News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Reza Indragiri Bongkar Skenario Mengejutkan di Balik Misteri Kematian Diplomat Muda Arya Daru: Ada Dua Kemungkinan…

Psikolog forensik Reza Indragiri ungkap skenario mengejutkan di balik kematian Arya Daru, sebut ada pola yang tak biasa dan penyebab kematian sebenarnya.
Kamis, 24 Juli 2025 - 13:26 WIB
Reza Indragiri, Kasus Arya Daru
Sumber :
  • YouTube

tvOnenews.com - Psikolog forensik Reza Indragiri angkat bicara terkait misteri kematian diplomat muda Kementerian Luar Negeri, Arya Daru Pangayunan (ADP), yang ditemukan tewas di Gondia Guest House, Menteng, Jakarta Pusat.

Dalam penjelasannya, Reza Indragiri memaparkan beberapa skenario kemungkinan penyebab kematian yang patut dipertimbangkan oleh publik dan pihak kepolisian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Reza, dalam situasi kematian, secara umum ada empat kemungkinan utama: kematian alami, bunuh diri, kecelakaan, atau pembunuhan.

Dari hasil penelusuran dan data awal yang telah diumumkan oleh pihak Kompolnas dan kepolisian, Reza menyebutkan bahwa dua skenario dapat langsung dikesampingkan.

tvonenews

“Kalau saya menyimak apa yang disampaikan oleh Pak Arief Kompolnas barusan, tampaknya ada dua kemungkinan yang bisa kita tepikan. Kemungkinan almarhum meninggal dalam situasi alami sepertinya bukan,” ujar Reza dalam wawancara yang disiarkan di kanal YouTube Official iNews.

Ia menyebutkan kondisi korban yang ditemukan dengan kepala terlilit dua lapis, lakban dan plastik, sudah cukup untuk mengeliminasi kemungkinan kematian alami.

Kemungkinan kedua yang coba dieliminasi adalah kematian akibat tindakan orang lain.

Reza menyinggung bahwa tidak ada tanda-tanda kekerasan atau pergumulan di tempat kejadian perkara.

Bahkan, rekaman CCTV dan kondisi kamar yang terkunci dari dalam dinilai tidak menunjukkan aktivitas mencurigakan.

“Kalaulah plafon utuh, kamar terkunci dari dalam, tidak ada tanda-tanda kegaduhan, rekaman CCTV juga datar-datar saja, maka kemungkinan kematian akibat perbuatan orang lain boleh jadi bisa kita kesampingkan,” tambah Reza.

Namun, ia tak serta-merta menghapus dugaan pembunuhan dari daftar skenario.

Arief Wicaksono, Ketua Harian Kompolnas, sempat menyebut bahwa saat olah TKP dilakukan, hanya ditemukan sidik jari almarhum pada beberapa barang bukti, termasuk lakban.

Hal ini memperkuat dugaan bahwa tidak ada pihak ketiga yang masuk ke ruang pribadi Arya.

“Tambahan informasi yang dipasok Pak Arif justru memberikan dasar bagi saya untuk semakin kuat mengeliminasi kemungkinan bahwa almarhum meninggal akibat perbuatan orang lain,” kata Reza.

Dengan dua skenario yang dieliminasi, Reza menyisakan dua kemungkinan: kecelakaan atau bunuh diri.

Menurutnya, kecelakaan yang dimaksud adalah ketika seseorang melakukan aktivitas tertentu, namun tanpa disadari masuk ke dalam kondisi kritis akibat faktor yang tidak dapat dikendalikan.

“Ketika seseorang sudah dalam kondisi lemas, pasokan oksigen ke otak berkurang drastis. Maka kemampuan seseorang untuk menyadari situasi kritis yang sedang dihadapi juga akan menurun secara ekstrem,” jelasnya.

Hal ini, kata Reza, bisa menjelaskan mengapa tidak ada upaya dari Arya Daru untuk melepaskan plastik atau tali yang menjerat kepalanya.

Sedangkan pada skenario bunuh diri, Reza menjelaskan bahwa terdapat unsur niat dan perencanaan dari korban itu sendiri untuk mengakhiri hidupnya.

Berdasarkan pengamatan, jika kematian disebabkan karena penutupan saluran napas tanpa adanya keterlibatan orang lain, maka besar kemungkinan itu adalah keputusan pribadi.

“Bunuh diri adalah ketika seseorang punya kehendak untuk menyumbat pasokan oksigennya sendiri. Dalam kasus ini, tersumbatnya saluran napas bukan akibat perbuatan orang lain, tapi niat dari yang bersangkutan sendiri,” ujar Reza Indragiri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, perwakilan Kompolnas, Arief Wicaksono menambahkan bahwa dari hasil penelusuran mereka, tidak ditemukan pihak lain yang bisa mengakses ruang paling pribadi milik Arya Daru.

“Yang bisa kami sampaikan saat ini, tidak ada orang lain yang bisa mengakses ruang privat almarhum. Selebihnya, kita menunggu paparan resmi dari Polda Metro Jaya,” pungkas Arief. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Full Senyum Dapat Kabar Gembira dari Belanda soal Nasib Pemain Timnas Indonesia

John Herdman Full Senyum Dapat Kabar Gembira dari Belanda soal Nasib Pemain Timnas Indonesia

Kabar gembira datang bagi pecinta sepak bola tanah air. Polemik administratif yang sempat menghambat langkah para pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Liga -
Wakil Gubernur Siap Cium Lutut Dedi Mulyadi Jika Mampu Bangun Kalimantan Barat Pakai APBD Rp6 Triliun

Wakil Gubernur Siap Cium Lutut Dedi Mulyadi Jika Mampu Bangun Kalimantan Barat Pakai APBD Rp6 Triliun

Pernyataan Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan viral usai menantang Dedi Mulyadi membangun Kalbar dengan APBD Rp6 triliun, soroti perbedaan anggaran.
Resmi Dilantik, Presiden Prabowo Beri Tugas Khusus Dubes RI untuk Oman-Yaman

Resmi Dilantik, Presiden Prabowo Beri Tugas Khusus Dubes RI untuk Oman-Yaman

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Andi Rahadian sebagai Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) Republik Indonesia untuk Kesultanan Oman merangkap Republik Yaman.
Pelantikan Hakim Baru MK, Ini Harapan Anwar Usman

Pelantikan Hakim Baru MK, Ini Harapan Anwar Usman

Mantan Hakim Konstitusi Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman menyampaikan harapan kepada sosok penggantinya di tengah momentum transisi yang dinilai krusial bagi arah penegakan konstitusi di Indonesia.
Media Vietnam Ketar-ketir, Timnas Indonesia Berpeluang Jajal Raksasa Eropa di FIFA Matchday

Media Vietnam Ketar-ketir, Timnas Indonesia Berpeluang Jajal Raksasa Eropa di FIFA Matchday

Kabar mengenai calon lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026 rupanya tak hanya menjadi konsumsi publik tanah air, tetapi juga mendapat sorotan tajam -
Industri Gula Nasional Tergerus, DPR RI Desak Kemendag Hentikan Impor Rafinasi

Industri Gula Nasional Tergerus, DPR RI Desak Kemendag Hentikan Impor Rafinasi

Kementerian Perdagangan (Kemendag) diminta untuk pemeberhentian impor gula rafinasi usai dinilai mengancam industri gula lokal.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Oknum Kepsek SMK di Brebes Ditangkap, Gudang Sekolah Jadi Tempat Oplos Tabung Gas

Oknum Kepsek SMK di Brebes Ditangkap, Gudang Sekolah Jadi Tempat Oplos Tabung Gas

Kapolres Brebes AKBP Lilik Ardhiansyah mengatakan, bahwa hasil penyelidikan, tersangka sudah melakukan pengoplosan tabung gas sejak bulan Februari yang lalu.
Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dinilai lebih unggul dari Thailand dan Vietnam, namun masih menghadapi kendala skuad jelang Piala Asia 2027 dan sulit bersaing di level Asia.
Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April yang akan menyajikan dua laga dari sektor putri dan putra pada hari kedua seri Solo.
Timnas Indonesia U-17 Bernuansa Eropa, Kurniawan Dwi Yulianto Bakal Terapkan Ilmu dari Liga Italia di Piala AFF 2026

Timnas Indonesia U-17 Bernuansa Eropa, Kurniawan Dwi Yulianto Bakal Terapkan Ilmu dari Liga Italia di Piala AFF 2026

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, bertekad bawa sentuhan baru ke dalam tim yang ia tangani. Ia mengaku ingin terapkan pengalaman dan ilmu.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Selengkapnya

Viral