News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Puluhan Mahasiswa yang Anarkis saat Demo di Kemenpora Ditangkap, Enam Jadi Tersangka karena Sebabkan Polisi Alami Luka Bakar

Polisi mengamankan 20 mahasiswa yang anarkis saat berdemonstrasi di depan gerbang Gedung Kemenpora RI, Jalan Gerbang Pemuda, Jakarta Pusat, Senin (23/6).
Rabu, 25 Juni 2025 - 18:58 WIB
Polisi mengamankan 20 mahasiswa yang anarkis saat berdemonstrasi di depan gerbang Gedung Kemenpora RI, Jalan Gerbang Pemuda, Jakarta Pusat, Senin (23/6).
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com – Polisi mengamankan 20 mahasiswa yang anarkis saat berdemonstrasi di depan gerbang Gedung Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI), Jalan Gerbang Pemuda, Jakarta Pusat, Senin (23/6).

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Susatyo Purnomo Condro mengatakan bahwa enam orang di antaranya telah ditetapkan sebagai tersangka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Aksi tersebut tidak hanya menimbulkan kericuhan, tetapi juga menyebabkan seorang polisi mengalami luka bakar serius.

"Personel kami mengamankan 20 orang yang diduga melakukan tindak pidana penghasutan, penganiayaan, serta perlawanan terhadap petugas. Salah satu anggota kami mengalami luka bakar serius akibat api yang disulut oleh massa aksi," ungkap Susatyo, Rabu (25/6).

Korban adalah anggota Polri berpangkat Ipda, berinisial DA, yang mengalami luka bakar pada pergelangan kaki kanan, dengkul kaki kanan, dan pergelangan tangan kanan.

"Korban kini masih dalam perawatan intensif di RSAL Mintoharjo," ucapnya.

Selanjutnya, Kapolres Metro Jakarta Pusat mengimbau agar setiap massa aksi melakukan unjuk rasa tidak membawa barang atau benda terlarang, seperti minyak bensin, ban, sajam, senpi atau barang lainnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Muhammad Firdaus, mengungkapkan bahwa enam orang ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan peran aktif mereka dalam aksi anarkis tersebut.

Keenam pelaku berinisial FT (31), mahasiswa kampus berinisial UIA, berperan sebagai koordinator lapangan dan pelaku pembakaran ban, IM (23), mahasiswa UIP, melawan petugas, AD (21), mahasiswa UIP, menyiramkan bensin ke arah ban, ARS (26), mahasiswa UIP, membeli bensin dan menghimpun massa, FSC (21), mahasiswa UIP, membawa ban untuk dibakar, dan FJD (20), mahasiswa UIP, juga membawa ban ke lokasi unjuk rasa.

Polisi juga telah melakukan pemeriksaan terhadap 14 orang lainnya sebagai saksi untuk kepentingan penyidikan.

Polisi menyita sejumlah barang bukti antara lain dua buah ban, satu pasang sepatu dinas (PDL), enam unit handphone, satu unit mobil angkutan warna merah, sisa bensin dalam plastik, satu spanduk, dua megaphone, empat unit sepeda motor, serta hasil visum korban.

Menurut AKBP Firdaus, kasus itu telah dinaikkan ke tahap penyidikan dan pemberkasan tengah dilakukan.

"Kami terus berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum untuk proses hukum selanjutnya," tegasnya.

Para tersangka dijerat dengan sejumlah pasal KUHP, yakni; Pasal 170 KUHP (kekerasan secara bersama-sama), Pasal 351 KUHP (penganiayaan), Pasal 160 KUHP (penghasutan); Pasal 213 dan 214 KUHP dengan ancaman hukuman penjara 9 tahun.

Saat ini, Sat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat masih terus mendalami dugaan keterlibatan pihak lain dan motif di balik aksi unjuk rasa yang berubah menjadi kekerasan tersebut. (rpi/dpi)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sejumlah Orangtua Korban Daycare Little Aresha Temui Wali Kota Yogyakarta, Hasto Beberkan Isi Pembahasannya

Sejumlah Orangtua Korban Daycare Little Aresha Temui Wali Kota Yogyakarta, Hasto Beberkan Isi Pembahasannya

Sejumlah orangtua korban kekerasan anak dan penelantaran anak di daycare Little Aresha Yogyakarta temui Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo, di rumah dinasnya,
Jamaah Haji Kini Bisa Saling Bantu Lewat Aplikasi Kawal Haji, Sistem Laporan Terbuka dan Transparan

Jamaah Haji Kini Bisa Saling Bantu Lewat Aplikasi Kawal Haji, Sistem Laporan Terbuka dan Transparan

Keluhan atau kendala yang dialami jamaah selama menjalankan ibadah haji kini memiliki solusi penanganan yang lebih cepat. 
Menteri PPPA sebut Kasus Daycare Little Aresha merupakan Pelanggaran HAM: Tak Dapat Ditoleransi

Menteri PPPA sebut Kasus Daycare Little Aresha merupakan Pelanggaran HAM: Tak Dapat Ditoleransi

Soal kasus kekerasan anak dan penelantaran anak di daycare Little Aresha Yogyakarta membuat Menteri PPPA Arifah Fauzi angkat bicara. Arifah Fauzi mengecam kasus
Dedi Mulyadi Lontarkan Pesan Menohok di Hadapan Ribuan Warga Sumedang: Ini Benteng Terakhir Pajajaran

Dedi Mulyadi Lontarkan Pesan Menohok di Hadapan Ribuan Warga Sumedang: Ini Benteng Terakhir Pajajaran

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi lontarkan pesan menohok di hadapan ribuan warga Sumedang terkait pentingnya mengembalikan kejayaan budaya sebagai fondasi utama
Trump Diduga Jadi Sasaran Penembakan, Ini Tiga Fakta Penting Terkait Insiden Tersebut

Trump Diduga Jadi Sasaran Penembakan, Ini Tiga Fakta Penting Terkait Insiden Tersebut

Presiden AS Donald Trump diduga menjadi sasaran penembakan. Trump mengatakan seorang petugas tertembak dalam insiden di jamuan makan malam "White House Correspondents" di Washington, Sabtu (25/4) malam waktu setempat.
AC Milan Vs Juventus Tanpa Gol! Duel Panas Berakhir Mengecewakan

AC Milan Vs Juventus Tanpa Gol! Duel Panas Berakhir Mengecewakan

AC Milan dan Juventus harus puas berbagi angka setelah bermain imbang 0-0 pada lanjutan Serie A di Stadion San Siro, Senin (27/4/2026).

Trending

Kejutan! Inter Milan Disamakan Torino, Persaingan Gelar Serie A Memanas

Kejutan! Inter Milan Disamakan Torino, Persaingan Gelar Serie A Memanas

Inter Milan yang hampir dipastikan menjadi juara harus puas berbagi angka setelah ditahan imbang 2-2 oleh Torino pada lanjutan Serie A, Minggu (26/4/2026).
Jay Idzes Jadi Sorotan Besar Media Italia Usai Sassuolo Tahan Imbang Tim Kuat Serie A

Jay Idzes Jadi Sorotan Besar Media Italia Usai Sassuolo Tahan Imbang Tim Kuat Serie A

Bek Timnas Indonesia, Jay Idzes, kembali mencuri perhatian usai tampil solid bersama Sassuolo dalam lanjutan Serie A musim ini. Media Italia beri sorotan besar.
Ternyata Ini yang Bikin Hyundai Hillstate Kepincut Megawati Hangestri

Ternyata Ini yang Bikin Hyundai Hillstate Kepincut Megawati Hangestri

Kesuksesan ini tak lepas dari peran vital sang bomber andalan Megawati Hangestri yang tampil fenomenal sepanjang musim meski sempat dibekap cedera. Bermain di
Bukan Jam 12 atau 3 Pagi, Ternyata Waktu Shalat Tahajud Kata UAH lebih Afdhol Menjelang Fajar

Bukan Jam 12 atau 3 Pagi, Ternyata Waktu Shalat Tahajud Kata UAH lebih Afdhol Menjelang Fajar

Shalat tahajud menjadi amalan sunnah yang dianjurkan dalam agama Islam. Ini juga pernah dijelaskan Ustaz Adi Hidayat yang disapa UAH
Tertipu Arisan Bodong Rp50 Juta, Hilfa Menangis di Hadapan Dedi Mulyadi dan Dapat Akses Pinjaman Mikro

Tertipu Arisan Bodong Rp50 Juta, Hilfa Menangis di Hadapan Dedi Mulyadi dan Dapat Akses Pinjaman Mikro

Hilfa tertipu arisan bodong Rp50 juta dan menangis di hadapan Dedi Mulyadi. Ia akhirnya mendapat bantuan akses pinjaman mikro untuk melunasi utangnya.
Netizen Oman Sesumbar Permalukan Timnas Indonesia di GBK

Netizen Oman Sesumbar Permalukan Timnas Indonesia di GBK

Atmosfer panas mulai terasa jelang laga FIFA Matchday antara Timnas Indonesia melawan Oman yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta
Trending: Kepsek di Jabar Sepakat Dukung Program KDM, Dedi Mulyadi Bantu Pemuda Sakit Kronis, 130 Petugas Kebersihan Diterjunkan

Trending: Kepsek di Jabar Sepakat Dukung Program KDM, Dedi Mulyadi Bantu Pemuda Sakit Kronis, 130 Petugas Kebersihan Diterjunkan

Nama Dedi Mulyadi kembali mendominasi perbincangan publik. Gubernur Jawa Barat itu jadi sorotan lewat serangkaian kebijakan yang menyentuh berbagai sektor.
Selengkapnya

Viral