GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hari Hepatitis Sedunia, Simak Gejala, Penularan dan Cara Pencegahan Sejak Dini

Hari Hepatitis Sedunia diperingati setiap tanggal 28 Juli. Ada banyak kegiatan yang sering dilakukan untuk memperingatinya.
Selasa, 29 Juli 2025 - 09:14 WIB
Peringatan Hari Hepatitis Sedunia
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Hari Hepatitis Sedunia diperingati setiap tanggal 28 Juli. Ada banyak kegiatan yang sering dilakukan untuk memperingatinya.

Diketahui, hepatitis adalah penyakit radang pada organ hati yang dapat disebabkan banyak faktor, salah satunya yang terbanyak adalah infeksi virus.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut World Health Organization (WHO), terdapat 2 milyar penduduk dunia yang mengidap penyakit hepatitis dan 1,4 juta di antaranya berujung pada kematian. 

Atas hal tersebut, penyakit ini dapat dikategorikan sebagai penyakit menular berbahaya.

Virus yang yang dapat menyebabkan hepatitis terdiri dari virus hepatitis A (HAV), virus hepatitis B (HBV), virus hepatitis C (HCV), virus hepatitis D (HDV) dan virus hepatitis E (HEV).

Dalam rangka memperingati Hari Hepatitis Sedunia ada banyak kegiatan yang dapat dilakukan, salah satunya seminar seperti yang digelar oleh Holywings Peduli bekerjasama dengan Superhouse dan Tembak Langit Pasir Kaliki Bandung. Seminar kali ini mengusung tema “Hepatitis B: Gejala, Penularan dan Cara Cegah Sejak Dini”. 

Kegiatan ini dilaksanakan pada Minggu, 27 Juli 2025 lalu di Bandung dan dihadiri 150 peserta yang berasal dari warga RW 01 kelurahan Pasir Kaliki.

Kegiatan ini merupakan bagian dari kampanye global untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap penyakit hepatitis, yang sering disebut sebagai “silent killer” karena kerap tidak menunjukkan gejala hingga mencapai tahap kronis.

Andrew Susanto, menyatakan bahwa diharapkan masyarakat lebih peduli terhadap kesehatannya “Seminar ini merupakan bagian dari upaya kami untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat terhadap isu-isu kesehatan yang penting. Kami percaya bahwa edukasi merupakan langkah awal yang paling efektif dalam mencegah berbagai penyakit."

Seminar ini menghadirkan narasumber ahli, yakni dr. Kharina Helhid dari Rumah Sakit Siloam Purwakarta. Dalam paparannya, dr. Kharina Helhid menekankan pentingnya deteksi dini dan pengobatan yang tepat untuk mencegah komplikasi serius, seperti sirosis hati dan penyakit hati lainnya.

“Hepatitis B dan C bisa menyerang tanpa disadari selama bertahun-tahun. Padahal, jika terdeteksi lebih awal, pengobatannya sangat efektif dan kualitas hidup pasien bisa tetap baik,” ucapnya.

Menurut data Kementerian Kesehatan RI, diperkirakan lebih dari 28 juta penduduk Indonesia terinfeksi hepatitis B dan C, namun hanya sebagian kecil yang terdiagnosis dan mendapatkan pengobatan. 

Kegiatan juga diisi dengan sesi tanya jawab interaktif, peserta yang hadir tampak antusias, terutama karena banyak dari mereka baru mengetahui bahwa pentingnya melakukan skrining dan vaksin hepatitis sedini mungkin di beberapa fasilitas kesehatan.

"Saya sangat bersyukur bisa ikut seminar ini karena sebelumnya saya belum terlalu paham soal hepatitis. Ternyata penyakit ini bisa tidak menimbulkan gejala selama bertahun-tahun. Sekarang saya jadi tahu pentingnya skrining dan vaksin," ujar Rahayu, warga kelurahan Pasir Kaliki Bandung

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Usai sesi edukasi, 50 peserta lansia yang datang mendapatkan kesempatan cek kesehatan secara gratis, bekerja sama dengan RS Siloam Purwakarta. Pemeriksaan kesehatan yang dilakukan meliputi cek gula darah, kolesterol, tekanan darah, hingga asam urat hingga berkesempatan berkonsultasi dengan dokter.

Tak hanya berfokus pada kesehatan, terdapat juga acara hiburan “Pesta Rakyat”. Warga dan peserta diajak bermain game seperti melempar bola dan estafet pingpong dengan hadiah menarik.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dihadiri Kaesang Pangarep, Caketum BPP HIPMI Reynaldo Gelar Malam Kolaborasi Daerah Hingga Sampaikan Hal Ini

Dihadiri Kaesang Pangarep, Caketum BPP HIPMI Reynaldo Gelar Malam Kolaborasi Daerah Hingga Sampaikan Hal Ini

Caketum BPP HIPMI Masa Bakti 2026-2029 Reynaldo Bryan, menggelar malam kolaborasi daerah dengan ketum-ketum BPD HIPMI, tim sukses, serta para senior HIPMI, bertempat di Plataran Senayan
Harga Emas dan Buyback Antam Turun Gocap Jadi Rp2,76 Juta per Gram

Harga Emas dan Buyback Antam Turun Gocap Jadi Rp2,76 Juta per Gram

Koreksi tajam ini membuat pasar kembali mencermati arah pergerakan emas, terutama setelah reli panjang yang sempat mendorong harga logam mulia mencetak rekor tinggi dalam beberapa pekan terakhir.
Sebut Juri LCC MPR RI Tak Perlu Minta Maaf, Ahmd Muzani Digeruduk Warganet Singgung Anggaran hingga Korupsi

Sebut Juri LCC MPR RI Tak Perlu Minta Maaf, Ahmd Muzani Digeruduk Warganet Singgung Anggaran hingga Korupsi

Ketua MPR RI Ahmad Muzani ikut terseret buntut polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR di Pontianak, Kalimantan Barat. Ini kata Ahmad Muzani soal..
Tiba di Nganjuk, Prabowo Bakal Resmikan Museum dan Rumah Singgah Marsinah

Tiba di Nganjuk, Prabowo Bakal Resmikan Museum dan Rumah Singgah Marsinah

Dalam agenda tersebut, Prabowo turut disambut Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia Andi Gani Nena Wea.
Meski Masuk Grup Neraka, John Herdman Tunjukkan Mental Baja dan Siap Bawa Timnas Indonesia Bersaing di Piala Asia 2027

Meski Masuk Grup Neraka, John Herdman Tunjukkan Mental Baja dan Siap Bawa Timnas Indonesia Bersaing di Piala Asia 2027

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menilai kehadiran skuad Garuda di Grup F Piala Asia 2027 bukan sekadar pelengkap. Garuda menurutnya jadi lawan berat.
Niat Lindungi Pacar, Pria di Grogol Tewas Dikeroyok Belasan Orang dan Didorong dari Lantai 2 Tempat Biliar

Niat Lindungi Pacar, Pria di Grogol Tewas Dikeroyok Belasan Orang dan Didorong dari Lantai 2 Tempat Biliar

Polda Metro Jaya kini menyelidiki informasi yang menyebut korban sempat dijatuhkan dari lantai dua lokasi hiburan tersebut sebelum akhirnya ditemukan tak sadarkan diri.

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Curhatan Pilu Keluarga Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak: Direnggut Juri yang Ngantuk dan Tak Kompeten

Curhatan Pilu Keluarga Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak: Direnggut Juri yang Ngantuk dan Tak Kompeten

Nama Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontianak mendadak menjadi sorotan publik setelah keberaniannya mengemukakan kebenaran yang dilakukan timnya.
Selengkapnya

Viral