News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dukung Produktivitas Petani Sawit, HIPMI Sultra dan SPKS Beri Asuransi Perlindungan

BPD HIPMI Sultra dan Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS) bersama PT Asuransi Jasindo untuk menunjang produktivitas petani dan pelaku UMKM sektor kelapa sawit di Sulawesi Tenggara.
Jumat, 25 Juli 2025 - 14:23 WIB
Dukung Produktivitas Petani Sawit, HIPMI Sultra dan SPKS Beri Asuransi Perlindungan
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - BPD HIPMI Sultra dan Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS) bersama PT Asuransi Jasindo untuk menunjang produktivitas petani dan pelaku UMKM sektor kelapa sawit di Sulawesi Tenggara. 

SPKS dan HIPMI memberikan perlindungan asuransi kecelakaan diri secara gratis selama satu tahun bagi para petani kelapa sawit.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketua Umum BPD HIPMI Sultra, Triawan Rizbar Taha, menyampaikan sektor kelapa sawit memiliki prospek yang sangat menjanjikan di wilayah ini. 

“HIPMI berpandangan bahwa tanaman kelapa sawit telah menjadi investasi menjanjikan, termasuk di Sulawesi Tenggara. Hal ini berdasarkan fakta bahwa setelah tanaman kelapa sawit ditanam, hanya dibutuhkan waktu sekitar empat tahun bagi pohon kelapa sawit untuk menghasilkan buah yang siap untuk panen."

 

"Ini berarti bahwa setiap pohon kelapa sawit akan terus menghasilkan buah selama kurang lebih 30 tahun, sambil terus tumbuh hingga mencapai ketinggian sekitar 12 meter. Apalagi di Sultra masih banyaknya lahan tidur yang potensial untuk dimanfaatkan menjadi lahan untuk ditanami sawit,” kata dia dalam keterangannya, dikutip Jumat (25/7/2025).

Berdasarkan data sementara tahun 2024 dari Simdata Sultraprov, tercatat 11.337 kepala keluarga (KK) terlibat dalam budidaya kelapa sawit di Sulawesi Tenggara.

Mayoritas dari mereka merupakan petani kecil dan pelaku UMKM yang belum sepenuhnya tersentuh program pendampingan dan perlindungan yang memadai.

HIPMI memandang bahwa kunci utama penguatan industri sawit nasional terletak pada pemberdayaan petani dan kelembagaan yang menaungi mereka, seperti koperasi dan kelompok tani. 

Selain mendukung dari sisi hulu seperti pembibitan dan perawatan tanaman, HIPMI juga mendorong UMKM sawit untuk menghasilkan produk turunan yang bernilai tambah, inovatif, dan berdaya saing tinggi.

Dengan semangat gotong royong dan kekeluargaan, HIPMI terus berupaya menjadi organisasi yang relevan dan berdampak nyata bagi anggotanya dan masyarakat luas. 

Melalui program-program seperti ini, HIPMI menunjukkan komitmennya dalam memperkuat peran pengusaha muda di sektor strategis seperti kelapa sawit, tidak hanya sebagai pelaku usaha, tapi juga sebagai penggerak kemajuan ekonomi nasional.

Asuransi yang diberikan mencakup perlindungan terhadap risiko meninggal dunia akibat kecelakaan, cacat tetap, hingga biaya pengobatan. 

Langkah ini menjadi bagian dari kontribusi nyata HIPMI dalam mendukung penguatan sektor sawit rakyat, khususnya petani kecil dan pelaku UMKM yang tersebar di berbagai daerah di Sultra.

Dalam peluncuran kegiatan ini, turut dihadiri oleh Kepala Dinas Perkebunan dan Hortikultura Provinsi Sulawesi Tenggara Dr. La Ode Muhammad Rusdin Jaya, Kepala Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura Sultra, perwakilan PT Bina Sawit Makmur, PT Bakrie Sumatra Plantation, Ketua Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS) Indonesia Sabarudin, Pusat Penelitian Kelapa Sawit, serta Branch Manager PT Asuransi Jasindo Kendari.

Dr. La Ode Muhammad Rusdin Jaya menekankan pentingnya posisi petani dan kelembagaan tani dalam penguatan industri sawit nasional. 

“Petani dan kelompok tani merupakan poin penting dalam desain besar penguatan industri kelapa sawit Indonesia. Tak hanya petani secara individual, tetapi kelembagaan yang menaungi petani menjadi sangat penting dalam program-program pertanian yang menguntungkan petani. Apalagi saat ini, pelaku usaha kelapa sawit masih banyak didominasi oleh petani berskala kecil, seperti keluarga petani sawit ataupun UMKM sawit,” jelasnya.

Sementara, Ketua SPKS Indonesia, Sabarudin, menggarisbawahi dalam lima tahun terakhir, industri perkebunan sawit telah menjadi tulang punggung ekonomi bagi sebagian masyarakat di berbagai daerah. 

“Untuk itu dibutuhkan dukungan sektor perkebunan kelapa sawit, terutama pada peningkatan produktivitas, pengoptimalan pemanfaatan lahan, serta peningkatan sumber daya manusia dalam pengelolaan budidaya kelapa sawit yang baik dan berkelanjutan,” bebernya.

Ia pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam kegiatan ini.

 “Terima kasih kepada BPDP, ASD Bakrie, PT BSM, dan PPKS yang telah mensupport acara ini, serta seluruh kontribusi teman-teman. Semoga berdampak baik bagi kemajuan sawit nasional dan kesejahteraan petani sawit,” tutupnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain program asuransi, SPKS dan HIPMI juga menggagas kegiatan bertajuk "Peningkatan Kapasitas Pembenihan Sawit Skala UMKM dan Koperasi Untuk Mendukung Akses Terhadap Bebih Sawit Berkualitas di Sulawesi Tenggara". 

Program ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas UMKM dan Koperasi dalam pembibitan sawit untuk mendukung bibit yang berkualitas bagi petani sawit di Sulawesi Tenggara.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Masuk Masa Penyusunan, Ini Kategori Individu yang Diizinkan Dwi Kewarganegaraan

Masuk Masa Penyusunan, Ini Kategori Individu yang Diizinkan Dwi Kewarganegaraan

Wakil Menteri Hukum (Wamenkum) Edward Omar Sharif Hiariej menyebut Rancangan Undang-Undang (RUU) Dwi Kewarganegaraan Terbatas dan Khusus sedang disusun.
Lewat Pinjaman Bank Dunia, Menkes Klaim Negara Hemat Rp10,5 Triliun untuk Pengadaan Alat Kesehatan

Lewat Pinjaman Bank Dunia, Menkes Klaim Negara Hemat Rp10,5 Triliun untuk Pengadaan Alat Kesehatan

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin menyebut negara hemat Rp10,52 triliun dalam pengadaan alat-alat kesehatan.
Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Seorang pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Banda Aceh dilaporkan telah diamankan oleh Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP-WH). 
Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler, Beri Dampak Ekonomi Hingga 200 Juta Per Tahun

Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler, Beri Dampak Ekonomi Hingga 200 Juta Per Tahun

Kawasan Gang Hijau Cemara yang terletak di RW 01, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, kini tampil dengan wajah baru yang lebih teduh dan asri. 
Pertamina Lubricants Terus Perkuat Daya Saing melalui Otomatisasi Teknologi Produksi

Pertamina Lubricants Terus Perkuat Daya Saing melalui Otomatisasi Teknologi Produksi

Guna meningkatkan keunggulan kompetitif di industri pelumas dalam negeri, PT Pertamina Lubricants terus mengoptimalkan pengoperasian fasilitas produksi yang didukung oleh teknologi mutakhir.
Solusi Mandiri dari Bantul: Cara TPS 3R GO-SARI Atasi Masalah Sampah dari Sumbernya

Solusi Mandiri dari Bantul: Cara TPS 3R GO-SARI Atasi Masalah Sampah dari Sumbernya

Kebijakan Pemerintah Daerah untuk menutup Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Piyungan, ditambah dengan terus melonjaknya volume limbah rumah tangga, sempat menjadi tantangan besar bagi warga Guwosari, Kecamatan Pajangan, Kabupaten Bantul. 

Trending

Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler, Beri Dampak Ekonomi Hingga 200 Juta Per Tahun

Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler, Beri Dampak Ekonomi Hingga 200 Juta Per Tahun

Kawasan Gang Hijau Cemara yang terletak di RW 01, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, kini tampil dengan wajah baru yang lebih teduh dan asri. 
Pertamina Lubricants Terus Perkuat Daya Saing melalui Otomatisasi Teknologi Produksi

Pertamina Lubricants Terus Perkuat Daya Saing melalui Otomatisasi Teknologi Produksi

Guna meningkatkan keunggulan kompetitif di industri pelumas dalam negeri, PT Pertamina Lubricants terus mengoptimalkan pengoperasian fasilitas produksi yang didukung oleh teknologi mutakhir.
Solusi Mandiri dari Bantul: Cara TPS 3R GO-SARI Atasi Masalah Sampah dari Sumbernya

Solusi Mandiri dari Bantul: Cara TPS 3R GO-SARI Atasi Masalah Sampah dari Sumbernya

Kebijakan Pemerintah Daerah untuk menutup Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Piyungan, ditambah dengan terus melonjaknya volume limbah rumah tangga, sempat menjadi tantangan besar bagi warga Guwosari, Kecamatan Pajangan, Kabupaten Bantul. 
Lisa Mariana Ungkap Ada 5 Nama Artis Hingga Selebgram yang Terima Uang dari Ridwan Kamil, Sudah Diserahkan ke KPK

Lisa Mariana Ungkap Ada 5 Nama Artis Hingga Selebgram yang Terima Uang dari Ridwan Kamil, Sudah Diserahkan ke KPK

Selebgram Lisa Mariana kembali menjadi perhatian publik setelah mengungkap adanya informasi tambahan yang ia berikan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Seorang pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Banda Aceh dilaporkan telah diamankan oleh Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP-WH). 
Lewat Pinjaman Bank Dunia, Menkes Klaim Negara Hemat Rp10,5 Triliun untuk Pengadaan Alat Kesehatan

Lewat Pinjaman Bank Dunia, Menkes Klaim Negara Hemat Rp10,5 Triliun untuk Pengadaan Alat Kesehatan

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin menyebut negara hemat Rp10,52 triliun dalam pengadaan alat-alat kesehatan.
Presiden Prabowo Bocorkan Alasan LKPP Dijadikan Badan Pengadaan Pemerintah

Presiden Prabowo Bocorkan Alasan LKPP Dijadikan Badan Pengadaan Pemerintah

Presiden Prabowo Subianto hendak mengubah Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) ditingkatkan menjadi Badan Pengadaan Pemerintah. Selain itu,
Selengkapnya

Viral