GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Revisi KUHAP Bolehkan MA Vonis Terdakwa Lebih Berat dari Putusan Pengadilan Sebelumnya, Begini Kata Ketua MA

Revisi KUHAP hapus aturan batas maksimal vonis MA. Kini, MA bisa jatuhkan hukuman lebih berat dari pengadilan sebelumnya. Ketua MA: Kami hanya pelaksana UU.
Jumat, 11 Juli 2025 - 17:50 WIB
Revisi KUHAP Bolehkan MA Vonis Terdakwa Lebih Berat dari Putusan Pengadilan Sebelumnya, Begini Kata Ketua MA
Sumber :
  • tvOnenews/Syifa Aulia

Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Mahkamah Agung (MA) Sunarto menanggapi revisi Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) yang menghapus Pasal 293 Ayat 3.

Sunarto menjelaskan penyusunan rancangan undang-undang, khususnya KUHAP adalah kewenangan DPR sebagai lembaga legislatif. Oleh karena itu, pihaknya akan melaksanakan apapun yang diatur dalam UU.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Mahkamah Agung itu hanya user, pengguna. Jadi akan melaksanakan apa yang tertuang di dalam UU itu,” ujar Sunarto di Gedung MA, Jakarta Pusat, Jumat (11/7/2025).

Di sisi lain, dalam proses pembahasannya, MA juga diminta untuk memberikan pendapat soal RUU KUHAP, dan pihaknya telah menyerahkan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU KUHAP.

“Nanti itu kewenangan mutlak, kewenangan absolut dari lembaga legislatif. Mahkamah Agung enggak boleh, kami ini hanya user, pengguna undang-undang, bukan pembuat undang-undang,” jelas Sunarto.

Sebelumnya, Komisi III DPR RI dan pemerintah sepakat menghapus Pasal 293 Ayat 3 dalam RUU KUHAP.

Adapun bunyi Pasal 293 Ayat 3 berbunyi bahwa Mahkamah Agung menjatuhkan pidana terhadap terdakwa, maka pidana tersebut tidak boleh lebih berat dari putusan judex facti atau pengadilan yang sebelumnya.

“Jadi tidak ada ketentuan bahwa Mahkamah Agung tidak boleh menjatuhkan hukuman yang lebih berat daripada pengadilan sebelumnya atau judex facti,” kata Habiburokhman di Gedung DPR, Jakarta Pusat, Kamis (10/7/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Habiburokhman menjelaskan, dengan dihapusnya pasal tersebut, Mahkamah Agung bisa memvonis terdakwa lebih berat atau lebih ringan dari putusan pengadilan sebelumnya dalam RUU KUHAP.

“Jadi Mahkamah Agung tetap bisa menjatuhkan hukuman sesuai keyakinannya, apakah lebih berat atau tidak lebih berat daripada pengadilan yang sebelumnya,” kata politisi Partai Gerindra itu. (saa/nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ketegasan Presiden dalam Penegakan Hukum dan Pemberantasan Korupsi Diapresiasi

Ketegasan Presiden dalam Penegakan Hukum dan Pemberantasan Korupsi Diapresiasi

Ketegasan dan komitmen Presiden Prabowo untuk menindak pejabat yang terindikasi melakukan korupsi tanpa pandang bulu, termasuk terhadap pihak-pihak yang memiliki kedekatan dengan kekuasaan diapresiasi oleh kalangan akademik.
Diundang Jadi Keynote Speaker di Jayapura, Dedi Mulyadi Bela Orang Papua: Jangan Dibilang Malas 

Diundang Jadi Keynote Speaker di Jayapura, Dedi Mulyadi Bela Orang Papua: Jangan Dibilang Malas 

Dedi Mulyadi diundang jadi keynote speaker di Jayapura dan membela masyarakat Papua dari stigma malas. Simak pernyataan lengkap Gubernur Jawa Barat berikut ini!
3 Pemain Timnas Indonesia Berbondong-Bondong Bawa Kabar Baik untuk John Herdman Jelang FIFA Matchday Juni 2026

3 Pemain Timnas Indonesia Berbondong-Bondong Bawa Kabar Baik untuk John Herdman Jelang FIFA Matchday Juni 2026

Sebanyak tiga pemain Timnas Indonesia berbondong-bondong membawakan kabar baik untuk John Herdman. Ini bisa menjadi modal berarti menjelang FIFA Matchday Juni 2026.
Tiga Kecamatan di Kabupaten Sintang di Terjang Banjir Bandang

Tiga Kecamatan di Kabupaten Sintang di Terjang Banjir Bandang

Intesitas curah hujan yang tinggi di beberapa wilayah Kabupaten Sintang, menyebabkan banjir bandang yang menerjang tiga kecamatan di Kabupaten Sintang, yakni Kecamatan Kayan Hulu, Kayan Hilir dan Kecamatan Kelam Permai.
Skenario Hattrick Juara Persib Bandung, Bung Binder Bongkar Hitung-hitungan

Skenario Hattrick Juara Persib Bandung, Bung Binder Bongkar Hitung-hitungan

Persib Bandung semakin dekat dengan gelar juara setelah meraih kemenangan dramatis atas PSM Makassar, dengan hanya membutuhkan satu poin di laga terakhir. 18/5
Warga Sambut Positif Kehadiran Alun-alun Pondok Ranji, Jadi Ruang Baru untuk Berkumpul dan Berolahraga

Warga Sambut Positif Kehadiran Alun-alun Pondok Ranji, Jadi Ruang Baru untuk Berkumpul dan Berolahraga

Kehadiran Alun-alun Pondok Ranji di Kecamatan Ciputat Timur disambut antusias oleh masyarakat. Ruang publik baru yang dihadirkan Pemerintah Kota Tangerang Selatan tersebut langsung ramai dikunjungi warga sejak resmi dibuka.

Trending

Terpopuler Kemarin: Sherly Tjoanda Kirim 100 Ekor Sapi, KDM Minta Ubah Pandangan soal Situs Sunda, Sikap Tegas SMAN 1 Pontianak

Terpopuler Kemarin: Sherly Tjoanda Kirim 100 Ekor Sapi, KDM Minta Ubah Pandangan soal Situs Sunda, Sikap Tegas SMAN 1 Pontianak

Terpopuler kemarin: Sherly Tjoanda kirim 100 ekor sapi, KDM minta ubah pandangan soal situs Sunda, hingga reaksi warganet atas sikap tegas SMAN 1 Pontianak.
Melanie Subono Sentil Sikap Dewan Juri LCC Kalbar yang Enggan Minta Maaf: Anak Kecil Aja Tahu, Bukan Urusan Instansi

Melanie Subono Sentil Sikap Dewan Juri LCC Kalbar yang Enggan Minta Maaf: Anak Kecil Aja Tahu, Bukan Urusan Instansi

MPR RI memberikan pernyataan untuk menanggapi desakan publik kepada dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) di Kalimantan Barat untuk memberikan permintaan maaf.
KDM Tiba-Tiba Minta Maaf ke Warga Jawa Barat usai Puncak Kirab Mahkota Binokasih di Bandung: Saya Mohon Maaf

KDM Tiba-Tiba Minta Maaf ke Warga Jawa Barat usai Puncak Kirab Mahkota Binokasih di Bandung: Saya Mohon Maaf

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) tiba-tiba minta maaf ke warga Jawa Barat usai puncak Kirab Mahkota Binokasih di Kota Bandung. Ada apa?
Trend Terpopuler: Pengakuan Josepha Alexandra Dipanggil ke Istana, hingga Cerita Sherly Tjoanda Jatuh Cinta Pada Benny Laos

Trend Terpopuler: Pengakuan Josepha Alexandra Dipanggil ke Istana, hingga Cerita Sherly Tjoanda Jatuh Cinta Pada Benny Laos

pengakuan siswi SMAN 1 Pontianak setelah dipanggil ke Istana. kisah Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda pertama kali jatuh cinta dengan mendiang Benny Laos
Shindy Lutfiana Angkat Bicara Usai Diserang Netizen Imbas Lomba Cerdas Cermat Kalbar: DM-nya Bawa-bawa Fisik dan Anak

Shindy Lutfiana Angkat Bicara Usai Diserang Netizen Imbas Lomba Cerdas Cermat Kalbar: DM-nya Bawa-bawa Fisik dan Anak

Buntut polemik Lomba Cerdas Cermat yang digelar di Kalimantan Barat masih menjadi perhatian publik. Pernyataan yang dilontarkan MC dinilai memperkeruh suasana
Sherly Tjoanda Ungkap Alasan Selalu Tampil Cantik di Hadapan Publik: Almarhum Suami Saya Suka Tanya Soal Ini

Sherly Tjoanda Ungkap Alasan Selalu Tampil Cantik di Hadapan Publik: Almarhum Suami Saya Suka Tanya Soal Ini

Gubernur Sherly Tjoanda ungkap alasan selalu tampil cantik di hadapan publik, bahkan katanya almarhum suaminya suka menanyakan soal itu.
News Terpopuler: Klien Wedding Jadi Korban Shindy Lutfiana MC LCC Kalbar, hingga Josepha Alexandra Mendapat Ancaman

News Terpopuler: Klien Wedding Jadi Korban Shindy Lutfiana MC LCC Kalbar, hingga Josepha Alexandra Mendapat Ancaman

Pemilik WO pernah kecewa dengan sikap Shindy Lutfiana, MC Lomba Cerdas Cermat di Kalimantan Barat. Kondisi Josepha Alexandra setelah diduga mendapat ancaman
Selengkapnya

Viral