Bangun 2 Juta Rumah di 2026, Menteri Ara Minta Tambah Anggaran Rp48,02 Triliun
- tvOnenews.com/Julio Trisaputra
Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait alias Ara mengatakan, kementeriannya membutuhkan total anggaran Rp49,854 triliun untuk tahun 2026.
Namun, pagu indikatif yang diberikan Kementerian Keuangan, yakni Rp1,82 triliun. Untuk itu, Ara meminta anggaran tambahan kepada DPR RI sebesar Rp48,02 triliun.
“Anggaran untuk 2026, kami mengusulkan sebesar Rp49,854 triliun sehingga pagu indikatif diperlukan tambahan Rp48 triliun,” kata Ara saat rapat dengan Komisi V DPR di Gedung DPR, Jakarta Pusat, Kamis (10/7).
Dari usulan anggaran itu, Ara menyebut sebanyak Rp45,55 triliun atau 91,37 persen akam digunakan untuk Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dengan target 2 juta rumah di tahun 2026.
Sementara, sisanya sebesar Rp4,3 triliun atau 8,63 persen akan dipakai untuk program di luar BSPS. Angka tersebut mengalami kenaikan sejumlah Rp840 miliar atau 24,27 persen dari tahun 2025 sebesar Rp3,46 triliun.
“Jumlah anggaran tersebut, kami yakini dalam rangka mencapai target pembangunan dan renovasi 3 juta rumah dan kawasan kumuh sebagai target dan prioritas pembangunan jangka menengah nasional 2025-2029 dan rencana kerja pemerintah 2026,” ujar Ara.
Dia menyampaikan usulan anggaran itu nantinya akan dibangun 2.052.822 unit rumah dan renovasi 225 ribu unit rumah di kawasan kumuh. (saa/dpi)
Load more