GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Angka Kemiskinan Turun 23,85 Juta Orang, Mensesneg: Pemerintah Tak Bisa Sendiri Entaskan Kemiskinan

Pemerintah apresiasi penurunan angka kemiskinan jadi 23,85 juta orang. Mensesneg: butuh peran masyarakat, bukan hanya pemerintah untuk atasi kemiskinan ekstrem.
Jumat, 25 Juli 2025 - 15:51 WIB
Angka Kemiskinan Turun 23,85 Juta Orang, Mensesneg: Pemerintah Tak Bisa Sendiri Entaskan Kemiskinan
Sumber :
  • Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, menanggapi rilis Badan Pusat Statistik (BPS) yang mencatat penurunan angka kemiskinan nasional pada Maret 2025.

Meski mengapresiasi capaian tersebut, ia menegaskan pemerintah tak bisa bekerja sendiri dalam mengentaskan kemiskinan, apalagi yang masuk kategori ekstrem.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ya, terima kasih berkenaan dengan turunnya angka kemiskinan yang hari ini sudah disampaikan BPS, tentunya ini suatu yang menggembirakan kalau didekati dari sisi turunnya angka kemiskinan tersebut,” kata Prasetyo di Press Room Istana, Jakarta Pusat, Jumat (25/7/2025).

“Tapi sesungguhnya kami pemerintah masih terus ingin bekerja keras supaya target untuk kecil-kecilnya, saudara-saudara kita itu yang masih tertinggal di garis kemiskinan ekstrem,” sambungnya.

Ia menekankan, mengentaskan kemiskinan adalah tanggung jawab bersama seluruh unsur masyarakat.

“Ini juga perlu kami sampaikan bahwa ini kerja keras kita bersama-sama seluruh unsur, tidak hanya pemerintah termasuk masyarakat. Karena mengentaskan kemiskinan tidak bisa hanya menjadi domain pemerintah,” ujarnya.

“Pemerintah menyiapkan berbagai strategi, menyiapkan regulasi, itu pasti. Tapi sesungguhnya dalam hal mengentaskan kemiskinan, pemerintah tidak bisa berdiri sendiri. Di situ teman-teman dunia usaha berperan penting, kemudian masyarakat berperan penting, edukasi berperan penting,” lanjut dia.

Prasetyo menyoroti pentingnya perubahan pola pikir generasi muda agar tidak hanya terpaku mencari kerja, melainkan berani menciptakan lapangan kerja.

“Karena bagaimanapun kita menyadari kita harus mendorong sebanyak-banyaknya warga negara kita untuk menciptakan lapangan-lapangan pekerjaan. Ini juga pekerjaan rumah yang tidak mudah, karena mengubah mindset, cara berpikir bahwa kita itu ingin mencari lapangan pekerjaan, ini harus mulai kita juga geser,” katanya.

Dalam kesempatan itu, ia juga menegaskan komitmen pemerintahan Presiden Prabowo dan Wapres Gibran dalam menurunkan angka kemiskinan ekstrem hingga nol persen dalam lima tahun ke depan.

“Alhamdulillah di kuartal ini terjadi penurunan, meskipun kami berkomitmen dalam lima tahun masa pemerintahan Pak Prabowo dan Mas Gibran ini kita ingin betul-betul menghilangkan sebisa mungkin sampai mencapai 0 persen, untuk tidak ada lagi saudara kita berada di garis kemiskinan ekstrem,” tegasnya.

Namun demikian, ia menyadari bahwa ada kelompok masyarakat tertentu yang memang harus terus ditopang oleh negara.

“Tetapi perlu juga saya berikan penjelasan bahwa ada sebagian juga warga negara kita yang memang mau tidak mau ini peran negara atau peran pemerintah itu harus menopang, misalnya kepada saudara-saudara kita yang sudah lanjut usia, kemudian yang hidup sendiri, kemudian yang secara fisik sudah tidak memungkinkan untuk bekerja secara mandiri untuk bisa mendapatkan penghasilan, ini tentunya harus ditopang oleh negara,” jelas Prasetyo.

Sebelumnya, BPS mengumumkan bahwa jumlah penduduk miskin pada Maret 2025 sebesar 23,85 juta orang atau 8,47 persen dari total populasi. Angka ini turun 0,2 juta orang dan 0,1 persen poin dibandingkan September 2024.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Pada Maret 2025 jumlah penduduk miskin di Indonesia sebanyak 23,85 juta orang atau turun 0,2 juta orang dibandingkan dengan kondisi September 2024. Dari persentasenya, penduduk miskin terhadap total populasi mencapai 8,47 persen, turun 0,1 persen poin,” ujar Deputi Bidang Statistik Sosial BPS, Ateng Hartono.

Tren penurunan ini konsisten sejak Maret 2023, setelah sebelumnya sempat meningkat sebesar 0,03 persen poin pada periode September 2022 hingga Maret 2023. (agr/nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Duduk Perkara Vicky Prasetyo Diduga Nipu Rp700 Juta, Ternyata untuk Modal Pilkada dan Ajak Suami Korban Jadi Cawabup Bandung Barat

Duduk Perkara Vicky Prasetyo Diduga Nipu Rp700 Juta, Ternyata untuk Modal Pilkada dan Ajak Suami Korban Jadi Cawabup Bandung Barat

Vicky Prasetyo dituding melakukan penipuan terhadap seorang perempuan bernama Nunun Lusida. Ia juga menjanjikan suami korban maju jadi cawabup Bandung Barat.
Peringatan Keras Pramono, Larang Ormas Razia Rumah Makan Selama Ramadhan

Peringatan Keras Pramono, Larang Ormas Razia Rumah Makan Selama Ramadhan

Pemerintah Provinsi DKI berikan peringatan keras terhadap organisasi kemasyarakatan (ormas) di Jakarta selama bulan Ramadhan.
Sambut Lebaran, Koleksi Hampers Cantik Berisi Cookies dan Bolen Laris Manis

Sambut Lebaran, Koleksi Hampers Cantik Berisi Cookies dan Bolen Laris Manis

Menjelang hari raya Idul Fitri yang penuh kemenangan, tradisi berbagi kebahagiaan melalui hantaran atau hampers kembali menjadi tren yang dinanti.
Jelang Ramadhan, Warga Jember Demo Tuntut Toko Miras Ditutup

Jelang Ramadhan, Warga Jember Demo Tuntut Toko Miras Ditutup

Menjelang Ramadan, gelombang tuntutan muncul di Kabupaten Jember. Warga mendesak penutupan toko penjual minuman beralkohol yang dinilai meresahkan masyarakat.
Apakah Penggunaan Obat Aman Saat Berpuasa, RSUD Sulbar Beri Edukasi

Apakah Penggunaan Obat Aman Saat Berpuasa, RSUD Sulbar Beri Edukasi

Tim Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi Sulawesi Barat, memberikan edukasi kepada masyarakat tentang tata cara penggunaan obat yang tepat selama menjalankan ibadah puasa.
Lando Norris Lontarkan Sindirin Tajam untuk Max Verstappen yang Sebut Mobil F1 2026 Seperti Formula E: Pensiun Saja!

Lando Norris Lontarkan Sindirin Tajam untuk Max Verstappen yang Sebut Mobil F1 2026 Seperti Formula E: Pensiun Saja!

Komentar pedas Max Verstappen tentang mobil F1 2026 langsung mendapat respons dari juara bertahan Formula 1, Lando Norris, yang memilih untuk tak tinggal diam.

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Di bagian depan rumah memang tertera tulisan Gg Kutai Utara No. 1 yang selama ini dikenal sebagai kediaman Jokowi bersama keluarga.
Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Masa depan pemain pinjaman AC Milan, Samuel Chukwueze menjadi bahan pembicaraan jelang bursa transfer musim panas.
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

Ramalan Tahun Kuda Api 2026 menyebut lima shio berpotensi cuan besar. Simak daftar shio paling hoki secara finansial menurut VN Express.
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT