News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dukung Pemerintahan Prabowo, DPP GEMURA Ajak Mahasiswa Bangun Narasi Indonesia Cerah

Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Muda Nurani Rakyat (DPP GEMURA) menyampaikan bahwa demokrasi Indonesia tidak boleh digiring dengan narasi ketakutan yang tidak utuh membaca realitas
Rabu, 30 Juli 2025 - 13:49 WIB
Presiden Prabowo Subianto
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Muda Nurani Rakyat (DPP GEMURA) menyampaikan bahwa demokrasi Indonesia tidak boleh digiring dengan narasi ketakutan yang tidak utuh membaca realitas.

Bagi mereka yang lebih dibutuhkan saat ini adalah semangat kolaboratif, bukan cemas yang destruktif.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Plt. Ketua Umum, Nizar Chaeroni, menilai bahwa berbagai aspirasi yang disampaikan mahasiswa adalah bagian dari hak demokratis yang dijamin konstitusi. Namun, ia mengingatkan pentingnya membaca situasi dengan jernih, adil, dan proporsional.

"Kami menghormati semangat kritis adik-adik mahasiswa. Namun narasi ‘Indonesia Cemas’ justru menafikan capaian-capaian besar bangsa dalam beberapa tahun terakhir. Kita tidak sedang berada dalam kegelapan, justru di ambang fajar baru. Indonesia sedang menuju fase Indonesia Cerah," ujar Nizar dalam keterangannya pada Rabu (30/7/2025).

Nizar menilai bahwa sebagian tuntutan mahasiswa masih bersifat spekulatif, menyederhanakan kompleksitas kebijakan, dan kurang memberikan ruang terhadap proses transisi yang tengah dijalankan secara bertahap oleh pemerintah terpilih.

“Kritik terhadap UU TNI, pembangunan batalion, maupun isu sejarah harus diletakkan dalam konteks geopolitik dan keamanan nasional yang lebih luas. Pemerintah tidak anti-kritik, tapi kita butuh kritik yang membangun, bukan asumsi-asumsi penuh kecurigaan yang dapat memecah kepercayaan publik,” tegasnya.

Dia juga mengajak semua pihak mendukung kepemimpinan Prabowo Subianto, Indonesia sedang menyusun arah baru pembangunan nasional yang berfokus pada kedaulatan pangan, pertahanan rakyat semesta, serta pemerataan ekonomi melalui hilirisasi industri dan keberpihakan pada desa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Pak Prabowo datang bukan dengan janji-janji kosong. Beliau datang dengan legacy, dengan pengalaman panjang di militer dan politik, serta visi kebangsaan yang tegas dan menyatukan. Pemerintah hari ini tidak sedang anti-rakyat, justru tengah menyusun fondasi untuk memastikan bahwa rakyat menjadi subjek utama pembangunan,” je;as Nizar.

Menanggapi isu LGBT dan dwifungsi jabatan yang diangkat mahasiswa, ia menyatakan pentingnya membedakan antara nilai ideologis bangsa dengan keberagaman praktik sosial. Pemerintah tetap menjunjung Pancasila dan norma sosial Indonesia yang berakar pada budaya ketimuran, tanpa perlu jatuh dalam retorika polarisasi.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, hingga Buru Konten Kreator yang Bongkar Pelanggaran Aturan PKB

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, hingga Buru Konten Kreator yang Bongkar Pelanggaran Aturan PKB

Dedi Mulyadi menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Bandung per Rabu (8/4/2026), setelah pelanggaran tersebut terekspos dan viral di media sosial.
Kejadian di Lebanon Jadi Bahan Evaluasi, Mensesneg Tegaskan Belum Ada Keputusan Penarikan TNI

Kejadian di Lebanon Jadi Bahan Evaluasi, Mensesneg Tegaskan Belum Ada Keputusan Penarikan TNI

Pemerintah Indonesia menyatakan hingga saat ini belum ada keputusan resmi untuk menarik pulang personel TNI yang tergabung dalam Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL). 
Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Ruben Onsu Ungkap Rencana Onyo Kuliah di Amsterdam, Sudah Ada Sosok yang Menunggu di Sana

Ruben Onsu Ungkap Rencana Onyo Kuliah di Amsterdam, Sudah Ada Sosok yang Menunggu di Sana

Ruben Onsu ungkap rencana Onyo kuliah di Amsterdam, Belanda, dengan dukungan keluarga dan persiapan matang tanpa mengganggu karier hiburannya. (9/4/2026)
Hasil Liga Europa: Braga Gagal Menang! Penalti Cucho Hernandez Selamatkan Real Betis

Hasil Liga Europa: Braga Gagal Menang! Penalti Cucho Hernandez Selamatkan Real Betis

SC Braga harus puas berbagi angka setelah bermain imbang 1-1 melawan Real Betis pada leg pertama perempat final Liga Europa UEFA 2025-2026 di Estadio Municipal de Braga, Rabu (8/4/2026) malam WIB.
Banjir Kepung Tangsel di 21 Titik, Pemkot Minta Maaf dan Janji Benahi Drainase

Banjir Kepung Tangsel di 21 Titik, Pemkot Minta Maaf dan Janji Benahi Drainase

Hujan deras berintensitas tinggi yang mengguyur sejak Sabtu (4/4/2026) siang menyebabkan banjir di sejumlah wilayah Kota Tangerang Selatan

Trending

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Dipanggil Dedi Mulyadi, Pria yang Kritik Pelayanan Samsat Soekarno Hatta Sampaikan Saran Pembayaran PKB

Dipanggil Dedi Mulyadi, Pria yang Kritik Pelayanan Samsat Soekarno Hatta Sampaikan Saran Pembayaran PKB

Dedi Mulyadi memanggil pemuda bernama Lantang untuk dengarkan saran soal pembayaran pajak kendaraan bermotor, berharap proses di Samsat lebih mudah dan online.
Pemprov Jabar Cium Dugaan Pungli di Samsat Bandung, Ada Keluhan Tarif Rp 700 Ribu jadi Sorotan Dedi Mulyadi

Pemprov Jabar Cium Dugaan Pungli di Samsat Bandung, Ada Keluhan Tarif Rp 700 Ribu jadi Sorotan Dedi Mulyadi

Kabar adanya tarif mengurus pajak motor Rp 700 ribu menjadi viral di media sosial. Hal ini juga menuai sorotan Kang Dedi Mulyadi
KDM Tidak Pandang Bulu Langsung Tindak Tegas, Terungkap Alasan Kepala Samsat Bandung Dinonaktifkan Sementara

KDM Tidak Pandang Bulu Langsung Tindak Tegas, Terungkap Alasan Kepala Samsat Bandung Dinonaktifkan Sementara

Nama Kang Dedi Mulyadi menjadi sorotan publik setelah adanya kabar Kepala Samsat Bandung dinonaktifkan sementara
Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Proyek Gedung Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Proyek Gedung Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Selengkapnya

Viral