GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Arya Daru Pangayunan Dibully di Lingkungan Kerja? Apsifor: Kami Dapat Data...

Muncul pertanyaan publik terkait apakah diplomat Kemlu Arya Daru Pangayunan dibully di lingkungan kerja, Asosiasi Psikologi Forensik (Apsifor) bilang begini.
Kamis, 31 Juli 2025 - 10:18 WIB
Diplomat muda Kemlu RI, Arya Daru Pangayunan (39) tewas terbungkus lakban di kamar kos.
Sumber :
  • Kolase Tim tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - Muncul pertanyaan publik terkait apakah diplomat Kemlu Arya Daru Pangayunan dibully di lingkungan kerja, Asosiasi Psikologi Forensik (Apsifor) Himpunan Psikologi Indonesia (Himpsi) bilang begini.

Adapun akhir-akhir ini viral diberitakan mengenai diplomat Kemlu Arya Daru Pangayunan yang ditemukan tewas dengan kepala terlilit lakban warna kuning.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diplomat Kemlu berusia 39 tahun ini ditemukan tewas pada 8 Juli 2025 di indekosnya di kawasan Gondangdia, Jakarta Pusat.

Kondisinya yang terlilit lakban menimbulkan pertanyaan.

tvonenews

Namun, pihak kepolisian saat menggelar konferensi pers pada (29/7/2025) lalu menyebutkan bahwa tidak ada tindak pidana dalam kasus kematian tersebut.

Perwakilan Apsifor Himpsi Nathanael EJ Sumampouw yang hadir dalam konferensi pers itu membeberkan temuannya.

Untuk mengungkap kasus ini dari sisi psikologi forensik, pihaknya pun mewawancarai keluarga, rekan kerja, atasan dan individu-individu yang mengenal almarhum.

Pihaknya juga turut menelaah dokumen informasi yang relevan tentang kehidupan pribadi dan profesional diplomat Kemlu itu.

Nathanael mengatakan, pertama, Arya Daru Pangayunan merupakan individu yang dikenal lingkungannya sebagai pribadi dengan karakter positif.

"Beliau bertanggung jawab, suportif terhadap rekan kerja, pekerja keras, sangat diandalkan dan merupakan individu yang peduli terhadap lingkungannya," terangnya.

Nathanael menyebut, berdasarkan temuannya, Arya Daru Pangayunan dikenal sebagai sosok yang selalu berusaha menampilkan karakter diri, kualitas diri di lingkungan dan mengalami kesulitan dalam mengekspresikan emosi negatif yang kuat terutama dalam situasi tekanan yang tinggi.

"Tekanan tersebut dihayati secara mendalam sehingga mempengaruhi bagaimana almarhum memandang dirinya, memandang lingkungan dan memandang masa depan," ujar Nathanael.

"Meskipun demikian, kami menemukan pada almarhum ada riwayat dimana berupaya untuk mengakses layanan kesehatan mental secara daring. Terakhir kali dari data yang dihimpun, kami melihat kurang lebih pada tahun 2013 dan 2021," sambungnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di situasi akhir kehidupannya yang bersangkutan mengalami satu tekanan psikologis. Akan tetapi, pada orang yang berinteraksi dengan yang bersangkutan di periode terakhir kehidupannya, tidak teramati hal tersebut.

"Kedua, juga mengenai bullying, kami mendapatkan data malah sebaliknya. Di lingkungan kerja yang bersangkutan dipersepsikan oleh atasan sebagai staf yang sangat bisa diandalkan," ungkapnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Aston Martin Pulang lebih Cepat saat Jalani Tes Pramusim F1 2026 di Bahrain, Honda Langsung Sampaikan Klarifikasi

Aston Martin Pulang lebih Cepat saat Jalani Tes Pramusim F1 2026 di Bahrain, Honda Langsung Sampaikan Klarifikasi

Aston Martin lagi-lgi harus mengalami persiapan yang buruk jelang gelaran F1 2026 setelah mereka harus mengakhiri sesi tes pramusim di Bahrain lebih cepat.
Head to Head Persib vs Persita: Dominasi Maung Bandung Selama 13 Tahun Terhenti di Putaran Pertama Super League

Head to Head Persib vs Persita: Dominasi Maung Bandung Selama 13 Tahun Terhenti di Putaran Pertama Super League

Jelang lanjutan Super League antara Persib vs Persita, Maung Bandung mendominasi head to head atas tim tamu. Namun, hal itu tercoreng di pertemuan terakhir.
Marco Bezzecchi Bidik Target Jelas di Tes Pramusim Terakhir MotoGP 2026

Marco Bezzecchi Bidik Target Jelas di Tes Pramusim Terakhir MotoGP 2026

Marco Bezzecchi harap Aprilia segera temukan solusi untuk kembali bersaing di papan atas pada MotoGP 2026
Tarif Impor Kedelai Nol Persen dari Amerika Serikat Disetujui, DPR Minta Pemerintah Kejar Swasembada Pangan

Tarif Impor Kedelai Nol Persen dari Amerika Serikat Disetujui, DPR Minta Pemerintah Kejar Swasembada Pangan

Kebijakan tarif masuk 0 persen bagi komoditas pertanian asal Amerika Serikat (AS), khususnya gandum dan kedelai, mendapat sorotan dari Parlemen. 
Tinju Dunia: Floyd Mayweather Jr Resmi Comeback dari Pensiun, Siap Lawan Mike Tyson

Tinju Dunia: Floyd Mayweather Jr Resmi Comeback dari Pensiun, Siap Lawan Mike Tyson

Floyd Mayweather menyatakan diri siap comeback dari masa pensiunnya dan akan menghadapi sesama legenda yakni Mike Tyson yang akan menjadi lawan pertamanya di atas ring tinju.
PBSI Resmi Rilis Daftar 74 Atlet Pelatnas Tahun 2026: Ada Tiga Nama Baru

PBSI Resmi Rilis Daftar 74 Atlet Pelatnas Tahun 2026: Ada Tiga Nama Baru

Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) resmi mengumumkan daftar atlet yang masuk program pelatihan nasional (pelatnas) tahun 2026. 

Trending

Sadis, Anggota Brimob di Maluku Diduga Aniaya Siswa MTsN Hingga Tewas Bersimbah Darah, DPR RI Sebut Arogansi Aparat

Sadis, Anggota Brimob di Maluku Diduga Aniaya Siswa MTsN Hingga Tewas Bersimbah Darah, DPR RI Sebut Arogansi Aparat

Viral di media sosial terkait tewasnya seorang siswa MTsN di Maluku Tenggara (Malra) bernama Arianto Tawakal (14) dengan kondisi kepala bersimbah darah.
Detik-detik Mengerikan Siswa di Tual Tewas Diduga Dianiaya Anggota Brimob Polda Maluku

Detik-detik Mengerikan Siswa di Tual Tewas Diduga Dianiaya Anggota Brimob Polda Maluku

Baru-baru ini beredar kabar detik-detik mengerikan seorang siswa di Tual tewas diduga dianiaya anggota Brimob. Sontak, insiden ini menuai komentar netizen di
PSSI Gigit Jari, Pemain yang Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia Ini Jadi Pembelian Terbaik Sepanjang Sejarah Klub Inggris

PSSI Gigit Jari, Pemain yang Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia Ini Jadi Pembelian Terbaik Sepanjang Sejarah Klub Inggris

PSSI berpotensi menyesal setelah Pascal Struijk menolak naturalisasi untuk perkuat Timnas Indonesia. Bek Leeds United itu kini jadi transfer terbaik klubnya.
Bukan Orang Sembarangan, Ini Sosok Dwi Sasetyaningtyas Alumni LPDP yang Viral Singgung Anaknya Bukan WNI

Bukan Orang Sembarangan, Ini Sosok Dwi Sasetyaningtyas Alumni LPDP yang Viral Singgung Anaknya Bukan WNI

Jagat media sosial heboh usai viralnya sebuah video yang melihatkan alumni penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Dwi Sasetyaningtyas atau Tyas.
Blak-blakan 6 Pemain Asing Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia, Bintang Grade A Eropa Rela Antre

Blak-blakan 6 Pemain Asing Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia, Bintang Grade A Eropa Rela Antre

Kedatangan pelatih anyar Timnas Indonesia langsung memunculkan babak baru soal proyek naturalisasi. Berikut enam pemain yang nyatakan ingin bela skuad Garuda.
Terkuak! Penyebab Plh Kapolres Bima Kota AKBP Catur Diganti, Polri Beberkan Riwayatnya

Terkuak! Penyebab Plh Kapolres Bima Kota AKBP Catur Diganti, Polri Beberkan Riwayatnya

Baru sepekan menjadi Plh Kapolres Bima Kota. AKBP Catur Erwin Setiawan sudag diganti polri. Kini, digantikan oleh AKBP Hariyanto, Wadansat Brimob Polda NTB.
Impor 105 Ribu Mobil Pikap India Buat Kopdes Merah Putih, DPR Ingatkan Produk Dalam Negeri

Impor 105 Ribu Mobil Pikap India Buat Kopdes Merah Putih, DPR Ingatkan Produk Dalam Negeri

Mencuat soal kabar terkait impor 105 ribu mobil pikap India buat Kopdes Merah Putih. Sontak hal ini menyedot dan menuai komentar dari Wakil Ketua Komisi VII DPR
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT