News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Fakta Baru Terungkap! 3 Hal Aneh yang Terjadi Sebelum Arya Daru Ditemukan Tewas Mengenaskan oleh Penjaga Kos

Inilah tiga keanehan sebelum ditemukan tewas mengenaskan yang baru-baru ini diungkap penjaga kos.
Rabu, 6 Agustus 2025 - 19:01 WIB
Diplomat muda Kemlu RI, Arya Daru Pangayunan & Penjaga kos
Sumber :
  • Kolase Istimewa & tvOneNews

tvOnenews.com – Kasus kematian diplomat muda Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Arya Daru Pangayunan, masih menyisakan tanda tanya besar.

Arya ditemukan tak bernyawa dengan kondisi mengenaskan di kamar kosnya di Gondia International Guesthouse, Jalan Gondangdia Kecil, Menteng, Jakarta Pusat, pada Selasa (8/7/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penemuan jenazah bermula dari laporan istrinya, Meta Ayu, yang khawatir karena suaminya tidak bisa dihubungi.

Diplomat Muda Kemenlu, Arya Daru Pangayunan
Diplomat Muda Kemenlu, Arya Daru Pangayunan
Sumber :
  • Istimewa

 

Siswanto, penjaga kos yang telah bekerja selama 1,5 tahun, menjadi saksi kunci atas sejumlah kejanggalan malam sebelum kematian Arya.

Berikut tiga hal janggal yang diungkap Siswanto:

1. Kamar Gelap Padahal Biasanya Menyala

Siswanto mengungkapkan bahwa Arya Daru biasanya tidur dengan lampu menyala. Namun, saat ia diminta mengecek kamar oleh istri Arya sekitar pukul 00.27 WIB, kamar justru dalam kondisi gelap total.

“Gelap makanya saya bingung, ada enggak. Waktu itu saya masih bingung, soalnya kalau nyala kelihatan dari sini,” ungkap Siswanto dilansir dari video di kanal YouTube tvOnenews.com.

Kondisi kamar mandi pun ikut gelap. Hal ini membuat Siswanto curiga, karena tidak seperti kebiasaan almarhum.

2. Tidak Ada Respons dari Dalam Kamar

Penjaga kos mondar-mandir mengintip kamar indekos diplomat muda Kemlu RI, Arya Daru Pangayunan
Penjaga kos mondar-mandir mengintip kamar indekos diplomat muda Kemlu RI, Arya Daru Pangayunan
Sumber :
  • Istimewa

 

Saat mengetuk pintu kamar nomor 105 yang ditempati Arya Daru, Siswanto tak mendapatkan jawaban.

Ia bahkan sempat berinteraksi dengan penghuni kamar sebelah, yang juga penasaran.

“Ada apa mas? Kayak orang bingung. Ini, pak, saya disuruh sama istrinya penghuni 105 suruh ngecek, ketuk-ketuk,” tutur Siswanto kepada penghuni kamar 106.

Sang penghuni kamar sebelah juga menegaskan bahwa jika lampu kamar Arya padam, kemungkinan besar ada sesuatu yang tidak beres.

3. Penemuan Jenazah dalam Kondisi Tak Wajar

Setelah berulang kali dihubungi oleh istri Arya, Siswanto akhirnya memutuskan mencongkel jendela kamar dan berhasil masuk ke dalam.

Di situlah ia menemukan jenazah Arya Daru dengan posisi tubuh tertutup selimut hingga kepala, tangan terikat, dan kepala terlilit lakban.

“Awalnya kan saya pikir kuning-kuning itu handuk nutupin. Terus saya dekatin lagi kepalanya, ternyata lakban,” jelasnya.

Siswanto juga menyebut bahwa kondisi tangan Arya dalam keadaan terikat, dan ia tidak melihat tamu lain di kamar Arya selain istrinya.

Sebelumnya, polisi menyebut bahwa Arya Daru sempat terlihat di area dapur sekitar pukul 22.30 WIB pada Senin (7/7/2025), makan malam, membuang sampah, dan menyapa Siswanto sebelum masuk ke kamarnya.

Namun, pengakuan Siswanto justru berbeda. Ia menegaskan sudah tidur sejak sore hari karena hujan dan baru terbangun saat ditelepon istri Arya.

“Saya dari sore malah udah tidur, kan hujan terus, malam Selasa hujan terus,” katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kalau enggak ditelepon sama istrinya almarhum itu juga saya enggak bangun. Setengah satu tuh kaget saya dengar telepon bunyi,” tambahnya.

Hingga kini, polisi masih menyelidiki motif di balik kematian Arya Daru, termasuk potensi keterlibatan pihak lain. (tsy)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gubernur Pramono Anung Sebut Parpol di Jakarta Harus Utamakan Kepentingan Warga di Atas Golongan

Gubernur Pramono Anung Sebut Parpol di Jakarta Harus Utamakan Kepentingan Warga di Atas Golongan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo meminta seluruh partai politik di ibu kota untuk menanggalkan kepentingan pribadi maupun kelompok demi kesejahteraan masyarakat. 
5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

Psikolog forensik, Reza Indragiri berbagi 5 dimensi jika risk assessment diterapkan dalam kasus penyekapan dan penganiayaan dilakukan Taufik Hidayat pada YTR.
Detik-detik Lansia Terseret Ombak di Pantai Anyer, Evakuasi Berlangsung Dramatis!

Detik-detik Lansia Terseret Ombak di Pantai Anyer, Evakuasi Berlangsung Dramatis!

Seorang wisatawan lanjut usia (lansia) asal Kota Serang nyaris menjadi korban kecelakaan laut setelah terseret ombak saat berenang di Pantai Elpukara, kawasan wisata Anyer.
Bakom Ungkap Pesan Utama Pidato-Pidato Presiden Prabowo: Pemerintah dan Masyarakat Harus Jadi Satu Tim yang Solid

Bakom Ungkap Pesan Utama Pidato-Pidato Presiden Prabowo: Pemerintah dan Masyarakat Harus Jadi Satu Tim yang Solid

Sinergi antara penyelenggara negara dan warga negara menjadi sorotan utama dalam arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto. 
PAN Buka Suara soal Jokowi Mulai Safari Politik ke Daerah

PAN Buka Suara soal Jokowi Mulai Safari Politik ke Daerah

Partai Amanat Nasional (PAN) menanggapi soal upaya Presiden ke-7 RI Jokowi yang kembali melakukan safari politik ke sejumlah daerah.
Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Inter Milan terus bergerak membenahi skuad jelang musim 2026/2027. Fokus utama Nerazzurri pada bursa transfer musim panas kali ini adalah memperkuat pertahanan.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral