GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sebelum Polisi Umumkan kalau Diplomat Arya Daru Bunuh Diri, Jenderal Purnawirawan Polisi Soroti Hal ini, Menurutnya...

Jenderal Purnawirawan Polisi, Oegroseno menyoroti beberapa hal sebelum Polda Metro Jaya mengumumkan motif kematian diplomat muda Kemlu RI, Arya Daru Pangayunan (39).
Kamis, 31 Juli 2025 - 14:38 WIB
Kondisi terakhir kamar kos diplomat Kemlu RI Arya Daru Pangayunan
Sumber :
  • tvOneNews

Jakarta, tvOnenews.com - Jenderal Purnawirawan Polisi, Oegroseno menyoroti beberapa hal sebelum Polda Metro Jaya mengumumkan motif kematian diplomat muda Kemlu RI, Arya Daru Pangayunan (39).

Polda Metro Jaya mengumumkan hasil penyelidikan dan pemeriksaan laboratorium forensik terkait tewasnya Arya Daru Pangayunan pada Selasa (29/7/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam konferensi pers, Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Wira Satya Triputra mengatakan laporan tersebut atas hasil klarifikasi dari 24 saksi.

"Termasuk keluarga, penjaga kos hingga lingkungan kos. Kami juga mengklarifikasi dari rekan kerja korban," ujar Wira Satya di Polda Metro Jaya dikutip, Kamis (31/7/2025).

Setelah itu, tim penyelidik juga telah mengamankan 103 barang bukti untuk mengungkap misteri motif kematian diplomat muda Kemlu tersebut.

Konferensi pers pengungkapan kasus kematian Diplomat Kementerian Luar Negeri, Arya Daru, Selasa (29/7).
Konferensi pers pengungkapan kasus kematian Diplomat Kementerian Luar Negeri, Arya Daru, Selasa (29/7).
Sumber :
  • tvOnenews.com/Rika Pangesti

 

Melalui 103 barang bukti tersebut, tim penyelidik membagikan beberapa cluster. Pertama, mengamankan alat bukti di Kemlu RI dan kamar indekos korban.

"Kemudian berikutnya mengamankan barang bukti tersebut dari keluarga korban maupun saksi," tuturnya.

Tim penyelidik kemudian telah menelaah dari barang bukti hasil penemuan adanya alat pelumas dan kontrasepsi.

Berdasarkan alat bukti jejak digital, polisi menemukan rekam kiriman pesan berupa E-mail yang terindikasi korban mau bunuh diri.

Keterangan yang bikin heboh adalah tidak ditemukan adanya indikasi tindak pidana atas hasil penyelidikan dari rekonstruksi di tempat kejadian perkara (TKP).

Terkait hal ini, Komjen Pol (Purn.) Oegroseno selaku mantan Wakapolri sebelumnya sudah mewanti-wanti pernyataan ini akan tuai kontroversi.

"Sejak awal bagi saya, penyidikan itu tidak perlu untuk konsumsi publik terlalu utuh semuanya," kata Oegroseno di program Apa Kabar Indonesia tvOne.

Mantan Wakapolri, Komjen Pol (Purn.) Oegroseno soroti sidik jari dari hasil penyelidikan kasus kematian diplomat muda Kemlu RI, Arya Daru Pangayunan
Mantan Wakapolri, Komjen Pol (Purn.) Oegroseno soroti sidik jari dari hasil penyelidikan kasus kematian diplomat muda Kemlu RI, Arya Daru Pangayunan
Sumber :
  • tvOneNews

 

Oegroseno menyoroti hasil fakta terbaru alat bukti yang ditemukan oleh pihak Kepolisian saat berlangsungnya proses penyelidikan.

Menurut dia, tidak ada masalah jika polisi mengumumkan hasil penemuan barang bukti dari kamar indekos dan tempat dikunjungi korban.

"Saat ditemukan jenazah ini di kamar ditemukan HP dan sebagainya itu perlu diceritakan tak masalah. Tapi masalah substansi isi dalamnya tidak perlu dibuka dulu," jelasnya.

Ia melanjutkan, apabila hasil temuan tersebut diinformasikan ke publik, tim penyelidik harus mengungkap semuanya ke publik sejak awal.

Tetapi, kata dia, proses penyelidikan harus dilakukan secara tertutup agar tidak menimbulkan kegaduhan dan asumsi liar di tengah publik.

"Jadi, memang harus ekstra hati-hati. Saya pernah tangani kasus di Surabaya, tapi yang detail nggak saya buka karena bisa berakibat SARA," tuturnya.

Curhatan Istri Diplomat Arya Daru Pangayunan yang Wafat Secara Tragis, Meta Ayu Puspitantri Ceritakan Kesehariannya
Curhatan Istri Diplomat Arya Daru Pangayunan yang Wafat Secara Tragis, Meta Ayu Puspitantri Ceritakan Kesehariannya
Sumber :
  • Istimewa

 

Oegroseno kemudian menyoroti langkah pihak Kepolisian terkait pemanggilan keluarga korban dalam proses penyelidikan.

"Kalau undangan ditanya kemudian undangan klarifikasi diperiksa itu, cukup dikirim polisi dan psikolog ya wawancara saja itu sah. Itu teknik penyelidikan," sebutnya.

"Jadi, jangan dianggap bahwa kalau tidak pakai panggilan kemudian datang diperiksa pasti proteksi kenapa dipanggil. Kalau misal datang ke Jogja, saya rasa keluarga akan menjelaskan," tandasnya.

Kasus kematian diplomat Arya Daru menggegerkan publik akibat korban ditemukan tewas dengan kondisi kepala terbungkus lakban.

Arya Daru ditemukan tewas oleh penjaga kos berinisial S di kamar indekos nomor 105 Guest Host Gondia di Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (8/7/2025).

Penjaga kos mengecek kamar indekos korban pada Senin (7/7/2025) malam hari atas permintaan dari istri Arya Daru untuk memastikan kondisi sang diplomat muda aman.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nyatanya, Arya Daru telah tidak bernyawa akibat wajah terlilit lakban kuning dan dibalut dengan selimut warna biru.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Lepas 80 Bus Mudik Gratis, Kapolri Pastikan Keselamatan Penumpang

Lepas 80 Bus Mudik Gratis, Kapolri Pastikan Keselamatan Penumpang

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberangkatkan 80 Bus Mudik Gratis Polri Presisi dari Lapangan Polda Metro Jaya, pada Rabu (18/3) pagi.
Rekor Membanggakan Kevin Diks usai Gabung Gladbach, Jadi Kapten Pertama dari Timnas Indonesia di Bundesliga

Rekor Membanggakan Kevin Diks usai Gabung Gladbach, Jadi Kapten Pertama dari Timnas Indonesia di Bundesliga

Rekor membanggakan Kevin Diks terus bertambah sejak memperkuat Borussia Mönchengladbach. Jadi pemain Timnas Indonesia pertama yang jadi kapten di Bundesliga.
Pembalap Indonesia Aldi Satya Mahendra Jadi Korban Tabrak Lari di Yogyakarta, Alami Cedera Retak Jari Tangan Kiri

Pembalap Indonesia Aldi Satya Mahendra Jadi Korban Tabrak Lari di Yogyakarta, Alami Cedera Retak Jari Tangan Kiri

Kabar mengejutkan datang dari dunia balap tanah air usai pembalap kebanggaan Indonesia, Aldi Satya Mahendra menjadi korban tabrak lari di Yogyakarta hingga mengalami cedera.
Arahan Presiden Prabowo, Seskab Teddy Ungkap Gerbong KA Ekonomi Kerakyatan Bakal Ditambah

Arahan Presiden Prabowo, Seskab Teddy Ungkap Gerbong KA Ekonomi Kerakyatan Bakal Ditambah

Pemerintah melalui PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyampaikan akan menambah armada KA Ekonomi Kerakyatan untuk mendukung kebutuhan masyarakat.
Tiket KA Mudik Nyaris Ludes: Okupansi 69 Persen, Kursi Tersisa di Tanggal Favorit Tinggal Ratusan

Tiket KA Mudik Nyaris Ludes: Okupansi 69 Persen, Kursi Tersisa di Tanggal Favorit Tinggal Ratusan

PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat okupansi Kereta Api (KA) Jarak Jauh telah menembus 69 persen, dengan sejumlah tanggal favorit hampir kehabisan kursi.
Askrindo Berangkatkan 500 Peserta Mudik Gratis BUMN 2026 ke 13 Rute Tujuan

Askrindo Berangkatkan 500 Peserta Mudik Gratis BUMN 2026 ke 13 Rute Tujuan

skrindo memberangkatkan sekitar 500 peserta menggunakan 10 unit bus yang melayani 13 rute ke berbagai kota tujuan, dengan pelepasan peserta dilakukan pada 17-18 Maret 2026 di kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta

Trending

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komite Disiplin dan Etik Terbaru, Sanksi untuk Persib Bandung Pasca Kericuhan di Laga ACL 2 Sudah Keluar?

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komite Disiplin dan Etik Terbaru, Sanksi untuk Persib Bandung Pasca Kericuhan di Laga ACL 2 Sudah Keluar?

AFC kembali mengumumkan hasil sidang Komite Disiplin dan Etik Tebaru pada Selasa (17/3/2026). Apakah sanksi untuk Persib pasca kericuhan di ACL 2 sudah keluar?
Resmi! FIFA Kucurkan Cuan Fantastis dengan Nominal yang Bikin Melongo usai Putros Dipanggil Timnas Irak, Persib Bandung Ketiban Durian Runtuh

Resmi! FIFA Kucurkan Cuan Fantastis dengan Nominal yang Bikin Melongo usai Putros Dipanggil Timnas Irak, Persib Bandung Ketiban Durian Runtuh

Persib Bandung dipastikan menerima dana FIFA dengan nominal fantastis lewat program CBP setelah Frans Putros dipanggil Timnas Irak ke playoff Piala Dunia 2026.
Dedi Mulyadi Singgung Jabatan Istri Kades Hoho, Akhirnya Terungkap Awal Mula Jadi Sekdes

Dedi Mulyadi Singgung Jabatan Istri Kades Hoho, Akhirnya Terungkap Awal Mula Jadi Sekdes

​​​​​​​Dedi Mulyadi menyinggung jabatan istri Kades Hoho yang menjadi sekdes. Terungkap sang istri sudah dulu menjabat sebelum Hoho Alkaf menjadi kepala desa.
Tiba-tiba Media AS dan Italia Soroti Sejumlah Penggawa Timnas Indonesia, Maarten Paes hingga Emil Audero

Tiba-tiba Media AS dan Italia Soroti Sejumlah Penggawa Timnas Indonesia, Maarten Paes hingga Emil Audero

Timnas Indonesia semakin mendapat perhatian dunia. Hal itu terlihat dari mulai seringnya para pemain skuad Garuda dibahas oleh media asing, mulai dari Amerika -
Kontroversi Final! Senegal Dicoret, Maroko Resmi Juara Piala Afrika

Kontroversi Final! Senegal Dicoret, Maroko Resmi Juara Piala Afrika

Maroko resmi dinyatakan sebagai juara Piala Afrika setelah bandingnya dikabulkan Confederation of African Football (CAF) saat berhadapan dengan Senegal.
Jawab Keresahan, Gubernur KDM Bongkar Penyebab THR PPPK Paruh Waktu di Jabar Dibayar Kecil: Kebentur PP 9 Tahun 2026

Jawab Keresahan, Gubernur KDM Bongkar Penyebab THR PPPK Paruh Waktu di Jabar Dibayar Kecil: Kebentur PP 9 Tahun 2026

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi (KDM) mengupas alasan besar Tunjangan Hari Raya (THR) Lebaran 2026 PPPK (P3K) paruh waktu tidak bisa cair sepenuhnya.
Update Arus Mudik: Macet Luar Biasa 29 Kilometer di Tol Jakarta-Cikampek, Tol Layang MBZ Sama Padatnya

Update Arus Mudik: Macet Luar Biasa 29 Kilometer di Tol Jakarta-Cikampek, Tol Layang MBZ Sama Padatnya

Memasuki hari yang diprediksi sebagai puncak arus mudik 2026, kemacetan panjang mulai menyergap para pengendara di Ruas Tol Jakarta-Cikampek arah Jawa Tengah. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT