesia (IBI) bersama eNutri meraih penghargaan dari MURI atas pemecahan rekor “Skrining dan Edukasi Pencegahan Anemia kepada Ibu dan Anak..
Selasa, 24 Juni 2025 - 17:20 WIB
IBI Pecahkan Rekor MURI Skrining dan Edukasi Pencegahan Anemia Pada Ibu dan Anak
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.comIkatan Bidan Indonesia (IBI) bersama eNutri meraih penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) atas pemecahan rekor “Skrining dan Edukasi Pencegahan Anemia kepada Ibu dan Anak oleh Bidan Terbanyak menggunakan Kalkulator Zat Besi pada Aplikasi eNutri”.  

Penghargaan rekor MURI ini diberikan bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ikatan Bidan Indonesia (IBI) ke-74 dan Hari Bidan Nasional 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penghargaan ini menunjukkan wujud komitmen dan bukti nyata peran strategis Bidan dalam mendukung pencegahan anemia pada Ibu dan anak di Indonesia demi mewujudkan generasi Indonesia bebas anemia defisiensi besi.

Kasus anemia, pada Ibu dan anak, penting menjadi perhatian serius berbagai pihak. Sebab, berisiko menyebabkan stunting yang dapat menghambat perkembangan otak dan tumbuh kembang optimal anak, sehingga bisa mengancam terwujudnya Generasi Emas 2045. 

IBI Pecahkan Rekor MURI Skrining dan Edukasi Pencegahan Anemia Pada Ibu dan Anak
IBI Pecahkan Rekor MURI Skrining dan Edukasi Pencegahan Anemia Pada Ibu dan Anak
Sumber :
  • Istimewa

 

Terlebih lagi Indonesia masih menduduki posisi ke-4 sebagai negara dengan prevalensi anemia tertinggi di Asia Tenggara. Setidaknya, 1 dari 4 anak Indonesia berusia di bawah 5 tahun berisiko mengalami anemia. Tidak hanya pada anak, anemia pada ibu hamil di Indonesia juga masih tergolong tinggi, yaitu sebanyak 27,7%. 

Masih tingginya prevalensi anemia, disebabkan pola makan yang masih kurang asupan zat besi harian, dimana data menunjukkan 1 dari 3 anak tidak mengkonsumsi makanan kaya zat besi yang menjadi salah satu penyebab masih tingginya prevalensi anemia di Indonesia. 

Selain itu, penelitian lain yang dilakukan pada lebih dari 400-an Ibu hamil dan Ibu menyusui menunjukkan rata-rata konsumsi asupan zat besi hanya 44% dan 63% dari Angka Kebutuhan Gizi (AKG) yang disarankan.

Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Bidan Indonesia (PP IBI)​ Ade Jubaedah mengatakan penghargaan Rekor MURI yang diraih merupakan bukti kontribusi besar bidan dalam memberikan pelayanan kesehatan pada publik, khususnya dalam upaya pencegahan anemia pada ibu dan anak Indonesia. 

"Pencapaian rekor skrining dan edukasi pencegahan anemia pada ibu dan anak melalui Gerakan Aksi Nyata Bidan Cegah Anemia telah dilakukan oleh 31.864 Bidan dengan menggunakan Kalkulator Zat Besi pada aplikasi eNutri dan berhasil menjangkau 57.509 ibu hamil dan menyusui serta 314.891 anak di seluruh Indonesia," katanya. 

Pihaknya percaya bahwa skrining anemia yang terintegrasi dalam setiap pelayanan sehari-hari bidan adalah kunci penting untuk mencapai target tersebut. 

"Oleh karena itu, sejak Februari 2025 lalu kami telah memulai Gerakan Aksi Nyata Bidan Cegah Anemia, salah satu inisiatif dan komitmen dari IBI bersama dengan eNutri yang mengupayakan gerakan skrining dan edukasi pencegahan anemia defisiensi besi bagi ibu dan anak. Gerakan ini menjadi sangat penting dalam intervensi dini pencegahan kasus anemia, terutama sebelum gejala yang signifikan muncul dan menyebabkan berbagai masalah yang serius bagi ibu dan anak di Indonesia,” tuturnya.

Lebih lanjut, Ade mengatakan sebagai upaya peningkatan peran aktif Bidan dalam mendukung pencegahan dan skrining anemia defisiensi besi pada ibu dan anak Indonesia, IBI juga telah meluncurkan rekomendasi, di antaranya: Bidan harus berperan aktif dalam pencegahan dan skrining Anemia Defisiensi Besi (ADB); Skrining rutin ADB bagi anak serta Ibu hamil dan menyusui di layanan kesehatan primer; 

Selain itu, Alat Skrining Non-Invasif seperti Kalkulator Zat Besi (pada aplikasi eNutri) dapat menjadi salah satu alat bantu deteksi dini resiko defisiensi besi pada layanan kesehatan primer, serta; Bidan dapat secara aktif merekomendasikan dan mengedukasi orangtua terkait makanan terfortifikasi zat besi serta turut serta mendampingi program suplementasi zat besi pad Ibu dan Anak. ​

“Kami menghimbau kepada para Bidan di seluruh Indonesia untuk terus mengedukasi tentang pentingnya memastikan kecukupan zat besi harian pada ibu hamil, ibu menyusui dan anak untuk cegah anemia. Sebab, kondisi anemia defisiensi besi akan menghambat tumbuh kembang optimal anak, terutama kepintaran anak bahkan dapat menjadi penyebab risiko stunting," katanya. 

Sama halnya dengan kondisi anemia defisiensi besi pada Ibu yang tidak hanya berpengaruh pada kesehatan Ibu, tetapi juga dapat berdampak pada tumbuh kembang anak sejak di dalam kandungan. 

"Kami sangat mengapresiasi kolaborasi dengan aplikasi eNutri, terutama fitur Kalkulator Zat Besi yang sangat bermanfaat dan dapat dengan mudah digunakan dalam pelayanan kesehatan bidan yang tersebar di seluruh pelosok Indonesia, terutama dalam upaya pencegahan anemia defisiensi besi pada Ibu dan anak," tambah Ade Jubaedah.

Selain menerima penghargaan Rekor MURI, dalam rangkaian perayaan HUT ke-74, IBI juga memberikan penghargaan kepada insan Bidan yang telah melakukan tugas profesi pada lokasi dan situasi krisis seperti di Palestina, Myanmar, pesawat, kendaraan dan perjalanan. 

Selain itu, IBI juga menggelar simposium yang bertajuk ‘Peran Bidan Untuk Mengawal Tumbuh Kembang Anak Pada Awal Kehidupan’ di kawasan Menteng, Jakarta Pusat (24/06).

“Sebagai salah satu proporsi tertinggi dalam tenaga kesehatan, yaitu sebanyak 26,2% dari seluruh tenaga kesehatan, bidan memiliki peranan penting untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi Ibu dan anak, terutama dalam meningkatkan pencegahan dini anemia defisiensi besi dan mengawal tumbuh kembang anak pada awal kehidupan," kata Ade.

"Ke depannya, kami akan terus membuka kesempatan untuk kolaborasi dengan berbagai pihak, seperti yang telah kami lakukan bersama eNutri, sehingga bisa semakin memperluas jangkauan layanan kesehatan bagi Ibu dan anak Indonesia,” tutup Ade Jubaedah.

Sementara eNutri merupakan aplikasi mobile yang dirancang khusus untuk membantu para bidan di Indonesia dalam pelayanan kesehatan harian. Aplikasi ini menyediakan berbagai fitur dan informasi yang berguna untuk mendukung profesionalisme bidan, mulai dari informasi ilmiah terbaru dan materi pelatihan yang relevan, fitur konsultasi dengan ahli serta fitur komunikasi untuk memfasilitasi kolaborasi dan pertukaran informasi dengan bidan di seluruh Indonesia. 

Untuk mendukung peran bidan dalam melakukan skrining anemia defisiensi besi, eNutri juga telah dilengkapi dengan Kalkulator Zat Besi yang merupakan merupakan alat bantu skrining faktor risiko untuk anak (usia 6 bulan – 6 tahun), ibu hamil dan ibu menyusui. 

Tidak hanya Kalkulator Zat Besi, ​eNutri juga memiliki berbagai fitur informatif lainnya yang dapat dimanfaatkan oleh para Bidan, yaitu: Tanya Ahli, Alat Bantu (Pre-diagnosis), Forum diskusi, Video edukasi dan E-Book.

“Kami sangat bangga bisa meraih rekor MURI yang merupakan bentuk apresiasi dari kontribusi kami dalam mendukung peran bidan melakukan pencegahan anemia defisiensi besi pada Ibu dan Anak Indonesia,"  Digital Engagement Lead eNutri Gladys Samosir.

Menurutnya, melalui keunggulan fitur Kalkulator Zat Besi dalam aplikasi eNutri yang dikembangkan berdasarkan rekomendasi World Health Organization (WHO) untuk kebutuhan zat besi yang disesuaikan dengan kandungan pada berbagai jenis bahan makanan serta Angka Kebutuhan Gizi (AKG) Indonesia, para tenaga kesehatan seperti bidan dapat memaksimalkan fungsinya untuk ibu dan anak dimanapun dan kapanpun dengan satu genggaman saja. 

"Hal tersebut juga menjadi faktor penting keberhasilan kami dalam mencapai target skrining yang diharapkan. Kedepannya, kolaborasi yang telah kami lakukan bersama IBI ini diharapkan bisa terus berlangsung secara berkelanjutan agar dapat menjangkau lebih banyak bidan yang berada di seluruh pelosok Indonesia untuk memberikan layanan kesehatan yang baik untuk ibu dan anak,” tambahnya.(*)
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal Tes Pramusim MotoGP 2026 Pekan Ini: Percobaan Terakhir Marc Marquez Cs Jelang Seri Pembuka di Thailand

Jadwal Tes Pramusim MotoGP 2026 Pekan Ini: Percobaan Terakhir Marc Marquez Cs Jelang Seri Pembuka di Thailand

Jadwal tes pramusim MotoGP 2026, di mana pekan ini akan menjadi percobaan terakhir Marc Marquez dan kawan-kawan sebelum tampil di seri pembuka kelas premier.
Keamanan Siber dan AI Dinilai Jdi Fondasi Strategis Pertahanan Stabilitas Geopolitik

Keamanan Siber dan AI Dinilai Jdi Fondasi Strategis Pertahanan Stabilitas Geopolitik

Reisinger menyoroti bahwa benua tersebut kini menempatkan keamanan siber sebagai fondasi strategis dalam mempertahankan stabilitas geopolitik.
Profil Ronald Koeman Jr: Kiper Belanda dan Anak Pelatih Tim Nasional yang Kabarnya Diminati Persib Bandung

Profil Ronald Koeman Jr: Kiper Belanda dan Anak Pelatih Tim Nasional yang Kabarnya Diminati Persib Bandung

Ronald Koeman Jr kabarnya masuk dalam radar Persib Bandung. Penjaga gawang asal Belanda itu merupakan anak legenda sepak bola Belanda, Ronald Koeman.
Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Masa depan pemain pinjaman AC Milan, Samuel Chukwueze menjadi bahan pembicaraan jelang bursa transfer musim panas.
Red Sparks Apes Bertubi-tubi Setelah Ditinggal Megawati Hangestri: Ko Hee-jin Terancam Dipecat Usai Catat 23 Kekalahan

Red Sparks Apes Bertubi-tubi Setelah Ditinggal Megawati Hangestri: Ko Hee-jin Terancam Dipecat Usai Catat 23 Kekalahan

Nasib malang menimpa Red Sparks di musim ini. Setelah Megawati Hangestri pergi, kondisi tim semakin kacau. 23 kekalahan hingga Ko Hee-jin terancam dipecat.
Banjir di Grobogan Meluas, Jumlah Warga Terdampak Mencapai 9.000 Kepala Keluarga

Banjir di Grobogan Meluas, Jumlah Warga Terdampak Mencapai 9.000 Kepala Keluarga

Jumlah warga terdampak banjir di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, kini mencapai 9.000 kepala keluarga (KK) akibat meluasnya genangan dari wilayah hulu ke hilir.

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Buntut Kecelakaan Tewaskan Tiga Orang, Jalur Maut  Akses Tanggul Rawagabus Ditutup Permanen

Buntut Kecelakaan Tewaskan Tiga Orang, Jalur Maut Akses Tanggul Rawagabus Ditutup Permanen

Akses jalur alternatif menurun dari Jalan Lingkar Interchange Tanjungpura ke jalan raya Tanggul Rawagabus akhirnya ditutup permanen
5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

Ramalan Tahun Kuda Api 2026 menyebut lima shio berpotensi cuan besar. Simak daftar shio paling hoki secara finansial menurut VN Express.
Pimpinan Ponpes di Jepara Diduga Cabuli Santriwati 25 Kali, Kuasa Hukum Korban Beberkan Modusnya

Pimpinan Ponpes di Jepara Diduga Cabuli Santriwati 25 Kali, Kuasa Hukum Korban Beberkan Modusnya

Ironis, pimpinan pondok pesantren (ponpes), Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, diduga cabuli santriwatinya berusia 19 tahun 25 kali. Hal ini diungkap kuasa hukum
Ramalan Zodiak Besok, 18 Februari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Zodiak Besok, 18 Februari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan zodiak, 18 Februari 2026 untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Simak prediksi cinta, karier, dan keuangan selengkapnya.
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Ramalan Keuangan 18 Februari 2026 untuk Shio Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular

Ramalan Keuangan 18 Februari 2026 untuk Shio Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular

Ramalan keuangan shio 18 Februari 2026 untuk Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular. Cek prediksi finansial, peluang rezeki, tips mengatur keuangan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT