GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ramai soal Rekening ‘Nganggur’ Dibekukan, DPR Desak PPATK Transparan: Jangan Rusak Kepercayaan Masyarakat

DPR minta PPATK buka alasan pemblokiran rekening 3 bulan tidak aktif. Publik perlu kejelasan agar kepercayaan pada perbankan tak luntur.
Senin, 28 Juli 2025 - 15:07 WIB
Ilustrasi Transaksi Bank
Sumber :
  • Tim tvOne

Jakarta, tvOnenews.com – Rencana pemblokiran rekening bank yang tidak aktif selama tiga bulan oleh Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menuai sorotan tajam dari DPR RI. Anggota Komisi III DPR RI, Hinca Panjaitan, meminta PPATK segera menjelaskan secara transparan dasar kebijakan tersebut agar tidak menimbulkan kegaduhan dan hilangnya kepercayaan publik terhadap perbankan nasional.

“Ini pasti isu yang sangat sensitif dan menarik perhatian publik. Setelah masa reses berakhir, kami akan menggelar rapat kerja dengan PPATK dan menanyakan langsung kebijakan ini,” tegas Hinca di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (28/7/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

PPATK sebelumnya mengumumkan akan memblokir rekening dormant atau rekening yang tidak digunakan dalam waktu minimal tiga bulan, lantaran banyaknya rekening semacam itu yang disalahgunakan untuk aktivitas ilegal seperti jual beli rekening dan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Namun bagi Hinca, pemblokiran rekening pribadi harus didasarkan pada alasan yang kuat dan dapat diterima publik. Ia mempertanyakan: “Apa goal-nya? Mengapa? Latar belakangnya apa? Sehingga publik mendapatkan informasi yang cukup. Apa dasarnya dan seterusnya?”

Pertanyakan Cara Komunikasi PPATK

Hinca juga menyoroti cara PPATK menyampaikan informasi kepada publik yang hanya lewat media sosial. Menurutnya, publik berhak tahu apakah benar ada indikasi niat jahat dari pemilik rekening yang tidak aktif selama beberapa waktu.

“Jangan sampai PPATK membuat asumsi publik jadi liar. Bisa saja ada masyarakat yang memang sedang tidak punya uang, atau sengaja menyimpan dana jangka panjang. Bukan berarti mereka punya niat buruk,” ujar politisi Partai Demokrat ini.

Dikhawatirkan Rusak Trust Terhadap Bank

Lebih jauh, Hinca mengingatkan pentingnya menjaga kepercayaan masyarakat terhadap sistem perbankan nasional. Bila tidak dijelaskan dengan baik, ia khawatir masyarakat akan takut menabung di bank.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kalau PPATK tidak memberi penjelasan utuh, bisa-bisa publik trauma. Orang jadi berpikir ‘daripada uang saya diblokir, mending saya simpan di bawah bantal’. Ini sangat berbahaya karena trust adalah pondasi sistem perbankan,” ujarnya.

Menurutnya, apapun tujuan PPATK, harus dijelaskan secara transparan kepada masyarakat agar tidak menimbulkan kepanikan atau persepsi negatif terhadap bank dan lembaga keuangan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Buru Bos Narkoba Planet Batam ke Singapura, Bareskrim Polri Terbitkan DPO Yuwanky

Buru Bos Narkoba Planet Batam ke Singapura, Bareskrim Polri Terbitkan DPO Yuwanky

Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri secara resmi memburu Yuwanky, pemilik tempat hiburan malam (THM) Planet di Batam. 
Prajurit TNI AL Jadi Korban Pengeroyokan di Jaktim, Satu Pelaku  Ditangkap, Begini Kronologinya

Prajurit TNI AL Jadi Korban Pengeroyokan di Jaktim, Satu Pelaku Ditangkap, Begini Kronologinya

Pihak kepolisian mengamankan seorang pria berinisial R yang diduga menjadi pelaku penganiayaan terhadap AW (39), seorang anggota TNI Angkatan Laut (AL). 
Di Tengah Ekonomi Menantang, Pendapatan Asuransi Umum Tumbuh hingga 33,9 Persen

Di Tengah Ekonomi Menantang, Pendapatan Asuransi Umum Tumbuh hingga 33,9 Persen

Salah satu perusahaan asuransi umum mencatat kenaikan pendapatan dan laba sebelum pajak pada semester pertama 2026 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Investasi Tumbuh Signifikan, Laba Perusahaan Reasuransi Melonjak 544 Persen

Investasi Tumbuh Signifikan, Laba Perusahaan Reasuransi Melonjak 544 Persen

Laba bersih Indonesia Re meningkat sekitar 544 persen secara tahunan. Pada periode yang sama, total aset perusahaan tercatat mencapai Rp10,28 triliun.
Ruben Onsu Resmi Jadi Tersangka Dugaan Penipuan, Pekan Depan Diperiksa!

Ruben Onsu Resmi Jadi Tersangka Dugaan Penipuan, Pekan Depan Diperiksa!

Ruben Onsu kembali menjadi sorotan setelah Polres Metro Jakarta Selatan menaikkan status hukumnya dalam perkara dugaan penipuan dan penggelapan.
Punya Misi Remontada, Malaysia Ingin Pulangkan Thailand untuk Jumpa Garuda Pertiwi di Final Srikandi Merdeka Cup 2026

Punya Misi Remontada, Malaysia Ingin Pulangkan Thailand untuk Jumpa Garuda Pertiwi di Final Srikandi Merdeka Cup 2026

Malaysia memiliki misi remontada untuk membalaskan kekalahan tim dari Garuda Pertiwi di babak penyisihan grup ketika tampil di perebutan juara.

Trending

Ruben Onsu Resmi Jadi Tersangka Dugaan Penipuan, Pekan Depan Diperiksa!

Ruben Onsu Resmi Jadi Tersangka Dugaan Penipuan, Pekan Depan Diperiksa!

Ruben Onsu kembali menjadi sorotan setelah Polres Metro Jakarta Selatan menaikkan status hukumnya dalam perkara dugaan penipuan dan penggelapan.
PELNI Berikan Fasilitas Gratis Kirim Bantuan untuk Korban Gempa NTT

PELNI Berikan Fasilitas Gratis Kirim Bantuan untuk Korban Gempa NTT

PELNI membuka pengiriman bantuan kemanusiaan gratis dari seluruh Indonesia untuk membantu masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Investasi Tumbuh Signifikan, Laba Perusahaan Reasuransi Melonjak 544 Persen

Investasi Tumbuh Signifikan, Laba Perusahaan Reasuransi Melonjak 544 Persen

Laba bersih Indonesia Re meningkat sekitar 544 persen secara tahunan. Pada periode yang sama, total aset perusahaan tercatat mencapai Rp10,28 triliun.
Pemprov Jatim Salurkan 64 Ton Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa NTT

Pemprov Jatim Salurkan 64 Ton Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa NTT

Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Ayah di Pamekasan Diduga Perkosa Anak Kandung hingga Hamil dan Melahirkan

Ayah di Pamekasan Diduga Perkosa Anak Kandung hingga Hamil dan Melahirkan

Seorang pria berinisial SI (45), warga Pamekasan, Madura, Jawa Timur, diduga tega memperkosa anak kandungnya sendiri, SW (14).
Hampir Digagalkan Putri Nusantara, Yordania Antisipasi Misi Balas Dendam Garuda Pertiwi di Semifinal Srikandi Merdeka Cup

Hampir Digagalkan Putri Nusantara, Yordania Antisipasi Misi Balas Dendam Garuda Pertiwi di Semifinal Srikandi Merdeka Cup

Yordania memberikan antisipasi penuh pada Garuda Pertiwi dalam pertandingan yang akan berlangsung di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, Jumat (21/8/2026).
Prajurit TNI AL Jadi Korban Pengeroyokan di Jaktim, Satu Pelaku  Ditangkap, Begini Kronologinya

Prajurit TNI AL Jadi Korban Pengeroyokan di Jaktim, Satu Pelaku Ditangkap, Begini Kronologinya

Pihak kepolisian mengamankan seorang pria berinisial R yang diduga menjadi pelaku penganiayaan terhadap AW (39), seorang anggota TNI Angkatan Laut (AL). 
Selengkapnya

Viral