Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Proyek Gedung Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit
- YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL
tvOnenews.com - Saat melakukan perjalanan dinas, Dedi Mulyadi mendadak berhenti dan menatap pembangunan proyek yang memakan area jalan provinsi.
Insiden ini terjadi pada 8 April 2026 dan terekam dalam tayangan YouTube pribadi sang gubernur, KANG DEDI MULYADI CHANNEL.
Teguran keras langsung dilontarkan kepada kontraktor yang terlibat, menyoroti praktik pembangunan tanpa IMB dan penggunaan lahan yang tidak semestinya.
![]()
Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor. (Sumber: YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL)
Peristiwa ini memicu perhatian publik karena menunjukkan ketegasan Dedi Mulyadi dalam menegakkan aturan, sekaligus menyoroti pentingnya tata kelola proyek yang profesional dan aman bagi masyarakat.
“Saya tanya siapa pengawasnya ya, ini PT apa?” tanya Dedi Mulyadi dengan nada tegas.
“Ini perusahaan apa?” lanjutnya beberapa detik kemudian.
Petugas menjawab bahwa proyek itu ditangani oleh kontraktor. Dengan tegas, Dedi Mulyadi menanyakan kepemilikan lahan, “Saya nanya ini tanah siapa? Saya nanya dulu ini tanah siapa?”
“Tanah PU, Pak,” jawab kontraktor.
Mendengar jawaban itu, Dedi Mulyadi menegaskan, “Tanah PU. Oke. Tanah PU, ini mau pelebaran jalan. Ini kan nanti rencana saya jalannya sampai sini. Kalau jalan sampai sini enggak bisa, harus dibongkar, Pak.”
Dalam pengamatannya, mantan Bupati Purwakarta ini menunjukkan sejumlah kesalahan teknis. “Bapak konstruksinya salah. Bapak konsumsinya adalah Bapak pelit, Bapak ngambil jalan langsung di sini, harusnya dari sana,” omelnya sambil menunjuk arah seharusnya.
Dedi Mulyadi menekankan bahwa penggunaan tanah harus sesuai aturan, “Tolong diperhatikan, tanah sendiri tidak boleh dipakai, tanah orang lain dipakai. Ini harus dibongkar, Pak. Hari ini saya kirim alat berat untuk membongkar,” tambahnya dengan tegas.
Selain aspek teknis, legalitas proyek juga menjadi sorotan utama. “Ini saya perhatiin sudah kelewat berapa kali. Ada IMB-nya enggak?” tanyanya kepada kontraktor. Kontraktor hanya menjawab bahwa IMB masih dalam proses pembuatan.
“Oh, belum ada IMB-nya. Ini enggak bisa di sini, Pak. Ini kan pelebaran. Pelebaran sampai sini artinya posisi harus lurus,” tegas Dedi Mulyadi lagi.
Dalam penjelasannya, gubernur menyoroti pentingnya penyesuaian teknis dalam setiap proyek.
Load more