News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tergiur Bayaran sebagai Pacar Sewaan, Mahasiswi di Yogyakarta Diperas Foto dan Video Syurnya Disebar

Apes seorang mahasiswi di Yogyakarta berinisial GB, foto hingga videonya terancam disebar. korban ergiur dapat uang tambahan dengan bekerja sebagai pacar sewaan
Kamis, 26 Juni 2025 - 20:51 WIB
Dirreskrimsus Polda DI Yogyakarta, Kombes Pol Wirdhanto Hadicaksono (tengah) menunjukkan bukti tangkapan layar berisi ancaman yang dilakukan oleh tersangka AFPP (24) warga Sidoharjo, Jawa Timur saat rilis kasus, Kamis (26/6/2025).
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Sleman, tvOnenews.com - Nasib apes dialami oleh seorang mahasiswi di Yogyakarta berinisial GB, foto hingga video syurnya terancam disebar.

Mulanya, korban yang tergiur mendapat uang tambahan dengan bekerja sebagai pacar sewaan malah menjadi korban pemerasan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dirreskrimsus Polda DI Yogyakarta, Kombes Pol Wirdhanto Hadicaksono menuturkan, peristiwa ini terjadi sekitar Februari 2025 yang mana korban melihat adanya akun bernama @temansewaan.

Saat itu, penyedia jasa akun tersebut menawari pekerjaan kepada korban untuk menjadi pacar sewaan. 

Serta, mengiming-imingi korban akan mendapat gaji sebesar Rp500 ribu setiap bulannya. Jika sudah mendapatkan klien, korban juga akan mendapat bonus tambahan.

Dari situ, korban yang merupakan mahasiswi di Yogyakarta kemudian tertarik untuk mendapatkan uang tambahan. 

Akhirnya, korban mendaftarkan diri dan menyampaikan kepada admin bahwa siap untuk menjadi pacar sewaan. Kemudian, korban diberi seorang klien yang mengaku bernama Danang. 

"Saat terhubung dengan klien yang ternyata pelaku sendiri, korban malah diminta untuk melakukan Video Call Sex (VCS) dengan imbalan uang sebesar Rp3 juta. Karena korban berharap akan mendapatkan uang, akhirnya mau melakukan. Ternyata, pelaku diam-diam merekamnya," tutur Wirdhanto saat rilis kasus, Kamis (26/6/2025).

Setelah mendapatkan rekaman video dan foto area sensitif korban, lanjut Wirdhanto, tersangka memeras korban. 

Apabila korban tidak memberikan sejumlah uang, tersangka mengancam akan menyebarkan video dan foto tersebut.

"Pada Maret 2025, korban yang merasa terdesak akhirnya mengirimkan uang senilai Rp300 ribu ke rekening yang diduga milik orang tua pelaku," kata dia. 

Atas kejadian tersebut, korban melaporkannya ke Polda DI Yogyakarta. Setelah dilakukan penyelidikan, polisi berhasil mendapatkan identitas tersangka yang diketahui inisial AFPP (24) warga Sidoharjo, Jawa Timur. 

Polisi juga menyita barang bukti berupa satu unit micro SD 32 GB, tangkapan layar berisi ancaman dan bukti transfer masing-masing satu bendel, selembar rekening koran, satu unit handphone Infinix dan sebuah kartu debit BRI.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wirdhanto menuturkan, polisi masih mendalami kasus ini untuk mengetahui adanya korban lain.

"Kemungkinan, korban tidak hanya 1 orang," ucapnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

LeBron James Pantas Pakai Nomor Punggung Berapa di Philadelphia 76ers?

LeBron James Pantas Pakai Nomor Punggung Berapa di Philadelphia 76ers?

LeBron James telah mengambil keputusan terakhir dalam karier basketnya di NBA. Ia mengumumkan akan menghabiskan tahun-tahun sebelum pensiun bersama Philadelphia 76ers.
Buntut Maling Ayam Tewas Dikeroyok, Senator Bali: Tak Ada Satu pun Alasan Membenarkan Tindakan Itu

Buntut Maling Ayam Tewas Dikeroyok, Senator Bali: Tak Ada Satu pun Alasan Membenarkan Tindakan Itu

Ihwal insiden terduga maling ayam tewas dikeroyok di Bali yang menjadi sorotan publik. Kini menjadi perhatian Senator Bali atau Anggota DPD, Ni Luh Jelantik. 
Buntut Maling Ayam Tewas Dikeroyok, Senator Bali: Tak Ada Satu pun Alasan Membenarkan Tindakan Itu

Buntut Maling Ayam Tewas Dikeroyok, Senator Bali: Tak Ada Satu pun Alasan Membenarkan Tindakan Itu

Ihwal insiden terduga maling ayam tewas dikeroyok di Bali yang menjadi sorotan publik. Kini menjadi perhatian Senator Bali atau Anggota DPD, Ni Luh Jelantik. 
1.476 Akademisi Diterjunkan ke 53 Kawasan Transmigrasi, Kementrans Bidik Peluang Ekonomi Baru

1.476 Akademisi Diterjunkan ke 53 Kawasan Transmigrasi, Kementrans Bidik Peluang Ekonomi Baru

Kementrans menerjunkan ribuan akademisi muda untuk disebar ke 53 wilayah transmigrasi lewat program Tim Ekspedisi Patriot 2026. Salah satu misi mereka adalah membuka peluang ekonomi baru.
Mendagri Tito Karnavian: Lulusan IPDN Harus Siap Ditugaskan di Seluruh Indonesia

Mendagri Tito Karnavian: Lulusan IPDN Harus Siap Ditugaskan di Seluruh Indonesia

Menteri Dalam Negeri (Medangri) Muhammad Tito Karnavian meminta lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) mampu beradaptasi dengan karakteristik daerah
Sampai Alami Trauma! Anak Terduga Maling Ayam Lihat Langsung Sang Ayah Tewas Dikeroyok Massa, Kementerian HAM Turun Tangan

Sampai Alami Trauma! Anak Terduga Maling Ayam Lihat Langsung Sang Ayah Tewas Dikeroyok Massa, Kementerian HAM Turun Tangan

Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) Wilayah Kerja Provinsi Bali turun tangan menyikapi kasus tewasnya seorang pria yang diduga mencuri ayam setelah dikeroyok massa.

Trending

Detik-detik Mengerikan Tewasnya Sutrimo Diduga Karumga Febrie Ardiansyah, Polda Metro Jelaskan Penyelidikan

Detik-detik Mengerikan Tewasnya Sutrimo Diduga Karumga Febrie Ardiansyah, Polda Metro Jelaskan Penyelidikan

Beredar kabar terkait detik-detik mengeringak tewasnya bernama Sutrimo, yang ditemukan tak sadarkan diri di halaman Klinik Mordent, Kebayoran Baru, Jaksel.
Buntut Tewasnya Diduga Karumga Febrie Adriansyah, Polda Metro Bicara Penyebab Tewasnya Sutrimo

Buntut Tewasnya Diduga Karumga Febrie Adriansyah, Polda Metro Bicara Penyebab Tewasnya Sutrimo

Usai beredarnya kabar terkait tewasnya yang diduga disebut-sebut merupakan Karumga eks Jampidsus Kejaksaan Agung (Kejagung) Febrie Adriansyah, Sutrimo di medsos
Tambang Ilegal Masih Marak, Pendampingan Legalisasi Dinilai Jadi Solusi

Tambang Ilegal Masih Marak, Pendampingan Legalisasi Dinilai Jadi Solusi

Di tengah masih maraknya aktivitas pertambangan tanpa izin (PETI) di berbagai daerah di Indonesia, pendekatan berbasis edukasi, pembinaan, dan pendampingan legalisasi menjadi salah satu solusi strategis dalam mewujudkan tata kelola pertambangan yang lebih baik.
Kongres Nasional PMKRI XXXIV Sudah Dimulai Sejak 20 Juli di NTT, Yohanes Tola Singgung Soal Pengabdian

Kongres Nasional PMKRI XXXIV Sudah Dimulai Sejak 20 Juli di NTT, Yohanes Tola Singgung Soal Pengabdian

Kongres XXXIV dan Majelis Permusyawaratan Anggota (MPA) XXXIII PMKRI Sanctus Thomas Aquinas tahun ini digelar di Kota Ruteng, Kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sejak 20 Juli lalu.
Anak Bungsu Jokowi Mau Nyaleg, Ganjar Lontarkan Komentar Menohok

Anak Bungsu Jokowi Mau Nyaleg, Ganjar Lontarkan Komentar Menohok

Anak bungsu dari mantan Presiden RI ke-7, Jokowi yang juga Ketua Umum (Ketum) PSI, Kaesang Pangarep ingin maju pada Pemilu Legislatif (Pileg) 2029. Sontak hal
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 27 Juli 2026: Scorpio Mendadak Tajir

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 27 Juli 2026: Scorpio Mendadak Tajir

Pada 27 Juli 2026, pergerakan energi astrologi diperkirakan membawa angin segar bagi sejumlah zodiak, terutama dalam urusan finansial. Siapa yang penuh hoki?
Pelatih Kamboja Ungkap Peran Keisuke Honda di Balik Transformasi Angkor Warriors Jelang Lawan Timnas Indonesia

Pelatih Kamboja Ungkap Peran Keisuke Honda di Balik Transformasi Angkor Warriors Jelang Lawan Timnas Indonesia

Timnas Kamboja dijadwalkan menghadapi Indonesia pada laga pembuka Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor pada Senin (27/7/2026). Pertandingan tersebut menjadi ujian penting bagi kedua tim dalam membuka peluang lolos ke babak berikutnya.
Selengkapnya

Viral