News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sudah Berani Blak-blakan, Penjaga Kos Bongkar Kepribadian Asli Arya Daru Semasa Hidup: Dia itu Orangnya...

Penjaga kos akhirnya buka suara soal kepribadian asli Arya Daru Pangayunan sebelum ditemukan tewas mengenaskan! Simak pengakuan lengkapnya di sini.
Kamis, 7 Agustus 2025 - 18:49 WIB
Kolase Foto Mendiang Arya Daru dan Penjaga Kos
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

tvOnenews.com – Misteri di balik kematian tragis diplomat muda Arya Daru Pangayunan (39) mulai perlahan terungkap. Salah satu titik terang datang dari pengakuan penjaga kos, Siswanto, yang selama ini mengamati keseharian Arya dari dekat.

Dalam keterangannya yang disampaikan langsung di hadapan mantan Wakapolri Komjen Pol (Purn) Oegroseno, Siswanto mengungkap sejumlah fakta mengejutkan terkait kepribadian dan kebiasaan Arya sebelum ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan di kamar kosnya di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (8/7/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Siswanto mengisahkan, awalnya ia dihubungi oleh istri Arya, Meta Ayu Puspitantri, sekitar pukul 00.30 WIB.

Diplomat muda Kemlu RI, Arya Daru Pangayunan & Penjaga kos
Diplomat muda Kemlu RI, Arya Daru Pangayunan & Penjaga kos
Sumber :
  • Kolase Istimewa & tvOneNews

 

Meta saat itu meminta agar ia memeriksa kondisi sang suami karena tidak bisa dihubungi.

Namun, karena harus meminta izin pemilik kos, Siswanto tidak langsung menuruti permintaan Meta. 

Ia baru mendobrak kamar sekitar pukul 07.00 WIB, setelah menerima telepon kedua dari Meta pada pukul 05.00 WIB yang menunjukkan kekhawatiran semakin besar.

"Sama istrinya suruh didobrak itu. Suruh masuklah dobrak saja saya siap ganti kerusakannya kata istrinya," ujar Siswanto mengutip ucapan Meta Ayu dalam tayangan TVOne, Selasa (5/8/2025).

Sesampainya di kamar nomor 105, Siswanto langsung merasa ada yang tidak beres.

Kamar dalam keadaan gelap total, sangat tidak biasa bagi Arya yang dikenal selalu tidur dengan lampu menyala.

Diplomat muda Kemlu RI, Arya Daru Pangayunan (39) tewas terbungkus lakban di kamar kos.
Diplomat muda Kemlu RI, Arya Daru Pangayunan (39) tewas terbungkus lakban di kamar kos.
Sumber :
  • Kolase Tim tvOnenews

 

"Gelap makanya saya bingung ada enggak yaitu waktu itu saya masih bingung soalnya kalau nyala kelihatan dari sini," katanya.

"Di dalam mati semua gelap. Makanya saya bilang saya gini, 'oh, Bu, gelap, Bu," lanjutnya.

Setelah beberapa kali mengetuk pintu dan tak ada jawaban, Siswanto bahkan sempat dipertanyakan oleh tetangga kamar sebelah.

"Ada apa mas? Kayak orang bingung, ini pak, saya disuruh sama istrinya penghuni 105 suruh ngecek ketuk-ketuk," ujar Siswanto menirukan percakapannya.

"Enggak gelap. Wah, kalau gelap berarti di antara ada dan dia ada dong gitu kan gitu. Bingung kan gitu," tambahnya.

Merasa ada yang janggal, Siswanto kemudian mencongkel jendela kamar Arya dan masuk dari sana. Ia sontak kaget melihat kondisi di dalam kamar yang tak biasa.

Saat menarik selimut yang menutupi tubuh Arya, kengerian langsung menyergap.

"Cuma saya tarik gampang banget gini kan gitu," ucapnya saat mengenang momen tersebut.

Ia juga menemukan tangan Arya dalam kondisi terikat, dan wajahnya dililit lakban.

"Awalnya kan saya pikir kuning-kuning saya pikir handuk nutupin ini kan terus saya dekatin lagi kepalanya gini ternyata lakban gitu kan," jelas Siswanto.

Tak hanya memberikan kesaksian soal penemuan jasad Arya, Siswanto juga membongkar kebiasaan dan kepribadian Arya selama tinggal di kos tersebut.

Ia menyebut Arya sebagai sosok tertutup dan jarang berinteraksi.

"Kalau enggak ditegur enggak ngomong ya," katanya.

Ia juga menambahkan bahwa Arya jarang menerima tamu selain istrinya sendiri.

"Cuma pada waktu pada hari itu sering keluar malam itu kan. Kalau pulang kerja malamnya keluar lagi gitu kan gitu," tutur Siswanto.

Hingga kini, penyelidikan masih terus dilakukan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kos tempat Arya tinggal diketahui memiliki 15 unit CCTV yang diharapkan dapat menjadi bukti penting dalam mengungkap pelaku di balik kematian tragis diplomat muda yang dikenal pendiam tersebut.

Publik menantikan kejelasan kasus ini, sementara kesaksian Siswanto telah membuka satu per satu lapisan misteri yang menyelimuti kematian mendadak Arya Daru Pangayunan. (tsy)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tak Terima Pelatihnya Dihujat, Erling Haaland Blak-blakan Usai Norwegia Dibantai Prancis di Piala Dunia 2026

Tak Terima Pelatihnya Dihujat, Erling Haaland Blak-blakan Usai Norwegia Dibantai Prancis di Piala Dunia 2026

Kekalahan Norwegia dari Prancis pada laga Grup I Piala Dunia 2026 memicu kritik terhadap sang pelatih. Erling Haaland akhirnya buka suara soal keputusan itu.
Gubernur Pramono Anung Sebut Parpol di Jakarta Harus Utamakan Kepentingan Warga di Atas Golongan

Gubernur Pramono Anung Sebut Parpol di Jakarta Harus Utamakan Kepentingan Warga di Atas Golongan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo meminta seluruh partai politik di ibu kota untuk menanggalkan kepentingan pribadi maupun kelompok demi kesejahteraan masyarakat. 
5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

Psikolog forensik, Reza Indragiri berbagi 5 dimensi jika risk assessment diterapkan dalam kasus penyekapan dan penganiayaan dilakukan Taufik Hidayat pada YTR.
Detik-detik Lansia Terseret Ombak di Pantai Anyer, Evakuasi Berlangsung Dramatis!

Detik-detik Lansia Terseret Ombak di Pantai Anyer, Evakuasi Berlangsung Dramatis!

Seorang wisatawan lanjut usia (lansia) asal Kota Serang nyaris menjadi korban kecelakaan laut setelah terseret ombak saat berenang di Pantai Elpukara, kawasan wisata Anyer.
Bakom Ungkap Pesan Utama Pidato-Pidato Presiden Prabowo: Pemerintah dan Masyarakat Harus Jadi Satu Tim yang Solid

Bakom Ungkap Pesan Utama Pidato-Pidato Presiden Prabowo: Pemerintah dan Masyarakat Harus Jadi Satu Tim yang Solid

Sinergi antara penyelenggara negara dan warga negara menjadi sorotan utama dalam arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto. 
PAN Buka Suara soal Jokowi Mulai Safari Politik ke Daerah

PAN Buka Suara soal Jokowi Mulai Safari Politik ke Daerah

Partai Amanat Nasional (PAN) menanggapi soal upaya Presiden ke-7 RI Jokowi yang kembali melakukan safari politik ke sejumlah daerah.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral