News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tom Lembong Dapat Abolisi, Hotman Paris Minta Kejagung Cabut Surat Dakwaan Sembilan Terdakwa Korupsi Impor Gula

Hotman Paris minta Kejagung RI mencabut surat dakwaan sembilan terdakwa kasus korupsi impor gula, usai Tom Lembong mendapatkan abolisi dari Presiden Prabowo.
Selasa, 5 Agustus 2025 - 10:47 WIB
Mantan Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong atau Tom Lembong menunjukan berkas Keppres saat keluar dari Rutan Cipinang, Jakarta, Jumat (1/8/2025).
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/bar/pri.

Jakarta, tvOnenews.com - Kuasa hukum terdakwa Tony Wijaya, Hotman Paris yakni Direktur PT Angels Product yang terjerat kasus korupsi proyek impor gula, meminta agar Kejaksaan Agung (Kejagung) RI, mencabut surat dakwaan kliennya.

Hal ini dikarenakan mantan Menteri Perdagangan (Mendag) Thomas Trikasih Lembong alias Tom Lembong menerima abolisi dalam kasus tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Hari ini, kami dari kuasa hukum sembilan importir swasta, akan memohon kepada Kejaksaan Agung, CQ JPU agar surat dakwaan terhadap sembilan importir swasta ini ditarik, dicabut dari pengadilan Tipikor PN Jakarta Pusat atau hakim karena jabatannya menghentikan perkara dan mencoret perkara dari daftar buku perkara. Itu permohonannya,” kata Hotman di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, pada Selasa (5/8/2025).

Lebih lanjut Hotman menuturkan bahwa hal ini harus dilakukan karena adanya Surat Keputusan Presiden (Keppres) abolisi Tom Lembong yang semua proses hukumnya dihentikan.

“Kenapa? Oke, ini praktik yang jarang karena di dalam Keppres tentang abolisi Tom Lembong jelas-jelas disebutkan menghentikan semua proses hukum dan akibat hukumnya. Proses hukum apa? ya, kasus gula. Kasus impor gula,” terangnya.

Selain itu Hotman mengungkapkan bahwa dalam dakwaan tertera jelas bahwa pelaku utamanya adalah Tom Lembong. Sementara itu, kliennya beserta delapan terdakwa lainnya hanya pelaksana tugas.

“Apalagi, nah ini paling penting ini. Dalam surat dakwaan yang pelaku utama adalah Tom Lembong yang menyuruh. Sedangkan klien kami ini adalah hanya turut serta, pelaksana tugas. Jadi kalau pemberi tugas sudah dihentikan proses hukumnya, apalagi penerima tugas. Itu wajib hukumnya,” ungkap Hotman.

Kemudian Hotman meminta agar Kejaksaan seharusnya mensukseskan program abolisi dari Bapak Presiden, Prabowo Subianto. Hal ini demi wibawa dari Prabowo.

“Jadi kita memang imbau kepada Bapak Jaksa Agung agar mensukseskan program abolisi dari Bapak Presiden ini yang jelas-jelas dalam Keppres itu jelas-jelas menyebutkan bahwa semua proses hukum dan akibat hukumnya ditiadakan,” jelas Hotman.

Sebelumnya diberitakan, Menteri Hukum (Menkum) Supratman Andi Agtas menjelaskan alasan pemberian abolisi kepada terdakwa kasus importasi gula mantan Menteri Perdagangan (Mendag) Tom Lembong dan pemberian amnesti kepada terdakwa kasus suap Sekjen Hasto Kristiyanto. 

Supratman menyebut pemberian abolisi dan amnesti kepada Tom Lembong dan Hasto itu berdasarkan pertimbangan tertentu.

Dia menyebut pertimbangan pemberian abolisi dan amnesti utamanya adalah demi kepentingan bangsa dan negara. 

Urgensi berpikir dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) pun disinggung dalam konferensi pers yang digelar pada Kamis (31/7/2025) malam itu.

Pertimbangan lainnya, kata Supratman, adalah demi situasi kondusif dan merajut persaudaraan di antara semua anak bangsa serta membangun bangsa Indonesia secara kolektif.

Supratman mengatakan pemberian abolisi dan amnesti juga tidak terlepas dari pertimbangan subjektif. Dalam konteks Tom Lembong dan Hasto Kristiyanto, dia menyebut keduanya memiliki kontribusi kepada negara. 

Dia memastikan pemberian abolisi kepada Tom Lembong dan amnesti kepada Hasto Kristiyanto adalah murni berdasarkan kajian hukum. Dengan pemberian abolisi kepada Tom Lembong, maka seluruh proses hukum yang berjalan akan dihentikan. (ars/iwh)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sempat Viral Gasak Ransel di Bagasi KRL, Pria Ini Akhirnya Tak Berkutik Gara-gara Teknologi KAI

Sempat Viral Gasak Ransel di Bagasi KRL, Pria Ini Akhirnya Tak Berkutik Gara-gara Teknologi KAI

Jejak pelarian seorang pria yang diduga menggasak tas berisi gawai dan laptop milik penumpang kereta rel listrik (KRL) di wilayah Tamansari, Jakarta Barat, akhirnya terhenti. 
Bukan Sekadar Kostum, Ini Alasan Santri Perlu Memahami Makna Pakaian Adat

Bukan Sekadar Kostum, Ini Alasan Santri Perlu Memahami Makna Pakaian Adat

Bagi generasi muda yang tumbuh di tengah perubahan zaman, mengenakan pakaian adat dapat menjadi pintu masuk untuk mengenali kembali akar budayanya
Jadwal Asian Games 2026, Jumat 2 Oktober: Ada Timnas Voli Indonesia Berlaga Hari Ini, Sepeda Trek Masuki Babak Final

Jadwal Asian Games 2026, Jumat 2 Oktober: Ada Timnas Voli Indonesia Berlaga Hari Ini, Sepeda Trek Masuki Babak Final

Jadwal Asian Games 2026 hari ini Jumat 2 Oktober akan menyajikan pertandingan dari 25 cabang olahraga yang 12 diantaranya terdapat wakil Indonesia bertanding.
Estafet Kepemimpinan Polri Bergulir, Harapan Besar Tertuju pada Kapolri Baru Jenderal Suyudi Ario Seto

Estafet Kepemimpinan Polri Bergulir, Harapan Besar Tertuju pada Kapolri Baru Jenderal Suyudi Ario Seto

Penunjukan Jenderal Suyudi Ario Seto sebagai pucuk pimpinan Korps Bhayangkara menggantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo dinilai menjadi tonggak penting dalam memperkuat transformasi Polri.
Apa Kabar Lee Da-hyeon? Ratu Joget Ting Tang Rival Megawati Hangestri Kini Hijrah ke Jepang

Apa Kabar Lee Da-hyeon? Ratu Joget Ting Tang Rival Megawati Hangestri Kini Hijrah ke Jepang

Lee Da-hyeon, rival Megawati Hangestri yang dikenal lewat duel sengit di depan net, kini membuka lembaran baru dalam kariernya. Middle blocker Korea Selatan.
FIFA Sepakat Aksi Gila Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Singgung Kemenangan Telak Malaysia

FIFA Sepakat Aksi Gila Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Singgung Kemenangan Telak Malaysia

Menang telak 9-2 dari Bangladesh, Timnas Indonesia mengungguli saingan mereka, Malaysia yang juga menang 6-0 dari Singapura di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung dengan waktu yang berbarengan. 

Trending

Kronologi Keributan Pemain Timnas Indonesia Vs Bangladesh, Berawal dari Ole Romeny hingga Selebrasi Shayne Pattynama

Kronologi Keributan Pemain Timnas Indonesia Vs Bangladesh, Berawal dari Ole Romeny hingga Selebrasi Shayne Pattynama

Timnas Indonesia menang 9-2 atas Bangladesh dan lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026. Namun, laga di SUGBK diwarnai dua keributan antarpemain.
Media Vietnam Sentil Kemenangan Timnas Indonesia atas Bangladesh, Singgung Faktor Wasit

Media Vietnam Sentil Kemenangan Timnas Indonesia atas Bangladesh, Singgung Faktor Wasit

Timnas Indonesia lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026 setelah menghajar Bangladesh 9-2. Namun, kemenangan tersebut mendapat sorotan media Vietnam yang singgung.
FIFA Sepakat Aksi Gila Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Singgung Kemenangan Telak Malaysia

FIFA Sepakat Aksi Gila Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Singgung Kemenangan Telak Malaysia

Menang telak 9-2 dari Bangladesh, Timnas Indonesia mengungguli saingan mereka, Malaysia yang juga menang 6-0 dari Singapura di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung dengan waktu yang berbarengan. 
Coach Justin Bongkar Kelemahan Timnas Indonesia Usai Hajar Bangladesh 9-2, Ungkap PR Jelang Hadapi Thailand

Coach Justin Bongkar Kelemahan Timnas Indonesia Usai Hajar Bangladesh 9-2, Ungkap PR Jelang Hadapi Thailand

Kemenangan telak 9-2 atas Bangladesh mengantarkan Timnas Indonesia ke final FIFA ASEAN Cup 2026. Meski tampil dominan, Coach Justin tetap menyoroti sejumlah.
Final FIFA ASEAN Cup 2026 Jadi Perang Taktik 2 Pelatih Inggris, John Herdman Sudah Kenal Gaya Anthony Hudson

Final FIFA ASEAN Cup 2026 Jadi Perang Taktik 2 Pelatih Inggris, John Herdman Sudah Kenal Gaya Anthony Hudson

John Herdman mengungkap Anthony Hudson sudah memahami cara bermain Timnas Indonesia. Duel dua pelatih Inggris itu bakal tersaji di final FIFA ASEAN Cup 2026.
Netizen Jepang Apresiasi Kebersihan KRL dan Dedikasi Petugas KAI Services

Netizen Jepang Apresiasi Kebersihan KRL dan Dedikasi Petugas KAI Services

Dedikasi petugas kebersihan dalam menjaga kenyamanan perjalanan penumpang kembali mendapat perhatian publik.
Sesumbar Tyson Fury: Anthony Joshua Cuma 'Pemanasan' Sebelum Balas Dendam ke Usyk

Sesumbar Tyson Fury: Anthony Joshua Cuma 'Pemanasan' Sebelum Balas Dendam ke Usyk

Tyson Fury sudah menatap jauh ke depan sebelum menghadapi Anthony Joshua. The Gypsy King bahkan menyebut duel tersebut sebagai 'pemanasan' sebelum ke Usyk.
Selengkapnya

Viral