News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Disebut jadi Penyedia Dana Kasus Suap Harun Masiku, Hasto: Apa Motif Saya?

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto membantah tuduhan bahwa dirinya menjadi penyedia dana dalam kasus dugaan suap yang melibatkan Harun Masiku
Kamis, 26 Juni 2025 - 19:07 WIB
Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto setelah selesai sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (26/6/2025).
Sumber :
  • Rika Pangesti/tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto membantah tuduhan bahwa dirinya menjadi penyedia dana dalam kasus dugaan suap yang melibatkan Harun Masiku.

Dalam hal ini, Hasto juga membantah tudingan yang menyebut bahwa dirinya menitipkan uang sebesar Rp400 juta kepada stafnya, Kusnadi, untuk keperluan operasional terkait kasus suap Harun Masiku.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bantahan ini disampaikan Hasto usai menjalani sidang pemeriksaan sebagai terdakwa dalam kasus dugaan suap dan perintangan penyidikan di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat, Kamis (26/6/2025).

"Apa motif saya untuk memberikan kepada seseorang yang mau jadi anggota Dewan, lalu saya mengeluarkan uang? itu tidak ada motif, apalagi dalam tradisi-tradisi kepartaian," ungkap Hasto kepada wartawan di luar ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (26/6/2025).

"Maka sudah sangat jelas pemeriksaan tadi bahwa dakwaan itu tidak didukung oleh bukti-bukti yang kuat dan semakin menunjukkan sinyal bahwa ini merupakan persoalan daur ulang yang memang ada kepentingan-kepentingan di luarnya," tandasnya.

Adapun sebelumnya dalam sidang, Jaksa Penuntut Umum (JPU) mempertanyakan pernyataan Saeful Bahri dan Donny Tri Istiqomah mengenai dugaan adanya dana talangan sebesar Rp1,5 miliar yang disebut-sebut berasal dari Hasto untuk pengurusan Harun Masiku.

Hasto menegaskan bahwa tuduhan tersebut tidak benar.

“Tidak benar. Kalau dikatakan saudara Saeful bahwa saya mengirim pesan WhatsApp kepada Saeful bahwa saya akan menalangi dana itu, mungkin bisa ditayangkan,” ujar Hasto dalam sidang.

Hasto menambahkan bahwa tidak ada percakapan antara dirinya dengan Saeful, Donny, maupun Harun Masiku yang menyebutkan adanya persetujuan atau keterlibatan dirinya dalam dana talangan tersebut.

“Saya tidak tahu sama sekali soal dana operasional itu,” tegasnya.

JPU kemudian mengonfrontasi Hasto dengan keterangan Donny Tri Istiqomah, yang menyebut bahwa pada 16 Desember 2019, Kusnadi menemui Donny di kantor DPP PDI Perjuangan dan menyerahkan uang sebesar Rp400 juta dalam amplop coklat yang dimasukkan ke dalam tas ransel warna hitam.

Menurut Donny, Kusnadi mengatakan bahwa uang tersebut merupakan perintah dari Sekjen untuk diserahkan sebagai dana operasional, dengan rincian Rp400 juta untuk Saeful dan Rp600 juta untuk Harun Masiku.

Menanggapi keterangan tersebut, Hasto kembali membantah dengan keras.

“Itu tidak betul. Dana itu bukan dari saya,” ungkapnya.

Hasto juga menyatakan keberatan atas keterangan Donny yang disebutnya tidak disampaikan di bawah sumpah.

Meski JPU menegaskan bahwa keterangan Donny diberikan di bawah sumpah, Hasto tetap bersikukuh bahwa dirinya tidak pernah memberikan perintah atau menyerahkan dana tersebut.

Sidang berlangsung dengan dinamika keberatan dari pihak Hasto terhadap keterangan yang disampaikan JPU.

Hasto meminta agar keterangan Donny tidak digunakan sebagai dasar tuduhan, namun JPU tetap mengutip pernyataan Donny bahwa Kusnadi menyebut adanya perintah dari Sekjen untuk menyerahkan dana operasional tersebut.

Hasto kembali menegaskan, “Tidak ada,” sembari menyatakan keberatan atas tuduhan tersebut.

Adapun, kasus dugaan suap ini menjadi sorotan karena melibatkan dugaan suap terkait Harun Masiku, mantan caleg PDI Perjuangan yang hingga kini masih buron.

Hingga sidang ditutup, Hasto tetap pada pendiriannya bahwa tuduhan penyerahan dana Rp400 juta melalui Kusnadi adalah tidak benar. (rpi/muu)
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Persib Bandung Pinjamkan Wonderkid Zulkifli Lukmansyah Untuk Dapatkan Menit Bermain

Persib Bandung Pinjamkan Wonderkid Zulkifli Lukmansyah Untuk Dapatkan Menit Bermain

Persib sepakat untuk melepas Zulkifli Lukmansyah dengan status pinjaman di awal musim 2026/2027. ia diharapkan bisa menimba ilmu selama dipinjamkan ke klub lain
Pengurus DPW dan DPD PAN DKI Jakarta Dilantik, Eko Patrio Kepada Gubernur Pramono: Titip Anak-Anak Pak

Pengurus DPW dan DPD PAN DKI Jakarta Dilantik, Eko Patrio Kepada Gubernur Pramono: Titip Anak-Anak Pak

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan alias Zulhas melantik pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) DKI Jakarta periode 2024-2029.
Walau jadi Tim Paling Tertindas di Piala Dunia 2026, Iran Belum Pernah Terkalahkan

Walau jadi Tim Paling Tertindas di Piala Dunia 2026, Iran Belum Pernah Terkalahkan

Keputusan dramatis Video Assistant Referee (VAR) yang menganulir gol kemenangan Iran di masa injury time memaksa laga krusial kontra Mesir berakhir imbang 1-1.
Ritual Adat Pangku Paliare, Tradisi Suku Semende di Bengkulu Mensensus Jumlah Penduduk

Ritual Adat Pangku Paliare, Tradisi Suku Semende di Bengkulu Mensensus Jumlah Penduduk

Tradisi unik dan menarik dilaksnakan masyarakat adat Suku Semende Ulu Nasal di Kabupaten Kaur, Bengkulu setiap 10 Muharam. Kampung yang biasanya sepi karena war
Remaja hingga Orang Dewasa Jangan Sepelekan Saluran Cerna, Deteksi Dini Demi Cegah Penyakit Serius di Dalam Tubuh

Remaja hingga Orang Dewasa Jangan Sepelekan Saluran Cerna, Deteksi Dini Demi Cegah Penyakit Serius di Dalam Tubuh

Salah satu aspek yang kerap luput dari perhatian oleh anak remaja hingga orang dewasa adalah kesehatan sistem pencernaan yang sangat memiliki peran penting dalam menjaga kondisi tubuh secara keseluruhan.
Sambil Tertunduk Lemas, Ungkapan Permintaan Maaf Taufik Hidayat Langsung Ditolak Keluarga YTR: Adik Saya Dihancurkan!

Sambil Tertunduk Lemas, Ungkapan Permintaan Maaf Taufik Hidayat Langsung Ditolak Keluarga YTR: Adik Saya Dihancurkan!

Keluarga YTR menolak keras permintaan maaf dari Taufik Hidayat (30), tersangka kasus penyekapan dan penganiayaan terhadap pacarnya di Bandung selama 3 tahun.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral