News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mensos Gus Ipul Sindir Indikator Kemiskinan Rp20 Ribu per Hari: Bisa Timbulkan Gejolak Statistik

Mensos RI, Saifullah Yusuf alias Gus Ipul, tanggapi penetapan garis kemiskinan Rp20.305 per hari oleh Badan Pusat Statistik (BPS) yang menjadi sorotan publik.
Rabu, 30 Juli 2025 - 08:17 WIB
Menteri Sosial (Mensos) RI, Saifullah Yusuf alias Gus Ipul
Sumber :
  • Abdul Gani Siregar/tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.comMenteri Sosial (Mensos) RI, Saifullah Yusuf alias Gus Ipul, menanggapi penetapan garis kemiskinan sebesar Rp20.305 per hari oleh Badan Pusat Statistik (BPS) yang menjadi sorotan publik.

Ia mendukung langkah BPS untuk memperbaiki indikator pengukuran kemiskinan agar lebih relevan dengan kondisi zaman.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“BPS sudah menyatakan ya akan menerima masukan-masukan untuk memperbaiki indikator. Saya kira itu satu hal yang positif, dan kita sambut baik. Kita sendiri tentu menjadikan data BPS sebagai referensi, sebagai pedoman,” ujar Gus Ipul kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, dikutip Rabu (30/7/2025).

Gus Ipul mengingatkan, jika terjadi perubahan dalam indikator garis kemiskinan, hal itu akan berdampak langsung pada penilaian kinerja pemerintah, termasuk kinerja Kementerian Sosial. Ia mencontohkan bagaimana perubahan standar bisa menimbulkan “gejolak statistik”.

“Misalnya, kita kerja nih, yang ukurannya Rp500.000, misalnya saja ini, terus tiba-tiba kita lagi kerja dinaikkan jadi Rp700.000 kan. Jadi, terus kan kaya kemarin itu, kemiskinan ekstrem itu yang sebelumnya Rp300.000 sekian naik jadi Rp400.000, maka kalau diukur pada waktu yang sama jadi kelihatan naik gitu, padahal yang dinaikkan ukurannya,” jelasnya.

Karena itu, Gus Ipul menyarankan agar indikator lama tetap digunakan berdampingan dengan yang baru, agar masyarakat bisa melihat kinerja pemerintah secara adil dan proporsional.

“Kalau nanti dinaikkan, kita harapkan ada dua, tetap yang ukuran lama dan ukuran baru sehingga di sini nanti kelihatan kinerja pemerintah itu. Sebab, kalau kita mengukur hari ini dengan ukuran yang lama, nanti kan akan ada gejolak-gejolak statistik,” tegasnya.

Sebelumnya, Deputi Bidang Statistik Sosial BPS, Ateng Hartono menyampaikan bahwa garis kemiskinan pada Maret 2025 mencapai Rp609.160 per kapita per bulan atau sekitar Rp20.305 per hari. Masyarakat dengan pengeluaran di bawah angka tersebut dikategorikan sebagai penduduk miskin.

“Yang dinamakan penduduk miskin adalah pada saat pengeluarannya berada di bawah garis kemiskinan. Garis kemiskinan Maret 2025 berdasarkan Susenas sebesar Rp609.160 per kapita per bulan,” ujar Ateng dalam konferensi pers, Jumat (25/7/2025).

Ia menjelaskan, garis kemiskinan ditentukan berdasarkan konsumsi minimal dan indikator lain seperti tingkat pendidikan, jenis pekerjaan, serta kondisi perdesaan dan perkotaan. (agr/iwh)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Belum Lama Tiba di Italia, Jay Idzes Sudah Kena Kritik Media Lokal: Kok Blunder Terus

Belum Lama Tiba di Italia, Jay Idzes Sudah Kena Kritik Media Lokal: Kok Blunder Terus

Padahal Jay Idzes belum lama tiba di Italia usai menyelesaikan agenda FIFA Series 2026, tapi kapten Timnas Indonesia itu sudah dikritik media lokal. Begini katanya.
Panglima TNI Kenang Mayor Zulmi sebagai Prajurit Berprestasi, Misi Lebanon Jadi Penghargaan Tertinggi

Panglima TNI Kenang Mayor Zulmi sebagai Prajurit Berprestasi, Misi Lebanon Jadi Penghargaan Tertinggi

Menurut Agus, penugasan Mayor Zulmi dalam misi penjaga perdamaian di Lebanon bukanlah penempatan biasa, melainkan bentuk penghormatan
KDM Langsung Beri Uang Jutaan, Bantu Peternak yang Keluhkan Kotoran Ternak Tidak Diminati jadi Pupuk Kompos

KDM Langsung Beri Uang Jutaan, Bantu Peternak yang Keluhkan Kotoran Ternak Tidak Diminati jadi Pupuk Kompos

Siapa sangka kalau Dedi Mulyadi membantu seorang peternak di daerah Cirebon. Dalam video yang ia unggah itu, uang sebanyak Rp 10 juta diberikan dengan syarat ini.
Baru Pulang dari FIFA Series 2026, Pemain Timnas Indonesia Hampir Bawa Klubnya Juara Liga Thailand

Baru Pulang dari FIFA Series 2026, Pemain Timnas Indonesia Hampir Bawa Klubnya Juara Liga Thailand

Pemain Timnas Indonesia Sandy Walsh hampir pasti bawa timnya Buriram United juara Liga Thailand tak lama setelah kembali bela negara di ajang FIFA Series 2026.
Pengamat Desak Kejagung Ungkap Sosok Penyelenggara Negara yang Terlibat dalam Korupsi Sang Konglomerat Samin Tan

Pengamat Desak Kejagung Ungkap Sosok Penyelenggara Negara yang Terlibat dalam Korupsi Sang Konglomerat Samin Tan

Pengamat desak Kejagung mengungkap sosok penyelenggara negara yang terlibat dalam kasus korupsi penambangan batu bara ilegal di Kalimantan Tengah (Kalteng).
Ribuan Warga Gelar Aksi Depan Kedubes AS, Doakan 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Ribuan Warga Gelar Aksi Depan Kedubes AS, Doakan 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Sejumlah peserta datang bersama keluarga. Di tengah kerumunan tampak beberapa warga membawa bayi dan anak-anak kecil

Trending

Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Tak Tinggal Diam, Laporkan Dugaan Maladministrasi Pemprov Jabar ke Ombudsman

Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Tak Tinggal Diam, Laporkan Dugaan Maladministrasi Pemprov Jabar ke Ombudsman

Polemik pencabutan izin operasional SMK Islamic Development Network (IDN) Boarding School Jonggol, Bogor makin berlarut. Para orang tua siswa datangi Ombudsman.
Susul Justin Hubner, Satu Pemain Abroad Timnas Indonesia Tiba-Tiba Menghilang usai FIFA Series 2026

Susul Justin Hubner, Satu Pemain Abroad Timnas Indonesia Tiba-Tiba Menghilang usai FIFA Series 2026

Satu pemain abroad Timnas Indonesia mendadak menghilang setelah gelaran FIFA Series 2026. Sebelumnya, Justin Hubner juga telah menghilang karena skandal yang tengah terjadi di Liga Belanda.
Preman Kampung Berulah, Tuan Rumah Hajatan di Purwakarta Tewas Usai Dikeroyok Minta 'Jatah'

Preman Kampung Berulah, Tuan Rumah Hajatan di Purwakarta Tewas Usai Dikeroyok Minta 'Jatah'

Seorang tuan rumah hajatan di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat tewas seusai dikeroyok oleh sejumlah preman kampung yang meminta 'jatah' ke tuan rumah hajatan.
Megawati Hangestri Sebut Satu Nama Penting di Balik Kemenangan Jakarta Pertamina Enduro atas Popsivo Polwan di Final Four Proliga 2026

Megawati Hangestri Sebut Satu Nama Penting di Balik Kemenangan Jakarta Pertamina Enduro atas Popsivo Polwan di Final Four Proliga 2026

Penampilan gemilang Megawati Hangestri menjadi sorotan usai Jakarta Pertamina Enduro menaklukkan Jakarta Popsivo Polwan pada lanjutan Final Four Proliga 2026.
Catatan Penting Bulent Karslioglu untuk Megawati Hangestri Dkk Usai Kalahkan Jakarta Popsivo Polwan di Final Four Proliga 2026

Catatan Penting Bulent Karslioglu untuk Megawati Hangestri Dkk Usai Kalahkan Jakarta Popsivo Polwan di Final Four Proliga 2026

Juara bertahan Jakarta Pertamina Enduro berhasil bangkit saat menghadapi Jakarta Popsivo Polwan pada lanjutan Final Four Proliga 2026.
Timnas Indonesia Terpopuler: Vietnam Ketar-ketir, Lawan Garuda di FIFA Matchday, hingga Nasib Dean James

Timnas Indonesia Terpopuler: Vietnam Ketar-ketir, Lawan Garuda di FIFA Matchday, hingga Nasib Dean James

Rangkuman 3 berita Timnas Indonesia terpopuler: media Vietnam takut satu grup di Piala Asia 2027, spekulasi lawan FIFA Matchday, hingga Dean James diparkir.
Kabar Buruk Timnas Indonesia, 3 Pilar Garuda Resmi Ditepikan Klub Belanda usai FIFA Series 2026 Imbas Kasus Paspoortgate

Kabar Buruk Timnas Indonesia, 3 Pilar Garuda Resmi Ditepikan Klub Belanda usai FIFA Series 2026 Imbas Kasus Paspoortgate

Sebanyak tiga pemain Timnas Indonesia resmi dicoret dari daftar susunan pemain klub mereka di Liga Belanda setelah polemik administrasi Paspoortgate mencuat.
Selengkapnya

Viral