News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terkuak! Pembunuh Notaris Syarifah Sidah Alatas di Sungai Citarum Bekasi Ternyata Orang Dekat, Siapa?

Kasus kematian notaris senior asal Bogor, Syarifah Sidah Alatas (60) yang ditemukan tewas terikat dan mengapung di Sungai Citarum, Bekasi, temui titik terang.
Minggu, 6 Juli 2025 - 17:45 WIB
Notaris Senior Sidah Alatas Tewas Terikat di Sungai Citarum Bekasi
Sumber :
  • Ist

Jakarta, tvOnenews.com - Kasus kematian notaris senior asal Bogor, Syarifah Sidah Alatas (60) yang ditemukan tewas terikat dan mengapung di Sungai Citarum, Bekasi, Jawa Barat beberapa hari lalu mulai menemui titik terang.

Polda Metro Jaya bersama Satreskrim Polres Metro Bekasi telah mengamankan enam orang terkait peristiwa ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi, mengungkapkan bahwa tiga dari enam orang tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka dengan dugaan tindak pidana pencurian dengan kekerasan.

Sementara, tiga lainnya diduga terlibat dalam pertolongan jahat atau penadahan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi.
Sumber :
  • Istimewa

 

Namun, fakta mencengangkan dalam kasus ini adalah keterlibatan sopir korban sebagai salah satu pelaku pencurian dengan kekerasan.

Sopir yang seharusnya menjadi orang kepercayaan justru diduga terlibat dalam aksi kriminal yang menyebabkan kematian notaris tersebut.

“Dari hasil kerja sama Satreskrim Polres Metro Bekasi dan Subdit Resmob Polda Metro Jaya, kami berhasil mengamankan enam orang. Tiga tersangka diduga melakukan pencurian dengan kekerasan, dan salah satu pelaku adalah sopir korban yang turut mengambil mobil milik korban,” ungkap Ade Ary saat dikonfirmasi pada Minggu (6/7/2025).

Saat ini, penyidik masih mendalami motif di balik tindakan sopir ini, termasuk kemungkinan adanya perencanaan atau keterkaitan dengan pihak lain

"Sopir korban menjadi salah satu pelaku yang mengambil mobil milik korban. Ini masih terus kami dalami,” ungkap Ade Ary.

Menurut Ade Ary, fakta awal yang ditemukan penyidik mengarah pada dugaan pencurian dengan kekerasan sebagai motif utama.

“Para pelaku ini terbagi dalam dua kelompok. Kelompok pertama melakukan pencurian dengan kekerasan, dan kelompok kedua terlibat dalam pertolongan jahat atau penadahan,” jelasnya.

Meski telah mengamankan enam orang, Polda Metro Jaya menegaskan bahwa penyelidikan masih berlangsung untuk memastikan semua fakta terungkap.

“Kami masih melakukan pendalaman terhadap enam orang yang diamankan. Mohon waktu, dan kami akan sampaikan update lebih lanjut jika ada perkembangan,” ujar Ade Ary.

Penyidik juga terus mencari barang bukti tambahan dan keterangan untuk memperkuat dugaan tindak pidana yang terjadi.

Ia menambahkan bahwa saat ini proses pendalaman masih berlangsung di Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya untuk mengungkap peran masing-masing pelaku.

Sebelumnya, seorang wanita berinisial SA (60) asal Bogor yang berprofesi sebagai notaris ditemukan tewas di Sungai Citarum, Kecamatan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, pada Rabu (3/7/2025).

Saat ditemukan, korban dalam kondisi mengapung dan kakinya diikat dengan batu. Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi, AKBP Agta Bhuwana Putra membenarkan soal adanya penemuan mayat tersebut. 

“Jadi jenazah itu kita amankan. Dibawa ke rumah sakit Kramat Jati, habis itu sudah dibawa sama keluarga untuk dimakamkan,” kata Agta, dalam keterangannya, Sabtu (5/7/2025).

Sementara itu, Kasi Humas Polresta Bogor Kota Ipda Eko Agus mengatakan korban sempat dilaporkan hilang ke Polsek Tanahsaeral, pada Senin 1 Juli. Korban dilaporkan hilang oleh keluarga.

"Sudah (dilaporkan hilang), dilaporkan di Polsek Tanahsareal tanggal 1 Juli, hari Senin," kata Agus. (rpi/muu)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Lansia Sengaja Tabrakan Diri ke Mobil Melintas di Jakarta Utara Ditangkap, Dalih Ingin Dapat Uang "Tanggung Jawab" untuk Usaha Kopi Keliling

Lansia Sengaja Tabrakan Diri ke Mobil Melintas di Jakarta Utara Ditangkap, Dalih Ingin Dapat Uang "Tanggung Jawab" untuk Usaha Kopi Keliling

Lansia yang sering menabrakkan dirinya ke mobil yang melintas di Penjaringan, Jakarta Utara, akhirnya berhasil ditangkap. Modusnya berjalan kaki melintasi jalan raya dan menabrakkan dirinya untuk mencari keuntungan pribadi.
Bukan Cuma Taisei Marukawa, 4 Pemain Ini Masih Tunggu Naturalisasi Timnas Indonesia

Bukan Cuma Taisei Marukawa, 4 Pemain Ini Masih Tunggu Naturalisasi Timnas Indonesia

Gelombang ketertarikan pemain asing untuk mengenakan seragam kebanggaan Timnas Indonesia kian tak terbendung. Sebanyak empat pemain top yang berkarier di kompet
Persaingan V-League Memanas, Vanja Bukilic Sesumbar Ingin Kalahkan Megawati Hangestri

Persaingan V-League Memanas, Vanja Bukilic Sesumbar Ingin Kalahkan Megawati Hangestri

Peta persaingan Liga Voli Korea Selatan (VLeague) putri musim 2026/2027 dipastikan berjalan sengit. Kepindahan bintang voli Indonesia Megawati Hangestri Pertiwi
Tren Modifikasi Mobil Gen Z dan Milenial Berubah, Bukan Cuma Tampil Keren, Fungsi dan Keamanan Ikut Jadi Pertimbangan

Tren Modifikasi Mobil Gen Z dan Milenial Berubah, Bukan Cuma Tampil Keren, Fungsi dan Keamanan Ikut Jadi Pertimbangan

Tren modifikasi mobil di kalangan Gen Z dan milenial memperlihatkan bahwa personalisasi kendaraan dapat berjalan beriringan dengan fungsi praktis
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan

Trending

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral kabar tsunami 60 meter akibat erupsi Gunung Anak Krakatau dipastikan hoaks oleh Badan Geologi. Simak fakta erupsi, status Waspada, dan radius aman
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Kolaborasi Ini Upayakan Perluas Akses Kesehatan Masyarakat

Kolaborasi Ini Upayakan Perluas Akses Kesehatan Masyarakat

Berbagai pihak turut ikut berperan dalam menopang mobilitas fasilitas kesehatan diberbagai daerah Indonesia.
Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) menuai kritik setelah mengumumkan laga persahabatan melawan Brasil dan Paraguay pada November 2026.
Selengkapnya

Viral