News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Anggota DPRD Jabar Soroti Penghapusan Pemilu Serentak oleh MK: Pilkada Melalui DPRD Bukan Kemunduran Demokrasi

MK telah memutuskan penyelenggaraan pemilu di tingkat nasional, seperti pemilihan anggota DPR, DPD, dan presiden/wakil presiden harus dipisah dengan pilkada.
Minggu, 29 Juni 2025 - 15:00 WIB
Anggota DPRD Jawa Barat Syahrir
Sumber :
  • Istimewa

Bandung, tvOnenews.com - Mahkamah Konstitusi (MK) telah memutuskan penyelenggaraan pemilu di tingkat nasional, seperti pemilihan anggota DPR, DPD, dan presiden/wakil presiden harus dipisah dengan pemilu tingkat daerah (pilkada).

Pemilu serentak yang selama ini dikenal sebagai pemilu lima kotak tak akan berlaku lagi untuk pemilu 2029. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keputusan MK ini bagian dari amar putusan dengan nomor 135/PUU-XXII/2024 yang diajukan oleh Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem). 

Dalam petitum, Perludem meminta Mahkamah memutus Pasal 167 ayat (3) UU Pemilu sepanjang frasa "pemungutan suara dilaksanakan secara serentak" bertentangan dengan UUD 1945 dan tidak memiliki kekuatan hukum.

Ilustrasi Pemilu.
Ilustrasi Pemilu.
Sumber :
  • Canva

 

Dikabulkannya permohon perludem tersebut setelah MK melakukan penelaahan dan pertimbangan terhadap berbagai aspek dalam kegiatan pemilu. 

Beberapa pertimbangan hasil penelaahan MK di antaranya bahwa tahapan pemilihan umum anggota DPR, anggota DPD, presiden/wakil presiden, dan anggota DPRD yang berada dalam rentang waktu kurang dari setahun dengan pemilihan kepala daerah berimplikasi pada stabilitas partai politik, khususnya berkaitan dengan kemampuan partai untuk mempersiapkan kader yang akan maju dalam kontestasi pemilihan umum. 

Anggota DPRD Jabar Fraksi Gerindra, Syahrir menilai partai politik pun mudah terjebak dalam pragmatisme dibanding keinginan menjaga idealisme dan ideologi partai politik. 

Partai politik pun dinilainya tidak memiliki waktu yang cukup untuk merekrut calon anggota legislatif untuk tiga level sekaligus, apalagi bagi partai politik yang juga harus mempersiapkan kadernya untuk berkontestasi dalam pemilihan umum presiden-wakil presiden. 

"Tentu ini akan menyebabkan perekrutan untuk pencalonan jabatan-jabatan politik dalam pemilihan umum membuka lebar peluang yang didasarkan pada sifat transaksional. Dari sisi pemilih, MK juga mempertimbangkan waktu penyelenggaraan pemilu nasional yang berdekatan dengan waktu pemilihan kepala daerah berpotensi membuat pemilih jenuh dengan agenda pemilihan umum, sehingga secara tidak sadar berpengaruh kualitas pilihan," ujarnya, Minggu (29/6/2025).

Syahrir menyebut sudah saatnya pemerintah pusat dan daerah untuk mengevaluasi kembali pelaksanaan pilkada secara langsung, seperti yang dilaksanakan saat ini sejak 2004 menjadi pemilihan kepala daerah yang dilakukan oleh lembaga DPRD, seperti kondisi sebelum masa reformasi. 

"Wacana pengembalian pilkada melalui DPRD kembali mencuat setelah Presiden Prabowo Subianto menyatakan setuju jika kepala daerah kembali dipilih oleh DPRD, karena pilkada langsung terlalu banyak menghabiskan anggaran. Saya sangat mendukung pendapat pak Presiden Prabowo Subianto sehubungan pelaksanaan pemilihan kepala daerah oleh DPRD membawa sisi positif bagi kehidupan bangsa serta stabilitas nasional," ujarnya.

Beberapa kelebihan pelaksanaan pemilihan kepala daerah oleh DPRD menurut Syahrir, di antaranya lebih efisien, polarisasi dan politisasi berkurang, fokus pada kompetensi, penguatan DPRD, politik uang berkurang, lebih efektif, dan mengurangi konflik, pemilihan lebih rasional, serta hubungan eksekutif dan legislatif lebih kuat.

"Pilkada oleh DPRD tak dapat dianggap sebuah langkah mundur bagi demokrasi. Pilkada kita bukan pilkada yang kita harapkan prosedural semata, tetapi substansinya agar tidak menimbulkan efek dan gejolak di masyarakat serta mengantisipasi terjadinya inefisiensi, uang negara habis atau hasil dari pilkadanya tidak maksimal," katanya.(*)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

1.147 Personel Paspampres Dikerahkan Amankan HUT ke-81 RI, Alutsista Canggih Disiagakan

1.147 Personel Paspampres Dikerahkan Amankan HUT ke-81 RI, Alutsista Canggih Disiagakan

1.147 Personel beserta berbagai alutsista dikerahkan untuk mengamankan seluruh rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia 2026.
Imigran Ilegal Semakin Tak Terkendali di Eropa, Ini Sikap Italia dan Denmark

Imigran Ilegal Semakin Tak Terkendali di Eropa, Ini Sikap Italia dan Denmark

Pemimpin Eropa mulai menyerukan perubahan pada konvensi hak asasi manusia Eropa untuk meningkatkan deportasi.
Ribuan Warga Antusias Naik Kapal Perang Saat Open Base Koarmada II Surabaya

Ribuan Warga Antusias Naik Kapal Perang Saat Open Base Koarmada II Surabaya

Ribuan warga memadati Markas Komando Armada II (Koarmada II) TNI AL di Ujung, Surabaya, dalam kegiatan Open Base
Kepuasan Jemaah Haji 2026 Tembus 83,28, Qodari: Setiap Angka Adalah Masukan dari Jemaah

Kepuasan Jemaah Haji 2026 Tembus 83,28, Qodari: Setiap Angka Adalah Masukan dari Jemaah

Kepala Bakom RI Muhammad Qodari mengatakan hasil Survei Indeks Kepuasan Layanan Haji Indonesia (IKLHI) yang dirilis BPS menjadi gambaran objektif mengenai kualitas pelayanan haji 2026.
Qodari Klaim Kemiskinan dan Pengangguran di Indonesia Turun

Qodari Klaim Kemiskinan dan Pengangguran di Indonesia Turun

Qodari mengatakan, indikator tersebut terlihat dari penurunan angka kemiskinan dan pengangguran yang terjadi bersamaan dengan pertumbuhan ekonomi nasional.
Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes Jadi Incaran PSG Kata Media Italia

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes Jadi Incaran PSG Kata Media Italia

Jay Idzes kembali menjadi sorotan setelah muncul kabar bahwa bek Timnas Indonesia tersebut masuk radar PSG. Media Italia sebut Idzes sedang dipantau ketat.

Trending

Persib Tanggung Jawab FIFA Registration Ban yang Seret Robert Rene Alberts, Maung Bandung Selesaikan Bursa Transfer Pemain Lebih Cepat?

Persib Tanggung Jawab FIFA Registration Ban yang Seret Robert Rene Alberts, Maung Bandung Selesaikan Bursa Transfer Pemain Lebih Cepat?

Persib terkena masa hukuman tidak bisa mendaftarkan pemain baru dalam tiga kali bursa transfer pemain setelah FIFA memasukkan nama Maung Bandung dalam FIFA Registration Ban list per hari Senin (10/8/2026). 
Viral Video Promosi Alkohol dengan Hafalan Ayat Al-Quran Berhadiah Sebotol Miras, Tuai Kecaman Warganet

Viral Video Promosi Alkohol dengan Hafalan Ayat Al-Quran Berhadiah Sebotol Miras, Tuai Kecaman Warganet

Media sosial dihebohkan dengan adanya video. Viral video yang memperlihatkan Booth Brand Alkohol mengadakan challenge, bermaksud promosi gunakan ayat alquran.
Aksi Heroik Pria Tangkap Sopir Taksi Online yang Diduga Lecehkan Pacarnya di Jakbar

Aksi Heroik Pria Tangkap Sopir Taksi Online yang Diduga Lecehkan Pacarnya di Jakbar

Seorang penumpang perempuan berinisial SN dilaporkan menjadi korban dugaan pelecehan seksual yang diduga dilakukan oleh seorang pengemudi taksi online di kawasan Jakarta Barat. 
Jay Idzes dalam Masalah Besar Jelang Liga Italia 2026-2027, Pelatih Sassuolo Bikin Pengakuan Jujur Begini

Jay Idzes dalam Masalah Besar Jelang Liga Italia 2026-2027, Pelatih Sassuolo Bikin Pengakuan Jujur Begini

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, menghadapi masalah jelang dimulainya Liga Italia 2026-2027. Sebab, pelatih Sassuolo tengah kesulitan mempersiapkan diri.
Polisi Terkejut Temukan Hal Ini saat Olah TKP Sekolah Penyimpan Ratusan Senpi di Jakarta Selatan

Polisi Terkejut Temukan Hal Ini saat Olah TKP Sekolah Penyimpan Ratusan Senpi di Jakarta Selatan

Polres Metro Jakarta Selatan bersama Puslabfor Mabes Polri melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di sekolah swasta yang terletak di wilayah Pondok Pinang, Jakarta Selatan, pada Senin (10/8/2026).
Sosok Gadis Baju Putih di Booth Newport Tuai Atensi, Tawarkan Sebotol Miras dengan Hafalan Ad-Dhuha Biar Balance

Sosok Gadis Baju Putih di Booth Newport Tuai Atensi, Tawarkan Sebotol Miras dengan Hafalan Ad-Dhuha Biar Balance

Gadis berbaju putih menuai sorotan lantaran dirinya dianggap yang pertama kali menawarkan sayembara sebotol miras Newport dengan hafala Ad-Dhuha di konser.
POV MC yang Promosikan Brand Miras dengan Hafalan Al-Qur'an Bikin Heboh, Pengunjung Berbaju Putih Jadi Sorotan

POV MC yang Promosikan Brand Miras dengan Hafalan Al-Qur'an Bikin Heboh, Pengunjung Berbaju Putih Jadi Sorotan

MC dari booth brand miras Newport Revnaldo Ega melayangkan permohonan maaf. Ia juga membagikan POV lain, di mana ada pengunjung yang tawarkan sayembara itu
Selengkapnya

Viral