GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Banyak Petugas KPPS Meninggal Jadi Alasan Perludem Ajukan ke MK Supaya Pemilu Tidak Serentak

Peneliti Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), Fadli Ramadhanil, mengungkap alasan pihaknya mengajukan ke Mahkamah Konstitusi (MK) agar pemilu tidak dilaksanakan serentak.
Jumat, 27 Juni 2025 - 14:08 WIB
Fadli Ramadhanil
Sumber :
  • YouTube Perludem

Jakarta, tvOnenews.com - Peneliti Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), Fadli Ramadhanil, mengungkap alasan pihaknya mengajukan ke Mahkamah Konstitusi (MK) agar pemilu tidak dilaksanakan serentak.

Menurut dia, salah satu pertimbangannya adalah terkait manajemen penyelenggaraan pemilu serentak yang dinilai terlalu melelahkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Banyak petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang meninggal dunia tiap gelaran pemilu serentak.

“Dalam dua kali pengalaman Pemilu 2019 dan 2024, itu ternyata sangat melelahkan. Dan di Pemilu 2019, misalnya, itu ada 800 lebih KPPS yang meninggal dunia,” kata Fadli dalam diskusi secara daring, Jumat (27/6/2025).

tvonenews

Kemudian, lanjut Fadli, peristiwa yang sama juga berulang di 2024, meskipun jumlah petugas KPPS yang meninggal dunia tidak terlalu banyak seperti pada Pemilu 2019.

“Memanajemen penyelenggaraan pemilu, apalagi berhimpitan dengan tahapan pilkada, itu betul-betul membuat beban penyelenggara pemilu tidak rasional,” tuturnya.

“Nah, berangkat dari problem itu, kemudian gagasan pemilu serentak nasional dan serentak lokal kembali kami uji di Mahkamah Konstitusi,” sambung Fadli.

Faktor lain yang menjadi pertimbangan menurut Fadli ialah agar format keserentakan pemilu betul-betul menjaga kualitas kedaulatan rakyat.

Oleh karena itu, pemilih tidak hanya formalitas datang ke tempat pemungutan suara (TPS) lalu selesai.

“Perlu juga dihitung seberapa berdaya kemudian pemilih bisa meningkatkan kualitas kedaulatan rakyat itu, meningkatkan kualitas representasinya dengan memberikan pilihan dalam bilik suara,” jelas Fadli.

Selain itu, dia mengatakan format keserentakan pemilu juga harus memikirkan bagaimana partai bisa terhindar dari upaya melakukan kaderisasi secara borongan.

Di mana dalam satu waktu yang bersamaan partai politik harus melakukan rekrutmen terhadap pemilu legislatif (pileg) dalam tiga layer sekaligus, yaitu DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Dari pengalaman pemilu legislatif dengan model serentak tiga layer untuk DPR RI, DPRD Provinsi sampai DPRD Kabupaten/Kota ternyata itu memang menyulitkan bagi partai,” jelas Fadli.

“Dan itu memang sudah terjadi sejak pemilu sebelum-sebelumnya, apalagi dibarengkan juga dengan pemilu presiden, paling tidak di dua pemilu terakhir,” bebernya. (saa/nsi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Insanul Fahmi Curhat Sulit Bertemu Anak, Sang Buah Hati Minta Ayahnya Cepat Pulang

Insanul Fahmi Curhat Sulit Bertemu Anak, Sang Buah Hati Minta Ayahnya Cepat Pulang

Insanul Fahmi mengaku sulit bertemu anaknya di tengah konflik rumah tangga dengan Wardatina Mawa. Sang anak bahkan meminta ayahnya pulang lewat video call.
Debut Penuh Jop van der Avert, Pengakuan soal Liga Indonesia Bikin Kaget

Debut Penuh Jop van der Avert, Pengakuan soal Liga Indonesia Bikin Kaget

Pemain asing PSIM Yogyakarta Jop van der Avert mengaku senang dengan debutnya bersama Laskar Mataram setelah tampil penuh dalam laga imbang 2-2 melawan Persik Kediri pada pekan ke-21 Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik.
Fakta Baru Terungkap, Orang Terdekat Beberkan Wasiat Lina Jubaedah Seminggu Sebelum Meninggal

Fakta Baru Terungkap, Orang Terdekat Beberkan Wasiat Lina Jubaedah Seminggu Sebelum Meninggal

Perseteruan antara Sule dan Teddy Pardiyana ini sudah berlangsung cukup lama, bahkan sejak Lina Jubaedah meninggal. Orang terdekat Lina Jubaedah umbar wasiatnya
Meski Rajai Klasemen, Jakarta Pertamina Enduro Tak Dominan di Team of The Week Proliga 2026: Megatron Absen Lagi

Meski Rajai Klasemen, Jakarta Pertamina Enduro Tak Dominan di Team of The Week Proliga 2026: Megatron Absen Lagi

Daftar Team of The Week Proliga 2026 putri diumumkan melalui akun Instagram resmi Indonesia Volleyball. Bukan Megatron yang terpilih sebagai setter terbaik pekan, tapi Tisya
Comeback Dramatis! Persita Tangerang Hajar PSBS dalam 8 Menit Gila di Babak Kedua

Comeback Dramatis! Persita Tangerang Hajar PSBS dalam 8 Menit Gila di Babak Kedua

Persita Tangerang bangkit dari ketertinggalan untuk menumbangkan PSBS Biak dengan skor 2-1 pada pekan ke-21 Super League 2025/2026 di Indomilk Arena, Kabupaten Tangerang, Senin (16/2/2026).
Minum Ramuan Rimpang-rimpangan saat Puasa Ramadhan Apakah Aman?

Minum Ramuan Rimpang-rimpangan saat Puasa Ramadhan Apakah Aman?

Minum ramuan rimpang-rimpangan saat puasa Ramadhan apakah aman bagi tubuh? Simak penjelasan dr. Zaidul Akbar berikut ini.

Trending

Jadwal Proliga 2026 Pekan Ini: Dimulainya Seri Sentul, Megawati Hangestri Libur Hingga Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 Pekan Ini: Dimulainya Seri Sentul, Megawati Hangestri Libur Hingga Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 pekan ini yang akan diramaikan dengan sejumlah pertandingan di seri Sentul termasuk penentuan nasib Bandung bjb Tandamata dan Megawati Hangestri tak akan main.
Tak Perlu Dinaturalisasi Lagi, John Herdman Bisa Panggil Eks Juara Liga Belanda Ini ke Timnas Indonesia Buat FIFA Series dan Piala AFF

Tak Perlu Dinaturalisasi Lagi, John Herdman Bisa Panggil Eks Juara Liga Belanda Ini ke Timnas Indonesia Buat FIFA Series dan Piala AFF

Pelatih John Herdman memiliki opsi menarik untuk memperkuat lini serang Timnas Indonesia. Ia bisa memanggil kembali eks juara Liga Belanda yang sudah WNI ini.
Top Skor Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Gagal Tembus Papan Atas, Megatron Terancam Terdepak dari 10 Besar

Top Skor Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Gagal Tembus Papan Atas, Megatron Terancam Terdepak dari 10 Besar

Top skor Proliga 2026 putri, di mana Megawati Hangestri (Jakarta Pertamina Enduro) terancam terdepak dari 10 besar seiring dominasi pemain asing yang tak terbendung.
Punya Nama Jawa tapi Belum Juga Bela Timnas Indonesia, Bek Feyenoord Ini Tak Masuk Radar PSSI?

Punya Nama Jawa tapi Belum Juga Bela Timnas Indonesia, Bek Feyenoord Ini Tak Masuk Radar PSSI?

Timnas Indonesia terus gencar memburu pemain keturunan demi meningkatkan daya saing level internasional. Namanya Jawa banget, Neraysho Kasanwirjo masuk radar?
John Herdman Diliputi Kebahagiaan, Timnas Indonesia Dilimpahi 3 Kabar Baik Jelang Debut sang Pelatih

John Herdman Diliputi Kebahagiaan, Timnas Indonesia Dilimpahi 3 Kabar Baik Jelang Debut sang Pelatih

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, diliputi oleh kebahagiaan menjelang laga debutnya. Setidaknya, ada tiga kabar baik untuk sang juru taktik asal Inggris.
Sudah Lama Dipendam Sule, Mantan Asisten Pribadi Kini Bongkar Kisah Perselingkuhan Lina Jubaedah dan Teddy Pardiyana

Sudah Lama Dipendam Sule, Mantan Asisten Pribadi Kini Bongkar Kisah Perselingkuhan Lina Jubaedah dan Teddy Pardiyana

Isu lama mengenai skandal perselingkuhan yang menyeret mendiang mantan istri Sule, Lina Jubaedah dan Teddy Pardiyana dibongkar oleh mantan asisten pribadi Lina
Striker Berdarah Depok Caper ke John Herdman? Langsung Cetak 6 Gol dan 2 Assist di Liga Belanda Demi Panggilan Timnas Indonesia

Striker Berdarah Depok Caper ke John Herdman? Langsung Cetak 6 Gol dan 2 Assist di Liga Belanda Demi Panggilan Timnas Indonesia

Berharap dilirik John Herdman untuk dinaturalisasi Timnas Indonesia, striker keturunan Depok ini menggila di Belanda. Cetal 6 gol dan 2 assist hanya dari 2 laga
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT