GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jadi Pembicara di Forum Peradaban Dunia, Menbud Fadli Zon Sebut Indonesia Jadi Bagian Penting Evolusi Manusia

Forum yang diinisiasi oleh Presiden Xi Jin Ping melalui Global Civilisation Initiative (GCI) ini merupakan sebuah platform global memperkuat kolaborasi dalam membangun dunia yang inklusif dan sejahtera. 
Jumat, 11 Juli 2025 - 12:13 WIB
Menteri Kebudayaan Fadli Zon
Sumber :
  • Ist

Jakarta, tvOnenews.com – Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon menyampaikan keynote speech pada Forum bertajuk "Inter-Civilisation Exchanges and Mutual Learning: Global Development and Prosperity" pada pertemuan Global Civilizations Dialogue Meeting di China.

Forum yang diinisiasi oleh Presiden Xi Jin Ping melalui Global Civilisation Initiative (GCI) ini merupakan sebuah platform global memperkuat kolaborasi dalam membangun dunia yang inklusif dan sejahtera. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Fadli Zon menyerukan pentingnya memelihara keberagaman peradaban manusia untuk perdamaian dan pembangunan dunia yang berkelanjutan. 

Pertemuan ini mengangkat tema besar “Safeguarding the Diversity of Human Civilizations for World Peace and Development”, dan dihadiri oleh tokoh-tokoh penting dunia, terutama dari Global South, termasuk para menteri dari berbagai negara di Asia, Afrika dan Amerika Latin. 

Dalam pidatonya, Fadli Zon menyampaikan apresiasi mendalam kepada Pemerintah Tiongkok atas prakarsa penyelenggaraan dialog global antarperadaban. Ia juga menegaskan bahwa Indonesia mendukung penuh Global Civilization Initiative (GCI). 

“Dialog antarperadaban adalah upaya sangat penting untuk menjembatani perbedaan serta membangun kepercayaan antarbangsa,” ujar Fadli Zon. 

“Melalui pertukaran pengetahuan dan pembelajaran lintas budaya, kita dapat mendorong terwujudnya perdamaian, kemajuan, dan kemakmuran bersama," sambungnya.

Fadli juga menyoroti hasil kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo Subianto ke Tiongkok pada November 2024 lalu, yang mempertegas hubungan strategis dan kerja sama budaya yang semakin erat antara kedua negara.

Dalam kesempatan ini, Fadli Zon memperkenalkan Indonesia sebagai negara dengan keberagaman budaya yang luar biasa dengan lebih dari 1.340 kelompok etnis, 718 bahasa daerah, serta lebih dari 2.213 warisan budaya takbenda (WBTB) yang telah terdata secara nasional dan lebih dari 50,000 WBTB potensial. 

Selanjutnya ia menggarisbawahi posisi penting Indonesia dalam sejarah manusia dengan penemuan Homo erectus dan Homo floresiensis di situs-situs arkeologi seperti Sangiran, Trinil, Ngandong, dan lukisan purba di Leang-Leang di Maros, Sulawesi Selatan. 

"Selama berabad-abad, Nusantara telah menjadi 'melting pot' beragam budaya dari berbagai bangsa dan peradaban tua yang berpadu secara dinamis, menghasilkan ragam ekspresi budaya, mencerminkan kekayaan sejarah dan keberagaman warisan budaya," tegas Fadli. 

"Indonesia adalah contoh nyata, bahwa perbedaan bukanlah persoalan. Perbedaan suku, agama, budaya, dan tradisi merupakan kekuatan dan fondasi utama jati diri bangsa. Keberagaman Indonesia sebagai bangsa majemuk namun tetap bersatu dalam satu naungan rumah. Bhinneka Tunggal Ika, yang berikrar berbangsa satu, bangsa Indonesia dan berbahasa satu, bahasa Indonesia, memegang peranan penting dalam narasi tentang upaya mewujudkan perdamaian. Hal ini menjadi dasar dalam upaya pemajuan kebudayaan, menekankan pada pemahaman dan pengakuan terhadap keberagaman multietnik dan budaya di Indonesia, melahirkan sikap toleransi dan kerukunan," sambung dia.

Menteri Kebudayaan selanjutnya menyoroti bencana kemanusiaan di Gaza sebagai contoh nyata dari genosida peradaban yang terjadi saat ini dan penghapusan memori sejarah umat manusia. 

“Kehancuran Gaza bukan hanya tragedi geopolitik, tapi juga bencana budaya dan kemanusiaan. Negara dunia harus bersatu dalam memperjuangkan keadilan dan menegakkan hukum internasional, serta menolak segala praktek standar ganda dalam perjuangan kemerdekaan Palestina,” ujarnya. 

Pemerintah Indonesia, lanjutnya, tetap konsisten mendukung hak-hak rakyat Palestina untuk merdeka dan berdaulat. 

Fadli Zon menegaskan bahwa di tengah dunia multipolar saat ini, Indonesia berkomitmen menjadi jembatan bagi kerjasama global dalam membangun stabilitas dan kerja sama dunia.

Fadli mengutip pidato bersejarah Presiden Sukarno dalam Konferensi Asia Afrika 1955 sebagai landasan etis dan moral kebijakan luar negeri Indonesia: 

“Kita tak ingin menciptakan perpecahan baru, tetapi mendorong pengertian bersama, menghormati kedaulatan, dan kerja sama yang adil antarbangsa," kata dia.

Menteri Fadli menekankan pentingnya kerja sama Selatan-Selatan (South-South Cooperation) sebagai upaya kolektif mencapai pembangunan berkelanjutan dan pemerataan kesejahteraan bagi negara-negara berkembang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mengakhiri pidatonya, Menteri Fadli Zon mengajak seluruh pihak untuk menggali kekuatan dari kekayaan budaya masing-masing bangsa, dan menggunakannya sebagai landasan untuk membangun masa depan bersama yang damai, inklusif, dan berkeadilan.

“Melalui dialog, kerja sama, upaya menegakkan keadilan global, serta rasa saling menghargai antarbangsa, kita bisa membangun masa depan yang damai dan sejahtera untuk seluruh umat manusia secara inklusif,” tutupnya.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hadiri HUT KSPSI ke-53, Kapolri Tegaskan Dukung Perjuangan Buruh

Hadiri HUT KSPSI ke-53, Kapolri Tegaskan Dukung Perjuangan Buruh

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53 Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) di Lapangan PT. Victory Ching Luh Indonesia.
Israel Tiba-tiba Daftarkan Tanah Tepi Barat Jadi Milik Negara, Palestina Sebut Aneksasi Terselubung

Israel Tiba-tiba Daftarkan Tanah Tepi Barat Jadi Milik Negara, Palestina Sebut Aneksasi Terselubung

Israel setujui pendaftaran tanah Tepi Barat jadi milik negara jika Palestina tak bisa buktikan kepemilikan. Palestina sebut aneksasi de-facto.
15 Ucapan Selamat Tahun Baru Imlek 2026 Bahasa Inggris dari Keluarga Besar, Cocok untuk Kartu dan Caption

15 Ucapan Selamat Tahun Baru Imlek 2026 Bahasa Inggris dari Keluarga Besar, Cocok untuk Kartu dan Caption

15 ucapan selamat Tahun Baru Imlek 2026 bahasa Inggris dari keluarga besar yang formal dan hangat, cocok untuk kartu ucapan resmi maupun caption media sosial.
7 Link Twibbon Ramadhan 2026 Paling Populer, Lengkap dengan Ucapan atau Caption Media Sosial

7 Link Twibbon Ramadhan 2026 Paling Populer, Lengkap dengan Ucapan atau Caption Media Sosial

Sekitar 2 hari lagi umat muslim Indonesia akan puasa. Berikut link twibbon menyambut ramadhan 2026.
Juventus Ketiban Sial Tanpa Ampun usai Dikalahkan Inter Milan, Luciano Spalletti Pusing Jelang Liga Champions

Juventus Ketiban Sial Tanpa Ampun usai Dikalahkan Inter Milan, Luciano Spalletti Pusing Jelang Liga Champions

Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, menerima kabar buruk setelah pertandingan melawan Inter Milan. Dia bisa dipusingkan menjelang laga kontra Galatasaray di Liga Champions.
Tak Perlu Dinaturalisasi Lagi, John Herdman Bisa Panggil Eks Juara Liga Belanda Ini ke Timnas Indonesia Buat FIFA Series dan Piala AFF

Tak Perlu Dinaturalisasi Lagi, John Herdman Bisa Panggil Eks Juara Liga Belanda Ini ke Timnas Indonesia Buat FIFA Series dan Piala AFF

Pelatih John Herdman memiliki opsi menarik untuk memperkuat lini serang Timnas Indonesia. Ia bisa memanggil kembali eks juara Liga Belanda yang sudah WNI ini.

Trending

Jadwal Proliga 2026 Pekan Ini: Dimulainya Seri Sentul, Megawati Hangestri Libur Hingga Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 Pekan Ini: Dimulainya Seri Sentul, Megawati Hangestri Libur Hingga Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 pekan ini yang akan diramaikan dengan sejumlah pertandingan di seri Sentul termasuk penentuan nasib Bandung bjb Tandamata dan Megawati Hangestri tak akan main.
Punya Nama Jawa tapi Belum Juga Bela Timnas Indonesia, Bek Feyenoord Ini Tak Masuk Radar PSSI?

Punya Nama Jawa tapi Belum Juga Bela Timnas Indonesia, Bek Feyenoord Ini Tak Masuk Radar PSSI?

Timnas Indonesia terus gencar memburu pemain keturunan demi meningkatkan daya saing level internasional. Namanya Jawa banget, Neraysho Kasanwirjo masuk radar?
Striker Berdarah Depok Caper ke John Herdman? Langsung Cetak 6 Gol dan 2 Assist di Liga Belanda Demi Panggilan Timnas Indonesia

Striker Berdarah Depok Caper ke John Herdman? Langsung Cetak 6 Gol dan 2 Assist di Liga Belanda Demi Panggilan Timnas Indonesia

Berharap dilirik John Herdman untuk dinaturalisasi Timnas Indonesia, striker keturunan Depok ini menggila di Belanda. Cetal 6 gol dan 2 assist hanya dari 2 laga
Sudah Lama Dipendam Sule, Mantan Asisten Pribadi Kini Bongkar Kisah Perselingkuhan Lina Jubaedah dan Teddy Pardiyana

Sudah Lama Dipendam Sule, Mantan Asisten Pribadi Kini Bongkar Kisah Perselingkuhan Lina Jubaedah dan Teddy Pardiyana

Isu lama mengenai skandal perselingkuhan yang menyeret mendiang mantan istri Sule, Lina Jubaedah dan Teddy Pardiyana dibongkar oleh mantan asisten pribadi Lina
Emil Audero Menggila! 6 Penyelamatan Heroik Selamatkan Cremonese dari Kekalahan Lawan Genoa

Emil Audero Menggila! 6 Penyelamatan Heroik Selamatkan Cremonese dari Kekalahan Lawan Genoa

Kiper Timnas Indonesia Emil Audero tampil solid ketika membela Cremonese saat ditahan imbang Genoa tanpa gol pada pekan ke-25 Liga Italia
Persija Jakarta Menang! Performa Mauro Zijlstra Malah Jadi Sorotan Serius

Persija Jakarta Menang! Performa Mauro Zijlstra Malah Jadi Sorotan Serius

Asisten pelatih Persija Jakarta Ricky Nelson memberikan komentarnya terkait debut Mauro Zijlstra pada laga pekan ke-21 Super League 2025/2026.
Media Vietnam Heran Bukan Main, Timnas Indonesia kok Banyak Pemain Naturalisasi tapi Selalu Kalah di Final AFF

Media Vietnam Heran Bukan Main, Timnas Indonesia kok Banyak Pemain Naturalisasi tapi Selalu Kalah di Final AFF

Media Vietnam terheran-heran sekaligus sindir Timnas Indonesia yang kini punya banyak pemain naturalisasi tapi selalu kalah dalam laga final AFF alias tak juara
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT