News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pengamat Sorot Tajam Sikap Inkonsisten Menkomdigi Soal OTT Asing

Wacana pembatasan layanan video berbasis internet atau voice over IP (VoIP), termasuk layanan WhatsApp Call yang dimiliki para penyedia layanan over the top/OTT yang tengah ramai diperbincangkan publik.
Senin, 21 Juli 2025 - 00:54 WIB
Menkomdigi Meutya Hafid
Sumber :
  • tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar

Kamilov menjelaskan Kemkomdigi harusnya bersikap tegas dan memastikan bahwa setiap kegiatan usaha di bidang layanan internet terutama yang dilakukan OTT asing harus taat pada regulasi yang ada sesuai pedoman Pasal 15 ayat 1 PP 46/2021 tentang Postelsiar.

"Layanan WhatsApp Call dan sejenisnya itu yang disuguhkan OTT dan banyak dikritik masyarakat serta merugikan industri telekomunikasi tanah air justru dibiarkan, boro-boro berani ditutup, ditindak pun tidak. Jelas ini tidak adil dan mengangkangi amanat pasal 15 ayat 1 PP 46/21. Bagi operator lokal yang sudah berkontribusi banyak terhadap negara ini, jelas kondisi ini sangat diskriminatif dan tidak adil. Sekali lagi, Presiden Prabowo sebaiknya copot saja Menkomdigi yang jiwa nasionalismenya patut dipertanyakan," ungkapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kamilov juga mengaku khawatir dengan tidak adanya aturan yang tegas dan ketat terhadap kegiatan layanan OTT asing khususnya masyarakat bisa menjadi korban kejahatan nantinya.

"OTT itu jika tidak diatur akan menjadi alat kejahatan, di mana banyak penipuan melalui WhatsApp. Bahkan surat Menkopolhukam tertanggal 18/12/2023 yang ditujukan kepada OJK, substansinya kalau kita cermati kan soal kekhawatiran pemerintah terhadap celah atau potensi kejahatan seperti penipuan, peretasan yang bisa masuk ke layanan OTT. Jadi, sudah sepatutnya para OTT itu diatur secara ketat," ungkap Kamilov.

Kamilov menuturkan langkah yang paling realistis dilakukan Kemkomdigi selaku regulator yakni memikirkan dan membuat satu aturan yang berkeadilan.

"Sebaiknya regulator membuat regulasi kepada OTT asing ini sama dengan kewajibannnya dengan operator telco misalnya ada pelayanan publik di daerah 3T (bentuknya bisa berbeda dengan telco)," katanya.

Kamilov juga menjelaskan bahwa narasi soal kedaulatan digital sangat jauh berbeda pemaknaannya dengan konteks kedaulatan dari sisi pertahanan dan keamanan negara.

"Bicara kedaulatan bangsa dalam bentuk narasi militer dan nasionalitas bangsa dikaitkan teritorial batas negara, jauh berbeda dengan makna dan maksud kedaulatan digital yang sebenarnya," papar Kamilov. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kamilov menyarankan agar bangkitnya kedaulatan digital itu dimulai dari heroisme sumber daya manusia di Kemkomdigi dan ASN secara total.

"Karena menyangkut sebagai pembuat kebijakan, mengatur, mengendalikan, mengawasi itu semua ditangan regulator, (kasus pinjol, judol, kebocoran data,dan lain-lain) berada semua digenggaman pada regulator," tandas Kamilov. (raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ngadu ke DPR, Kemenhaj Sebut Masih Banyak Aset Haji Belum Dialihkan

Ngadu ke DPR, Kemenhaj Sebut Masih Banyak Aset Haji Belum Dialihkan

Hingga saat ini pengalihan aset yang sudah masuk pencatatan di aplikasi (Barang Milik Negara) BMN Kementerian Haji dan Umrah baru mencakup 243 satuan kerja.
Dicukur Habis LavAni Tiga Set Langsung,  Dawuda Alaihimassalam Ungkap Biang Kerok Kekalahan Jakarta Garuda Jaya

Dicukur Habis LavAni Tiga Set Langsung, Dawuda Alaihimassalam Ungkap Biang Kerok Kekalahan Jakarta Garuda Jaya

Kejutan Jakarta Garuda Jaya pada gelaran Proliga 2026 harus terhenti di tangan LavAni yang tampil superior hingga seri kelima yang berlangsung di Kota Malang.
Harga Cabai dan Bawang di Surabaya Naik Signifikan Jelang Imlek dan Ramadhan

Harga Cabai dan Bawang di Surabaya Naik Signifikan Jelang Imlek dan Ramadhan

Harga sejumlah kebutuhan pokok di pasar tradisional Surabaya kembali mengalami kenaikan signifikan.
Media Italia Blak-blakan, Jay Idzes Dicap Jadi 'Biang Kerok' Sassuolo Dibantai Inter Milan: Terlalu Banyak Blunder

Media Italia Blak-blakan, Jay Idzes Dicap Jadi 'Biang Kerok' Sassuolo Dibantai Inter Milan: Terlalu Banyak Blunder

Sorotan tajam media Italia mengarah ke Jay Idzes setelah Sassuolo dihajar Inter Milan 0-5. Bek Timnas Indonesia itu disebut melakukan terlalu banyak blunder.
Pengemudi Ojol Dianiaya TNI di Jakbar Berakhir Damai, Pelaku Minta Maaf dan Ganti Rugi

Pengemudi Ojol Dianiaya TNI di Jakbar Berakhir Damai, Pelaku Minta Maaf dan Ganti Rugi

Kasus pengemudi ojek online (ojol) bernama Hasan (26) yang mengalami insiden penganiayaan oleh seorang anggota TNI di Kembangan, Jakarta Barat berakhir damai.
Berbeda dengan Alya Putri, Mohan Hazian Masih Memajang Foto Pernikahan Serta Foto Lama Bersama Istri

Berbeda dengan Alya Putri, Mohan Hazian Masih Memajang Foto Pernikahan Serta Foto Lama Bersama Istri

Mohan Hazian kini terseret dalam kasus dugaan pelecehan seksual. Setelah kasus ini terkuak, istri Mohan, Alya Putri tak lagi mengunggah foto bersama Suaminya

Trending

Deretan Kesaksian Korban Kekerasan Seksual yang Menyeret Nama Mohan Hazian, Korbannya Mulai dari Usia 17 Tahun

Deretan Kesaksian Korban Kekerasan Seksual yang Menyeret Nama Mohan Hazian, Korbannya Mulai dari Usia 17 Tahun

Begini deretan kesaksian korban kekerasan seksual yang menyeret nama pemilik Thanksinsomnia, Mohan Hazian. Salah satunya ternyata kejadian 8 tahun yang lalu.
5 Fakta Baru Kasus Mohan Hazian Diduga Lakukan Pelecehan Seksual yang Berujung Pemecatan Sang Owner

5 Fakta Baru Kasus Mohan Hazian Diduga Lakukan Pelecehan Seksual yang Berujung Pemecatan Sang Owner

Berikut 5 fakta baru soal perkembangan kasus Mohan Hazian, sosok di balik merek streetwear lokal kenamaan Thanksinsomnia, yang diduga lakukan pelecehan seksual.
Namanya Jawa Banget, Striker Keturunan yang Menggila di Liga Belanda Ini Layak Masuk Radar Timnas Indonesia

Namanya Jawa Banget, Striker Keturunan yang Menggila di Liga Belanda Ini Layak Masuk Radar Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali mendapat sinyal positif dari Eropa. Kali ini datang dari sosok striker muda berdarah Jawa yang mencuri perhatian di Liga Belanda.
Siapa Sih Mohan Hazian? Owner Brand Lokal yang Seketika Viral Buntut Dugaan Kasus Skandal Pelecehan Seksual

Siapa Sih Mohan Hazian? Owner Brand Lokal yang Seketika Viral Buntut Dugaan Kasus Skandal Pelecehan Seksual

Berikut profil lengkap dan perjalanan hidup Mohan Hazian, penulis sekaligus owner brand lokal streetwear Thanksinsomnia terlibat dugaan kasus pelecehan seksual.
Kabar Baik untuk John Herdman, Bek PSV Berdarah Jakarta Ini Siap Buka Pintu ke Timnas Indonesia

Kabar Baik untuk John Herdman, Bek PSV Berdarah Jakarta Ini Siap Buka Pintu ke Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali mendapat kabar positif dari Eropa. Media Belanda tengah menyorot sosok Sebas Ditmer, bek muda PSV yang layak masuk radar John Herdman.
AFC Jatuhkan Sanksi Berat ke PSSI di Piala Asia Futsal 2026, Vietnam Ikut Terseret

AFC Jatuhkan Sanksi Berat ke PSSI di Piala Asia Futsal 2026, Vietnam Ikut Terseret

Federasi Sepak Bola Asia (AFC) mengambil langkah tegas dengan menjatuhkan sanksi berat kepada Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) atas pelanggaran keamanan dan ketertiban selama gelaran Kejuaraan Futsal Asia 2026.
Mohan Hazian Terseret Isu Dugaan Pelecehan Seksual, Bermula dari Utas Pengalaman Talent Photoshoot hingga Sebut Tuduhan Itu Berefek ke Dirinya dan Keluarganya

Mohan Hazian Terseret Isu Dugaan Pelecehan Seksual, Bermula dari Utas Pengalaman Talent Photoshoot hingga Sebut Tuduhan Itu Berefek ke Dirinya dan Keluarganya

Owner brand Thanksinsomnia Mohan Hazian terseret kasus dugaan pelecehan seksual. Dugaan tersebut menjadi viral di media sosial. Ini duduk perkaranya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT